Articles

PROBLEM-BASED ENGLISH SPEAKING MATERIAL TO ENHANCE STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS Rahmawati, Nur; Ashadi, Ashadi
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2, No 2: NOVEMBER 2018
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v2i2.16965

Abstract

This study was aimed at examining the development of problem-based English speaking materials and the elements in the problem-based English speaking materials which can enhance grade X students? critical thinking skills. Employing a Research and Development design using Jolly and Bolitho?s model (1998), the study collected data through observations, tests, interviews, and questionnaires to reach a comprehensive needs analysis. A total of 90 grade X students participated in the study. The product of this study was a set of supplementary materials for teaching speaking. Six units were developed; each of which consisting of six parts reflecting the problem-based stages. Based on the expert judgment, the mean score for all chapters was 3.69, equivalent to the range score of 3.25 ? x ? 4 (very good). Chapter I and II were tried out to the students. The response showed that the mean score of each chapter was 3.2, equivalent to the range score of 2.5 ? x ? 3.24 (good). To conclude, the materials are appropriate to be used by 10th graders because it meets their needs and it is designed based on the current curriculum.MATERI BERBICARA BAHASA INGGRIS BERBASISKAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITISAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan materi berbicara bahasa Inggris berbasiskan masalah dan elemen-elemen dalam materi berbicara bahasa Inggris berbasiskan masalah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X. Dengan melakukan penelitian dan pengembangan dengan mengadaptasi model Jolly dan Bolitho (1998), data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan angket untuk mendapatkan hasil analisis kebutuhan yang komprehensif. Siswa kelas X sejumlah 90 orangberpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah satu set materi pendukung untuk mengajar berbicara. Enam unit materi sudah dikembangkan. Setiap unit berisi beberapa bagian yang mencerminkan langkah dalam pembelajaran berbasis masalah. Berdasarkan penilaian ahli, nilai rata-rata dari semua unit adalah 3,69 yang ekuivalen dengan rentang 3.25 ? x ? 4 dengan kriteria ?sangat baik?. Unit I dan II diujicobakan. Respons siswa menunjukkan nilai rata-rata masing-masing unit sebesar 3,2 yang ekuivalen dengan rentang 2.5 ? x ? 3.24 dengan kriteria ?baik?. Kesimpulannya, materi yang sudah dikembangkan layak untuk digunakan karena sesuai dengan kebutuhan siswa dan kurikulum yang digunakan.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM CONSTRUCTING EXPLANATIONS AND DESIGNING SOLUTIONS MATERI GERAK DAN GAYA Cahyanti, Tiara Obrilian; Sukarmin, Sukarmin; Ashadi, Ashadi
EDUSAINS Vol 11, No 2 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v11i2.10674

Abstract

ANALYSIS OF THE ABILITY IN CONSTRUCTING EXPLANATIONS AND DESIGNING SOLUTIONS OF STUDENTS ON FORCE AND MOTION AbstractThis study is aimed to determine the Constructing explanations and designing solutions ability among students in Force and Motion  subject. The result was analyzed by descriptive methode to describe the Constructing explanations and designing solutions ability among junior high school student. The sample of this study included 128 students of four junior high schools; SMP N 1 Jaten, SMP N 1 Kebakkramat, SMP N 3 Surakarta, and SMP N 5 Surakarta. The results showed that the ability of students in constructing explanations and designing solutions in each aspect below 55%. The percentage of the student?s Constructing explanations and designing solutions ability in each sub-subject was on the moderate category, then there should be a treatment to improve the students' Constructing explanations and designing solutions ability. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kemampuan siswa dalam Constructing explanations and designing solutions pada materi Gerak dan Gaya kelas VIII SMP. Penelitian ini menerapkan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan kemampuan siswa dalam Constructing explanations and designing solutions. Subjek penelitian adalah 128 siswa SMP yang terdiri dari 4 sekolah yaitu SMP N 1 Jaten, SMP N 1 Kebakkramat, SMP N 3 Surakarta, dan SMP N 5 Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam constructing explanations and designing solutions pada masing-masing aspek dibawah 55%.  Selain itu persentase kemampuan siswa dalam Constructing explanations and designing solutions pada masing-masing sub materi masuk dalam kategori sedang, sehingga perlu dilakukan tindakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam Constructing explanations and designing solutions. 
Direct EFL Instruction for Gifted Students: A Case Study Utami, Hidayati; Ashadi, Ashadi
Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature Vol 18, No 2: December 2018, Nationally Accredited
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/celt.v18i2.870

Abstract

This study aimed to describe the use of direct instruction in English learning for gifted students. This research applied a case study approach. The participants of this study were an English teacher and five students of a special junior high school for gifted students of grades 7 and 8 in the acceleration program. The data were collected through in-depth interview, focused-group interview, observation, and document analysis. The data were qualitatively analyzed through transcribing, data condensing, data displaying through a matrix, and conclusion drawing. The result showed that the teacher used the teaching strategies for direct instruction which were supported by some appropriate teaching aids. The impact of the strategies on the students were the students were actively involved in the teaching-learning process although they still encountered some difficulties in their English learning process. However, the teacher needed to employ other strategies which could meet the other needs of the gifted students in the teaching-learning process.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMA/MA Annafi, Nurfidianty; Ashadi, Ashadi; Mulyani, Sri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Jurnal Inkuiri
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i3.9554

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) has il tiap tahapan pengembangan LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi Termokimia , (2) kelayakan LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada pembelajaran termokimia, (3) efektivitas LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada pembelajaran termokimia ditinjau dari has il belajar pes erta didik. Penelitian dan pengembangan LKPD menggunakan pros edur R&D Borg and Gall yang dis ederhanakan menjadi 9 tahapan . Berdas arkan has il analis is data, dapat dis impulkan: (1) Has il s etiap tahapan pengembangan produk melalui pros edur penelitian dan pengembangan (R&D) Borg and Gall adalah ters us unnya LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi Termokimia yang telah direvis i berdas arkan s aran dan mas ukan dari validator s erta telah diujicobakan kepada guru dan pes erta didik pada tahap uji coba lapangan awal, uji coba lapangan ut ama, dan uji coba lapangan operas ional. (2) LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi termokimia yang telah dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran berdas arkan penilaian dari ahli materi, ahli media, ahli bahas a,dan ahli pembelajaran dengan rata-rata perolehan nilai VAiken lebih dari 0,80, penilaian dari guru dengan pers entas e s kor 87,04%, dan penilaian dari pes erta didik dengan pers entas e s kor 84,07% yang menunjukkan katagori “Sangat Baik”, (3) LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi termokimia efektif meningkatkan has il belajar pes erta didik. Rata-rata nilai has il belajar pes erta didik yang belajar menggunakan LKPD berbas is inkuiri terbimbing pada materi termokimia yang dikembangkan lebih tinggi dibandingkan rata -rata nilai has il belajar pes erta didik yang tidak belajar menggunakan LKPD berbas is inkuiri terbimbing.
PEMBELAJARAN HIDROLISIS GARAM MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DAN PROCESS-ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS DAN RASA INGIN TAHU Fajri, Luluk; Ashadi, Ashadi; Utomo, Suryadi Budi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Jurnal Inkuiri
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i2.9534

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Inkuiri Terbimbing dan POGIL, kemampuan analisis, rasa ingin tahu, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dilakukan di SMA Batik 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas XI IPA 3 dengan model inkuiri terbimbing dan XI IPA 4 dengan model POGIL. Uji hipotesis menggunakan analisis non parametrik Kruskal Wallis. Dari hasil analisis data disimpulkan: 1) ada pengaruh penggunaan model inkuiri terbimbing dan POGIL terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 2) tidak ada pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 3) tidak ada pengaruh rasa ingin tahu siswa terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor, namun terdapat pengaruh pada prestasi belajar afektif, 4) ada interaksi penggunaan model inkuiri terbimbing dan POGIL dengan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif, namun tidak ada interaksi terhadap prestasi belajar psikomotor, 5) ada interaksi penggunaan model inkuiri terbimbing dan POGIL dengan rasa ingin tahu terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif, namun tidak ada interaksi terhadap prestasi belajar psikomotor, 6) tidak ada interaksi kemampuan analisis dengan rasa ingin tahu terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor, namun ada interaksi terhadap prestasi belajar afektif, 7) ada interaksi penggunaan model inkuiri terbimbing dan POGIL, kemampuan analisis dan rasa ingin tahu terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif, namun tidak ada interaksi terhadap prestasi belajar psikomotor.
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DAN GUIDED INQUIRY DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS DAN KREATIVITAS SISWA Rahayu, Atik Puji; Ashadi, Ashadi; Saputro, Sulistyo
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kimia dengan menggunakan metode eksperimen dan guided inquiry, kemampuan matematis, kreativitas, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dan dilaksanakan pada bulan November 2012-Juni 2013.Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN Colomadu tahun pelajaran 2012/2013.Sampel yang diambil 2 kelas yaitu kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3 dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas XI IPA 3 diberikan metode eksperimen dan XI IPA 2 diberikan metodeguided inquiry.Data prestasi kognitif dan kemampuan matematis diperoleh melalui tes, data prestasi afektif dan kreativitas diperoleh melalui angket, dan data prestasi psikomotor diperoleh melalui observasi.Hipotesis diuji menggunakan statistik non parametrik.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan 1) ada pengaruh penggunaan metode eksperimen dan guided inquiry terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 2) tidak ada pengaruh kemampuan matematis terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 3) tidak ada pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor namun ada pengaruh terhadap prestasi afektif, 4) ada interaksi antara metode eksperimen dan guided inquiry dengan kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor, 5) ada interaksi antara metode eksperimen dan guided inquiry dengan kreativitas terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor, 6) tidak ada interaksi antara kemampuan matematis serta kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 7) tidak ada interaksi antara metode eksperimen dan guided inquiry, kemampuan matematis, kreativitas terhadap prestasi kognitif, namun ada interaksi terhadap prestasi belajar afektif, dan psikomotor.                                                Kata kunci: Metode eksperimen, metode guided inquiry, kemampuan matematis, dan kreativitas
PEMBELAJARAN KIMIA ANALITIK BERBASIS MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN PROYEK DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA Susilowati, Indah Tri; Ashadi, Ashadi; Raharjo, Sentot Budi
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 02 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

method which was creativity, social interaction and it’s interaction toward students’cognitive, affective andpsychomotor learning achievement. The method used in the research was experimental method and wasconducted from September 2011 to February 2012. The population was the students of D-III Nasional Academyof Health Analyst Surakarta level I who had taken the analitycal chemistry I lecture. The sample was taken byusing cluster random sampling, consisted of two class regular 1B.1 and regular 1B.2. The learning methodapplied on regular 1B.1 was guided inquiry and on regular 1B.2 was project. The data was collected throughstudents’cognitive learning achievement test, and supported by questioner for measuring affective achievementsand observation sheet for assessing psychomotor. The hypothesis were tested using ANOVA three factorialdesigns with non-equal cell. From the data analysis, it could be concluded that: 1) there was no significantdifference from the results of Guided Inquiry and Project Method towards students’ learning achievement, 2)there was no significant difference from the results of high creativity and low creativity students’ learningachievement, 3) there was no significant difference from the results of high social interaction and low socialinteraction students’ learning achievement, 4) there was no interaction between learning method and creativitytoward students’ learning achievement, 5) there was no interaction between learning method and socialinteraction toward students’ learning achievement, 6) there was no interaction between creativity and socialinteraction toward students’ learning achievement, 7) there was no interaction among learning method,creativity, and social interaction toward students’ learning achievement.Keywords: Problem-based learning, Guided Inquiry Method, Project Method, Creativity, Social Interaction.
PENERAPAN KONSEP REUSE PETI KEMAS PADA HUNIAN DAN PERKANTORAN DI KAWASAN BONGKAR MUAT PELABUHAN Fitrianto, Ekan; Ashadi, Ashadi; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Peti kemas bekas mungkin bukan termasuk limbah yang merusak lingkungan, karena peti kemas bekas masih tetap digunakan kembali (reuse), didaur ulang (recycle). Peti kemas memiliki modul yang sama persis, mudah dirangkai, jumlahnya yang banyak dan harga yang murah dapat menjadi inovasi baru sebagai ruang hunian manusia dengan pengamanan yang benar dan penerapan ilmu kenyamanan thermal dalam bangunan. Keberadaannya yang melimpah dan mudah dibongkar pasang menjadikanya material berkelanjutan dan hemat energi sebagai material daur ulang. Peti kemas sangat mungkin dijadikan unit dasar dalam perencanaan dan perancangan Arsitektur hunian dan perkantoran. Tujuan adanya perencanaan dan perancangan Hunian dan Perkantoran di kawasan Pelabuhan Priok membuat kawasan hunian dan perkantoran dengan konsep reuse peti kemas, membuat bangunan dengan bahan daur ulang peti kemas yang masih layak pakai, merancang dan menata kawasan hunian dan perkantoran dimana fungsi-fungsi yang ada dapat berintegrasi dan saling mendukung. Lokasi proyek berada di Semper Timur kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Kata Kunci: Hunian, Perkantoran, Pelabuhan, Reuse, Peti Kemas, Recycle ABSTRACT. Used container may not include waste that is damaging to the environment, because used container can be reused, recycled. Containers have exact same modules, easily assembled, their numbers are many and low prices. These could be seen as the new innovation as a human dwelling space with the correct security and the application of thermal comfort in buildings. Container existence is abundant and easy to be overhauled makes it sustainable and energy efficient as recycled material. Container are likely to be used as the basic unit in the planning and design of residential and office. The purpose of the planning and design of Residential and Office Building in the Port area Priok with container reused concept is to make the building with recycled containers that are still worth taking, designing and managing residential areas and offices where the functions can be integrated and mutually supportive. The project location is in Semper Timur, Cilincing Jakarta Utara. Keywords: Residential, Offices, Ports, Reuse, Container, Recycle
PERUBAHAN BENTUK ARSITEKTUR MASJID BERSEJARAH ALMUKARROMAH KAMPUNG BANDAN DI JAKARTA Ashadi, Ashadi; Anisa, Anisa; Lissimia, Finta
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas dan bentuk merupakan dua aspek penting dalam arsitektur. Aktivitas diwadahi dalam suatu bentuk (ruang) arsitektur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis perubahan bentuk arsitektur dengan mengambil obyek masjid bersejarah yang ada di Jakarta serta mencari faktor penyebab perubahan tersebut. Masjid bersejarah yang dijadikan kasus studi adalah masjid Jami’ Al Mukarromah Kampung Bandan yang sering dikenal dengan sebutan Masjid Keramat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif interpretatif. Pendataan lapangan dilakukan dengan cara: mengamati perubahan bentuk arsitektur Masjid Jami’ Al Mukarromah yang dilengkapi dengan wawancara nara sumber utama yang merupakan keturunan langsung Habib Abdurahman bin Alwi Asy-Syatiri yang bernama Habib Alwi bin Ali As-Syatiri. Hasil dari penelitian ini adalah: terdapat perubahan bentuk arsitektur pada masjid Jami’ Al Mukarromah Kampung Bandan namun tidak merubah bentuk asli. Bentuk asli adalah pilar Sembilan yang berada tepat di samping makam Habib Mohammad bin Umar Al-Qudsi, Habib Ali bin Abdurrahman Ba’ Alwi, dan Habib Abdurahman bin Alwi Asy-Syathiri. Perubahan bentuk disebabkan oleh tiga hal, pertama karena kebutuhan tempat sholat dan tempat ziarah yang sudah tidak mencukupi. Kedua, kondisi lokasi yang terkena banjir Rob, sehingga merubah bentuk masjid dengan meninggikan lantai. Ketiga, karena kebutuhan untuk memisahkan antara ruang untuk sholat dan ruang ziarah, dimana dua aktivitas tersebut adalah aktivitas sakral yang dilakukan di masjid Jami’ AlMukarromah Kampung Bandan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TIPE SSCS (SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE) DAN LEARNING TOGETHER BERKOMBINASI PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Sarjono, Alfiyan Wahyudianto; Ashadi, Ashadi; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) terhadap prestasi belajar siswa aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol, (2) kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol, (3) interaksi antara model Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) dengan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA-2 dan X MIPA-3 SMAN 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Anava Dua Jalan dan uji statistik Kruskal Wallis. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan:(1) terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, tetapi tidak terdapat pengaruh terhadap prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol,(2) tidak terdapat pengaruh kemampuan matematika terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) dengan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar aspek keterampilan, tetapi tidak terdapat interaksi pada aspek sikap dan pengetahuan.
Co-Authors Adi Prayitno Anggana Fitri Satwikasari, Anggana Fitri Anggoro Cipto Ismoyo, Anggoro Cipto Anisa Anisa Ari Widyati Purwantiasning Assa'adah, Putri Alvy Atik Puji Rahayu AYU LESTARI Baskoro Adi Prayitno Budi Utami Cahyanti, Tiara Obrilian Cahyanto, Muhammad Agung Safari Candik Fahtu Siam Agung, Candik Fahtu Siam Candra, Ayu Dwi Chairunisa Ayu Saputri Darmawati, Siti Dedi hantono, Dedi Dewanto Harjunowibowo Dewi, Arista Novia Diastono, Diastono Dyah Pujiastuti Ekan Fitrianto, Ekan Elfandi, Micco Finta Lissimia, Finta Handri Saputra Harmanta, Harmanta Haryono Haryono Hendrastuti, Novi herdiana, vidi Idam Ragil Widianto Atmojo Imanah, Is Imawan, Muhammad Riswanda Indah Tri Susilowati Karjo, Karjo Karyawati, Alif kristiyanto, Stefanus Kristiyanto, Stefanus Kus Sri Martini Lukmanul Hakim Luluk Fajri Luqmanul Hakim, Luqmanul Lutfi Prayogi, Lutfi M. Masykuri ma'ruf, ade hendro Maridi Maridi Marlin, Sri Masykuri Masykuri Mohammad Masykuri Muslim, Abdul Azis Muzari, Isfi Nana Setiawan, Nana Nelfiyanti Nelfiyanti Norma Eralita Nur Rahmawati Nur'aini, Ratna Dewi Nurfidianty Annafi, Nurfidianty NURUL HIDAYAH Pranoto Pranoto Pratama, Roi Pratiwi, Rinta Dian PUGUH KARYANTO Putro, Syaid Adi Rachman, Delly Raharja, Ernita Ridwan Arifin Riezky Maya Probosari Rifka Houtrina, Rifka Rohmiyati, Nazillatur Rosyadi, Muhammad Alwan Sahdiyan P, Farhan Mufid Saiful Bahri Sajidan Sajidan Sajiwo, Wahyu Tri Sari, Devi Diyas Sarjono, Alfiyan Wahyudianto Sarwanto Sarwanto Sentot Budi Rahardjo Sentot Budi Raharjo Septiawan, Thoriq Setyawati, Rina Soebiyanto, Soebiyanto Sri Mulyani Sri Widoretno Sri Yamtinah Sugiyarto Sugiyarto Sukarmin Sukarmin Sukmatama, Wahyu Putra Sulistyo Saputro Suparno, Joko Suryadi Budi Utomo Sutanto, Alimin Syafrial Jamin, Syafrial Tanjung, Pradana Akbar Taufik Hidayat Tri Aulia Mutia Rahma Guritno, Tri Aulia Mutia Tri Nanik Wulandari, Tri Nanik Utami, Hidayati Wafirul Aqli, Wafirul Wiad Rosyana Widha Sunarno Widya, Nurul Wimpy, Wimpy Winarno, Widha Wulan Nugraheni Yeptadian Sari