Arnelli Arnelli
Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Published : 23 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI

MODIFIKASI ZEOLIT ALAM UNTUK ADSORBEN Arnelli, Arnelli; Arthono, Thonang
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2002): Volume 5 Issue 1 Year 2002
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2517.831 KB) | DOI: 10.14710/jksa.5.1.8-11

Abstract

Modifikasi zeolit alam telah dilakukan untuk mendapatkan material yang lebih aktif dan baik untuk digunakan sebagai adsorben. Adsorbat yang telah diperlakukan dengan zeolit aktif tersebut adalah anion ( NO3-; NO2-; CN-; Cl- dan SO42-) dan senyawa organik (Na Asetat, O-kreseol, Asam asetat dan pati). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa untuk memperoleh zeolit yang dapat menyerap anion perlu kalsinasi pada suhu 550°C dan untuk menyerap senyawa organik, kalsinasi hanya pada suhu 300°C. Proses adsorpsi dipengaruhi oleh jenis adsorben dan adsorbat.
FORMULASI LARUTAN PENCUCI DARI SURFAKTAN HASIL SUBLASI LIMBAH LAUNDRY Puspitasari, Puspitasari; Arnelli, Arnelli; Suseno, Ahmad
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 16, No 1 (2013): Volume 16 Issue 1 Year 2013
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.64 KB) | DOI: 10.14710/jksa.16.1.11-16

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perumusan cairan pencuci dari surfaktan sublasi dari  limbah laundry. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formula cairan pencuci hasil surfaktan substitusi dari limbah cucian dan detergensi optimal dari cairan pencuci yang diformulasikan. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk mendapatkan surfaktan dari air limbah bekas adalah metode sublasi. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu sublasi limbah cucian, karakterisasi surfaktan, dan uji detergensi. Penentuan jumlah surfaktan menggunakan metode MBAS, penentuan kelompok fungsional surfaktan menggunakan FTIR, detergensi dengan sublasi surfaktan dengan memvariasikan pH, Sodium Tripoly Phosphate (STPP), Carboxyl Methyl Cellulose (CMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa surfaktan yang berasal dari proses sublasi adalah alkilbenzena sulfonat lurus (LAS). Hal ini ditunjukkan oleh spektrum FTIR yang menunjukkan beberapa kelompok fungsi seperti alkil, sulfonat dan pengganti cincin aromatik. Surfaktan anionik mengalami penurunan sebesar 81,43%. Hasil uji detergensi diperoleh detergensi optimum 90,49%, formula cairan pembersih 21% surfaktan, STPP 60%, pH 10,5, 1% CMC.Telah dilakukan penelitian tentang perumusan cairan pencuci dari surfaktan sublasi dari  limbah laundry. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formula cairan pencuci hasil surfaktan substitusi dari limbah cucian dan detergensi optimal dari cairan pencuci yang diformulasikan. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk mendapatkan surfaktan dari air limbah bekas adalah metode sublasi. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu sublasi limbah cucian, karakterisasi surfaktan, dan uji detergensi. Penentuan jumlah surfaktan menggunakan metode MBAS, penentuan kelompok fungsional surfaktan menggunakan FTIR, detergensi dengan sublasi surfaktan dengan memvariasikan pH, Sodium Tripoly Phosphate (STPP), Carboxyl Methyl Cellulose (CMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa surfaktan yang berasal dari proses sublasi adalah alkilbenzena sulfonat lurus (LAS). Hal ini ditunjukkan oleh spektrum FTIR yang menunjukkan beberapa kelompok fungsi seperti alkil, sulfonat dan pengganti cincin aromatik. Surfaktan anionik mengalami penurunan sebesar 81,43%. Hasil uji detergensi diperoleh detergensi optimum 90,49%, formula cairan pembersih 21% surfaktan, STPP 60%, pH 10,5, 1% CMC.
TELAAH SURFAKTAN UNTUK PROSES ENHANCED OIL RECOVERY (EOR) DAN PROFIL ADSORPSI SURFAKTAN A-OLEFIN SULFONATES (AOS) Juita, Rohayati; Arnelli, Arnelli; Yusniati, Yusniati
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 19, No 1 (2016): Volume 19 Issue 1 Year 2016
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.539 KB) | DOI: 10.14710/jksa.19.1.27-31

Abstract

Telaah surfaktan untuk proses enhanced oil recovery (EOR) dan profil adsorpsi surfaktan a-Olefin Sulfonates (AOS) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis surfaktan yang dapat digunakan untuk proses enhanced oil recovery (EOR) dan mengetahui profil adsorpsi surfaktan. Penelitian ini terbagi 2 tahap, yaitu tahap pertama adalah screening surfaktan, tahap kedua adalah adsorpsi surfaktan dalam batuan sandstone dan limestone. Screening surfaktan yang dilakukan, meliputi: uji pelarutan di mana surfaktan dilarutkan dalam akuades. Uji compatibility di mana surfaktan dilarutkan dalam air dan formasinya diamati selama 3 hari. Uji thermal stability di mana surfaktan yang lolos compatibility dipanaskan 80°C selama 8 minggu. Adsorpsi surfaktan dilakukan di dalam batuan sandstone (batu pasir silika), pasir bangka, pasir malang dan limestone (batu kapur). Batuan direndam selama 168 jam dalam larutan surfaktan S24 (a-Olefin Sulfonates) 0,6%; 1,2%; 1,8%, disaring kemudian disentrifuge dan diukur absorbansinya dengan spektroskopi UV-Vis. Surfaktan AOS 0,6% dalam batu pasir silika dan surfaktan AOS 1,8% dalam pasir malang tidak teradsorpsi, sehingga cocok untuk proses enhanced oil recovery (EOR).
DETERGENSI NATRIUM DODESILBENZEN SULFONAT DENGAN PENAMBAHAN NATRIUM TRIPOLIFOSFAT DAN VARIASI PH Briyanto, Briyanto; Arnelli, Arnelli; Suseno, Ahmad
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 13, No 1 (2010): Volume 13 Issue 1 Year 2010
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.637 KB) | DOI: 10.14710/jksa.13.1.8-11

Abstract

Detergensi dapat ditingkatkan dengan penambahan natrium tripolifosfat dan mengatur pH pada saat pencucian. Detergensi yang dipelajari adalah detergensi natrium dodesilbenzen sulfonat hasil sintesis. Natrium dodesilbenzen sulfonat diperoleh dengan reaksi alkilasi, sulfonasi dan netralisasi. Produk dianalisis menggunakan FTIR dan uji detergensi produk dilakukan dengan mencuci kain katun dengan ukuran 10x10 cm yang telah dikotori dengan kotoran standar tanpa dan dengan penambahan natrium tripolifosfat dan variasi pH. Produk sintesis yang diperoleh berupa kristal abu- abu sebanyak 2,83 gram (rendemen 48,38 %). Pada uji detergensi, diperoleh bahwa daya detergensi optimum dari natrium dodesilbenzen sulfonat pada penambahan 70% natrium tripolifosfat. Semakin bertambahnya pH, semakin meningkatkan detergensi dan maksimum pada pH = 11,5
SINTESIS ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI MENGGUNAKAN METODE HIDROTEMAL :VARIASI WAKTU DAN TEMPERATUR Arnelli, Arnelli; Solichah, Fitriani; Alfiansyah, Alfiansyah; Suseno, Ahmad; Astuti, Yayuk
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 20, No 2 (2017): Volume 20 Issue 2 Year 2017
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.834 KB) | DOI: 10.14710/jksa.20.2.58-61

Abstract

Telah disintesis zeolit dari abu sekam padi dengan memvariasikan waktu dan temperatur hidrotermal. Hasil yang diperoleh merupakan zeolit Na-A yang mempunyai nilai KTK 53,23 meq/100 gram pada variasi waktu hidrotermal 7 jam dan pada temperatur 100 oC diperoleh zeolit Na-A dengan nilai KTK 132,8 mek/100 gram
ADSORPSI ION BIKROMAT PADA ZEOLIT ALAM MODIFIKASI SURFAKTAN KATION HEXADECYLTRIMETHYLAMMONIUM (HDTMA+) Darmayanti, Mariza Umi; Suseno, Ahmad; Arnelli, Arnelli
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 12, No 3 (2009): Volume 12 Issue 3 Year 2009
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.544 KB) | DOI: 10.14710/jksa.12.3.98-102

Abstract

Potensi cadangan zeolit alam Indonesia yang melimpah belum optimal pemanfaatannya pada berbagai aplikasi di masyarakat. Upaya untuk meningkatkan daya guna zeolit alam telah dilakukan penelitian dengan memodifikasi zeolit alam sebagai bahan adsorben ion bikromat menggunakan metode pertukaran kation. Sifat muatan negatif yang dimiliki permukaan zeolit akan distabilkan oleh adanya kation penyeimbang. Kation penyeimbang tersebut pada dasarnya dapat digantikan oleh kation lain melalui pertukaran kation. Kation yang digunakan dalam memodifikasi permukaan zeolit alam bayat klaten adalah Hexadecyltrimethylammonium (HDTMA+). Karakterisasi terhadap modifikasi zeolit tersebut dilakukan menggunakan FTIR. Uji adsorpsi dilakukan terhadap ion bikromat pada zeolit alam dan zeolit hasil modifikasi. Pengukuran konsentrasi ion bikromat yang teradsorpsi menggunakan Spektroskopi Serapan Atom (AAS) serta penentuan kapasitas adsorpsi maksimum dihitung dengan metode isotherm Langmuir. Dari penelitian diperoleh spectra FTIR yang menunjukkan bahwa modifikasi dengan (HDTMA+) pada zeolit alam telah berhasil dilakukan dengan munculnya puncak 2850,55 cm-1 dan 2919,39 cm-1 yang merupakan rentangan simetris dan asimetris uluran CH2 amina dan surfaktan (HDTMA+). Pada penentuan konsentrasi ion bikromat menggunakan AAS yang di interpretasikan dengan isotherm Langmuir diperoleh kapasitas adsorpsi maksimum untuk zeolit alam sebesar 3,278 mg/g dan zeolit modifikasi sebesar 3,484 mg/g.
SYNTHESIS OF ZEOLITE FROM SUGAR CANE AS DETERGENT BUILDER: VARIATION OF SI/AL RATIO AND HYDROTHERMAL TIMESYNTHESIS OF ZEOLITE FROM SUGAR CANE AS DETERGENT BUILDER: VARIATION OF SI/AL RATIO AND HYDROTHERMAL TIME Arnelli, Arnelli; Afifah, Noor; Rizki, Narita; Windarti, Tri; Astuti, Yayuk
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 1 (2018): Volume 21 Issue 1 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.492 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.1.24-28

Abstract

Synthesis of zeolite from bagasse with variation of Si / Al ratio (1,2,1,4,1,6 and 1,8) with ZS1-ZS5 code and hydrothermal time (160, 190, 250, 340, and 460 minutes) with sample code ZSa - ZSe has been conducted. The synthesized zeolite was then applied to the detergent builder. The detergent builder of synthetic zeolite was used as a substitute for sodium tripolyphosphate, which is not environmentally friendly as it can lead to eutrophication. One of the detergent builder functions is to improve the washing efficiency of the surfactant by inactivating water-absorbing minerals (Ca2+ and Mg2+ ions) which may further deter the detergency process. Zeolites were synthesized using a sol-gel method followed by a hydrothermal process. The material used in this synthesis is Na2SiO3 (aq) (derived from bagasse) mixed with NaAl(OH)4 (aq), then stirred to form a white gel and continued by heating using autoclave at 100°C. The results obtained are zeolite-A and zeolt-X for variation of Si/Al ratio and hydrothermal time variation, with CEC value and detergency proportional to Si/Al ratio and hydrothermal time.
PENGARUH VARIASI WAKTU HIDROTERMAL TERHADAP SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOKRISTAL ZEOLIT A DARI ABU SEKAM PADI Hanipa, Pungki; Pardoyo, Pardoyo; Taslimah, Taslimah; Arnelli, Arnelli; Astuti, Yayuk
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 20, No 2 (2017): Volume 20 Issue 2 Year 2017
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.548 KB) | DOI: 10.14710/jksa.20.2.79-83

Abstract

Sekam padi merupakan salah satu produk samping dari penggilingan padi. Silika amorf hasil ektraksi dari sekam padi dapat di manfaatkan untuk pembuatan zeolit. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nanokristal zeolit A dari abu sekam padi dan menentukan karakter dari produk nanokristal zeolit A hasil sintesis. Hasil dari penelitian ini adalah diperoleh zeolit berupa serbuk putih menggunakan metode hidrotermal dengan variasi waktu hidrotermal selama 1, 2, dan 3 hari. Analisis menggunakan XRD menunjukkan bahwa ketiga zeolit hasil sintesis merupakan zeolit A dengan ukuran bulir kristal semakin menurun dengan bertambahnya waktu hidrotermal di mana masing- masing ukurannya adalah 34,321; 34,21; dan 34,144nm dan puncak utama berada pada 2theta 21°, 23°, 27°, 29° dan 34°. Analisis morfologi permukaan zeolit sintesis menunjukkan ketiga zeolit sintesis memiliki morfologi permukaan berupa kubus.
PERBAIKAN MUTU FRAKSI KEROSIN MELALUI PROSES ADSORPSI OLEH KARBON AKTIF Arnelli, Arnelli; Hanani, Asti
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 9, No 2 (2006): Volume 9 Issue 2 Year 2006
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.091 KB) | DOI: 10.14710/jksa.9.2.30-34

Abstract

Proses adsorpi menggunakan karbon aktif telah digunakan untuk mengurangi kandungan senyawa sulfur dan meningkatkan kualitas warna pada fraksi kerosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat karbon aktif dan waktu kontak optimum pada proses adsorpsi adalah 150 gram dan 80 menit dengan pengurangan kandungan sulfur 32,2 % sedangkan kualitas warna meningkat 87,5 % dengan demikian proses adsorpsi oleh karbon aktif lebih efektif dalam meningkatkan kualitas warna fraksi kerosin.Kata kunci: Adsorpsi, karbon aktif, fraksi kerosin
SUBLASI SURFAKTAN DARI LARUTAN DETERGEN DAN LARUTAN DETERGEN SISA CUCIAN SERTA PENGGUNAANNYA KEMBALI SEBAGAI DETERGEN Arnelli, Arnelli
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 13, No 1 (2010): Volume 13 Issue 1 Year 2010
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.674 KB) | DOI: 10.14710/jksa.13.1.4-7

Abstract

Sublasi telah dilakukan untuk mendapatkan surfaktan dari larutan detergen and untuk mengetahui pengaruh kotoran terhadap hasil sublasi dilakukan sublasi terhadap larutan detergen sebelum (larutan murni) dan sesudah digunakan untuk proses pencucian (limbah cair cucian). Hasil sublasi larutan murni dan larutan sisa cucian masing-masing adalah 84% dan 80%, dengan detergensi masing -masing surfaktan adalah 46,03% dan 35,27 %. Dengan penambahan 60% natrium tripoli fosfat terhadap surfaktan hasil sublasi larutan sisa cucian diperoleh detergensi sebesar 74,51 %.