Articles

Found 12 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BERAT RINGAN DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA ANAK KELOMPOK B 1 TK PERTIWI PULOSARI KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2013/2014 Kusumaswari, Yurizky Enis; Anitah, Sri; Istiyati, Siti
Kumara Cendekia Vol 3, No 3 (2015): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.223 KB) | DOI: 10.20961/kc.v3i3.34560

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep berat ringan dengan metode eksperimen pada anak kelompok B 1 TK Pertiwi Pulosari Kebakkramat Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B 1 TK Pertiwi Pulosari Kebakkramat Karanganyar yang berjumlah 21 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, pemberian tugas, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunaan metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep berat ringan pada anak kelompok B 1 TK Pertiwi Pulosari Kebakkramat Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata kunci: Pemahaman konsep berat ringan, Metode eksperimen
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR MELALUI PEMBELAJARAN QUANTUM ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH BAKI SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2013/2014 Ningsih, Nunung Widyastuti; Anitah, Sri; Kuswadi, Kuswadi
Kumara Cendekia Vol 3, No 2 (2015): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.299 KB) | DOI: 10.20961/kc.v3i2.34548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menggambar melaluipembelajaran Quantum pada anak kelompok B TK Aisyiyah Baki Sukoharjo Tahun Aajaran2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) berlangsung selama duasiklus, dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari kegiatanperencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok BTK Aisyiyah Baki Sukoharjo, yang berjumlah 17 anak yang terdiri dari 9 anak perempuan dan8 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tespaper dan pencil, serta dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisisdata menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitureduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa melalui pembelajaran Quantum dapat neningkatkan kemampuanmenggambar anak. Kemampuan menggambar sebelum tindakan ada 5 anak (30%) mencapainilai tuntas (?). Pada kondisi awal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuanmenggambar anak dalam kategori rendah. Pada siklus I meningkat menjadi 11 anak (73%)mencapai nilai tuntas (?). Pada siklus II meningkat dengan 14 anak (82%) yang mencapai nilaituntas (?).Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa melalui pembelajaran Quantum dapatmeningkatkan kemampuan menggambar pada anak kelompok B TK Aisyiyah Baki SukoharjoTahun Aajaran 2013/2014.Kata kunci : Kemampuan Menggambar, Pembelajaran Quantum.
Pengembangan Media Pembelajaran Virtual dan Interaktif untuk Mensimulasikan Instalasi Jaringan Listrik di SMK 2 Surakarta Susilo, Joko; Anitah, Sri; Yamtinah, Sri
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.308 KB)

Abstract

AbstrakPembelajaran instalasi listrik di SMK sering menjadi masalah karena harus tersedianya peralatan yang harus selalu membeli perangkat nyata namun setelah itu perangkat yang digunakan untuk pembelajaran tidak digunakan kembali dan juga yang penting adalah ternyata cara pembelajaran seperti ini kurang efektif karena biasanya dilakukan secara berkelompok. Pada saat pembelajaran dilakukan secara berkelompok maka ada siswa yang hanya mengandalkan hasil kerja rekan-rekannya dan ada yang tidak memperhatikan terhadap pelajaran yang diberikan akhirnya tidak menerima manfaat dari pembelajaran tersebut. Untuk itu dikembangkan sebuah media interaktif yang ditujukan untuk mensimulasikan rangkaian listrik sederhana sehingga bisa dicoba secara langsung oleh masing-masing siswa secara menarik dan interaktif sehingga setiap siswa akan menjadi senang belajar instalasi listrik dan mendapat manfaat serta bisa menyerap materi yang diinginkan. Kata kunci: media pembelajaran; media virtual interaktif; instalasi listrik sederhana
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika pada Materi Luas Segiempat di Kelas VII SMP Baitul Quran Kabupaten Sragen Walyono, Walyono; Anitah, Sri
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.987 KB)

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika adalah siswa mampu memahami materi secara menyeluruh dan konstruktivis, bukan hanya memahami rumus namun mengetahui dari melakukan percobaan-percobaan sederhana, sehingga matematika menjadi pembelajaran bermakna. Untuk melakukan percobaan tersebut dapat menggunakan media sebagai penunjang pembelajaran. Selain itu media pembelajaran sangat penting dikembangkan guru guna menarik motivasi dan kreativitas siswa, media yang dikembangkan guru seharusnya mengacu pada karakter dan lingkungan sekitar agar pembelajaran yang berlangsung bermakna. Dalam penelitian bertujuan untukmendeskripsikan media pembelajaran yang ada disekolah, mengetahui prosedur pengembangan media, serta bagaimana menyusun media pembelajaran matematika pada materi luas segi empat yang tepat. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D. Populasi dalam penelitian ini adalah 360 siswa sedangkan metode pengambilan sampel adalah purpose sampling. Hasil pengembangan berupa media pembelajaran matematika pada materiluas segi empat, maka diperoleh hasil penelitian berupa respons siswa terhadap media yang dipakai dalam pembelajaran.  Kata kunci: matematika; media pembelajaran; segi empat 
Model Pembelajaran Terpadu Modifikasi Wolfinger di Sekolah Dasar Qorri’aina, Farro Durrotul; Haryanto, Samsi; Anitah, Sri
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.872 KB)

Abstract

AbstrakModel pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger adalah model pembelajaran terpadu (integrated learning) yang berkaitan dengan kurikulum terpadu (integrated curriculum). Kurikulum terpadu menggabungkan sejumlah disiplin ilmu melalui pemaduan isi, ketrampilan dan sikap. Model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger di sekolah dasar menjadi strategi pembelajaran bahasa asing yang memusatkan keterpaduan ketrampilan berbahasa. Penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa sekolah dasar masih rendah, khususnya pemahaman siswa pada bahasa Inggris. Guru perlu menciptakan model pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger pada mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Responden terdiri dari delapan siswa kelas IV Sekolah Alam Bengawan Solo Kabupaten Klaten. Model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger sebagai suatu konsep dapat diartikan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Siswa mampu memahami konsep yang dipelajari melalui pengalaman langsung lalu menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Melalui langkah-langkah model pembelajaran terpadu modifkasi Wolfinger, siswa dirangsang untuk mengembangkan kemampuan berbahasa disertai dengan tindakan pada mata pelajaran bahasa Inggris di lingkungan sekolahnya. Siswa yang memiliki banyak penguasaan kosakata lebih mudah menguasai keterampilan berbahasa lain. Guru sekolah dasar dapat memadukan keterampilan bahasa Inggris dengan pelajaran lain.  Kata kunci: Model pembelajaran; modifikasi wolfinger; bahasa inggris
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) DAN JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA TAHUN AJARAN 2012/2013 Watoni, M. Saipul; Anitah, Sri; Sawiji, Hery
Jurnal Pendidikan Insan Mandiri Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/iman.v3i1.19688

Abstract

This study is aimed at finding out (1)  the effect of STAD and Jigsaw cooperatives learning toward economics learning achievement; (2) the effect of high and low motivations toward economics learning achievement; (3) the interaction between motivation and teaching learning, STAD and Jigsaw types toward economics learning achievement. This study was quantitative research by using experiment method. The population of the study was all students of tenth grade of SMA Negeri 1 Keruak Lombok Timur, in the academic year 2012/2013, the sample was determined by using cluster random sampling and got 2 classes. The teaching learning model in the first experimental class used STAD of XB consisting of 36 students while in the second experimental class used Jigsaw of XF consisting of 35 students.The techniques of collecting data were test for economics achievement, questionnaires for students’ motivation, and documentation. To analyze the hypothesis, the researcher used two-way analysis of variance with a 2x2 factorial design and the significant level was 5%.  The prerequisite test of normality and homogeneity were analyzed by using SPSS 17 software.  From the analysis, it can be concluded that: (1) there is effect of STAD and Jigsaw cooperatives learning toward economics learning achievement; (2) there is effect of high and low motivations toward economics learning achievement; (3) there is no interaction between motivation and teaching learning types STAD and Jigsaw toward economics learning achievement.
The Effectiveness of IPS-based Contextual Learning to Improve Students Character Warsito, Warsito; Asrowi, Asrowi; Mulyoto, Mulyoto; Anitah, Sri
International Journal of Active Learning Vol 1, No 2 (2016): October 2016
Publisher : International Journal of Active Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.679 KB) | DOI: 10.15294/ijal.v1i2.7740

Abstract

This research aims to 1) find the reasons so that the learning of contextual-based IPS is effective to increase the student's character, 2) describes the effectiveness of IPS-based contextual learning to improve students ' character, 3) compare the effectiveness of IPS-based contextual learning with learning conventional IPS in an attempt to improve the character of students. This research uses qualitative and quantitative paradigms (mixed methods). The population in this research is grade VIII SMP Negeri in Surakarta (solo) and Boyolali district in Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Klaten and. Total sample overall as much as 828 students incorporated in 26 classes, classes of experimental group 13 (414 students) and 13 classes of control group (414 students). Data collection technique using the test, questionnaire, interview, observation, and documentation. Data analysis techniques with different test that begins with a test of its homogeneity and normality test.How to CiteWarsito, W., Asrowi, A., Mulyoto, M. & Anitah, S. (2016). The Effectiveness of IPS-based Contextual Learning to Improve Students Character. International Journal of Active Learning, 1(1).
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIRTUAL DAN INTERAKTIF UNTUK MENSIMULASIKAN INSTALASI JARINGAN LISTRIK DI SMK 2 SURAKARTA Susilo, Joko; Asrowi, Asrowi; Anitah, Sri
Teknodika Vol 16, No 2 (2018): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.656 KB) | DOI: 10.20961/teknodika.v16i2.34774

Abstract

The learning of electrical installation at Vocational High School often comes to problems as the availability of real apparatus or equipment which are not used again on the next period. It is also getting worse as the learning style is not effective by that way in a group. When it is done in a group, certain student will rely on his/her work to other friends. Consequently, they will get no beneficial from the instructional process done. Therefore, it is developed an interactive multimedia of simple electrical series in order to be directly tried by each student easily. At last, they will be motivated and get the benefit from the lesson
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS V DI SDIT AL-HASNA KLATEN Wahyudi, Nanang Gesang; Anitah, Sri; Akhyar, Muhammad
Teknodika Vol 14, No 1 (2016): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.36 KB) | DOI: 10.20961/teknodika.v14i1.34695

Abstract

This research aimed to find out: how process of learning in class V SDIT Al-Hasna Klaten, How is the procedure of development learning multimedia subject of Islamic Education class V in SDIT Al-Hasna Klaten, How to effective development of learning multimedia teaching in subjects Islamic education class V in SDIT Al-Hasna Klaten. The method used method of Research and Development (research and development), process development using modification model ADDIE with Borg and gall development model. Stages of development in this study begins with (1) analyzing the needs needed in developing the Product, (2) designing prototypical product, (3) developing the product, (4) implementing the product in the field, and (5) evaluating product?s weaknesses. This reesearch used 15 samples in experimental group (five graders in A class) and 16 samples in control group (five graders in B class). Furthermore, in collecting the data, the researcher used questionnaire and achievement test as the instruments and it was analyzed using Descriptive statistic methods and t-test. The results showed that the media developed has met the worthy and qualified to be used as a learning media. It is seen from the results of expert validation of material with an average of 4.46 and has very good category. Validation of experts media with an average of 4.33 is very good category. According to the students, this multimedia is very good with an average of 4,30. In the test the learning effectiveness, it is known to the average point obtained by the experimental class is 94,66. The average point was higher than the control class 72,81.
CLASSIFICATION OF STUDENT REASONING SKILLS IN SOLVING MATHEMATICS PROBLEMS IN ELEMENTARY SCHOOL Sulianto, Joko; Sunardi, Sunardi; Anitah, Sri; Gunarhadi, Gunarhadi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v9i1.23103

Abstract

The purpose of this study was to describe the classification of students' reasoning abilities in solving mathematical problems in elementary schools. The focus of this study is the classification of students' reasoning abilities in solving mathematical problems in the elementary schools of the city of Semarang. This study uses a qualitative approach. The Research subject is elementary school students at Tambakrejo Elementary School Semarang. Data is taken using tests. Based on data analysis, the reasoning classification is as follows: 36.25% understand the meaning in low categories, 37.5% think logically in low categories, 31.1% understand negative examples in low categories, 17.05% think deductions in very low category, 18.15% think systematically in very low categories, 31.65% think consistently in low category, 34.85% make excuses and determine strategies in low category, 49.85% determine method in low category, and 24.3% draw conclusions in low category. Thus the reasoning ability of students is low, students have not been able to think logically to make connections between empirical facts and the problems faced so they are not able to draw conclusions, students have not been able to do the thinking process to make arguments so that new statements are based on facts, it is necessary to develop learning models to improve mathematical reasoning of elementary school students