I Ketut Arnawa
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

POTENSI DAYA DUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI KABUPATEN GIANYAR, BALI Arnawa, I Ketut
9-772301-994005
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan pokok penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan kapasitas Minapolitan di Gianyar Bali. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pengembangan kapasitas Minapolitan relative baik, dimana terdiri atas 14,790 ha lahan sawah dan 97.82% adalah irigasi semi teknis, rat-rata curah hujan adalah 75-909 mm, didominasi iklim tipe C dan didukung oleh beberapa mata air. Wilayah ini juga dilengkapi  infrastruktur dan fasilitas irigasi yang memadai. Tata kelola air dilaksanakan dengan Subak. Sumberdaya manusia seperti tenaga kerja mendekati 79.38%, atau 30.87% mayoritas bekerja di sektor pertanian.Kata Kunci: minapolitan, perikanan, pengembangan dan kapasitas. THE POTENTIAL CARRYING CAPACITY MINAPOLITAN DEVELOPMENT IN GIANYAR BALI ABSTRACTThe main purpose of this study is to identify potential carrying capacity Minapolitan development in Gianyar Bali. This study uses descriptive analysis. The results found carrying capacity development Minapolitan relatively good, which consists of; 14,790 ha rice area and 97.82% semi technical irrigation, the average rainfall is 75-909 mm, predominantly belonging to the C-type climate and supported by many distribution springs. Infrastructure and adequate irrigation facilities. Raw water for irrigation management implemented by the subak. Human resources, ie labor force reached 79.38%, or 30.87% majority of work in the agricultural sector. Keywords: minapolitan, fisheries carrying dan capacity
DETERMINASI LATIHAN KERJA, KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN DAN BIMBINGAN KARIER TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK NEGERI KELOMPOK TEKNOLOGI DAN REKAYASA DI KABUPATEN BULELENG Arnawa, I Ketut
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingginya determinasi variabel,:(1) latihan kerja, (2) kompetensi kewirausahaan, dan (3) bimbingan karier,terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri kelompok teknologi dan rekayasa diKabupaten Buleleng.Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan denganpendekatan ex-post facto melalui studi korelasional dengan jumlah populasi361orang siswa SMK Negeri kelompok teknologi dan rekayasa di KabupatenBuleleng.Jumlah anggota sampel adalah 180 orang siswa yang diambil secaraproporsional pada setiap Kompetensi Keahlian, data penelitian dikumpulkanmelalui angket.Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptifkuantitatif sederhana, regresi ganda, dan korelasi parsial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : terdapat determinasi yangsignifikan dari latihan kerja dengan sumbangan efektif sebesar 18,47%, darikompetensi kewirausahaan dengan sumbangan efektif sebesar 16,85%, daribimbingan karier terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri kelompok teknologidan rekayasa di Kabupaten Buleleng dengan sumbangan efektif sebesar 18,35%,Berdasarkan temuan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa; latihankerja, kompetensi kewirausahaan, dan bimbingan karier memiliki determinasiyang sangat tinggi terhadap kesiapan kerja sisiwa SMK Negeri kelompokteknologi dan rekayasa di Kabupaten Buleleng.Kata kunci : latihan kerja, kompetensi kewirausahaan, bimbingan karier, dankesiapan kerja siswa.
POTENSI DAYA DUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI KABUPATEN GIANYAR, BALI Arnawa, I Ketut; Korri Arisena, Gede Mekse
Agriekonomika Vol 2, No 2: Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan pokok penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan kapasitas Minapolitan di Gianyar Bali. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pengembangan kapasitas Minapolitan relative baik, dimana terdiri atas 14,790 ha lahan sawah dan 97.82% adalah irigasi semi teknis, rat-rata curah hujan adalah 75-909 mm, didominasi iklim tipe C dan didukung oleh beberapa mata air. Wilayah ini juga dilengkapi infrastruktur dan fasilitas irigasi yang memadai. Tata kelola air dilaksanakan dengan Subak. Sumberdaya manusia seperti tenaga kerja mendekati 79.38%, atau 30.87% mayoritas bekerja di sektor pertanian.Kata Kunci: minapolitan, perikanan, pengembangan dan kapasitas.ABSTRACTThe main purpose of this study is to identify potential carrying capacity Minapolitan development in Gianyar Bali. This study uses descriptive analysis. The results found carrying capacity development Minapolitan relatively good, which consists of; 14,790 ha rice area and 97.82% semi technical irrigation, the average rainfall is 75-909 mm, predominantly belonging to the C-type climate and supported by many distribution springs. Infrastructure and adequate irrigation facilities. Raw water for irrigation management implemented by the subak. Human resources, ie labor force reached 79.38%, or 30.87% majority of work in the agricultural sector.Keywords: minapolitan, fisheries carrying dan capacity
PENGEMBANGAN DESA WISATA SEJARAH BUDAYA DI DESA GELGEL KABUPATEN KLUNGKUNG Adiputra, I Kadek Wira; Vipriyanti, I Nyoman Utari; Agung, Anak Agung Putu; Arnawa, I Ketut
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Alauddin University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Bali memiliki keragaman potensi wisata meliputi potensi wisata alam dan potensi wisata budaya disertai dengan keramah-tamahan masyarakatnya menjadikan Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia. Desa Gelgel merupakan desa yang berada di wilayah Kecamatan Klungkung yang sudah ditetapkan sebagai Desa Wisata Tahun 2017 dan dikenal dengan kisah kerajaan terbesar di Bali yaitu Kerajaan Gelgel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkungan ekternal-internal dan merumuskan strategi pengembangan desa wisata Gelgel. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, kuisioner, FGD, dokumentasi. Metode analisis terdiri pembobotan dan skoring dengan analisis SWOT dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Menurut hasil yang didapat bahwa analisis matrik  Internal Factors Evaluation (IFE) dan External Factors Evaluation (EFE) menunjukan bahwa faktor-faktor internal tergolong kuat dengan total skor 3.07, sedangkan faktor external tergolong tinggi dengan skor 3.10.Strategi prioritas  berdasarkan hasil analisis SWOT dan AHP yaitu melakukan Penataan lingkungan dan sarana prasarana di kawasan wisata Desa Gelgel dengan skor rata-rata 0.137 atau 13.7%.
POTENSI DAYA DUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI KABUPATEN GIANYAR, BALI Arnawa, I Ketut; Korri Arisena, Gede Mekse
Agriekonomika Vol 2, No 2: Oktober 2013
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Trunojoyo University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan pokok penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan kapasitas Minapolitan di Gianyar Bali. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pengembangan kapasitas Minapolitan relative baik, dimana terdiri atas 14,790 ha lahan sawah dan 97.82% adalah irigasi semi teknis, rat-rata curah hujan adalah 75-909 mm, didominasi iklim tipe C dan didukung oleh beberapa mata air. Wilayah ini juga dilengkapi infrastruktur dan fasilitas irigasi yang memadai. Tata kelola air dilaksanakan dengan Subak. Sumberdaya manusia seperti tenaga kerja mendekati 79.38%, atau 30.87% mayoritas bekerja di sektor pertanian.ABSTRACTThe main purpose of this study is to identify potential carrying capacity Minapolitan development in Gianyar Bali. This study uses descriptive analysis. The results found carrying capacity development Minapolitan relatively good, which consists of; 14,790 ha rice area and 97.82% semi technical irrigation, the average rainfall is 75-909 mm, predominantly belonging to the C-type climate and supported by many distribution springs. Infrastructure and adequate irrigation facilities. Raw water for irrigation management implemented by the subak. Human resources, ie labor force reached 79.38%, or 30.87% majority of work in the agricultural sector. 
KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG DAUN (LEEK) DI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN Derayani, Ni Putu Wiwin; Arnawa, I Ketut; Lestari, Putu Fajar Kartika
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 15 (2018): Jurnal Agrimeta
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.223 KB)

Abstract

Penelitian tentang keuntungan usahatani bawang daun (leek), dan pengaruh modal lancer beberapa input terhadap keuntungan usahatani bawang daun (leek) di Desa Candi Kuning ditengarai dapat meningkatkan efisiensi usahatani bawang daun(leek). Oleh karenanya penelitian ini dilakukan dengan tujuan : (1) menentukan keuntungan usahatani bawang daun (leek) di Desa Candi Kuning; (2) menganalisis pengaruh modal lancer bibit bawang daun, pupuk, fungisida, dan tenaga kerja terhadap keuntungan usahatani bawang daun(leek). Penelitian ini dilakukan di Desa CandiKuning, KecamatanBaturiti, KabupatenTabanan. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Responden diambil secara sensus dari jumlah anggota petani yang aktif sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keuntungan usahatani bawang daun (leek) persiklus produksi adalah Rp 1.767.773,8 per 30,43 are. Modal lancer daun bawang (leek), pungisida dan tenagakerja sangat nyata pengaruhnya terhadap keuntungan usahatani bawang daun (leek), sedangkan modal lancer pupuk pengaruhnya cukup nyata Berdasarkan beberapa temuan dalam penelitian ini, maka disaran kan agar alokasi modal lancer tenaga kerja,modal lancar pungisida, modal lancer bibit dan modal lancer pupuk lebih ditingkatkan dari alokasi yang biasa dilakukan. Para petani daun bawang (leek) di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti agar lebih intensip dalam memelihara tanaman daun bawang (leek), sehingga keuntungan usahatani daun bawang (leek) dapat lebih ditingkatkan. Hubungan yang sangat menguntungkan antara petani dan subak perlu ditingkatkan agar terus terjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Sementara itu, terdapat perbedaan pendapatan antara sebelum masuk kesubak dan setelah masuk kesubak. Petani harus meningkatkan jumlah pendapatan dalam subak.
PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI SUBAK SEMBUNG KELURAHAN PEGUYANGAN KECAMATAN DENPASAR UTARA Galgani, Florianus; Arnawa, I Ketut; Sukerta, I Made
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.486 KB)

Abstract

Subak Sembung is an area located in the green area of Peguyangan urban village of Denpasar. One of the agricultural sub-sectors is rice crops because rice includes staple food which is very dominant to survive, so that rice farming is still the mainstay of farmers to fulfill their household needs and community needs. The purpose of this research is to know (1) paddy farming income income in Subak Sembung Kelurahan Peguyangan District of North Denpasar (2) level of efficiency value of paddy field farming in Subak Sembung Kelurahan Peguyangan District of North Denpasar. This research was conducted in Peguyangan Village, North Denpasar District of Denpasar Regency with "Purposive Sampling" method. Respondents were taken by simple random sampling of 50 farmers who worked on rice field farming. The results of this study showed that the average income earned by farmers amounted to Rp 21,110,328 and R / C value of 4.59. This means that every single rupiah spent will receive a revenue of Rp 4.59 at the end of production. So it is very important role in the income of farmers Subak Sembung Kelurahan Peguyangan. Based on the results of research in rice farming is expected to continue to be developed so that increased rice efficiency. 
PARTISIPASI PETANI PADA PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN KARANGASEM (STUDI KASUS DI SUBAK SASA, KELURAHAN SUBAGAN, KECAMATAN KARANGASEM) Arimbawa, I Gusti Agus; Arnawa, I Ketut; Yudiarini, Nyoman
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 15 (2018): Jurnal Agrimeta
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.467 KB)

Abstract

This research entitled Farmer Participation In Food Security Program In Karangasem Regency, Case Study In Subak Sasa Subagan Village, Karangasem Sub-district. This study aims to determine: (1) farmer participation on food security program; (2) factors related to farmer participation in food security program. This research was conducted in Subak Sasa. Determination of location of research conducted by purposive with base of consideration that Subak Sasa become food security program participant with the most member in Subagan Village. The respondents used census method with 36 respondents. The results showed that: (1) Farmer participation on food security program is in high category; (2) Factors related to farmer participation in food security program are age of farmer, number of family member and land ownership area.
SISTEM TANAM PADI JAJAR LEGOWO TUMPANGSARI DENGAN KACANG PANJANG SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI DI LAHAN SAWAH Arnawa, I Ketut; Runa, I Wayan; Sukerta, I Made; Suryana, I Made; Astuti, Putu Sri; Martini, Luh Kadek Budi; Raka, I Dewa Nyoman
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 7 No 14 (2017): Jurnal Agrimeta
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.423 KB)

Abstract

The purpose of this study is to know the knowledge of farmers about jajar legowo planting system, the income of rice jajar legowo planting system, the productivity of rice jajar legowo planting system and the efficiency of rice jajar legowo planting system. The research was conducted in Subak Paang Kelurahan Penatih, the method used was extension method, survey and experiment. To know the impact of the application of jajar legowo planting system to increase income and productivity of rice farming, compared with unlived of rice jajar legowo planting system, to know the efficiency of rice usagei used R / C. The result of the research found (1) farmers almost half of them or 45% to know about the technology of jajar legowo planting system (2) revenues of rice farming with jajar legowo planting system increased by Rp 7,446,250 / land area or 40.22%; (3) productivity of rice farming with jajar legowo planting system can increase 2,225 kg / land area or 28,80% and (4) rice farming system of jajar legowo planting system more efficient than without jajar legowo planting system.
ANALISIS KEPUASAN PETANI TERHADAP BIJI HIBRIDA BENIH HIBRIDA F1 (ZEA MAYS VAR SACCHARATA STURT) Hadus, Eduardus; Arnawa, I Ketut; Tamba, I Made
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 7 No 14 (2017): Jurnal Agrimeta
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.223 KB)

Abstract

Indonesia is a vast country and most of its inhabitants work as farmers because it is supported by adequate land area and is used to cultivate food crops and horticulture. In addition to the consumption of society, food crops are also very important role in improving the economy of the community. The first step taken by the farmers to obtain the maximum output is that the farmers must conduct seed identification before the farmer planting process firstly selects the seeds and physical selection of seeds and also the farmer must be observant in sorting the seed varieties to avoid the seeds or damaged seeds, dormancy of seeds and free seeds from disease so as to obtain superior and high yielding seeds. This study aims to determine the level of farmers' satisfaction in cultivating the seeds of the Hybrid Glutinous Maize F1, and to find out what the reasons for the farmers choose the seed of Hybrid Ketan F1 in Subak Buaji Kesiman Subdistrict, East Denpasar District.. This study used interview method of determining the respondents using random sampling method with the number of respondents as many as 30 people then the results tabulated and analyzed using descriptive analysis. The results showed that farmers' satisfaction level in using hybrid seeds F1 of 68.72% included in the category of satisfaction and the reason farmers use hybrid sticky rice seed is the age of plants and the shorter harvesting process is ± 2.5 months and provide satisfaction for farmers because it reduces maintenance costs so as to increase farmers' income.