Agus Dwi Anggono
Advanced Dynamics and Vehicle Safety (AdVes), Faculty of Mechanical and Manufacturing Engineering, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia Mechanical Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PREDIKSI SHRINKAGE UNTUK MENGHINDARI CACAT PRODUK PADA PLASTIC INJECTION Anggono, Agus Dwi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastic injection merupakan proses manufactur untuk membuat produk dengan bahan dasar plastic atau dalam kesempatan ini polypropylene. Pada proses tersebut seringkali terjadi cacat produk seperti pengerutan, retak, dimensi tidak sesuai dan kerusakan saat produk keluar dari mould, sehingga banyak material yang terbuang percuma. Meskipun cacat produk tersebut dipengaruhi banyak factor, tetapi yang paling utama adalah masalah shrinkage, atau penyusutan material setelah terjadi pendinginan. Sangat penting untuk melakukan prediksi lebih awal terjadinya penyusutan setelah pendinginan untuk menghindari cacat produk. Dalam penelitian ini akan dilakukan prediksi shrinkage yang akan digunakan untuk material polypropylene dengan cara perhitungan standar. Pembuatan modeling dalam bentuk 3D (tiga dimensi) injection molding baik cavity maupun corenya dengan menggunakan CATIA, kemudian dilakukan analisis dengan software MoldFlow untuk pembuatan mesh dan memberikan batasan panas pada komponen sehingga dapat diketahui mode penyusutannya. Analisis ini akan memberikan gambaran tentang distribusi panas pada mould dan memberikan tentang gambaran aliran fluida. Pada analisis tersebut dapat dilihat gejala terjadinya cacat produk, jika hal itu terjadi maka perlu dilakukan perubahan shrinkage, sampai diperoleh hasil analisis yang baik.
DESAIN DAN OPTIMISASI SISTEM SUSPENSI PEGAS DAUN PADA KENDARAAN RODA 3 DENGAN MENGGUNAKAN CATIA V5 Lukman, Lukman; Anggono, Agus Dwi; Sarjito, Sarjito
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1418.91 KB) | DOI: 10.24127/trb.v7i1.665

Abstract

Pengurangan berat bahan pada komponen kendaraan merupakan salah satu isu yang ada di dunia industri otomotif. Suspensi pegas daun merupakan salah satu item potensial untuk menurunkan berat kendaraan karena menyumbang 10% - 20% dari berat unsprung weight. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan optimisasi desain pegas daun dan analisa statik pegas daun pada kendaraan roda 3. Optimisasi desain dilakukan dengan Design of Experiment (DOE) pada pegas daun Original dengan tiga variasi desain masing-masing yaitu modifikasi 1, modifikasi 2 dan modifikasi 3. Modifikasi 1 dilakukan dengan pengubahan desain tanpa menggunakan alur/slot, Modifikasi 2 dilakukan dengan pengubahan desain dengan menggunakan 3 alur/slot , dan Modifikasi 3 dilakukan dengan pengubahan desain dengan menggunakan 1 alur/slot. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsep reverse engineering yang diawali dengan mengumpulkan data-data geometri pegas daun pada kendaraan roda 3. Data-data tersebut dipakai sebagai acuan dalam mendesain komponen mengunakan software CATIA V5. Assembly komponen menjadi kesatuan dilakukan setelah semua bagian sistem pegas daun selesai digambar. Setelah gambar desain dihasilkan pada CATIA V5 tersebut, dilakukan analisa tegangan Von Mises dan displacement yang terjadi pada 3 variasi mesh dan variasi beban 2550 N, 2648 N, 2746 N, 2844 N, 2942 N, 3040 N, 3138 N, 3236 N, 3334 N, dan 3432 N. Hasil analisis tegangan Von Mises dan displacement pada 3 modifikasi pegas daun dengan variasi 3 mesh dapat disimpulkan bahwa perbandingan antara tegangan von mises dan variasi beban adalah linier yaitu semakin berat beban maka tegangan von mises akan semakin besar dan semakin banyak elemen maka tegangannya juga semakin besar. Pada 3 modifikasi pegas daun yang telah dibuat bahwa pegas dengan tanpa alur pada modifikasi 1 memiliki tegangan von mises paling tinggi dibandingkan dengan pegas daun yang dibuat beralur/slot. Dan pegas daun modifikasi 3 yang menggunakan 1 alur/slot menghasilkan tegangan von mises dan displacement yang lebih rendah dari modifikasi 1. Pegas daun modifikasi 2 yang menggunakan 3 alur/slot menghasilkan tegangan von mises dan displacement yang lebih rendah dari modifikasi 3.Keywords: Pegas Daun, Metode Elemen Hingga, Simulasi, Analisa Statik, Von Mises, CATIA
Pemodelan creep pada pipa sanicro 25 austenitic steel dengan beban tekanan 11.3 MPa dan temperatur 750 ºC Riyadi, Tri Widodo Besar; Setiadhi, David; Anggono, Agus Dwi; Darmawan, Agung Setyo
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v13i2.109

Abstract

Pada penelitian ini, penulis membuat sebuah desain botol plastik baru yang dapat digunakan kembali (Reusable Bottle) yang bernama Rubicks v. 2.1 dengan beberapa peningkatan fungsional pada desain botol yang berfungsi untuk menambah kekuatan statik saat badan botol tersebut diberi gaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa desain botol tersebut sampai titik luluh atau sampai plastis. Metode yang digunakan pada panelitian ini adalah Metode Elemen Hingga (MEH). Pada peneitian ini, digunakan sepuluh variasi gaya yang diberikan pada permukaan muka botol dari 200 N sampai 2000 N. Didapatkan hasil dan analisa bahwa deformasi total yang paling rendah sebesar 0.22 mm dan deformasi total terbesar yang dihasilkan adalah 2.25 mm. Tegangan geser maksimum, memiliki nilai paling kecil saat botol diberikan gaya sebesar 200 N yaitu 3.66 MPa. Sedangkan tegangan geser maksimum paling besar yaitu ketika botol diberikan gaya sebesar 2000 N, yaitu 36.65 MPa. Faktor keamanan paling efektif ditentukan ketika botol tersebut memiliki faktor keamanan lebih besar atau sama dengan 1. Gaya yang mampu diberikan pada desain botol plastik Rubicks v. 2.1 adalah sebesar 1700 N.
KAJIAN PARTIKEL ARANG DAUN BAMBU TUTUL HASIL TUMBUKAN HIGH ENERGY BALL MILLING TIPE SHAKER MILL Saputro, Yoyo; Supriyono, S; Anggono, Agus Dwi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 20, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v20i2.8530

Abstract

Arang daun bambu tutul sebagai kajian produk nanopartikel dan penghasil silica yang memiliki berbagai keunggulan dari segi sifat fisika dan kimia. Pada penelitian ini produksi nanopartikel menggunakan High Energy Milling (HEM) tipeshaker mill untuk memproduksi nanopartikel dari arang daun bambu tutul. Pada penelitian ini dilakukan uji PSA untuk menganalisa ukuran partikel, untuk menganalisa distribusi morfologi partikel dan komposisi kimia yang terkandung dalam material menggunakan uji SEM dan EDX. Siklus yang digunakan pada penelitian adalah 2 juta siklus dengan putaran motor listrik 1000 rpm, dan diameter bola baja 1/4 inchi. Tabung stainless steel berjumlah 4 dengan diameter tabung 2 inchi dan tinggi tabung 120 mm dengan perbandingan volume ruang kosong tabung yaitu 1:1, 1:2, 1:3, dan 1:4 dengan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume ruang kosong tabung dan rata ? rata diameter partikel, distribusi partikel, dan komposisi yang terkandung dalam partikel hasil tumbukan dengan alat shaker mill. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa volume ruang kosong tabung sangat berpengaruh pada mekanisme tumbukan. Dari uji PSA semakin besar volume ruang kosong tabung, semakin kecil ukuran partikel material yang dihasilkan. Hasil uji SEM dan EDX didapatkan unsur kimia karbon yang paling tinggi 68,47 % pada volume 1:1 ruang kosong tabung. Sehingga arang daun bambu tutul merupakan sumber potensi sebagai penghasil silica.