Frank Leonardo Apituley
Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan dan Pembangunan, Program Pasca Sarjana Universitas Brawijaya, Malang

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN KOMPOSISI SERANGGA POLINATOR TANAMAN APEL (Malus sylvestris Mill) DI DESA PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG Apituley, Frank Leonardo; Leksono, Amin Setyo; Yanuwiadi, Bagyo
el–Hayah Vol 2, No 2 (2012): EL-Hayah (Vol 2, No 2, Maret 2012)
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/elha.v2i2.2213

Abstract

Pohon apel merupakan salah satu jenis pohon yang tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri. Bunga apel tergantung pada serangga penyerbuk atau serangga polinator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi serangga kanopi yang berpotensi sebagai polinator bunga apel dan menganalisis pola kunjungannya. Pengamatan serangga dilakukan secara visual. Pengukuran faktor lingkungan (suhu, kelembaban, dan cahaya). Analisis data struktur komunitas serangga pada saat musim berbunga dan berbuah didapatkan dari nilai penting dan diversitas (Indeks Shannon Wienner).  Pola kunjungan dan komposisi serangga polinator dilakukan dengan membandingkan saat musim berbunga dan musim berbuah. Parameter yang dibandingkan diversitas, kelimpahan dan komposisi. Diversitas dan  dan  kelimpahan dibandingkan dengan uji  anova, sedangkan komposisi dibandingkan dengan IBC (Indeks Bray Curtis). Pola kunjungan harian serangga polinator bunga apel dianalisis dengan membandingkan rata-rata kunjungan pada periode I, II, III, IV, dan V. Serangga polinator yang dikoleksi pada perkebunan apel musim bunga lebih tinggi yakni (363 individu) dari pada musim buah (151 individu). Nilai indeks keanekaragaman serangga polinator pada saat musim berbunga lebih tinggi (2,08) dibandingkan musim buah (1,27). Kelimpahan serangga polinator antara musim bunga dan buah signifikan P < 0,001. Kesamaan serangga polinator antara musim bunga dan buah denga indeks Bray Curtis sebesar 0,76 untuk musim bunga (AC, yaitu jam 07.00-08.15 dengan 12.00-13.15) dan 0,74 untuk musim buah (AB, yaitu jam 07.00-08.15 dengan 09.00-10.15). Analisis faktor lingkungan suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya terhadap kelimpahan serangga polinator didapatkan korelasi yang positif dengan nilai R-square yakni 43,2%.  
Komposisi Serangga Kanopi di Kebun Apel di Poncokusumo, Malang dan Bumiaji, Batu Leksono, Amin Setyo; Yanuwiadi, Bagyo; Hasyim, M Asmuni; Apituley, Frank Leonardo
Research Journal of Life Science Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.12 KB) | DOI: 10.21776/ub.rjls.2015.002.01.1

Abstract

This research abjective is to analyze the difference of abundance, diversity and composition of canopy insect in Poncokusumo and Bumiaji on blossoming and fruiting seasons. Insect compostions were observed by regular sampling using blue and yellow  water pan trap. Water pan traps were suspended on apple stands at 2 m height. Sampling efforts was done by block system on 5 trees with 4 times collection, resulting 20 replications. Difference of mean was tested using general linear model analysis of variance. The canopy insect compositions between location were compared using Bray-Curtis similarity index. Overall, canopy insect diversity in two study sites was low. The abundance and diversity of canopy insect in Poncokusumo was higher than that in Bumiaji. The abundance and diversity of canopy insect in yellow traps was higher than that in blue traps. The effect of flowering phenology was significant on the overall abundance but not for the diversity. The effect of study locations on the abundance interacted with season. This meant there was a seasonal variation afecting location.