Articles

Morfometrik dan Meristik Ikan Kelabau (Osteochilus melanopleurus) dari Sungai Kampar, Provinsi Riau Asiah, Nur; Junianto, Junianto; Yustiati, Ayi; Sukendi, Sukendi
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 23, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1507.333 KB) | DOI: 10.31258/jpk.23.1.47-56

Abstract

Osteochilus melanopleurus or kalabau fish is indigenous fish of the Kampar River,Riau. The information on morphological and meristical characteristics of this fish,however, is almost none. To understand the morphological and meristical characteristicsof the fish, a study has been conducted from April to September 2017. The fishwas sampled using fish trap and nets (1.15 cm and 5 cm mesh size). Twenty one characteristicswere measured using a Vernier calliper and then each character was comparedto Standard Length (SL). There were 96 fishes captured, consist of 59 males(160-355 mm SL, 100-1800 g BW), 22 females (310-515 mm SL, 850-4000 g BW)and 15 juveniles (80 -180 mm SL, 11.50- 194 g BW). In general, there was no differencecharacteristics in male and female fish. The distance between mouth lip to pectoralfin was around 51% of SL; dorsal fin to pelvic fin was around 39% of SL; dorsalback to caudal bottom was around 28 % of SL and anal fin back was around 21 % ofSL and TL was around 130% of SL. Meristical characteristics of fish are as follows: D.II. 151/2-191/2 ; P. I. 14-17; V. I.8; A.II.61/2; C.VI.6.II. The sex of juveniles, however,could not be identified as gonad in this young fish was not developed yet. Based ondata obtained, it can be concluded that the relative growth of all characteristics measuredwere almost isometric to SL.
Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Asiah, Nur; Sofia, Ari; Sugiana, Sugiana
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.89 KB)

Abstract

The problem in this reseach is the  habit using  gadget will have a negative impact on social interaction development to child 5- 6 years old. The purpose of this research was to find relationship between using  gadget to social interaction is 5-6 years old. This study following  a quantitative analysis  approach, this study employed correlation analysis. Population on this study is parents who have child 5-6 years old in the Penengahan village. Techniques sampling by use of simple random sampling. This study have 160 participate. Analysis data using correlation sperman rank model. This study explain that there are correlation between using gadget to  social interaction is 5-6 years old.Masalah dalam penelitian ini adalah kebiasaan menggunakan gadget akan memberikan dampak negatif terhadap perkembangan interaksi sosial pada anak usia 5-6 tahun.  Adapun tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui  hubungan penggunaan gadget terhadap interaksi sosial pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah orangtua yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Desa Penengahan. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 160 responden. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi sperman rank. Hasil penelitian ini  menyatakan  bahwa terdapat hubungan penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak usia 5-6 tahun.Kata kunci: anak usia dini, gadget, interaksi sosial
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN PUPUK OLEH PETANI PADA TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (KASUS: DESA TONGGING, KECAMATAN MEREK, KABUPATEN KARO) Asiah, Nur; Salmiah, Salmiah; Ayu, Sri Fajar
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis, efisiensi harga dan efisiensi ekonomi penggunaan pupuk pada usahatani bawang merah di Desa Tongging, Kecamatan Merek Kabupaten Karo, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan pupuk pada tanaman bawang merah (luas lahan, harga bawang merah, harga pupuk, dan pengalaman bertani) oleh petani bawang merah dan untuk mengetahui dosis optimal oleh petani di Kecamatan Merek  Kabupaten Karo. Daerah Penelitian ini ditentukan  secara purvosive (sengaja), dengan metode Slovin sebanyak 70 responden petani bawang merah. Metode analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis efisiensi dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA), analisis Law of Diminishing Returns (LDR),analisis regresi linier berganda. Metode Data Envelopment Analysis digunakan untuk menganalisis tingkat efisiensi secara teknis. Perbandingan nilai produksi marginal (NPM) Cobb-Douglas untuk menganalisis efisiensi harga. Analisis regresi linear berganda Metode analisis regresi linear berganda digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan pupuk pada tanaman bawang merah bawang merah (luas lahan, harga bawang merah, harga pupuk, dan pengalaman bertani,) oleh petani bawang merah. Analisis The Law of Diminishing Returns (LDR) digunakan untuk menganalisis tingkat efisiensi penggunaan pupuk pada tanaman bawang merah di daerah penelitian. Hasil penelitian menyatakan peggunaan pupuk pada tanaman bawang merah berdasarkan Metode Data Envelopment Analysis tidak efisien,baik secara teknis, harga dan ekonomi. Ada pengaruh nyata luas lahan, harga bawang merah, harga pupuk dan pengalaman bertani  secara bersama-sama terhadap penggunaan pupuk pada tanaman bawang merah. Penggunaan pupuk optimal berdasarkan The Law of Diminishing Returns (LDR) oleh petani pada tanaman bawang merah yaitu 184 Kg/0,13Ha. Kata Kunci: Bawang merah , Data Envelopment Analysis, The Law of Diminishing Returns,  Dosis Pupuk.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLANG BINTANG ACEH BESAR TAHUN 2104 Asiah, Nur; Wahyuni, Sari; Suzanni, Suzanni
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 2, No 2 (2014): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.131 KB) | DOI: 10.32672/jss.v2i2.95

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) saat ini 2,5 miliar orang atau dua perlima dari populasi dunia menghadapi risiko DBD. Kurang pengetahuan mengenai DBD merupakan salah satu penyebab tetap tingginya kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga tentang Demam Berdarah Dengue Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Bintang Aceh Besar Tahun 2014. Desain penelitian ini adalah bersifat Deskriptif, metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara tehnik Accident Sampling dengan total sampel 40 orang responden. Pengumpulan data dilakukan mulai Juli s/d September 2014, dengan menggunakan kousioner yang terdiri 20 pernyataan positif dan negative. Analisa data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan responden secara umum tentang DBD berada dalam katagori rendah. Pengetahuan responden tentang pengertian DBD berada dalam kategori tinggi sebanyak 25 (62,5%) dari total 40 responden. Pengetahuan responden tentang penyebab DBD berada dalam kategori tinggi sebanyak 25 (62,5%) dari total 40 responden. Pengetahuan responden tentang tanda dan gejala DBD berada dalam kategori rendah sebanyak 33 (82,5%) dari total 40 responden. Pengetahuan responden tentang pencegahan DBD berada dalam kategori rendah sebanyak 21 (52,5%) dari total 40 responden. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka diharapkan kepada responden dapat menggali informasi lebih mendalam tentang pengetahuan kesehatan khususnya DBD melalui penyuluhan-penyuluhan kesahatan, buku-buku, dan media lainnya, dan bagi puskesmas agar dapat lebih meningkatkan lagi mutu pelayanan kesehatan dan pengetahuan keluarga tentang penyakit DBD dengan cara memberikan penyuluhan-penyuluhan khususnya di daerah yang tinggi kasus DBD Kata Kunci : Pengetahuan, Keluarga, Demam Berdarah Dengue (DBD)
PARADIGMA KONTEMPORER SISTEM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEGURUAN MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) ASIAH, NUR
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3, No 2 (2016): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih kuatnya paradigma pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered learning) menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik, monoton, dan tidak memberikan tantangan bagi peserta didik sebagai calon guru. Pembelajaran konstruksionisme memberikan pencerahan bahwa satu-satunya alat atau sarana yang tersedia bagi seseorang untuk mengetahui sesuatu adalah indranya. Seseorang berinteraksi dengan objek dan lingkungan dengan melihat, mendengar, menjamah, mencium, dan merasakannya. Dari sentuhan indrawi itu seseorang membangun gambaran dunianya. Pembelajaran akan berhasil jika peserta didik terlibat langsung dalam mengolah, mencerna, memahami, mengalami, merasakan, dan mempraktikkan. Pembelajaran yang demikian adalah pembelajaran  yang berfokus pada perlibatan peserta didik secara total, baik fisik maupun mental. Diakui atau tidak, ternyata tidak semua perguruan tinggi pencetak calon guru telah menerapkan pembelajaran aktif dalam setiap proses perkuliahan. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan pemecahan secara cepat dan tepat. Oleh karena itu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan calon-calon guru seharusnya mempersiapkan mahasiswanya agar memiliki keterampilan menerapkan pembelajaran aktif selama masa perkuliahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa calon guru dalam menerapkan pembelajaran aktif adalah dengan menerapkan strategi MEI yang meliputi: 1) modelling, menjadikan dosen sebagai model dalam menerapkan pembelajaran aktif dalam perkuliahan; 2) engaging, melibatkan mahasiswa secara nyata dalam pembelajaran aktif di setiap perkuliahan, rencana, proses, dan evaluasi perkuliahan oleh dosen harus mencerminkan terlaksananya pembelajaran aktif; 3) integrating, mengintegrasikan pembelajaran aktif dalam semua mata kuliah kependidikan baik secara teoritis maupun praktis, seperti pada mata kuliah strategi belajar mengajar, desain/perencanaan pembelajaran, pengembangan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan mata kuliah yang menjadi ciri khas program studi Pendidikan Kerguruan Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
PEMATANGAN GONAD CALON INDUK IKAN SEPAT MUTIARA (Trichogaster leeri Blkr) DALAM KERAMBA DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA Sukendi, Sukendi; Putra, Ridwan Manda; Asiah, Nur
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 18, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.946 KB) | DOI: 10.31258/jpk.18.1.71-82

Abstract

This study aims to determine the best stocking solid in the gonad maturation of Tricho-gaster leeri Blkr in cages placed in ponds. Cage size used is 1 x 1 x 1 m were placed in thepond Fisheries and Marine Science Faculty, Riau University with a solid stocking respectivelyP1 = 30 fishes/cage, P2 = 40 fishes/cage and P3 = 50 fishes /cage. The fish were reared for 6(six) weeks, during maturation of fish feed shrimp pellets + vitamin E. Maturation observa-tions conducted each week by taking 20% of the samples. Parameters measured were maturitylevel, gonado somatic index (GSI), fecundity, egg diameter, semen volume, and mortality.The results showed that the best treatment was P1 = 30 fishes/cage produce attainment gonadmaturation (TKG IV) was 2 fishes, gonado somatic index (GSI) was 8.36 %, fecundity was1004 eggs, egg diameters was 0.66 mm, semen volume was 0.0173 ml and mortality was 2fishes.]
EFEKTIFTAS STAND UP COMEDY SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN PENGETAHUAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI RPTRA (RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK) Asiah, Nur; Rostina, Julie; Harmani, Nanny  
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.416 KB) | DOI: 10.22236/arkesmas.v3i1.2517

Abstract

Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi belum memadai. SDKI 2012 menyebutkan bahwahanya 35,3% remaja perempuan dan 31,2% remaja laki-laki usia 15 ? 19 tahun yang mengetahui bahwaperempuan dapat hamil dengan satu kali berhubungan seksual. Stand Up Comedy merupakan bentuk senikomedi atau melawak yang disampaikan secara sederhana. Selain sebagai hiburan, Stand Up Comedy dapatdigunakan sebagai media informasi yang sangat komunikatif di masyarakat, dan dapat dipakai sebagaisarana untuk meningkatkan pengetahuan pada penontonnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefektiftas metode Stand up Commedy sebagai media peningkatan pengetahuan tentang perilaku seksualberisiko pada remaja di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak). Desain Penelitian adalah quasieksperimental. Populasi dan sampel adalah remaja di RPTRA. Kelompok kontrol penelitian ini adalahremaja SMA usia 15 ? 19 tahun yang beraktivitas di RPTRA Manunggal. Sedangkan kelompok kasusadalah remaja SMA usia 15 ? 19 tahun yang beraktivitas di RPTRA Mawar. Keduanya berlokasi diJakarta Selatan. Analisis bivariat menggunakan Uji Paired sample t-test pada masing-masing kelompok.Selain itu, juga dilakukan uji t independen untuk melihat efektiftas metode ceramah dibandingkan denganmetoda Stand Up Comedy. Pretest pengetahuan antar kelompok tidak menunjukkan adanya perbedaanyang signifkan, nilai rata-rata kasus 55.4000 dan rata-rata kontrol 55.4467, artinya tingkat pengetahuansebelum perlakuan adalah setara pada masing-masing kelompok. Sedangkan uji statistik pada hasil posttestantar kelompok menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan kelompok kontrol dengankelompok kasus yang mendapatkan penyuluhan dengan metode Stand Up Comedy. Upaya peningkatanpengetahuan dengan metode Stand Up Comedy lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah.
PEMATANGAN GONAD IKAN SEPAT SIAM Trichogaster pectoralisRegan JANTAN MENGGUNAKAN JENIS MAKANAN YANG BERBEDA Sukendi, Sukendi; Putra, Ridwan Manda; Asiah, Nur
Berkala Perikanan Terubuk Vol 41, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.094 KB) | DOI: 10.31258/terubuk.41.1.1-9

Abstract

The aimed of this research was to investigate the best fish meal for triger thematuration of male Trichogaster pectoralis Regan. Male fishes were reared infloating cages (1m x 1m x 1m) that were placed in fish ponds, 8 females and 8males/ cage, 3 repititions. The fish were reared for 56 days and were feed ondifferent types of meal, P1 ( Tubifex sp), P2 (shrimp) and P3 (Vit E + shrinp).Parameters measured were maturity level, semen volume, spermatozoaconcentration, spermatozoa viability and spermatozoa motility. The best resultwas achieved at P3 (shrinp + vit E) as 16 fishes achieved 4th maturity level, semenvolume was 0,214 ml, spermatozoa concentration was 19,543 x 10 9 sel/ml,spermatozoa viability was 83,455 % and spermatozoa motility was 79,750 %.Keywords :Trichogaster pectoralis,semen volume,spermatozoa cooncentration, spermatozoa viability and spermatozoa motility
Induced Spawning Of Selais Fish (Ompok hypopthalmus) Under Different Doses Of Human Chorionic Gonadotropin Hormon (hCG) ', Nuraini; Alawi, Hamdan; Asiah, Nur; Priyatama, Adityo Tri
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.595 KB) | DOI: 10.31258/jpk.17.2.%p

Abstract

The study was conducted to evaluate the best effect of Human ChorionicGonadotropin Hormon (hCG) doses (800, 1000, and 1200 IU/Kg body weight offemale on breeding performance of selais fish (O. hypopthalmus) under alaboratory condition. The breeding performance was judged on the base of thetotal weight of stripped eggs, fertilization rate, hatching and survival of 6 days oldfry were considered.The results indicated that the total weight of stripped eggs were the highestwhen females were injected with 1200 IU/Kg body weight (45 eggs/g of female)compared to those injected with 1000 IU/Kg and 800 IU/Kg of body weight.Percentages of total fertilized eggs and hatching were 41,58% and 31,94%respectively, which were the highest among treatments. The highest net survivalof 6 days old fry was found to be 97,24% at 800 IU/ Kg weight of female.
DETERMINAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI SMAN 24 JAKARTA Fitriani, Oki; Handayani, Sarah; Asiah, Nur
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.817 KB) | DOI: 10.22236/arkesmas.v2i1.516

Abstract

Determinants of Drug Abuse Among Adolescents in 24 Senior High School Jakarta  Introduction. The number of drug abuse in adolescents has increased dramatically. Survey conducted in2006 and 2009 shows pattern that drug abuse risk in big city is higher rather than in small city. It is alsoidentified that the risk level of drug abuse in adolescents is different from one to another. The differencesare caused by several factors. This study aims to determine some factors believed to have associationwith the risk of drug abuse in adolescents in 24 Senior High School, Jakarta.Methods. This study is a quantitative analytical research using cross sectional design. Location of thestudy was in 24 Senior High School, Jakarta. Research was conducted during March ? August 2016.Population of this study was all student grade 10 and 11 in 24 Senior High School, Jakarta which is 350students. Variable dependent in this study is drug abuse risk and independent variables are individual,drug and environment characteristic. Sampling was chosen using proportional stratified randomsampling. The total sample was 91 people. Data analysis was using uni variate and bivariate analysis.Resulst. The results showed from 8 variables, only 6 variables that have relationship with the risk of drugabuse in teenagers / students. Those variables are drug factors; availability (p value = 0.000 PR = 2,595% CI 1566-3909), and the ease of getting drugs (p value = 0,009 PR = 1,7 95% CI 1114-2437),individual factors; gender (p value = 0,000 PR = 2,6 95% CI 0626-4218), and knowledge (p value =0048 PR = 1,5 95% CI 0966-2340), environmental factors; family (p value = 0.003 PR = 1,8 95% CI1174-2739), and friends (association) (p value = 0,000 PR = 2,4 95% CI 1512-3647).Conclusions. Variables that have relationship with the risk of drug abuse are drug factors (availability,the ease of getting drugs) individual factors (gender, knowladge) and environment factors (family, friend)