Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

EXTENDED PRODUCER RESPONSIBILITY (EPR) SEBAGAI ALTERNATIF PENGHEMATAN ENERGI DALAM RECYCLING E-WASTE PADA TELEPON SELULER DI INDONESIA Astuti, Widi
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi dan komunikasi telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat dari berbagai golongan ekonomi. Tingginya kebutuhan tersebut menyebabkan industri peralatan elektronik ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Percepatan pertumbuhan tersebut dikombinasi dengan produk yang cepat usang karena produk generasi yang lebih baru sudah muncul lagi. Akibatnya dalam satu tahun ratusan juta telepon selular tidak digunakan lagi oleh pemiliknya, sehingga pembuangan barang-barang elektronik ini mengalami peningkatan yang sangat cepat. Telepon selular sebagai salah satu jenis E-waste (Electronic waste) yang komponen penyusun terdiri dari kombinasi bahan-bahan yang berbahaya (PBR, lead, merkuri, chromium, cadmium,dll) dan bahan non berbahaya yang mempunyai nilai jual yang tinggi atau berharga (emas, perak, tembaga,dll) Material yang berbahaya tersebut persisten di lingkungan, mengalami bioakumulasi pada rantai makanan, dan beresiko menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Kerangka kerja model Extended Producer Responsibility (EPR) adalah tanggungjawab secara finansial untuk penanganan recycling E-waste telepon selular yang ramah lingkungan dan pembuangannya. Tujuan dari EPR adalah untuk mendorong produser meminimalisir pencemaran dan mereduksi penggunaan sumber daya alam dan penggunaan energi dari setiap tahap siklus produksi melalui rekayasa desain produk dan teknologi proses. Untuk pengembangan dari model yang ada di Swiss, maka model pengelolaan E-waste telepon selular di Indonesia sangat penting memperhatikan beberapa antara lain  eksisting E-waste telepon selular yang ada, perdagangan barang-barang elektronik dari sektor informal, latar belakang sosial budaya dan ekonomi, kehadiran aturan dan hukum yang mendukung, adanya monitoring dan regulasi. Kata kunci : E-waste, EPR,reduksi, recycling  
PERAN SAMPAH B3 RUMAH TANGGA (HOUSEHOLD HAZARDOUS WASTE) DALAM PENINGKATAN GLOBAL WARMING Astuti, Widi
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global (global warming) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC serta bahan pencemar yang lain, sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Hal ini yang mengakibatkan es di kutub mencair dan meningkatkan permukaan air laut. Dari penelitian para ilmuwan, pemanasan global disebabkan semakin meningkatnya gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia di bumi.Salah satu aktivitas manusia yang berpengaruh positif terhadap peningkatan pemanasan global adalah produksi sampah B3 rumah tangga (Household Hazardous Waste). Sampah ini mempunyai sifat sangat mudah terbakar, korosif, reaktif, tingkat toksisitas dan presistensi yang tinggi. Yang termasuk dalam kategori sampah B3 rumah tangga antara lain adalah segala macam pembersih, fuel, gas-gas, pestisida, desifektan, lampu penerangan, batterai dan cat.Apabila sampah tersebut tidak dikelola dengan baik maka dampaknya sangat berbahaya baik terhadap manusia maupn lingkungan.Salah satu pengelolaan sampah B3 rumah tangga adalah dengan berusaha bersikap ramah dan arif terhadap lingkungan. Kata kunci: pemanasan global,sampah B3 rumah tangga,
PERAN SAMPAH B3 RUMAH TANGGA (HOUSEHOLD HAZARDOUS WASTE) DALAM PENINGKATAN GLOBAL WARMING Astuti, Widi
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global (global warming) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC serta bahan pencemar yang lain, sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Hal ini yang mengakibatkan es di kutub mencair dan meningkatkan permukaan air laut. Dari penelitian para ilmuwan, pemanasan global disebabkan semakin meningkatnya gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia di bumi.Salah satu aktivitas manusia yang berpengaruh positif terhadap peningkatan pemanasan global adalah produksi sampah B3 rumah tangga (Household Hazardous Waste). Sampah ini mempunyai sifat sangat mudah terbakar, korosif, reaktif, tingkat toksisitas dan presistensi yang tinggi. Yang termasuk dalam kategori sampah B3 rumah tangga antara lain adalah segala macam pembersih, fuel, gas-gas, pestisida, desifektan, lampu penerangan, batterai dan cat.Apabila sampah tersebut tidak dikelola dengan baik maka dampaknya sangat berbahaya baik terhadap manusia maupn lingkungan.Salah satu pengelolaan sampah B3 rumah tangga adalah dengan berusaha bersikap ramah dan arif terhadap lingkungan. Kata kunci: pemanasan global,sampah B3 rumah tangga,
Co-Authors . Aprolita, . Adil Jamali, Adil Agus Prasetya Aprimal Aprimal, Aprimal Arsyad Lubis, Arsyad Astrilia Damayanti Azhar Azhar Bambang Suharno Bayu Kurniawan Bratakusuma, D Bratakusuma, Danu Catur Rini Widyastuti, Catur Rini Dewi Purnama Sari Djoko Adi Widodo Eka Ayu Agustina, Himmah Sekar Endang Tri Wahyuni Fajar Nurjaman Gemilar, Gelar Panji Hendrik Setiawan, Hendrik Heni Kusumayani Heny Kusumayanti Herlina, Ulin Herlina, Ulin Himawan Tri Bayu Murti Petrus, Himawan Tri Bayu Murti I Made Bendiyasa Indah Nurul Izzati, Indah Nurul Indra Perdana Iskandar, Y Iskandar, Yusuf Isnugroho, Kusno Isnugroho, Kusno Kristian, Lian Kristian, Stefanus Lian Kusuma, Alam Budi Kusumawardani, Yustika Kusumawardani, Yustika Kusumawardani, Yustika Lanjar, Lanjar Mufakhir, Fika Rofiek Mufakhir, Fika Rofiek Mufakir, Fika Rofiek Muhammad Amin Nova Susilowati, Nova Novira, Dinda Tri Novita, Sinta Nur Nalindra Putra, Nur Nalindra Nurjanah, Isti Nurjanah, Isti Petrus, Himawan TBM Petrus, Himawan TBM Putra, Federick Dwi R.TD Wisnu Broto Radenrara Dewi Artanti Putri, Radenrara Dewi Artanti Ratna Dewi Kusumaningtyas Ratna Frida Susanti Ria Wulansarie, Ria Riayanti, Fatma Indah RTD Wisnu Broto RTD. Wisnu Broto Septriana, Ayu Setyawan, Cahya Edi shinta virdhian, shinta Shofi, Achmad Sinaga, J M Sinaga, J M Soesaptri Oediyani, Soesaptri Sofi, Achmad Suka, Ediman Ginting Tanujaya, Felisha Hapsari Tanujaya, Felisha Hapsari Tawfiequrahman, Ahmad Triastuti Sulistyaningsih Vidhian, Shinta Wanta, Kevin Cleary Wanta, Kevin Cleary Widhi Maharani Wijaya, Ardyanto Wiratni Wiratni, Wiratni Yustika Kusumawardani, Yustika Kusumawardani Zulaechah, Luluk Siti Zulaechah, Luluk Siti