Articles

POPULASI WALANG SANGIT (LEPTOCORISA ORATORIUS F) DAN TINGKAT PARASITASI TELURNYA PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DI LAHAN TADAH HUJAN ANDI, ANDI; RAMADHAN, TRIS HARIS; HENDARTI, INDRI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.413 KB)

Abstract

POPULASI WALANG SANGIT (Leptocorisa oratorius F) DAN TINGKAT PARASITASI TELURNYA PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DI LAHAN TADAH HUJANAndi(1), Tris Haris Ramadhan(2), Indri Hendarti(2)(1) Mahasiswa dan (2) Staf PengajarProgram Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraABSTRAKWalang sangit (Leptocorisa Oratorius F) merupakan hama utama yang menyerang tanaman padi. Kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan walang sangit mengakibatkan penurunan hasil dan gabah menjadi hampa. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari serangan walang sangit pada beberapa varietas padi serta jenis dan potensi parasitoid yang menyerang telur walang sangit. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan BPP Tekarang dengan tahapan pembibitan, penanaman dengan jarak 20 cm X 10 cm sistem jarwo, pemeliharaan tanaman meliputi penyiangan gulma dan penyulaman, pengambilan sampel, dan panen. Pengambilan sampel dimulai setelah tanaman padi berumur satu bulan setelah tanam kemudian diamati setiap seminggu sekali, setiap telur yang didapat dimasukkan ke dalam kantong plastik. Selain pengamatan telur dilakukan juga perhitungan populasi walang sangit pada tiap-tiap petak contoh, sampai padi mendekati panen. Telur yang telah diambil dari lapangan kemudian dipelihara di Petridish, Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Populasi walang sangit mulai muncul pada saat masa primordia dan populasi tertingggi pada varietas Situ Bagendit serta pada varietas Inpara 2 mengalami lonjakan populasi pada minggu terakhir. Jumlah telur walang sangit tertinggi pada varietas Inpara 2 dan pada varietas Situ Bagendit tidak ditemukan telur walang sangit. Persentase rerata bulir hampa tertinggi pada varietas Situ Bagendit dan terendah varietas Inpago 8. Rerata Berat 1000 biji tertinggi pada varietas Inpago 8 dan terendah varietas Situ Bagendit. Hasil panen tertinggi pada varietas Inpara 2 dan terendah pada varietas Situ Bagendit.Kata kunci : Lahan Tadah Hujan, padi, Parasitoid Telur, Walang Sangit.
POPULASI WALANG SANGIT (LEPTOCORISA ORATORIUS F) DAN TINGKAT PARASITASI TELURNYA PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DI LAHAN TADAH HUJAN Andi, Andi; Ramadhan, Tris Haris; Hendarti, Indri
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.413 KB)

Abstract

Walang sangit (Leptocorisa Oratorius F) merupakan hama utama yang menyerang tanaman padi. Kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan walang sangit mengakibatkan penurunan hasil dan gabah menjadi hampa. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari serangan walang sangit pada beberapa varietas padi serta jenis dan potensi parasitoid yang menyerang telur walang sangit. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan BPP Tekarang dengan tahapan pembibitan, penanaman dengan jarak 20 cm X 10 cm sistem jarwo, pemeliharaan tanaman meliputi penyiangan gulma dan penyulaman, pengambilan sampel, dan panen. Pengambilan sampel dimulai setelah tanaman padi berumur satu bulan setelah tanam kemudian diamati setiap seminggu sekali, setiap telur yang didapat dimasukkan ke dalam kantong plastik. Selain pengamatan telur dilakukan juga perhitungan populasi walang sangit pada tiap-tiap petak contoh, sampai padi mendekati panen. Telur yang telah diambil dari lapangan kemudian dipelihara di Petridish, Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Populasi walang sangit mulai muncul pada saat masa primordia dan populasi tertingggi pada varietas Situ Bagendit serta pada varietas Inpara 2 mengalami lonjakan populasi pada minggu terakhir. Jumlah telur walang sangit tertinggi pada varietas Inpara 2 dan pada varietas Situ Bagendit tidak ditemukan telur walang sangit. Persentase rerata bulir hampa tertinggi pada varietas Situ Bagendit dan terendah varietas Inpago 8. Rerata Berat 1000 biji tertinggi pada varietas Inpago 8 dan terendah varietas Situ Bagendit. Hasil panen tertinggi pada varietas Inpara 2 dan terendah pada varietas Situ Bagendit.Kata kunci : Lahan Tadah Hujan, padi, Parasitoid Telur, Walang Sangit.
PENGARUH KOMPETENSI KEPEMIMPINAN KEPALA DINAS TERHADAP KEPUASAN PEGAWAI DI DINAS PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN TASIKMALAYA Kurnia, Adi; Andi, Andi
Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Vol 2, No 2 (2020): Pemerintahan Daerah
Publisher : Jurusan Administrasi Publik FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.157 KB) | DOI: 10.15575/jbpd.v2i2.9032

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan tentang kepuasan pegawai dalam kaitannya dengan perilaku kompetensi kepemimpinan dari pimpinan puncak organisasi (Kepala Dinas) di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei. Tujuan dari survei ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang mewakili daerah itu dengan benar. Hasil penelitian dan analisis statistik didapatkan hasil sebagai berikut : Rekapitulasi skor keseluruhan angket tentang Kompetensi Kepemimpinan Kepala Dinas di lingkungan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya sudah baik, kategori tinggi dengan persentase 73,19 %. Rekapitulasi skor keseluruhan angket tentang Kepuasan kerja pegawai di lingkungan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya sudah baik, kategori tinggi dengan persentase 73,0%. Kompetensi Kepemimpinan (X) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y) di lingkungan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya dengan besarnya korelasi (r) sebesar 0,873 dimana angka ini menunjukan bahwa Kompetensi Kepemimpinan (X) mempunyai hubungan yang kuat terhadap Kepuasan Kerja (Y). Hasil analisis data, secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara Kompetensi Kepemimpinan (X) terhadap Kepuasan Kerja (Y) di lingkungan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya.
HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DAN TINGKAT KEPERCAYAAN PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI SURABAYA Wibowo, Lukas Hari; Andi, Andi
JURNAL DIMENSI UTAMA TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Magister Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

ABSTRACT: Construction business competition in Surabaya is getting tougher and thus require good performance in a construction organization. Performance of the organization requires trust that each individual, team, or group can act achieve the desired goal. The level of trust in an organization is influenced by the organizational culture. This study aims to determine the organizational culture and the level of confidence in large and medium-sized construction company in Surabaya, as well as the relationship between the level of trust and organizational culture.Based on the research that has been done, large and medium-sized contraction company in Surabaya tend to Clan culture type than other type of culture (Adhocracy, Market, and Hierarchy), which is concerned with loyalty and tradition; with high degree of organization trust in contractor company. Organizational culture is positively correlated with the level of trust, making any type of organizational culture as an important asset for the company to increase trust in the contractor organization, and the Hierarchy culture that can be used as the primary reference organization in increasing trust.
ANALISIS BIAYA ELEMENTAL UNTUK PERENCANAAN BIAYA PROYEK APARTEMEN Kempa, Meidy; Andi, Andi; Arijanto, Lie
JURNAL DIMENSI UTAMA TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Magister Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Apartment’s project cost planning involves a Quantity Surveyor to determine the target cost (budget) for the owner. Target cost must included all elements of the existing building. This study aims to determine the format and price range of each building element in the elemental cost analysis for apartment’s project cost planning.The data were obtained by looking at historical data of the middle class  apartment’s projects Bill of Quantity in area of Surabaya, Solo and Semarang with reference to the format NPWC List of Elements, Australia.The results of the data analysis showed that the format of building elements that can be used in elemental cost analysis consists of 11 major elements are Preliminaries, Sub-structure, Super-structure, Finishes, Fittings, Services, Site Works, External Services, Waterproofing, Grills & Iron, and Pool. While the price range of elements in the elemental cost analysis showed that the apartment’s project which has a basement, the price difference is 20-30% larger than projects that do not have a basement. For the project which has storey height ≥ 3m, the price difference is 3.5-20% larger than projects which has storey height < 3m. For projects which has a basement & storey height ≥ 3m, the price difference is 30% larger than the project which has a basement & storey height <3m. Keyword : cost planning, target cost, apartment’s project, building elements, elemental cost analysis
PERBANDINGAN PPC DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA DUA PROYEK APARTEMEN Jonathan, Jonathan; Anton, Anton; Andi, Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam perkembangan dunia konstruksi yang semakin komplek, sering terjadi pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal perencanaan yang ada pada action plan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai suatu perencanaan proyek dengan menghitung Percent Plan Completed dan juga mendapatkan faktor-faktor penyebab tidak tercapainya rencana pekerjaan (Reason Not Complete). Hal ini dilakukan dengan menerapkan kontrol aliran kerja yang berkesinambungan agar perencanaan menjadi lebih handal. Selain itu juga akan diteliti mengenai penggunaan kontrol aliran kerja sistem last planner pada suatu proyek konstruksi. Penelitian ini telah dilakukan selama 19 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata PPC (Percent Plan Completed) sebesar 61,15% dan 57,32%, kemudian faktor penyebab dominan tidak terselesaikannya pekerjaan dalam proyek ini adalah faktor predecessor. Selain itu proyek yang diamati ini sedikit melakukan kontrol aliran kerja sistem last planner. Dimana aliran kerja yang dilakukan yaitu action plan2 mingguan dan daily meeting yang dilakukan seminggu sekali.
PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN GEDUNG P1 P2 UK PETRA Sutanto, Kelvin Rudy; Kosasi, Michael Halmar; Andi, Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pemilihan alat berat mempengaruhi efisiensi dan profitabilitas pada pekerjaan konstruksi. Tingkat efektivitas alat berat dinilai berdasarkan produktivitas alat. Produktivitas merupakan hasil bagi dari output terhadap input. Metode penelitian yaitu dengan menghitung volume aktual (VA) yang tercapai per hari, mencatat volume bucket, waktu siklus (Cm), waktu kerja dan waktu efektif backhoe menggali setiap hari. Dua pendekatan dilakukan untuk perhitungan produktivitas menggunakan waktu siklus untuk satu kali siklus backhoe dan waktu kerja harian yang dibagi menjadi waktu kerja selama 8 jam serta waktu efektif tanpa idle. Hasil pengolahan data waktu siklus diperoleh produktivitas ideal (PI) menggunakan waktu siklus baseline sebesar 140.05 m3/jam, produktivitas teoritis (PT) menggunakan waktu siklus teoritis sebesar 67.185 m3/jam, produktivitas aktual mean (PA) menggunakan waktu siklus rata-rata sebesar 110.83 m3/jam. Sedangkan hasil pengolahan data dari waktu kerja adalah produktivitas aktual kinerja (PAK) yang dibagi dengan waktu kerja 8 jam sebesar 28.91 m3/jam, produktivitas aktual efektif (Pefektif) dengan waktu efektif tanpa idle sebesar 47.35 m3/jam. Pada akhirnya, dengan menggunakan PAK disimpulkan bahwa produktivitas backhoe pada proyek gedung P1 P2 UK Petra adalah 28.91 m3/jam/alat. Selisih nilai produktivitas tersebut dipengaruhi oleh double handling dan waktu tidak efektif backhoe akibat idle, maintenance, menunggu dump truck, merapikan tanah, dan moving.
MOTIVASI PEKERJA PADA BEBERAPA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Andi, Andi; Djendoko, Dwi
Civil Engineering Dimension Vol 6, No 2 (2004): SEPTEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.125 KB) | DOI: 10.9744/ced.6.2.pp. 80-87

Abstract

The role of worker motivation is very important in improving construction productivity. In order to increase the motivation, it is essential for management to understand needs of the workers as well as factors motivating and demotivating. This paper aims to determine the needs level, motivators, and demotivators of construction workers in Surabaya based on Maslow and Herzberg’s theories. For the methodology, the study conducted a questionnaire survey, and 263 workers participated in the survey. It is found out that the workers are still at the physiological needs level. Good salary and safety programs are two most important motivators for workers, whereas two most important demotivators are bad treatment by supervisor and insufficient material availability. The paper discusses the findings and proposes solutions to increase workers motivation. Abstract in Bahasa Indonesia : Motivasi kerja memiliki peranan yang penting dalam peningkatan produktifitas dalam industri konstruksi. Untuk dapat meningkatkan motivasi kerja pekerja perlu diketahui kebutuhan pekerja pada saat ini, serta pemahaman motivator dan demotivator pekerja oleh supervisor. Berdasarkan latar belakang ini, penelitian ini ditujukan untuk menentukan tingkat kebutuhan, motivator dan demotivator pekerja konstruksi. Untuk tujuan tersebut digunakan dua teori motivasi, yaitu teori Maslow dan teori Herzberg, dan dilakukan survei di beberapa proyek konstruksi di Surabaya dengan menggunakan kuesioner. Secara keseluruhan, 263 orang pekerja berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja konstruksi di Surabaya masih berada pada level physiological needs. Upah yang baik dan program keselamatan kerja yang baik menempati posisi tertingi sebagai motivator bagi pekerja. Sedangkan demotivator terpenting bagi pekerja adalah perlakuan yang buruk oleh atasan dan ketersediaan material yang kurang baik. Makalah ini membahas hasil yang didapatkan dan memberikan beberapa usulan untuk meningkatkan motivasi pekerja.
PEMERIKSAAN SEDERHANA LAPANGAN PPh PASAL 25 TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Andi, Andi
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4, No 1 (2009): Juni 2009
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine differences in corporate tax compliance before and after a simple examination of the field and the influence of Simple Field Inspection of Income Tax Article 25 on taxpayer compliance in meeting tax obligations. This research was conducted at the Tax Office Primary Serang Banten. The research object is the ratio of individual income tax return income tax payable under Section 25 Overpayment of tax payers and after examination by tax inspectors from the year 2003-2007. The research used descriptive research methods and verification. The results (1) the verification shows that there is difference in improving taxpayer compliance corporate income tax overpayment of Article 25 which after a simple inspection, (2) descriptive quantitative Results showed a significant difference between the simple inspection the field of taxpayer compliance. Also see the value of a significance level of 0.05, where t sig of 0.000 <0.05 then the partial correlation coefficients tested were significant. From the calculation of correlation coefficient (R) obtained yield was 0.734 or 73.4%, this indicates that the correlation between the simple inspection the field for income tax overpayment of article 25 of the taxpayer compliance agencies in meeting their tax obligations is strong and has a positive relationship. Keywords: Inspection, Income Tax, Taxpayer Compliance.
INSPEKSI FABRIKASI DAN EREKSI PADA KONSTRUKSI BAJA PROYEK GEDUNG P1-P2 UK PETRA SURABAYA Berdikari, Alfio Julianto; Hartanto, Andrean Budhi; Andi, Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Konstruksi baja merupakan hal yang sangat banyak dipakai secara luas sebagai konstruksi bangunan. Inspeksi yaitu memantau hasil proyek tertentu untuk menentukan apakah hasil proyek tersebut memenuhi standar kualitas yang sesuai dan megidentifikasi cara untuk menghilangkan penyebab kinerja yang tidak memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat melakukan inspeksi dalam fabrikasi dan ereksi konstruksi baja.Metode penelitian yaitu dimulai dengan pembuatan form checklist dengan referensi dari studi literatur. Pengumpulan data dilaksanakan dengan sistem pengamatan dan pencatatan secara langsung langsung. Pengolahan data dilakukan dengan skala frekuensi dari data yang didapatkan.Hasil penelitian berupa analisa frekuensi setiap faktor inspeksi fabrikasi dan ereksi sebelum perbaikan dan setelah dilakukan perbaikan. Faktor yang paling sering tidak dilakukan dengan baik pada fabrikasi dan ereksi adalah pada proses penyimpanan.
Co-Authors Adelia, Jessica Aditya Chandra, Aditya Akri, Peri Alfio Julianto Berdikari, Alfio Julianto Andhika, Albertus Andrean Budhi Hartanto, Andrean Budhi Andri Prasetya Andrianto, Wilson Andrianto, Wilson Ansyari Mone, Ansyari Anton Anton Anugoro, Wenang Anugrah P.G., Stefanus Anwar, Arfianti Novita Bambang Sutrisna Billy Susilo, Billy Bryan, Theodorus Cahyo, Hongki Ciputra, Hendry Darmawan, Resano Dwi Djendoko Effendi, Stevanus William Fadhillah, Muhammad Rizky Fani Fani Febriani, Leny Fendyanto, Calvin Gultom, Bontor Jumaylinda Br Hafis, Putra Al Hairudin, Hairudin Hansel, Hansel Hasibuan, Muhammad Siddik Hendra Wijaya Hendri Hendri Herry Santoso Heru Purwoadi Indri Hendarti Janice Janice Jati, Dian Rahayu Jonathan Jonathan Jonathan Simanjuntak Jumardi Jumardi Kelvin Rudy Sutanto Kiswanto Kiswanto koento danny wibowo Kurnia, Adi Kurniasih, Dora Laksono Trisnantoro Lie Arijanto Lukas Hari Wibowo Ma'ruf, Adnan Marcella Erwina Rumawas Marcellino, Hugo Meidy Kempa Meiriana, Rini Merina, Merina Michael Halmar Kosasi Michael Michael Monica, Raula Muhammad Zainuddin Muhtarom, Herdin Nana Nofianti, Nana Ningrum, Dina Dwi Nyoto Nyoto, Nyoto Oetomo, Kristoforus Hendy Ong, Jayadi Panjaitan, Harry P Pranajaya, Denny Pranajaya, Denny Princen Princen Purnomo, Evan Agung Rahayu, Kyki Dwi Novianti Rasipan, Rasipan Ratna S Alifen Rianto, Stefanus Riskinanti, Karisma Rizki Dwi Siswanto, Rizki Dwi Ronald Chandra Tali Rustam, Bambang Rianto Ryan, Michael Hans Ryan, Michael Hans Samjaya, Kevin Wisely Samuel Winata Sanjaya, Felix Sanjaya, Felix Saputra, Lorenz Sari, Dara Novita Sariroh, Sihhatus Sidarta, Yosua S. Stanley, Vincentius Steven Wijaya Sudarno Sudarno Suharjo Suharjo Sukamto, Ryan Chrismawan Sukamto, Ryan Chrismawan Sukiman, Vincent Suryadharma, Samuel Susandi Susandi Susanti, Nurul Susanti, Nurul Susetio, Antoni Suyono Suyono Tabita Tania Libianto Tris Haris Ramadhan Utari, Dian Valentinus Budi Kidarsa Wahyu Kurniawan Santoso Wijanalto, Alfonso Willson, Willson Winarto, Ronald Winarto, Ronald Yan, Yohanes Yanto Handarlim Yerikho, Bobby Yerikho, Bobby Yohana Margarita Yuliastuti, Nadya