Ardisal Ardisal
Universitas Negeri Padang

Published : 23 Documents
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP KETERAMPILAN MEMBUAT MAKANAN PRALINE BAGI ANAK TUNARUNGU Andini, Reza Dwi; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi ditemukan di SLB Negeri 2 Padang yaitu anak tunarungu dikelas VIII. Anak belum terampil dalam membuat makanan praline isi kacang tanah. Peneliti mencoba menggunakan pendekatan keterampilan proses dalam pembelajaran keterampilan membuat makanan praline isi kacang tanah. Pelaksanaan   penelitian ini dilakukan delapan kali pertemuan tatap muka.Setiap pertemuan pembelajaran selalu diadakan evaluasi untuk melihat tingkat kemampuan anak. Tahapan kerja dalam siklus , pertama perencanaan, kedua pelaksanaan tindakan, ketiga observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan tes perbuatan, data dianalisis dengan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil tes kemampuan yang dimilik anak disetiap pertemuan didapatkan peningkatan  keterampilan membuat makanan praline isi kacang tanah. Adapun hasil yang didapatkan dalam delapan kali pertemuan yaitu NA 33,3%, 41,6%, 45,8%, 54,1%, 62,5%, 75%, 87,5%, 95,8% dan YY 20,8%, 29,1%, 33,3%, 41,6%, 58,3%, 66,6%, 79,2%, 83,3%. Berdasarkan dari data diatas, kesimpulan dari keterampilan membuat makanan praline isi kacang tanah mengalami peningkatan yang signifikan melalui pendekatan keterampilan proses.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KATA BENDA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE PADA ANAK TUNARUNGU Montesa, Yulianti; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah ini dilatar belakangi ditemukan di SLB Amal Bhakti Sicincin pada anak tunarungu kelas VIII mengalami kesulitan menganal kata benda.Dalam mengajar guru menggunakan metode ceramah dan media langsung, dengan menunjuk benda nyata dan menanyakan nama benda yang ditunjuk, lalu meminta siswa menjawab dengan menuliskannya, terlihat siswa tidak bisa menuliskan nama benda yang ditunjuk, kemudian saat guru memberikan perintah kepada siswa untuk mengambilkan benda, siswa hanya duduk diam di kursi dan berkata tidak tau. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal kata benda hidup dan benda mati yang ada dilingkungan sekolah  melalui model pembelajaran Scramble  bagi anak tunarungu kelas VIII.. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) terdiri dari II siklus, delapan kali pertemuan yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian serta data yang diperoleh dari penelitian mengingkatkan kemampuan mengenal kata benda hidup dan benda mati yang ada dilingkungan sekolah melalui model pembelajaran scramble terlihat meningkat.Adapun hasil yang didapatkan SE dalam mengenal kata benda dari sebelum diberi perlakuan sampai setelah diberi perlakuan yaitu 25%, 73%, dan 92%. Berdasarkan data diatas, kesimpulan dari kemampuan mengenal kata benda melalui model pembelajaran Scramble mengalami peningkatan yang signifikan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMASANG KANCING BAJU MELALUI METODE PEER TEACHING (TUTOR SEBAYA) BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS IV DI SLB MUHAMMADIYAH PAUH IX PADANG Hernayansari, Trispa; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 penelitian melatarbelakangi permasalahan yang dialami anak tunagrahita sedang dalam memasang kancing baju. Pembelajaran keterampilan bina diri yang diajarkan guru selama ini menggunakan metode demonstrasi dan latihan, dalam proses pembelajaran guru meminta anak memasang kancing baju tanpa mencontohkan tahapan kepada anak.Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan memasang kancing baju bagi anak tunagrahita sedang kelas IV di SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang melalui metode peer teaching (tutor sebaya) . jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam bentuk kolaborasi dengan tutor sebaya lainnya. Kegiatan penelitian dilakukan dua siklus dengan enam kali pertemuan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan memasang kancing baju bagi anak tunagrahita sedang. Pada kondisi awal mendapat perolehan nilai 20%, pada siklus 1 terjadi peningkatan 60% dan pada siklus 2 terjadi peningkatan 75% .
PENGARUH METODE TUTORIAL TERHADAP KETERAMPILAN PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Rahman, Zikrur; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi di SLB N 2 Padang yaitu anak tunagrahita ringan belum terampil dalam mengganti rantai sepeda motor di kelas VII.Penelitian ini dilakukan delapan kali pertemuan tatap muka.Setiap pertemuan pembelajaran diadakan evaluasi untuk melihat tingkat kemampuan anak. Tahapan kerja dalam siklus, pertama perencanaan, kedua pelaksanaan tindakan, ketiga observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan tes perbuatan, data dianalisis dengan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil tes kemampuan yang dimilik anak disetiap pertemuan didapatkan peningkatan keterampilan mengganti rantai sepeda motor. Adapun hasil yang didapatkan dalam delapan kali pertemuan yaitu DM siklus I 55% , 68%, 69% dan 73%, Siklus II % DM 79 % 82%, 87%, 92%dan ADsiklus I 44%, 57%, 65% dan 70%, siklus II 76%, 79%, 82% dan 88%.Berdasarkan dari data diatas, kesimpulan dari keterampilan mengganti rantai sepda motor mengalami peningkatan yang signifikan melalui metode tutorial
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL RAMBU-RAMBU DI SEKOLAH MELALUI METODE SIMULASI BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VII SLB N CENTER PAYAKUMBUH Rahayu, Endang Sri; Marlina, Marlina; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jupe39510.64

Abstract

Abstrack: Penelitian ini dilatarbelakangi seorang anak tunagrahita ringan belum mengenal rambu-rambu di sekolah. Anak belum mampu menunjukan, menyebutkan dan mengaplikasikan rambu-rambu dengan benar sehingga dalam lingkungan sekolah anak sering melanggar pentunjuk yang ada pada rambu-rambu. Tujuan penelitian ini membuktikan metode simulasi role playing dapat meningkatkan kemampuan mengenal rambu-rambu di sekolah bagi anak tunagrahita ringan.Pedekatan ini menggunakan pendekatan eksperimen dalam bentuk  Single Subject Design (SSD) dengan menggunakan desain A-B-A dengan teknik analisis datanya mengunakan analisis visual grafik.Dapat disimpulkan bahwa metode  simulasi role playing dapat meningkatkan kemampuan mengenal rambu-rambu di sekolah pada anak tunagrahita ringan  kelas VII SLB N Center Payakumbuh. Dalam penelitian ini hendaknya guru menggunakan metode simulasi role playing dalam pembelajaran rambu-rambu.  Kata kunci: Mengenal rambu-rambu; metode simulasi role playing; tunagrahita ringan
BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENULISAN ARTIKEL PADA GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI SD N 17 LIMAU MANIS PADANG Iswari, Mega; Kasiyati, Kasiyati; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Ardisal, Ardisal
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 5, No 3 (2017): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/119700

Abstract

Bimbingan Teknis ini disenggarakan dalam upaya peningkatan atau pemecahan masalah dan peningkatan mutu pendidikan di berbagai bidang. Kegiatan ini diberikan kepada Guru-guru Sekolah Dasar Negeri 17 Limau Manis Padang. Guru-guru Sekolah ini merasa kurang memahami tentang Penelitian Tindakan Kelas. Setelah diberikan pelatihan/workshop tentang Penelitian Tindakan Kelas para guru yang terlibat sudah memilik pemahaman atau pengetahuan tentang pengertian penelitian tindakan kelas, karakteristik, prinsip prinsip, langkah-langkah dan alasan pentingnya penelitian tindakan kelas bagi guru di sekolah dasar. Respon guru pun cenderung positif dan menilai sangat baik,  mereka mendapatkan sesuatu yang baru, hal ini terlihat dari respon positif masing-masing guru dan kepala sekolah dari Sekolah Dasar Negeri 17 Limau Manis Padang. Begitu juga pihak sekolah menyediakan waktu untuk pelaksanaan kegiatan workshop ini dan memfasilitasi tempat serta menerima kegiatan Ipteks ini dengan bersemangat, guru-guru juga mengikuti setiap sesi pelatihan dengan aktif dan antusias dalam melaksanakan kegiatan latihan mulai dari merancang proposal dan menyusun artikel hasil penelitian. Kegiatan ini perlu ditingkatkan untuk sekolah lain.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERANGKAI LISTRIK SEDERHANA MELALUI MULTI METODE PADA ANAK TUNARUNGU DI SLB AL-ISHLAH PADANG Marhadi, Marhadi; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di lapangan, adanya guru kelas yang kurang memiliki kemampuan merangkai listrik sederhana. Berdasarkan hal tersebut, Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan  untuk memperbaiki proses pendidikan melalui perubahan, mendorong para guru,atau tutor untuk memikirkan praktik mengajar sendiri.Penelitian ini dilakukan dalam bentuk kolaborasi dengan guru kelas VII.Kegiatan penelitian ini dilakukan dua siklus dengan delapan pertemuan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan merangkai listrik sederhana bagi anak tunarungu. Pada kondisi awal mendapatkan perolehan nilai R44%. Pada siklus I terjadi peningkatan 60% dan siklus II juga terjadi peningkatan 97%. Sedangkan M mendapatkan nilai pada kondisi awal 40%, pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan menjadi 40% dan pada siklus II meningkat lag imenjadi 93%.Kesimpulannya bahwa multimetode dapat meningkatkan kemampuan merangkai listrik sederhana.
EFEKTIFITAS PERMAINAN LAYANG-LAYANG UNTUK MENINGKATKAN KECEPATAN BERLARI BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Sari, Rani Permata; Ardisal, Ardisal; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jupe15200.64

Abstract

ABSTRACTThis study originated from the observation that the author did in the 20 State SDLB cottage Duo, met tunagrahita underprivileged children in doing gross motor movement ran over her other friends. This study aims to prove that by playing a kite child can improve gross motor skills tunagrahita child ran in the State 20 SDLB cottage Duo. Research subjects were the children mental retardation were sitting in class IIC. This type of research is the Single Subject Research methods look towards trends graph that compares the Baseline condition, the condition given treatment after treatment and were not given a second baseline treatment. Procedures perekapan procedure data by direct observation of the results of the game kite given to children to improve gross motor skills children ran tunagrahita. The data is taken directly in kekgiatan noting how long the duration of the child's ability to run from start to finish 20 meters distance. The results are analyzed include the number of observations in the baseline condition as much as seven times, seven times as many treatment conditions and baseline second four times. Results of this study indicate that the kite through the game can improve gross motor skills ran significantly. This is evident from the analysis of the trend towards increased. In the baseline condition of gross motor skills children ran to get the highest percentage of 40%. After a given treatment with proven games or kite gross motor skills children ran up the highest percentage of children obtaining results 100%. The researchers suggest to teachers to implement learning with game-kite serviceability to improve gross motor running for future learning.Kata kunci: Anak tunagrahita sedang; kecepatan berlari; penerapan permainan layang-layang.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGANYAM KETUPAT BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MELALUI METODE LATIHAN KELAS VI SDLB N 1 SUNGAI AUR Yusni, Bida; Ardisal, Ardisal
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Volume 1, Issue 4, Agustus 2019
Publisher : Ranah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas VI di SDLBN 1 Sungai Aur yang mengalami permasalahan dalam mata pelajaran keterampilan. Kondisi ini terlihat dari hasil keterampilan anak yang belum terampil menganyam dalam membuat sarang ketupat sate dari daun kelapa. Penelitian ini bermaksud untuk mamajukan keterampilan anak dalam membuat sarang ketupat sate dari daun kelapa dengan menggunakan metode latihan. Pelaksanaan penelitian ini kolaborasi antara peneliti dengan teman sejawat dengan bentuk kegiatan tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, yaitu siklus satu dan dua. Masing-masing siklus terdiri dari lima kali pertemuan dengan lama kegiatan 2 x 35 menit  setiap pertemuan. Data dikumpulkan berdasarkan instrumen penelitian dan instrumen observasi yang diisi oleh observer yang telah ditetapkan sebelumnya, selanjutnya diolah dengan menggunakan teknik persentase. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research). Data dikumpulkan melalui observasi,tes kegiatan siswa, dokumentasi dan diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Fakta di lapangan memperoleh hasil: tes awal (assessment) awal Iroh (12.5%), Hayati (37.5%), Ainil (25%), dan Siti memperoleh nilai (25%). Siklus I nilai yang tertinggi diperoleh Hayati (62.5%), Siti (50%), Ainil dan Iroh (37.5%). Sedangkan pada siklus II bertambah meningkat dimana Hayati memperoleh nilai tertinggi (100%), Siti (100%), Ainil dan Iroh (87.5%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode latihan dapat meningkatkan keterampilan menganyam membuat sarang ketupat sate dari daun kelapa untuk anak tunagrahita ringan di kelas VI di SDLBN 1 Sungai Aur.
EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO TUTORIAL TERHADAP KETERAMPILAN MEMBUAT LIP BALM BAGI TUNARUNGU Elvida, Rini; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of video tutorials to improve the skills in making lip balm for deaf people. This research used experiment approach with one-group pretest posttest design. The sample of this research are five deaf people in Gerkatin Padang. The skills examined by pretest and posttest are proccessed  and compared by using Wilcoxon Sign Rank Test. Based on the result of pretest and posttest it is known that the mean score of pretest is 19,80 and the mean  score of posttest is 30.20. The mean scores would later processed to find the differences with using Wilcoxon Sign Rank Test. From the result of data analysis, it is found 2,032 and Asymp Sig (2-tailed) = 0,042 in significant degree 95% and ?=0,05. The alternative hypothesis is accepted because t > Asymp Sig (2-tailed). Therefore, it is concluded that video tutorial is effective in improving the skills of making lip balm for deaf people  in Gerkatin Padang. This research suggests for deaf people loss in Gerkatin Padang to use video tutorial to improve the skills in making lip balm for others.