Articles

PETA PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT RUMAH TINGGAL DI SURABAYA Anastasia, Njo
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 15, No 2 (2013): SEPTEMBER 2013
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.348 KB) | DOI: 10.9744/jmk.15.2.141-152

Abstract

This study aimed to map consumer perceptions of residential attributes, namely the neighbourhood, location, price, and physical. The research method was descriptive that data obtained through questionnaires to sample number of 384 respondents in some residential estate of East and West Surabaya. The results showed that consumers prioritize neighbourhood attributes of public facilities (water, electricity, telephone) and social amenities (markets, transportation, places of worship). The most priority of location was the distance to school and traditional markets.
PEMILIHAN STRATEGI PENJUALAN DENGAN PENAMBAHAN FASILITAS UMUM DI PERUMAHAN "GCA" BERKAITAN DENGAN KEPUTUSAN INVESTASI Anastasia, Njo; Herlimus, Veronika S.; Yuono, Liniwati
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2001): SEPTEMBER 2001
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.702 KB) | DOI: 10.9744/jmk.3.2.pp. 113-120

Abstract

An alternative strategy for selling low-cost housing is to add facilities such as places of worship, schools, or clinics in the GCA housing development to make the consumer more comfortable with their house. The purpose of this research is to understand the sales strategy associated with added facilities used to generate higher returns from the investment in simple(RS) and very simple (RSS) houses in the GCA housing development. This research uses analysis of means and cashflow analysis to calculate returns for each investment alternative. The results show that adding a clinic gives the best return for PT. GPCL, with an NPV of Rp. 359,897,251 and an IRR of13,3%. Abstract in Bahasa Indonesia : Strategi alternatif dalam penjualan rumah RS dan RSS adalah menambah fasilitas umum sehingga konsumen memiliki kenyamanan dalam menempati rumah tersebut. Penambahan fasilitas umum yang ditawarkan pada konsumen adalah fasilitas tempat ibadah, sekolah, atau klinik di perumahan "GCA". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penjualan dengan penambahan fasilitas umum pada pembangunan RS dan RSS di perumahan "GCA" untuk penentuan tingkat pengembalian investasi yang lebih besar dari sebelumnya. Analisa yang digunakan adalah analisa mean, dan analisa arus kas untuk mengetahui tingkat pengembalian masing-masing alternatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penambahan fasilitas klinik dapat meningkatkan pengembalian investasi bagi PT. GPCL, dengan NPV Rp. 359.897.251 dan IRR 13,3%. Kata kunci: strategi penjualan, penambahan fasilitas, analisa investasi.
ANALISA VARIABEL INTRINSIK, LINGKUNGAN, DAN JARAK DALAM PENILAIAN RUMAH PERISTIRAHATAN DI GRAHA PUNCAK TRAWAS Anastasia, Njo; Ivonne, Shierly; Setiawan, Melani
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2002): SEPTEMBER 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.374 KB) | DOI: 10.9744/jmk.4.2.pp. 91-97

Abstract

The market comparison method of valuation compares the value of property with a group of properties that have similar characteristics and which have recently sold. If there is a difference, then adjustments are made for the variables that are different. The purpose of this research is to determine if there is a difference between appraisers and buyers using intrinsic, environmental, and distance variables to set market value for villas in the Graha Puncak Trawas development. This research uses a questionnaire for both appraisers and buyers. Each is asked to determine their ranking for the three above variables. The data obtained is analysed using Kendall Concordance method. The result of this study shows that there is a difference in preference between appraisers and buyers. Appraisers first consider environmental variables then intrinsic variables, but the buyers first consider intrinsic variables then environmental variables. Distance variables are not found to be too important. Abstract in Bahasa Indonesia : Penilaian menggunakan metode data pasar adalah membandingkan properti yang dinilai dengan properti lain yang sejenis dan baru saja terjual. Jika terjadi perbedaan maka dilakukan penyesuaian pada variabel-variabel yang membedakan. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat apakah ada perbedaan preferensi antara penilai dan pembeli dalam penggunaan variabel intrinsik, lingkungan, dan jarak dalam menentukan nilai pasar rumah peristirahatan di Graha Puncak Trawas. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk disebarkan pada penilai dan pembeli. Kemudian masing-masing pihak menentukan ranking terhadap ketiga variabel di atas. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan Uji Konkordasi Kendall. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan preferensi antara penilai dan pembeli. Penilai lebih mempertimbangkan variabel lingkungan kemudian variabel intrinsik, sedangkan pembeli lebih mempertimbangkan variabel intrinsik kemudian variabel lingkungan. Sedangkan variabel jarak dianggap tidak terlalu penting. Kata kunci: penyesuaian, intrinsik, lingkungan, jarak.
PENILAIAN ATAS AGUNAN KREDIT BERSTATUS SURAT HIJAU Anastasia, Njo
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 8, No 2 (2006): SEPTEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.27 KB) | DOI: 10.9744/jmk.8.2.pp. 116-122

Abstract

The government of town Surabaya acquires the land which is rented to society by publishing Ijin Penggunanan Tanah as a Surat Hijau. When the economic growth, the society make Surat Hijau as guarantee at bank to enlarge its business activity. But practically, it does not all receptive bank mentioned as Surat Hijau of guarantee. Unrighteous consideration bank is not own the rights preference for land though building have been published preference by registration fiduciary. Therefore the importance of assessment for the property to credit guarantee base on the Market Value. Where property taken as the guarantee have to own the clear qualification legality, transferability the right or encumbered the rights or any kind, physical status for property identified clearly and the property own the market potency. Abstract in Bahasa Indonesia : Pemerintah Kota Surabaya memiliki aset tanah yang disewakan pada masyarakat dengan menerbitkan Ijin Penggunanan Tanah dikenal sebagai Surat Hijau. Disaat ekonomi mulai bertumbuh, masyarakat berkeinginan untuk menjadikan surat hijau sebagai jaminan pada bank untuk memperbesar kegiatan usahanya. Namun pada kenyataannya tidak semua bank mau menerima surat hijau tersebut sebagai jaminan. Pertimbangan pihak bank adalah tidak memiliki hak preferensi atas tanah meskipun bangunan diatasnya telah terbit preferensi dengan melakukan pendaftaran fiducia. Oleh karena itu perlunya penilaian untuk properti dengan tujuan jaminan kredit berbasis Nilai Pasar. Dimana properti yang dijadikan agunan tersebut harus memiliki kualifikasi legalitas yang jelas, haknya dapat dipindah tangankan atau dibebani hak tanggungan atau sejenisnya, status fisik atas properti teridentifikasi dengan jelas dan properti tersebut memiliki potensi pasar. Kata kunci:. surat hijau, jaminan, penilaian.
PENILAIAN APARTEMEN DI SURABAYA Anastasia, Njo; Tandono, Samantha Christy
Kompetensi (Competence : Journal of Management Studies) Vol 8, No 1 (2014): APRIL
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.754 KB) | DOI: 10.21107/kompetensi.v8i1.648

Abstract

   Focus for this apartment appraisal is the physical factor, which is involved location attribute, facilities and building of its apartment, with market comparison approach which is worked with regression. Location attribute is described into the distance between apartment and CBD area, shopping mall and hospital. Facilities attribute is divided into standard facilities and non-standard facilities which are use dummy variable. Building of the apartment is described into square meters, floor of the unit apartment, view from the apartment and number of room in the unit apartment. The result of this research is variable location; facilities and building of its apartment together determine influence of apartment market value. For facilities and view partially do not determine influence of apartment market value. The distance between apartment and CBD area, shopping mall and hospital; square meters, floor of the unit apartment and number of room in the unit apartment partially determine influence of apartment market value. 
Dampak Faktor Greening Terhadap Nilai Pasar Rumah Tinggal Di Surabaya Ongkowijaya, Hansel William; Anastasia, Njo
Finesta Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dengan dunia semakin peka terhadap lingkungan, Indonesia juga turut berpartisipasi, salah satunya dengan green home. Green home merupakan rumah yang bijak dalam menggunakan lahan, efisien dan efektif dalam penggunaan energi maupun dalam menggunakan air, memperhatikan konservasi material sumber daya alam serta sehat dan aman bagi penghuni rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa seberapa besar pengaruh faktor greening, faktor aksesbilitas, dan faktor fisik terhadap nilai pasar rumah tinggal di Surabaya dengan menggunakan metode uji regresi linear berganda. Sampel yang digunakan adalah perumahan CitraRaya dan Graha Famili selama periode April 2012 - April 2013. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa secara parsial hanya luas tanah, jumlah kamar tidur, dan arah hadap utara yang berpengaruh signifikan terhadap nilai pasar rumah tinggal. Namun secara bersama-sama, faktor greening, faktor aksesbilitas, dan faktor fisik berpengaruh terhadap nilai pasar rumah tinggal
Analisa Perbedaan Motivasi, Persepsi, dan Kinerja Mahasiswa Konsentrasi Business Valuation dan Personal Finance A, Yoe Filbert; Anastasia, Njo
Finesta Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motivasi mahasiswa terhadap pemilihan konsentrasi; persepsi mahasiswa terhadap pemilihan konsentrasi dan kinerja dosen; serta perbedaan kinerja mahasiswa konsentrasi Business Valuation dan Personal Finance. Penelitian ini menggunakan uji chi- square untuk mengetahui motivasi, uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perbedaan persepsi, Kendall W-Test untuk melihat perbedaan persepsi terhadap kinerja dosen, dan uji independent sample t-test untuk melihat perbedaan kinerja mahasiswa Manajemen Keuangan dengan konsentrasi Business Valuation dan Personal Finance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan pemilihan konsentrasi. Untuk pemilihan konsentrasi terdapat perbedaan persepsi mahasiswa dengan konsentrasi Business Valuation, namun tidak terdapat perbedaan untuk mahasiswa dengan konsentrasi Personal Finance. Terdapat persamaan persepsi mengenai preferensi terhadap kinerja tim dosen yang mengajar konsentrasi masing-masing dan juga ditemukan bahwa tidak ada perbedaan kinerja yang signifikan antara mahasiswa konsentrasi Business Valuation dan Personal Finance.
Kesediaan untuk Membayar pada Green Residential Latumahina, Grace; Anastasia, Njo
Finesta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada willingness to pay atau kesediaan untuk membayarkan sejumlah uang untuk memperoleh barang atau jasa yang diinginkan seperti green residential. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh faktor green home features, green home visual appearance, dan environment relationship terhadap kesediaan untuk membayar (willingness to pay) green residential. Metode yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program LISREL 8.8. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor green home features, green home visual appearance, dan environment relationship berpengaruh signifikan secara parsial terhadap willingness to pay green residential. Dimana faktor yang paling berpengaruh terhadap willingness to pay green residential adalah environment relationship. Sedangkan konsumen merespon dalam kesediaannya untuk membayar lebih mahal pada green residential pada kisaran sebesar 10.1% - 12.5%.
Perbedaan Average Abnormal Return, Average Trading Volume Activity Sebelum dan Sesudah Pemilu di Indonesia Chandra, Chan Hengky; Anastasia, Njo; Memarista, Gesti
Finesta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan average abnormal return dan average trading volume activity pada kelompok LQ-45 sebelum dan sesudah peristiwa pemilihan presiden di Indonesia tahun 2004 dan 2009. Teknik analisa data yang digunakan adalah compare paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan average abnormal return dan average trading volume activity secara signifikan pada kelompok LQ-45 sebelum dan sesudah peristiwa pemilihan presiden di Indonesia tahun 2004 dan 2009.
Pengaruh Faktor Fisik, Lokasi, dan Hukum Terhadap Nilai Pasar Ruko Di Surabaya Tanugara, Hanskey; Anastasia, Njo
Finesta Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Abstrak—Surabaya adalah kota kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta, yang memiliki banyak aktifitas ekonomi sebagai pusat bisnis, perdagangan, pendidikan, dan industri. Banyaknya aktivitas di Surabaya mendorong kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal, sehingga menyebabkan terjadinya fungsi ekonomis dari rumah yang digabungkan dengan kegiatan usaha atau sering disebut rumah toko (ruko). Ketika properti dijual maka nilai dari propertidiukur dengan harga menurut faktor fisik, lokasi dan hukum. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh faktor fisik, lokasi dan hukum terhadap nilai pasar ruko. Penelitian ini menggunakan metode ordinary least square dengan sampel sebanyak 121 ruko yang terdaftar pada listing Era Surabaya selama tahun 2013. Hasil penelitian menyatakan bahwa faktor fisik, lokasi, dan hukum berpengaruh signifikan terhadap nilai pasar secara bersama-sama namun secara parsial faktor hukum tidak berpengaruh pada nilai pasar.