Tri Puji Astuti
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro

Published : 26 Documents
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN ASERTIVITAS TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA: STUDI EKSPERIMENTAL PADA SISWA KELAS VIII Herawati, Nurul; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi Interpersonal adalah hal yang sangat penting bagi siswa. Komunikasi interpersonal yang baik pada siswa dapat meningkatkan keaktifan dan performa siswa dikelas, selain itu semakin baik kemampuan komunikasi interpersonal siswa maka semakin rendah keterlibatan siswa pada kenakalan remaja. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meingkatkan kemampuan komunikasi interpersonal adalah dengan memberikan pelatihan asertivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh asertivitas terhadap kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen, dengan menggunakan desain Non - randomized pretest-posttest control group design. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan kelas yang tersedia, dengan jumlah subjek 30 pada kelompok kontrol dan 30 subjek pada kelompok eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Komunikasi Interpersonal. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan skor komunikasi interpersonal setelah diberikan pelatihan asertivitas. Pada Kelompok eksperimen mengalami peningkatan rerata yang signifikan dari 78,16 ke 83,20 (p < 0,001). Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan asertivitas adalah salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal pada siswa.
PENGARUH METODE COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA TINGKAT DELAPAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Mushlihah, Ana Caesaria Nurwidya; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran matematika dirasa lebih berat dibanding pelajaran lain oleh sebagian siswa. Berbagai metode belajar dikembangkan untuk dapat meningkatkan prestasi belajar matematika, siswa, salah satunya adalah metode cooperative learning. Cooperative learning merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara para siswa bekerja dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan bersama dan membantu satu sama lain belajar (Ormrod, 2009, h.187). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode cooperative learning untuk meningkatkan prestasi belajar matematika pada siswa tingkat delapan sekolah menengah pertama.Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonrandomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian merupakan siswa tingkat delapan sekolah menengah pertama yang belum pernah mendapat perlakuan berupa metode cooperative learning dalam materi sistem persamaan linear dua variabel dengan metode substitusi. Penelitian ini menggunakan kelompok eksperimen sebanyak 30 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 31 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes prestasi tertulis berupa recall test berbentuk item soal.Uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh hasil sebesar 0,000 < ? (0,05). Artinya terdapat perbedaan prestasi belajar antara sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok eksperimen. Uji hipotesis Independent Sample Mann-Whitney diperoleh hasil sebesar 0,000 < ? (0,05). Artinya terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode cooperative learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pelajaran matematika.
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA ATLET CABANG OLAHRAGA BEREGU Sakdiyah, Halimatus; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peringkat cabang olahraga beregu Indonesia yang mengalami penurunan dari tahun ke tahun menjadi fenomena memprihatinkan. Berbagai faktor dapat berperan mempengaruhi kondisi tersebut termasuk faktor psikologis, yaitu motivasi berprestasi. Tujuan dari penelitian kuantitatif ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kohesivitas kelompok dengan motivasi berprestasi pada atlet cabang olahraga beregu. Sampel dalam penelitian ini adalah 149 atlet cabang olahraga sepakbola yang diambil dari populasi melalui teknik cluster random sampling terhadap klub-klub cabang olahraga sepakbola di Kabupaten Demak. Analisis data yang telah terkumpul dilakukan dengan teknik analisis regresi sederhana untuk mengetahui hubungan antara dua variabel yang diteliti. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh hasil Rxy = 0,397 dengan p = 0,000 (p
PENGARUH GRAPHOTHERAPY UNTUK MENINGKATKAN ASERTIVITAS Fikriyah, Rifatul; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas graphotherapy dalam meningkatkan asertivitas pada mahasiswa. Pemilihan subjek dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu memilih subjek dengan kriteria-kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah rendahnya skor skala asertivitas subjek dan hasil analisis tulisan tangan subjek. Selain menggunakan skala asertivitas, peneliti juga menggunakan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data tambahan.Desain eksperimen yang peneliti gunakan adalah randomized two-groups design yaitu membagi subjek yang sudah terpilih secara random menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sebelum perlakuan semua subjek menjalani pretest.Kelompok eksperimen diberi perlakuan berupa graphotherapy selama 30 hari sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakukan apa-apa.Posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dilakukan setelah perlakuan.   Berdasarkan analisis statistik Wilcoxon test, terdapat perbedaan yang signifikan antara skor asertivitas antara hasil pretest dan posttest pada kelompok eksperimen sebesar 0,017 < ? (0,05). Sebaliknya, hasil Wilcoxon test menyatakan tidak ada perbedaan antara hasil pretest dan posttest pada kelompok kontrol sebesar 1,00> ? (0,05). Berdasarkan hasil penghitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa graphotherapy dapat meningkatkan asertivitas mahasiswa secara efektif.
PERBEDAAN SELF-REGULATED LEARNING DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA PADA SISWA KELAS VIII SMP FRANSISKUS DAN SMP PGRI 01 SEMARANG Januardini, Lintang; Hartati, Sri; Astuti, Tri Puji
Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.029 KB) | DOI: 10.14710/jpu.12.2.

Abstract

Relationship between parents and adolescents influence achievement at school. The research was conducted to determine differences of self-regulated learning (SRL) in terms of parenting style. The population is 8th grade students of junior high school in SMP Fransiskus and SMP PGRI 01 Semarang. The hypothesis is there are differences of SRL in terms of parenting style. Parenting is overall characteristic of parent?s behavior on adolescents, including a response in the form of parental warmth, sensitivity and criticism, discipline, and involvement (control). Self-regulated learning is the ability of students to use metacognition, motivation and behavior to achieve learning goals. Method of data collection used two scales namely Parenting Scale and Self Regulated Learning scale. Parenting Scale consists of 42 aitem (? = 0.931) and the SRL scale consists of 37 aitem (? = 0.906). This study involved 208 students. Sampling technique carried out by cluster random sampling. Data analysis was performed by one way analysis of variance (one way-Anova). Based on the data analysis, obtained F count = 3152 with p = 0.029 (p<0.05). This result indicates that there are significant differences in SRL on students with the type of parenting authoritative, authoritarian, permissive, and neglect, so the hypothesis was accepted.Keywords: Parenting style, SRL, 8th grade students
PERILAKU PROSOSIAL : STUDI KASUS PADA ANAK PRASEKOLAH Susanti, Susanti; Siswati, Siswati; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah melakukan eksplorasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku prososial anak prasekolah.Subjek kasus dalam penelitian ini adalah dua anak dengan karakteristik yaitu berusia 3-5 tahun, kesempatan yang sama untuk menghabiskan waktu bersama ibu di rumah, menempuh pendidikan di playgroup yang sesuai standar peraturan pemerintah dan semua subjek kasus berada pada jenjang pendidikan yang sama. Penelitianinimenggunakanmetodekualitatif dengan pendekatan studikasus. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Metodepengumpulan data yang digunakanadalahwawancara danobservasi dengan data pendukung dari checklist dan dokumentasi.Hasil penelitian menampakkan bahwa perilaku prososial anak prasekolah dapat dikelompokkan menjadi tiga bentuk yaitu perilaku membantu, berbagi dan menghibur. Lingkungan keluarga dan sekolah berperan dalam mendorong maupun menghambat perkembangan perilaku prososial seperti strategi pembelajaran perilaku prososial dan situasi dalam keluarga maupun sekolah.Strategi pembelajaran perilaku prososial meliputi kegiatan pembelajaran di sekolah seperti pembacaan cerita, video, lagu dan kegiatan simulasi yang mendorong pembelajaran nilai-nilai prososial serta peran orangtua dan guru dalam memberikan contoh perilaku, bimbingan dan motivasi untuk memunculkan kesadaran anak mengenai perasaan orang lain serta pemberian penghargaan terhadap perilaku prososial anak. Situasi dalam keluarga dan sekolah mempengaruhi kesempatan anak untuk mengembangkan perilaku prososial.Anak prasekolah mampu berperilaku prososial walaupun terdapat perbedaan dalam tingkat dan jenis perilaku prososial. Perbedaan ini dipengaruhi oleh strategi pembelajaran perilaku prososial serta banyaknya kesempatan yang diperoleh anak dari lingkungan keluarga maupun sekolah.
KECEMASAN DALAM MENGHADAPI DUNIA KERJA DITINJAU DARI KONSEP DIRI PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Sari, Dewi Yunita; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Diponegoro. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang telah menyelesaikan sidang skripsi/tugas akhir (TA) di Fakultas Teknik dan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Sampel penelitian ini berjumlah 60 mahasiswa yang terdiri dari 30 mahasiswa Fakultas Teknik dan 30 mahasiswa Fakultas Hukum. Sampel diambil dengan menggunakan teknik quota sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi, yaitu Skala Konsep Diri (31 aitem valid, ? = 0,904) dan Skala Kecemasan dalam Menghadapi Dunia Kerja (34 aitem valid, ? = 0,959). Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,523 dengan p = 0,000 (p
PENGARUH PENERAPAN MODIFIKASI PERILAKU TOKEN ECONOMY TERHADAP EFIKASI DIRI AKADEMIK MATA PELAJARAN BAHASA JAWA PADA SISWA SDN KARANGANYAR GUNUNG 02-03 (STUDI EKSPERIMENTAL) Maulida, Hafizta; Setyawan, Imam; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efikasi diri akademik yang rendah pada diri siswa akan mempengaruhi performansi ketika menghadapi tuntutan akademik pada mata pelajaran Bahasa Jawa. Strategi yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan efikasi diri siswa adalah dengan memberikan penguatan. Modifikasi perilaku token economy merupakan pengembangan dari prinsip penguatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan modifikasi perilaku token economy terhadap peningkatan efikasi diri akademik mata pelajaran Bahasa Jawa. Penelitian dilakukan pada siswa kelas V SDN Karanganyar Gunung 02-03 menggunakan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan desain non-randomized pretest ? posttest control group design. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara non-randomized, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan kelas yang tersedia. Subjek penelitian kelompok eksperimen 22 siswa, sedangkan subjek kelompok kontrol 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Efikasi Diri Akademik Mata pelajaran Bahasa Jawa.Hasil pengujian hipotesis menggunakan Paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan nilai skor, ditunjukkan perbedaan mean sebesar 2,68 dengan nilai signifikansi yang kurang dari 0,05 (p=0,001 < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan efikasi diri akademik mata pelajaran Bahasa Jawa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan Independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan nilai skor, ditunjukkan nilai signifikansi kurang dari 0,05 yaitu (p=0,01 < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan skor efikasi diri akademik mata pelajaran Bahasa Jawa yang mendapat perlakuan berupa modifikasi perilaku token economy dengan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Modifikasi perilaku token economy menjadi salah satu cara untuk meningkatkan efikasi diri akademik mata pelajaran Bahasa Jawa siswa SDN Karanganyar Gunung 02-03.
HUBUNGAN ANTARA KETERBUKAAN DIRI DENGAN PERILAKU MENCARI BANTUAN ADAPTIF DALAM PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI DI SMA ISLAM SUDIRMAN AMBARAWA Isnaeni, Anik; Hartati, Sri; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran matematika mata pelajaran yang sulit, membutuhkan bantuan dari orang lain dengan komunikasi. Masing-masing murid mempunyai tujuan belajar sendiri sehingga mempengaruhi perilaku mencari bantuan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterbukaan diri dengan perilaku mencari bantuan adaptif dalam pelajaran matematika pada siswa kelas XI di SMA Islam Sudirman Ambarawa.Populasi penelitian ini adalah 260 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 149 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Prosedur cluster random sampling adalah pengambilan sampel yang dilakukan dengan melakukan randomisasi terhadap kelompok, pengumpulan data menggunakan skala keterbukaan diri yang terdiri dari 33 aitem (? = 0,867) dan skala perilaku mencari bantuan adaptif dalam pelajaran matematika yang terdiri dari 33 aitem (? = 0,892).Analisis regresi sederhana menunjukkan (rxy) sebesar = 0,559 dengan  p = 0,000 (p<0,05), artinya ada hubungan positif antara keterbukaan diri dengan perilaku mencari bantuan adaptif dalam pelajaran matematika pada siswa kelas XI SMA Islam Sudirman Ambarawa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi keterbukaan diri siswa maka semakin tinggi perilaku mencari bantuan adaptif dalam pelajaran matematika. Sebaliknya semakin rendah keterbukaan diri siswa maka semakin rendah perilaku mencari bantuan adaptif dalam pelajaran matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku mencari bantuan adaptif dalam pelajaran matematika pada siswa kelas XI SMA Islam Sudirman Ambarawa berada dalam ketegori yang tinggi dan memiliki keterbukaan diri yang tinggi. keterbukaan diri memberikan sumbangan efektif terhadap variabel perilaku mencari bantuan adaptif sebesar 31,2% sedangkan 68,8% berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
GAMBARAN CAREGIVER TERHADAP INTERAKSI TEMAN SEBAYA PADA ANAK PENYANDANG AUTIS Nugroho, Fajar; Siswati, Siswati; Astuti, Tri Puji
Empati Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autism has significance influence to communication, social interaction, imagination, and attitude. One of development task for children is to learn having peer friends and when school age peer have more influence than teacher or parents. Interaction between child and his peer is a dynamis relationship between two or more people and one attitude can influence or change others. Purpose of this study is to understand interaction between autism children with their friends in the view of caregiver.This research is held with qualitative method and used descriptive approach. Subject in this research are autistic child with his care giver as informan. Researcher used interview as primary method to get the data with observation and field record to get secondary data.Based from the data we can conclude interaction between autistic child and his friend is influence by his language ability. Researcher suggest to held language training so that children with autistic could had good interaction with their friends.