Articles

Found 23 Documents
Search

KARAKTERISTIK HABITAT GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) DI KAWASAN EKOSISTEM SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR Abdullah, Abdullah; Asiah, Asiah; Japisa, Tomi
Jurnal Biologi Edukasi Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Biologi Edukasi
Publisher : Jurnal Biologi Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.488 KB)

Abstract

It has been done a research about 'Habitat Characteristics of Sumatran elephants (Elephas maximus sumatranus) in Seulawah Ecosystem region at regency of  Aceh Besar', to see the characteristics of Seulawah unspoiled ecosystem, it is necessary to review what habitat factors that influence habitat selection by elephants in Sumatra. However, due to forest encroachment, the conditions of habitat at the site which is often used by elephants in the Seulawah ecosystem are changed, and including forest encroachment areas are extremely high. With the purpose to describing physically and biologically of the habitat characteristics of Sumatran elephants in the Seulawah ecosystem at Aceh Besar regency. Retrieval of data was held on 1-14 in December 2010. The parameters which used are the amount of feces found in habitat that is used by the Sumatran elephants in the Seulawah ecosystems at Aceh Besar regency. The data is collected on the track which located in the Seulawah ecosystem ata Aceh Besar regency and samples used are track with measure of  100x3m and then divided into 8 plots with distance between plots are 500m. The results showed that the Sumatran elephant selecting habitat unit with criteria (a) the slope of the ramps (0-20o), (b) close to the water source (0-250m), (c) close to the primary forest (0-500m); (d) the availability of minerals rare trees ( 3 trees), (e) low-elevation land (0-400m), (f) the availability of many feed (75%), (g) closing the canopy is very rare (0-25 %), (h) the availability of body scrub trees are rare ( 3 trees), and (i) the type of secondary forest. The results provide information about the factors that determine the selection of habitat by Sumatran elephants that can contribute in the management of suitable habitat for Sumatran elephants. This condition is expected to reduce elephant conflicts with the surrounding area.
PENDEKATAN KOMUNIKATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DI KELAS IV SD Asiah, Asiah
Mimbar Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2015): (Edisi April)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/mimbar-sd.v2i1.1319

Abstract

This research aims to improve students skills in speaking. Researchers apply a communicative approach through Classroom Action Research. Based on the results of research, learning Indonesian with the application of communicative approach showed an increase in the students speaking skills class IV SDN Jatiroke I both orally and in writing. This increase can be seen from the observation and implementation of corrective actions at each cycle. First cycle which scored above 60 KKM there are 16 students (61.53%) with an average grade 62.30 increase significantly in the second cycle to 25 students (96.15%) with an average grade of 80.Keywords: approach, communicative skills, speaking, elementary school students.
GAMBARAN PROFIL DARAH ITIK PEKING (ANAS PLATYRHYNCHOS) SETELAH DIBERIKAN EKSTRAK AKUADES DAUN KEDONDONG PAGAR (LANNEA COROMANDELICA) Safrida, Safrida; Asiah, Asiah; Syukriah, Syukriah
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study was designed to determine the effect aqueous extract of Lannea coromandelica leaf at concentrations of erythrocytes and leukocytes in peking duck (Anas platyrhynchos). Experimental design used was Completely Randomized Design (CRD) consisted of 3 experimental treatments, each consisted of 8 ducks i.e., P0 (control), P1 (given aqueous extract of Lannea coromandelica leaf as much as 780 mg / mL / day / kg body weight), P2 (given aqueous extract of Lannea coromandelica leaf as much as 1560 mg / mL / day / kg body weight). Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that the aqueous extract of Lannea coromandelica significant effect (p <0.01) in concentrations of erythrocytes peking duck, but had no effect (P>  0.01) in concentrations of the leukocytes. Average erythrocytes in all treatments, 2081667-2300000 per mm 3. The average number of leukocytes in all treatments, 23175-23500 per mm3. It was concluded that the aqueous extract of Lannea coromandelica leaf have effect on the increase concentrations of erythrocytes peking duck (Anas platyrhynchos).
PROGRAM PENYIAPAN SISWA MENGHADAPI UJIAN NASIONAL : DIAGNOSIS DAN REMEDIASI KESULITAN PENGUASAAN MATERI UJIAN (KPMU) Irawan, Mirza; Asiah, Asiah; Ginting, Rafael Lisinus
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 4 (2017): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v7i4.8144

Abstract

Abstrak Ujian Nasional dipandang oleh siswa memiliki kedudukan yang sangat penting, sehingga siswa takut gagal. Hal itu ditegaskan oleh Nevid   (2005) yang menyatakan bahwa keterfokusan siswa terhadap Ujian Nasional, menjadikan ujian Nasional  sebagai  salah  satu  sumber  kecemasan  bagi  seorang  siswa.  Santrock (2007) menambahkan ketika menghadapi ujian siswa kadang merasa cemas atau khawatir saat menghadapi kesulitan di sekolah, seperti saat akan mengerjakan ujian. Fenomena kecemasan menghadapi ujian  Nasional merupakan fenomena yang umum terjadi di  kalangan siswa.  Perasaan   tertekan,     khawatir,     dan takut    akan kegagalan, yang    dirasakan siswa    saat menghadapi  Ujian Nasional adalah hal yang paling membebani para siswa, sehingga untuk mengatasi sindrom yang menggejala tersebut diperlukan upaya persiapan dan dukungan integral dari aspek  material,  moral,  mental,  psikologis,  spiritual,  intelektual  dan  emosional yang dilakukan pihak yang terkait. Dalam mengatasi permasalahan tersebut tim pengabdi  merumuskan dan mengimplementasikan program kerja sama guru bimbingan konseling dan guru matapelajaran dalam mempersiapkan siswa menghadapi ujian nasional. Secara umum program penyiapan siswa menghadapi ujian nasional ini meliputi kegiatan sosialisasi program, pelaksanaan program, dan pelaporan dan evaluasi. Model program penyiapan siswa menghadapi ujian nasional ini dilakukan dengan metode diagnosis dan remediasi. Kata kunci : ujian nasional, diagnosis, remediasi
PENENTUAN PARAMETER DAN KURVA SUB INDEKS DALAM PENYUSUNAN INDEKS KUALITAS AIR Ratnaningsih, Dewi; Hadi, Anwar; Asiah, Asiah; Lestari, Retno Puji; Prajanti, Arum
Jurnal Ecolab Vol 10, No 2 (2016): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.222 KB) | DOI: 10.20886/jklh.2016.10.2.70-79

Abstract

Indeks kualitas air (IKA) digunakan untuk menyederhanakan data kulitas air yang kompleks dalam satu informasi yang mudah dipahami dan berguna untuk publik dan pengambil kebijakan. Tujuan kajian ini adalah untuk menentukan parameter dan kurva sub indeks dalam penyusunan formulasi IKA. Metode yang digunakan dalam penyusunan IKA mengacu pada NSF-WQI. Survei dan pengambilan data dilakukan terhadap 150 panelis yang mempunyai kompetensi di bidang air dan diperoleh 98 panelis yang memberikan respon balik. Dari hasil pengolahan data para panelis diperoleh parameter kualitas air dan pembobotannya serta kurva sub indeks masing-masing parameter. Rata-rata sub indeks masing-masing parameter dibuat kurva sub indeks yang digunakan dalam rumusan IKA. Rumusan IKA diperoleh dengan penjumlahan total hasil perkalian untuk masing-masing bobot parameter dengan nilai sub indeks masing-masing parameter (IKA= Σwiqi). Nilai skor yang diperoleh dari rumusan IKA mempunyai rentang nilai 0 – 100 dan dapat disajikan dalam bentuk klasifikasi air yaitu sangat baik, baik, sedang, dan buruk. Pembagian rentang klasifikasi air tersebut memerlukan proses verifikasi lebih lanjut agar dapat diperoleh hasil yang sesuai.
PEMANTAUAN KUALITAS AIR LAUT AKIBAT TUMPAHAN PASIR NIKEL DI PERAIRAN TELUK BULI, HALMAHERA Asiah, Asiah; Prajanti, Arum
Jurnal Ecolab Vol 8, No 2 (2014): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jklh.2014.8.2.69-77

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil nikel terbesar di dunia sehingga pengelolaan hasil tambang nikel termasuk transportasi atau pengangkutan nikel dari dalam ke luar wilayah Indonesia perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan kerugian baik materi, sosial maupun lingkungan. Pemantauan ini bertujuan untuk melihat kualitas air laut di wilayah Teluk Buli, Halmahera sebagai akibat dari tumpahan pasir nikel yang diangkut oleh kapal yang mengalami pembebanan lebih sehingga menyebabkan kapal tenggelam di perairan tersebut. Metode yang digunakan dalam pemantauan ini adalah metode survei dan pengambilan sampel secara langsung. Lokasi dan titik pemantauan berdasarkan dugaan pencemaran tumpahan pasir nikel yang menyebar sesuai  pola sirkulasi arus laut,  yaitu di lokasi tumpahan, beberapa meter dari sumber tumpahan dan titik kontrol. Sampel dianalisis di laboratorium Pusarpedal dengan parameter : pH, Oksigen Terlaurt (DO), Total Padatan Tersuspensi (TSS), Tembaga (Cu), Kadmium (Cd), Nikel (Ni) dan Timbal (Pb). Hasil pemantauan air laut dibandingkan dengan nilai baku mutu perundang-undangan lingkungan hidup Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 : 2004 tentang Baku Mutu Air Laut, lampiran III (untuk Biota Laut). Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pada semua lokasi pemantauan nilai parameter pH,  DO, TSS, Cu, Cd, Ni dan Pb masih dibawah baku mutu yang dipersyaratkan. Sedangkan kadar Zn pada semua lokasi pemantauan,  termasuk titik kontrol menunjukkan nilai diatas baku mutu, yaitu pada kisaran 0,062 – 0,069 mg/L. Kadar merkuri ditemukan diatas baku mutu  pada tiga lokasi yang relative dekat dengan tumpahan pasir nikel tersebut  dengan kisaran 0,0019 – 0,0081 mg/L. Sedangkan pada titik kontrol konsentrasi Hg < 0,0005 mg/L 
PENENTUAN BATAS LINEARITAS METODE PENGUJIAN AIR RAKSA DALAM AIR SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM UAP DINGIN SESUAI SNI 6989.78 : 2011 Hadi, Anwar; Asiah, Asiah
Jurnal Ecolab Vol 9, No 1 (2015): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jklh.2015.9.1.36-45

Abstract

Rentang kerja optimal instrumen kimia untuk mengukur kadar analit yang terkandung dalam suatu contoh uji berada diantara level of quantitation (LoQ) dan level of linearity (LoL). Umumnya, laboratorium lebih mengutamakan penetapan LoQ daripada LoL karena pelaporan hasil pengujian mensyaratkan batasan LoQ yang mampu dicapai oleh laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan LoL metode pengujian air raksa (Mercury, Hg) dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom sesuai SNI 6989.78: 2011 dengan kisaran kadar 1 μg Hg/L sampai dengan 20 μg Hg/L. Secara prinsip, Hg2+ direduksi oleh Sn2+ menjadi Hg0 dan selanjutnya atom tersebut dianalisis secara kuantitatif dengan SSA - uap dingin pada panjang gelombang 253,7 nm. Penentuan LoL dilakukan dengan membuat kurva kalibrasi dari larutan standar kerja sebagai uji linearitas kurva dan dilanjutkan dengan mengukur larutan kerja 1 μg Hg/L dan 20 μg Hg/L sebanyak 10 kali untuk mendapatkan nilai simpangan bakunya. Data tersebut kemudian dianalisis secara statistik menggunakan analysis of varian (anova). Uji linearitas kurva kalibrasi pada penelitian ini menghasilkan nilai multiple R = 0,999. Pada tingkat kepercayaan 99%, diperoleh Ftabel = F(0,01; 9; 9) = 5,351 sehingga Fhitung < Ftabel, maka dapat disimpulkan bahwa 1 μg Hg/L – 20 μg Hg/L merupakan regresi linear dan 20 μg Hg/L merupakan level of linearity (LoL) dari pengukuran Hg menggunakan SSA uap dingin sesuai dengan SNI 6989.78:2011.
PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN MELINJO (Gnetum gnemon. L) TERHADAP BOBOT TELUR AYAM RAS (Gallus domesticus) Rahmatan, Hafnati; Asiah, Asiah; Fajarna, Farah
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.5022

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun melinjo terhadap berat telur ayam. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Data dianalisis dengan Analisis Varian dan Uji Lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada tingkat signifikan 0,05, serta analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F hitung&gt; F Tabel, dapat dikatakan bahwa ekstrak daun Melinjo berpengaruh nyata terhadap berat dan umur simpan telur ayam. Merendam telur menggunakan ekstrak daun melinjo yang paling efektif digunakan pada konsentrasi P3 (300.000 ppm). Nilai perlakuan P3 terbaik setelah pemberian ekstrak etanol daun melinjo dan disimpan pada suhu kamar selama 21 hari (Minggu III), yaitu pada nilai bobot telur = 51,17 gram dari berat awal telur 53 gram .. Bisa jadi menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun melinjo berpengaruh pada berat dan umur simpan telur ayam ras selama 21 hari dengan konsentrasi ekstrak 300.000 ppm.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK MODELLING TERHADAP EMPATI PADA TEMAN SEBAYA SISWA KELAS XI IPA 1 MAN 2 MODEL MEDAN T.A 2016/2017 Asiah, Asiah; Iskandar, Oski Putri
PSIKOLOGI KONSELING Vol 11, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : BK FIP Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh layanan konseling kelompok teknik Modelling terhadap empati pada teman sebaya siswa kelas XI IPA 1 MAN 2 Model Medan T.A 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli s/d September 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Pre experimental design dengan jenis Pre test-post test one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA 1 MAN 2 Model Medan. Sampel ditarik dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 8 orang yang berasal dari kelas XI IPA 1 sampel yang homogen. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket empati pada teman sebaya berjumlah 32 item pernyataan yang telah valid dan reliabel kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Dari analisis data diperoleh J hitung = 16,5 dengan a = 0,05, adapun J tabel = 4. Dari data tersebut terlihat bahwa Jhitung > JTabel dimana 16,5 > 4. Artinya hipotesis diterima. Data pre-test empati pada teman sebaya diperoleh skor rata-rata 61, sedangkan data post-test empati pada teman sebaya diperoleh skor rata-rata sebesar 101. Artinya skor rata-rata siswa setelah mendapat layanan konseling kelompok teknik Modelling lebih tinggi daripada sebelum mendapat layanan konseling kelompok teknik Modelling. Layanan konseling kelompok teknik Modelling memberikan kontribusi sebesar 65,5 % terhadap peningkatan empati pada teman sebaya siswa kelas XI IPA 1 MAN 2 Model Medan T.A 2016/2017.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN T.A 2016/2017 Hanum, Naipa; asiah, asiah
PSIKOLOGI KONSELING Vol 10, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : BK FIP Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Self Management Terhadap Pola Hidup Bersih Dan Sehat Siswa di Kelas VII SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan T.A 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April s/d Mei 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu dengan jenis Pre test-post test one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII-4. Sampel ditarik dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 8 orang yang berasal dari kelas VII-4 dengan sampel yang homogen. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket pola hidup bersih dan sehat berjumlah 41 item pernyataan yang telah valid dan reliabel kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Dari analisis data diperoleh J hitung = 17 dengan a = 0,05, adapun J tabel = 4. Dari data tersebut terlihat bahwa Jhitung > JTabel dimana 17 > 4. Artinya hipotesis diterima. Data pre-test pola hidup bersih dan sehat diperoleh skor rata-rata 80,1, sedangkan data post-test penyesuaian diri dengan teman sebaya diperoleh skor rata-rata sebesar 122. Artinya skor rata-rata siswa setelah mendapat konseling kelompok teknik self management lebih tinggi daripada sebelum mendapat konseling kelompok teknik self management, konseling kelompok teknik self management memberikan kontribusi sebesar 52,30% terhadap peningkatan pola hidup bersih dan sehat siswa di kelas VII-4 SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan.