Trisni Andayani
Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

PERANAN MASYARAKAT TIONGHOA DALAM PERDAGANGAN PEREKONOMIAN DI KOTA BINJAI PADA TAHUN 1968-2008 Ginting, Daniel Halomoan; Andayani, Trisni
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2012): Penelitian Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah kedatangan masyarakat etnis Tionghoa ke Kota Binjai. Kemudian mengetahui bentuk dan peranan masyarakat etnis Tionghoa dalam perdagangan perekonomian di Kota Binjai pada tahun 1968-2008. Dari hasil penelitian dapatlah diketahui bahwa kedatangan masyarakat etnis Tionghoa secara besar-besaran ke Kota Binjai diawali dengan pembangunan perkebunan tembakau di Deli, Langkat dan Serdang (1864–1870). Di Binjai mereka memulai kehidupannya baik sebagai kuli, juru masak, jongos, kerani hotel maupun sebagai pedagang yang berasal dari suku Punti, Hakloe, Hokkian, Hailam dan Hakka. Bentuk dan peranan masyarakat etnis Tionghoa dalam perdagangan perekonomian di Kota Binjai pada tahun 1968-2008 adalah kontekstual dengan fungsi eksitensi. Dalam fungsi tersebut, ada unsur positif dan negatif yang muncul, antara masyarakat etnis Tionghoa dan Bumi Putera, secara timbal balik. Fungsi tersebut berkait dengan peran positif dan peran negatif yang sangat dibiaskan oleh sejarah, lingkungan, prasangka, dan masalah-masalah sektoral berdasar kepentingan sesaat atau lokal. Peran dan posisi etnis Tionghoa yang beroperasi di dunia perdagangan perekonomian tersebut pada dataran lebih luas memperlihatkan identitas yang hendak dibangun. Dimana identitas ini terkait dengan ideologi, kuasa ekonomi, kultur dagang, budaya, dan posisi steriotipe yang telah berlangsung lama.
Peranan Organisasi Al Jamiatul Wasliyah Cabang Tanah Karo Tahun 1938-1967 Simamora, Abdul Halim; Andayani, Trisni
JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Vol 3, No 2 (2015): JPPUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.073 KB)

Abstract

This study aims to find out the history of establishment of the Organization of Al Jamiatul Washliyah in Tanah Karo In the year 1938-1967. To know the efforts and role of Al Jamiatul Washliyah in Advancing Education in Tanah Karo. To know that in the Education Process Holds Al Jamiatul Washliyah in Tanah Karo. To obtain the data conducted field research with qualitative descriptive type in Tanah Karo Karo District of Kabanjahe. Data obtained by observation and interview, the informant who qditentukan with purposive sampling. Al Jamiatul Washliyah is an organization engaged in education, propaganda, social and economic empowerment charity keumatan. Doctrine Al Jamiatul Wasliyah entered Karo with the aim to broadcast the Islamic religion sent by the Malay sultanate and the invitation of Islamic preachers to pengislamisasian Tanah Karo Karo people and provide teaching about the true meaning of Islam. Once received by the Karo people, the organization Al Jamiatul Washliyah inaugurated in 1938 in Berastagi initially and so on set in Kabanjahe with the leadership of H. Bahrum Lubis. Until now, the organization Al Jamiatul Washliyah standing and growing. Based on the results of the research findings can be concluded that with the establishment and involvement of the Al Jamiatul Wasliyah in Kabanjahe has helped broadcast the Islamic religion and education in Kabanjahe.
Mekanisme Survival Perempuan Pemecah Batu Di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai Pandapotan, Sihar; Andayani, Trisni
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan terhadap fenomena cara bertahan hidup Perempuan Pemecah Batu Di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai di tengah Keterbatasan sumber daya alam/ lapangan pekerjaan. Batu yang diambil dari sungai, dikumpul dan dipecahkan tersebut dijual dengan harga Rp 5000/bak (keranjang 30×30 cm). Lahan pengumpulan batu juga terbagi-bagi sesuai dengan tangkahan yang dimiliki, senilai Rp 20.000/meter. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif bersifat Kualitatif, dengan menggunakan metodologi ini akan dapat menyelediki dan mendeskripsikan permasalahan yang terjadi pada mekanisme survival Perempuan Pemecah Batu. Setelah melalui tahapan penelitian ini pada akhirnya menghasilkan temuan pokok yaitu faktor-faktor penyebab perempuan bekerja sebagai pemecah batu adalah Ingin memenuhi kebutuhan hidup keluarga dalam sektor ekonomi; 2) Rendahnya tingkat pendidikan; 3) Adanya keinginan membantu kepala rumah tangga sebagai bentuk ungkapan kasih sayang terhadap keluarga; 4) Keterbatasan sumber daya alam/ lapangan pekerjaan; 5) Pekerjaan pemecah batu sudah menjadi pekerjaan yang turun temurun.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KURIKULUM 2013 DI SD KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG Faisal, Faisal; Gandamana, Apiek; Andayani, Trisni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran tematik sebagai upaya optimalisasi implementasi kurikulum 2013 di SD Kec. Deli Tua Kab. Deli Serdang. Telah diketahui bersama bahwa pembelajaran tematik merupakan salah satu amanat dari implementasi kurikulum 2013 pada jenjang SD. Oleh sebab itu, kompetensi guru dalam pembelajaran tematik mutlak diperlukan. Menyikapi hal itu, telah dilakukan pendampingan dalam rangka penguatan kompetensi guru dalam pembelajaran tematik pada jenjang SD di Kec. Deli Tua Kab. Deli Serdang. Metode pendampingan dilaksanakan melalui beberapa tahap kegiatan, antara lain: persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi, serta tindak lanjut. Luaran yang telah dihasilkan berdasarkan program pendampingan antara lain: buku panduan pembelajaran tematik berdasarkan kurikukulum 2013 di SD dan guru model pembelajaran tematik di SD. Dengan demikian, program pendampingan yang telah dilakukan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran tematik sebagai upaya optimalisasi kurikulum 2013 di SD.Kata kunci: kompetensi guru, pembelajaran tematik, kurikulum 2013, SDAbstractThis activity aims to improve the competence of teachers in thematic learning as an effort to optimize the implementation of the 2013 curriculum in SD Kec. Deli Tua Kab. Deli Serdang. It is well known that thematic learning is one of the mandates of the implementation of the 2013 curriculum at elementary level. Therefore, the competence of teachers in thematic learning is absolutely necessary. Responding to that, has done assistance in the context of strengthening the competence of teachers in thematic learning at elementary level in the district. Deli Tua Kab. Deli Serdang. Mentoring methods are implemented through several stages of activities, including: preparation, implementation, evaluation and reflection, and follow-up. Outcomes that have been generated based on mentoring programs include: thematic instruction manuals based on the curriculum of 2013 in elementary and teachers of thematic learning models in elementary schools. Thus, the mentoring program that has been done can improve the competence of teachers in thematic learning as an effort to optimize the 2013 curriculum in elementary school.Keywords: teacher competence, thematic learning, curriculum 2013, elementary school
PERANAN MASYARAKAT TIONGHOA DALAM PERDAGANGAN PEREKONOMIAN DI KOTA BINJAI PADA TAHUN 1968-2008 Ginting, Daniel Halomoan; Andayani, Trisni
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah kedatangan masyarakat etnis Tionghoa ke Kota Binjai. Kemudian mengetahui bentuk dan peranan masyarakat etnis Tionghoa dalam perdagangan perekonomian di Kota Binjai pada tahun 1968-2008. Dari hasil penelitian dapatlah diketahui bahwa kedatangan masyarakat etnis Tionghoa secara besar-besaran ke Kota Binjai diawali dengan pembangunan perkebunan tembakau di Deli, Langkat dan Serdang (1864–1870). Di Binjai mereka memulai kehidupannya baik sebagai kuli, juru masak, jongos, kerani hotel maupun sebagai pedagang yang berasal dari suku Punti, Hakloe, Hokkian, Hailam dan Hakka. Bentuk dan peranan masyarakat etnis Tionghoa dalam perdagangan perekonomian di Kota Binjai pada tahun 1968-2008 adalah kontekstual dengan fungsi eksitensi. Dalam fungsi tersebut, ada unsur positif dan negatif yang muncul, antara masyarakat etnis Tionghoa dan Bumi Putera, secara timbal balik. Fungsi tersebut berkait dengan peran positif dan peran negatif yang sangat dibiaskan oleh sejarah, lingkungan, prasangka, dan masalah-masalah sektoral berdasar kepentingan sesaat atau lokal. Peran dan posisi etnis Tionghoa yang beroperasi di dunia perdagangan perekonomian tersebut pada dataran lebih luas memperlihatkan identitas yang hendak dibangun. Dimana identitas ini terkait dengan ideologi, kuasa ekonomi, kultur dagang, budaya, dan posisi steriotipe yang telah berlangsung lama.
SOSIOLOGI VISUAL: SUATU PENDEKATAN ALTERNATIF DALAM PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN SOSIOLOGI Iqbal, Muhammad; Andayani, Trisni
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menawarkan suatu konsep pembelajaran pada ilmu-ilmu sosial khususnya studi sosiologi agar lebih menarik dan kreatif, kenyataan yang terjadi pembelajaran untuk bidang ilmu sosial sering kali mengalami kekakuan dalam menjelaskan konsep maupun kasuistik. Pendekatan Sosiologi Visual digunakan untuk memvisualisasikan konsep menjadi sebuah realitas yang nyata berupa media gambar maupun film, sehingga akan dapat meningkatkan hasil pembelajaran. Dengan pendekatan ini juga maka setiap pengajar tidak akan mengalami kesulitan dalam mengajarkan studi sosiologi di sekolah maupun universitas. 
Eksistensi Silek Galombang Pada Upacara Perkawinan Etnis Minangkabau Di Medan Mahmudin, Shafwan; Andayani, Trisni
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 1, No 2 (2017): GONDANG DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v1i2.8566

Abstract

Penelitian ini adalah mengenai Eksistensi Silek Galombang pada upacara perkawinan etnis Minangkabau di kelurahan Kota Matsum II Kecamatan Medan Area. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan, proses pelaksanaan pada upacara perkawinan, dan perubahan yang terjadi serta upaya pelestarian Silek Galombang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang menjelaskan mengenai data dan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Subjek informan adalah Tokoh Adat Minangkabau, Pemain Silek Galombang, dan Masyarakat di sekitaran Kota Matsum II. Teknik pengumpulan data dengan melakukan studi lapangan dengan cara observasi, wawancara (Field Research), pendekatan informan, penelitian kepustakaan (Library Research), dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Silek Galombang pada upacara perkawinan masih diakui keberadaannya yaitu dengan adanya Group Seni Budaya Minang Keluarga Bayur. Proses pelaksanaan Silek Galombang yaitu gerakan pertunjukan mengggunakan bungo-bungo silek rampak simultan sebagai ilustrasi untuk memperindah gerakan Silek Galombang dan barisan pemain Silek Galombang menggunakan pola berbaris satu arah yang dinamakan dengan Silek Manyongsong. Perubahan yang terjadi pada Silek Galombang saat ini yaitu adanya variasi fungsi kegunaannya yaitu pertunjukannya berperan penting dalam penyambutan kedatangan tamu kehormatan tokoh adat. Peran dari Tokoh adat Minangkabau di Kelurahan Kota Matsum II  sangat penting terhadap upaya pelestarian seni pertunjukan tradisional.
PENGARUH KEYBOARD BONGKAR TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG PADA KALANGAN REMAJA Sisriyani, Sisriyani; Andayani, Trisni
Buddayah : Jurnal Pendidikan Antropologi Vol 1, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Buddayah : Jurnal Pendidikan Antropologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bdh.v1i1.8556

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejak kapan pertunjukan keyboard bongkar mulai muncul di desa Martebing Kecamatan Dolok Masihul; mengetahui perilaku menyimpang yang dilakukan remaja ketika menonton keyboard bongkar; mengetahui dampak yang muncul setelah adanya keyboard bongkar dikalangan remaja; dan menegtahui tanggapan masyarakat dengan adanya pertunjukan keyboard bongkar. Data dikumpulkan dan diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara, melakukan observasi langsung di pertunjukan hiburan keyboard bongkar dengan observasi tanpa berperan serta (non participant observation), studi pustaka dilakukan untuk melengkapi hasil penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hiburan keyboard bongkar sudah tidak diperbolehkan bermain di Desa Martebing. Namun di Desa yang berbatasan langsung dengan Desa Martebing masih diperbolehkan menjadikan hiburan keyboard bongkar pada hajatan seorang pemilik hajatan namun disertai beberapa pengawasan dari pemilik keyboard. Disaat hiburan keyboard ini berlangsung banyak para remaja yang melakukan kegiatan perilaku menyimpang seperti merokok, minum minuman keras, terlibat perkelahian, seks komersial, narkoba, kasus pencurian serta pacaran. Berdasarkan dari hasil penelitian maka penulis menyimpulkan bahwa pertunjukan hiburan keyboard dapat menimbulkan perilaku menyimpang pada para remaja yang melihatnya terutama pada point seks bebas.
Peran Front Desk dalam Peningkatan Pelayanan Prima di Unit Program Belajar Jarak Jauh, Universitas Terbuka Medan Pandapotan, Sihar; Andayani, Trisni
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 2, No 1 (2019): JEHSS Agustus 2019
Publisher : Mahesa Research Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.506 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v2i1.73

Abstract

Penelitian ini mengenai peran dan standar pelayanan pegawai Front Desk dalam peningkatan pelayanan prima, kendala yang muncul dalam melaksanakan pelayanan prima yang sesuai dengan SOP, apa saja jenis keluhan  customer  dan solusi yang diberikan dan saran serta harapan customer dalam rangka peningkatan kualitas UPBJJ-UT Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Layanan baru yakni pengangkatan TKT front desk diperlukan dalam rangka pengoptimalan kinerja yang sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran Universitas Terbuka. Peran pegawai front desk di UPBJJ-UT Medan sangat penting karena sepanjang masa 2016.1, setidaknya ada 1.005 orang mahasiswa yang terbantu dalam penyelesaian masalah studinya. Melalui penempatan front desk di tiap UPBJJ, telah membantu kelancaran berbagai permasalahan yang dialami mahasiswa dalam penyelesaian studinya.
SOSIOLOGI VISUAL: SUATU PENDEKATAN ALTERNATIF DALAM PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN SOSIOLOGI Iqbal, Muhammad; Andayani, Trisni
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v2i2.10339

Abstract

Penelitian ini menawarkan suatu konsep pembelajaran pada ilmu-ilmu sosial khususnya studi sosiologi agar lebih menarik dan kreatif, kenyataan yang terjadi pembelajaran untuk bidang ilmu sosial sering kali mengalami kekakuan dalam menjelaskan konsep maupun kasuistik. Pendekatan Sosiologi Visual digunakan untuk memvisualisasikan konsep menjadi sebuah realitas yang nyata berupa media gambar maupun film, sehingga akan dapat meningkatkan hasil pembelajaran. Dengan pendekatan ini juga maka setiap pengajar tidak akan mengalami kesulitan dalam mengajarkan studi sosiologi di sekolah maupun universitas.