Nuzul Asmilia
Laboratorium Klinik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Published : 38 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner

Sebaran Sel Goblet pada Usus Lele Lokal (Clarias batrachus) Zainuddin, Zainuddin; Jalaluddin, M; Fitriani, Fitriani; balqis, Ummu; Asmilia, Nuzul; Hamdan, Hamdan
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 3 (2017): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.457 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i3.3295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran sel Goblet pada usus lele lokal (Clarias batrachus). Bagian yang diambil adalah usus proksimal, medial dan distal yang berasal dari tiga ekor lele lokal dan diamati menggunakan metode histologi eksplorasi. Sampel kemudian dibuat menjadi preparat histologi dengan pewarnaan periodic acid-Schiff (PAS)  dan pewarnaan hematoksilin-eosin (HE). Parameter yang diamati adalah jumlah dan sebaran sel Goblet pada usus lele lokal.  Data penghitungan sel Goblet dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjutan Post Hoc. Sel Goblet pada usus lele lokal memperlihatkan perbedaan sangat nyata (p<0,01). Jumlah sel Goblet pada masing-masing bagian usus adalah: usus proksimal 33,67±1,52; usus medial 45,00±2,00; dan usus distal 68,33±5,68. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jumlah sel-sel Goblet dari arah proksimal ke arah distal semakin banyak dengan sebaran sel Goblet yang jaraknya berdekatan, sehingga terdapat perbedaan jumlah dan sebaran sel Goblet pada bagian-bagian usus lele lokal.
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini (L.) SKEELS) TERHADAPT GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DIABETES MELLITUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN Mustika, Delvy Yuana; NA, Zuhrawaty; Harris, Abdul; Rinidar, Rinidar; Asmilia, Nuzul; Hasan, Muhammad
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 4 (2017): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.906 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i4.4349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun jamblang terhadap kadar glukosa darah pada tikus putih diabetes mellitus yang diinduksi Streptozotosin (STZ). Hewan coba yang digunakan adalah 15 ekor tikus putih jantan dengan berat badan 200-250g. Tikus secara acak dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing terdiri dari 3 ekor. Kelompok control negatif  (KN) tidak diinjeksi STZ dan tidak diberi Ekstrak Etanol Daun Jamblang (EEDJ), kelompok control positif (KP) diinjeksi STZ 40 mg/kg BB dan tidak diberi EEDJ, kelompok P1, P2, dan P3 diinjeksi STZ 40 mg/kg BB dan diberi EEDJ dengan dosis masing-masing 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB. Pemberian EEDJ diberikan secara oral selama 14 hari. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap pola searah. Hasil analisis varian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian EEDJ berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus. Rata-rata kadar glukosa darah tikus kelompok KN (110,33±8,38 mg/dL), KP (448,00±40,33 mg/dL), P1 (100,00±8,34 mg/dL), P2 (103,33±5,68 mg/dL) dan P3 (92,00±6,08 mg/dL). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian EEDJ dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih jantan diabetes mellitus yang diinduksi STZ. Dosis EEDJ yang efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah adalah 200 mg/kg BB.
KADAR HEMOGLOBIN DAN JUMLAH ERITROSIT TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR SETELAH PEMBERIAN FORMALIN (Haemoglobin Levels and Number of Erythrocyte in Rats (Rattus norvegicus) Wistar strain after Formalin Administration) Ochtavia, Zea; Dasrul, Dasrul; Asmilia, Nuzul
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 2 (2017): FEBRUARI - APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.528 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i2.2781

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian formalin melalui intraperitoneal terhadap kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit pada tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar. Hewan yang digunakan dalam penilitian ini adalah 24 ekor tikus putih jantan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola searah dengan 4 kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok perlakuan terdiri atas enam ekor tikus. Kelompok kontrol tikus hanya diberi pakan dan air minum tanpa perlakuan apapun, kelompok 1 tikus diinjeksi formalin dengan dosis 1 mg/Kg bb, kelompok 2 diinjeksi formalin dengan dosis 2,5 mg/Kg bb, kelompok 3 diinjeksi formalin dengan dosis 5 mg/Kg bb. Masing-masing kelompok diberi perlakuan selama 14 hari berturut-turut secara intraperitoneal. Selama penelitian tikus diberi pakan dan air minum secara adlibitum. Pada hari ke 15, sampel darah diambil melalui sinus orbitalis menggunakan pipet kapiler. Hasil analisis statistik menunjukkan rata-rata (±SD) kadar hemoglobin (g/dl) K0 12,00±0,72, K1 9,63±1,67, K2 9,83±1,30, dan K3 9,76±1,41. Rata-rata (±SD) jumlah eritrosit (106/mm3) K0 7,06±0,78, K1 5,31±1,46, K2  5,35±0,97, dan K3 4,98±0,59. Hasil uji ANOVA menunjukkan kelompok K0 berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kelompok K1, K2, dan K3, sementara kelompok K1, K2, dan K3 tidak berpengaruh nyata (P>0,05) antara kelompok perlakuan. Disimpulkan bahwa pemberian formalin secara intraperitoneal dapat menurunkan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit tikus putih strain Wistar.Kata kunci: formalin, kadar hemoglobin, jumlah eritrosit, Rattus norvegicusABSTRACTThe study aims to determine the effect of formalin administration via intraperitoneal on levels of haemoglobin and the number of erythrocyte in rats (Rattus norvegicus) Wistar strain. Animals used in this study were 24 male rat. The research design was used completely randomized design (CRD) with 4 unidirectional pattern groups treatments. Each group treatment consisted of six rat. Group control rat was given only fed and drinking without any treatment, group 1 rat injected formalin with dosage of  1 mg/Kg bw, group 2 rat  injected formalin with dosage of 2,5 mg/Kg bw, and group 3 rat injected formalin with dosage of 5 mg/Kg bw. Each group was given the specific treatment for 14 consecutive days intraperitoneally. During the study, rat were fed and drinking water in a adlibtum. On day 15, blood sample was taken through orbital sinus using a pipette capillary. The statistical analysis that showed mean (±SD) levels of haemoglobin (g/dl) K0 12,00±0,72, K1 9,63±1,67, K2 9,83±1,30, and K3 9,76±1,4. Mean (±SD) number of erythrocyte (106/mm3) K0 7,06±0,78, K1 5,31±1,46, K2  5,35±0,97, and K3 4,98±0,59. The results of ANOVA showed significant group K0 (P<0,05) against groups K1, K2, and K3, while groups K1, K2, and K3 no significan effect (P>0,05) in between group. It was concluded that the administration of formalin intraperitoneal can lower haemoglobin levels and the number of erythrocyte rats Wistar strain.Keywords:  formalin, haemoglobin levels, number of erythrocyte, Rattus norvegicus
DIFERNSIAL LEUKOSIT BIAWAK AIR (Varanus salvator) YANG TELAH DIDOMESTIKASI DAN BIAWAK AIR LIAR Fajri, Fauzan; Adam, Mulyadi; Asmilia, Nuzul
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 3 (2017): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.811 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i3.3396

Abstract

Penelitianinibertujuanmengetahuidiferensial leukositbiawak air (Varanussalvator) yang telahdidomestikasi dan biawak air liar. Dalampenelitianinidigunakan 16 ekor biawak air yang dibagi dalam dua kelompok, yaitu8 ekorbiawak airyang didomestikasi (BD) dan 8 ekorbiawak air liar hasiltangkapan (BT).KelompokBDdipeliharaselama60 haridandiberimakananikan, udangdanjangkrik.Untukpembuatanpreparatdarahhapus, darahdiambildari BD padaharike 60, sedangkanuntuk BT pengambilan darah dilakukansaatpenangkapan.Hasil penelitian nilaidiferensial leukositBD sebagai berikut:heterofil 36,7%, basofil 13,0%, limfosit 12,0%,eosinofil 15,3%, monosit 14,0%, dan azurofil 8,8%;sedangkan BTsebagai berikut: heterofil29,3%, basofil16,3%,limfosit 14,1%,eosinofil 9,1%,monosit 17,7% danazurofil 13,2%. Hasil analisis datadenganmenggunakanuji Tmenunjukkanbahwadiferensialleukosit BD tidakberbedanyata (P>0.05) dengan BT. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwadiferensial leukosit biawak air yang didomestikasi tidak berbeda dengan biawak air liar.
Profil Hematologi Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Terpapar Merkuri Klorida (HgCl2) [The Profile of Tilapia Fish (Oreochromis mossambicus) Hematology Expose to Mercury Chloride (HgCl2)] Sari, Cut Nurlaila; NA, Zuhrawati; Asmilia, Nuzul
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 3 (2017): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.741 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i3.3431

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menghitung jumlah sel darah putih, jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin, nilai hematokrit dan jumlah trombosit ikan mujair (Oreochromis mossambicus) yang diberi paparan merkuri klorida (HgCl2). Sampel ikan diambil dari tambak ikan Gampong Cadek, Banda Aceh sebanyak 36 ekor. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap pola faktorial 3x4, terdiri dari 4 kelompok perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor A (lama perlakuan 10, 20 dan 30 hari) dan faktor B (paparan merkuri klorida 0,00; 0,25; 0,50; dan 0,75 ppm). Ikan sebanyak 9 ekor  dimasukkan ke dalam masing-masing akuarium berisi 100 liter air. Sampel darah diambil pada vena caudalis sebanyak 1 ml dari 3 ekor ikan mujair pada setiap kelompok pada hari ke 10, 20, dan 30. Darah diperiksa dengan menggunakan Hematology Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan merkuri klorida tidak mempengaruhi jumlah sel darah putih, jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin, nilai hematokrit dan jumlah trombosit ikan mujair. Hasil juga menunjukkan tidak ada pengaruh interaksi antara konsentrasi paparan merkuri klorida dan lama paparan merkuri klorida terhadap profil hematologi. ABSTRACTThe aimed of this study was to calculate the numbers of white blood cells, red blood cells, hemoglobin level, hematocrit proportion and number of platelets of Tilapia fish (Oreochromis mossambicus) that had been exposed to mercury chloride (HgCl2). A total of 36 samples from fish ponds of Gampong Cadek, Banda Aceh. This study was designed by using complete randomized factorial pattern 3x4, which consisted of 4 treatments and 3 replications. Factor A (duration of treatment 10, 20 and 30 days) and factor B (exposured to mercury chloride at 0,00; 0,25; 0,50; and 0,75 ppm). Nine fish were put into every aquarium containing 100 liters of water. Blood sample were taken 1 ml  from vena caudalis from 3 Tilapia fish in each group on day 10, 20, and 30.  Blood examined using Hematology Analyzer. The result of the study indicated that mercury chloride consentration do not affect  the number of white blood cells, red blood cells, hemoglobin level, hematocrit proportion and amount platelets of Tilapia fish. Furthermore, it is also showed  no interaction between concentration of mercury chloride and periode  exposure of mercury chloride to the hematology profile.
GAMBARAN LEUKOSIT KELINCI SETELAH PEMASANGAN IMPLAN PLATE MATERIAL LOGAM(PARAMETER OF RABBIT LEUKOCYTE AFTER INSTALLATION METAL PLATE IMPLANT) YUNALDI, HEFRI; erwin, erwin; erwin, erwin; asmilia, nuzul; asmilia, nuzul; sugito, sugito; sugito, sugito; lubis, triva murtina; lubis, triva murtina; azhar, al; azhar, al
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 3, No 2 (2019): FEBRUARI-APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.742 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v3i2.11130

Abstract

ABSTRAKLeukosit adalah sel pertahanan tubuh yang berfungsi memfagosit seluruh benda yang dianggap asing oleh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah total leukosit dan persentase diferensial leukosit kelinci setelah pemasangan implant plate material logam. Penelitian ini menggunakan 6 ekor kelinci yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I (K-I) diimplan plate tantalum dan kelompok II (K-II) diimplan plate besi. Pengambilan darah melalui vena auricularis pada hari ke 0, 7, 14, 28, dan 56 setelah implan. Hasil penelitian menunjukkan implan plate tantalum dan plate  besi tidak berpengaruh terhadap total leukosit dan diferensial leukosit. Total leukosit diantara hari pengamatan menunjukan perbedaan pada masing-masing kelompok, namun masih dalam nilai normal. Penggunaan implan plate tantalum dan plate besi tidak memiliki efek terhadap gambaran sel darah putih dan persentase diferensial leukosit.Kata kunci : leukosit, diferensial leukosit, plate besi, plate tantalumABSTRACTLeukocytes are the body's defense cells that function to phagocyte all objects considered as foreign by the body. This study aims to determine the total leukocytes and differential percentage of rabbit leukocytes that paired of plate implants with metal material. This study used 6 rabbits divided into 2 groups. Group I was implanted with tantalum plate and group II  was implanted using an iron plate. Blood collection through the auricular vein on days 0, 7, 14, 28, and 56. Leukocyte and differential counts leukocytes are calculated using the Mindray hematology analyzer. The results of the study showed that tantalum implants and iron plates have no effect on total leukocytes and differentials leukocytes. The total leukocytes between observations show differences, but are still deep in normal range. The use of tantalum implants and iron plates has no effect against white blood cell images and differential leukocyte percentages.Keywords: leukocytes, differential leukocytes, iron plate, tantalum plate
GAMBARAN LEUKOSIT KELINCI SETELAH PEMASANGAN IMPLAN PLATE MATERIAL LOGAM(PARAMETER OF RABBIT LEUKOCYTE AFTER INSTALLATION METAL PLATE IMPLANT) YUNALDI, HEFRI; erwin, erwin; erwin, erwin; asmilia, nuzul; asmilia, nuzul; sugito, sugito; sugito, sugito; lubis, triva murtina; lubis, triva murtina; azhar, al; azhar, al
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 3, No 2 (2019): FEBRUARI-APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.742 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v3i2.11130

Abstract

ABSTRAKLeukosit adalah sel pertahanan tubuh yang berfungsi memfagosit seluruh benda yang dianggap asing oleh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah total leukosit dan persentase diferensial leukosit kelinci setelah pemasangan implant plate material logam. Penelitian ini menggunakan 6 ekor kelinci yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I (K-I) diimplan plate tantalum dan kelompok II (K-II) diimplan plate besi. Pengambilan darah melalui vena auricularis pada hari ke 0, 7, 14, 28, dan 56 setelah implan. Hasil penelitian menunjukkan implan plate tantalum dan plate  besi tidak berpengaruh terhadap total leukosit dan diferensial leukosit. Total leukosit diantara hari pengamatan menunjukan perbedaan pada masing-masing kelompok, namun masih dalam nilai normal. Penggunaan implan plate tantalum dan plate besi tidak memiliki efek terhadap gambaran sel darah putih dan persentase diferensial leukosit.Kata kunci : leukosit, diferensial leukosit, plate besi, plate tantalumABSTRACTLeukocytes are the body's defense cells that function to phagocyte all objects considered as foreign by the body. This study aims to determine the total leukocytes and differential percentage of rabbit leukocytes that paired of plate implants with metal material. This study used 6 rabbits divided into 2 groups. Group I was implanted with tantalum plate and group II  was implanted using an iron plate. Blood collection through the auricular vein on days 0, 7, 14, 28, and 56. Leukocyte and differential counts leukocytes are calculated using the Mindray hematology analyzer. The results of the study showed that tantalum implants and iron plates have no effect on total leukocytes and differentials leukocytes. The total leukocytes between observations show differences, but are still deep in normal range. The use of tantalum implants and iron plates has no effect against white blood cell images and differential leukocyte percentages.Keywords: leukocytes, differential leukocytes, iron plate, tantalum plate
KEPADATAN JENTIK NYAMUK AEDES SPP DI GAMPONG PEURADA, KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH (DENSITY OF AEDES SPP LARVAE IN PEURADA VILLAGE, SYIAH KUALA SUBDISTRICT, BANDA ACEH CITY) athaillah, farida; Hanafiah, Muhammad; gumilar, arif; fahrimal, yudha; karmil, t fadrial; Asmilia, Nuzul
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 3, No 4 (2019): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/jim vet..v3i4.7236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan jentik nyamuk Aedes spp di Gampong Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode single larva (survei). Wilayah survei meliputi dusun-dusun yang terdapat di Gampong Peurada yaitu Dusun Setia, Dusun Sentosa dan Dusun Bahagia dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 40 rumah setiap dusun, total sampel sebanyak 120 rumah. Data jentik yang diperoleh dari berbagai jenis wadah yang ditemukan di Gampong Peurada, dihitung kepadatan berdasarkan parameter indeks jentik yaitu House Index (HI), Container Index (CI) dan Bretau Index (BI). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan nilai Density Figure (DF) adalah 3,3 atau pada rentang (2-5) yang termasuk dalam kategori kepadatan populasi sedang. Hasil tersebut didapatkan dari nilai  indeks jentik nyamuk Aedes spp di Gampong Peurada yaitu House Index (HI) : 17%, Container Index (CI) : 10%, Bretau Index(BI) : 27. (This study was aimed to determine the density of Aedes spp larvae in Peurada Village, Syiah Kuala Subdistrict, Banda Aceh City. This research was conducted by using single larvae method (survey). The survey area includes the hamlets located in Peurada Village, Setia Hamlet; Sentosa Hamlet and Bahagia Hamlet with the number of samples taken as many 40 houses each hamlet, total sample of 120 houses. The larvae data wer obtained from the various types of containers found in Gampong Peurada, were density calculated based on larvae index parameters is House Index (HI), Container Index (CI) dan Bretau Index (BI). The results of research which have been done got value density figure is 3,3 or included in medium density category with Density Figure number (2-5). The results got based on the index larvae of Aedes spp in Gampong Peurada obtained House Index (HI): 17%, Container Index (CI): 10%, Bretau Index (BI): 27.) 
Co-Authors . Sugito Abdul Harris Abdyad, Baradillah Adinata, Angga Putra Afira Rafina, Afira Agustina, Ayu Andella Al Azhar Amalia Sutriana Amiruddin A Amiruddin Amiruddin Arman Sayuti Armanyah TR, T. Athaillah, Farida Awaluddin Awaluddin AZHAR - budianto panjaitan Cut Dahlia Iskandar Darniati Darniati Dasrul Dasrul Daulay, Lingga Surya Maret Dwina Aliza Dwinna Aliza Ela Sesdapepi Hadi, Ela Sesdapepi Eliawardani E, Eliawardani Erdiansyah Rahmi Erina Erina Erwin - Erwin Erwin Faisal Jamin Fajri, Fauzan Fakhrurrazi Fakhrurrazi Febrianto, Niko Firdaus, Intan Fitriani Fitriani Ghani, Robbi Gholib G, Gholib Ginta Riady Girsang, Florentina Magdalena gumilar, arif Hamdan Hamdan Hamdani Budiman Hamny H, Hamny Hamny Hamny Herrialfian, Herrialfian Heryanita, Yola Indriany, Sudi Intan Fitri Aprila, Intan Fitri Ismail Ismail Jalaluddin, M Jalaluddin, M Joharsyah J, Joharsyah Juli Melia kamaruddin, mahmudi Karmil, T Fadrial Lubis, Nauval Gibran M. Hasan M. Isa M. Nur Salim Maghfirah, Siti Mahdi Abrar Mardian, Yopi Maryulia Dewi Muhammad Hambal Muhammad Hanafiah Muhammad Hasan Muhammad Jalaluddin, Muhammad Mulyadi Adam, Mulyadi Muslim Akmal Mustafa Sabri Mustika, Delvy Yuana Muttaqien Muttaqien, Muttaqien NA, Zuhrawaty Nazaruddin Nazaruddin Ochtavia, Zea Pratama, Emilaza Puja Cikal Bangsa, Puja Cikal Putri Dewi Razali Daud Rinidar R, Rinidar Rinidar Rinidar, Rinidar Rizky, Asri Roslizawaty -, Roslizawaty Roslizawaty r Roslizawaty Roslizawaty, Roslizawaty Rosmaidar Rosmaidar, Rosmaidar Rusli Rusli Safika, Safika Saputra, Fadli Sari, Cut Nurlaila Siregar, Doly Ihsan Sri Wahyuni Sugito - Sugito s Sugito Sugito Suriadi S, Suriadi Suryandari, Latifa Syafruddin s Syinta Ramadhani, Syinta T. Armansyah T. Armansyah TR, T. Armansyah T. Reza Ferasyi, T. Reza Tongku Nizwan Siregar TR, T Armansyah Triva Murtina Lubis Ummu Balqis Yudha Fahrimal YUNALDI, HEFRI Zainuddin Z Zainuddin Zainuddin Zuhrawati -, Zuhrawati Zuhrawati NA Zuhrawati Zuhrawati, Zuhrawati Zuraida -, Zuraida Zuraidawati Zuraidawati, Zuraidawati