Articles

KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) RODAMINA B BERMEMBRAN POLIMER CAMPURAN PVC – DOP DENGAN KITOSAN SEBAGAI CARRIER Kurniati, Tuti; Atikah, Atikah; Sulistyarti, Hermin
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini membuat dan mengkarakterisasi Elektroda Selektif Ion (ESI) sebagai metode alternatif dalam penentuan Rodamina B secara kuantitatif pada makanan. Metode Elektroda Selektif Ion mudah digunakan untuk pengukuran di lapangan dan hasil pengukurannya memiliki sifat selektif dan sensitif. Elektroda Selektif Ion terdiri atas 4 bagian yaitu : Badan elektroda yang terbuat dari plastik polietilen, konduktor berupa kawat platina, membran menggunakan bahan aktif kitosan dan kabel koaksial RG 58 sebagai penghubung Elektroda Selektif Ion pada potensiometer. Optimasi komposisi membran yang kompatibel dan homogen pada ESI Rodamina B dilakukan dengan % berat perbandingan Kitosan:PVC:DOP adalah (4:32:64 ; 4:34:62 ; 4:35:61 ; 5:34:61; 5:35:60 dan 6:35:59). Total keseluruhan berat membran adalah 1 g dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan 1:3 (b/v) yang dilapiskan pada kawat platina. Pengaruh waktu prakondisi (dopan) dilakukan dengan tujuan meningkatkan konduktivitas membran ESI yang telah dibuat. Perendaman membran dilakukan dalam larutan RCOONa 0,5 M dengan variasi waktu perendaman membran ESI selama 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70 dan 80 menit. Karakterisasi sifat dasar ESI yang dibuat meliputi: faktor Nernst, kisaran konsentrasi pengukuran, batas deteksi, waktu respon, dan life time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI yang dibuat menghasilkan karakteristik optimum untuk pengukuran analisis dengan faktor Nernst 58,86 mV/dekade konsentrasi, batas deteksinya 5,79 ppm, waktu respon yang cepat berkisar 30 detik dan memiliki life time hingga 45 hari. Komposisi penyusun membran optimal perbandingan kitosan:PVC:DOP adalah 4:34:62 dengan waktu perendaman optimum 30 menit.Kata kunci : rodamina B, pewarna makanan, elektroda selektif ion (ESI)
KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) KROMAT TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS KITOSAN Kurniasih, Dedeh; Atikah, Atikah; Sulistyarti, Hermin
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dibuat dan dikarakterisasi suatu elektroda selektif ion (ESI) kromat tipe kawat terlapis. Komposisi optimum membran didapatkan dari campuran kitosan, alikuot 336-kromat, polivinilklorida (PVC) dan dioktilftalat (DOP) sebagai plasticizer dengan perbandingan 4:0,5:35:60,5 (% b/b) dalam pelarut THF (1:3 b/v). Penambahan alikuot 336-kromat dalam membran dengan bahan aktif kitosan dapat meningkatkan konduktivitas membran sehingga dapat menghasilkan karakter sifat dasar. Karakteristik dasar elektrode selektif ion kromat memberikan karakteristik optimum dengan faktor Nernst 29,77 mV/dek, rentang konsentrasi linier 10-6–10-1 M, waktu respon 40 detik, batas deteksi 1,95 x 10-6 M, usia pemakaian 49 hari.Kata Kunci: elektroda selektif ion (ESI) tipe kawat terlapis, ion kromat, kitosan, alikuot 336-kromat
CULTIVATION CONDITIONS FOR PROTEASE PRODUCTION BY A THERMO-HALOSTABLE BACTERIAL ISOLATE PLS A Iqbalsyah, Teuku M.; Malahayati, Malahayati; Atikah, Atikah; Febriani, Febriani
Jurnal Natural Volume 19, Number 1, February 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.586 KB) | DOI: 10.24815/jn.v19i1.11971

Abstract

Polyextremophiles have increasingly been utilised to produce thermostable enzymes with better stability in multiple extreme conditions. This study reports the screening results of four new bacterial isolates (PLS A, PLS 75, PLS 76 and PLS 80), isolated from an under water hot springs, in producing thermo-halostable protease enzyme. Optimum cultivation conditions for the protease production were also studied. Screening of protease-producing isolates was conducted using Thermus solid medium enriched with 3% skim milk and 0.5% casein. The growth of the isolates showing protease activity was monitored by measuring the cell dry weight and protease activity during 24 h cultivation period. The activity was also measured at various cultivation conditions, i.e. temperature, pH and salt concentrations. Amongst the four isolates, only PLS A showed the ability to produce protease. The optimum cultivation conditions for protease production were observed at 65°C, pH 7 for 18 h incubation. The activity increased with the addition of 1% NaCl concentration (0.085 Unit/mL). The ability of PLS A isolate to produce thermo-halostable protease was encouraging as they could potentially be used in industries requiring the enzyme with multiple extremes. 
KARAKTERISASI FLY ASH BATUBARA SEBAGAI BAHAN KATALITIK KONVERTER DALAM MEREDUKSI GAS BUANG HC DAN CO KENDARAAN BERMOTOR Ghofur, Abdul; Atikah, Atikah; Soemarno, Soemarno; Hadi, Abdul
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu terbang batubara (Fly Ash) merupakan limbah indutri dari PLTU yang pada umumnya dibuang di landfill atau ditumpuk begitu saja di dalam area industri. Penumpukkan abu terbang batubara akan menimbulkan masalah bagi lingkungan karena menghasilkan limbah bahan bahan berbahaya dan beracun (B3). Untuk itu diperlukan suatu upaya pemanfaatan limbah abu terbang ini agar mampu meningkatkan nilai ekonomisnya serta mengurangi dampak buruknya terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karateristik abu terbang sebagai bahan katalitik konverter dalam rangka mereduksi gas buang. Sedangkan metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengaktivasi fly ash dengan menggunakan H2SO4 dengan beberapa variasi konsentrasi yatu  mulai 7 M, 8 M dan 9 M. Dari hasil percobaan IR terjadi pergeseran bilangan gelombang yaitu bilangan gelombang 455.17 cm-1 bergeser 459.03 cm-1, hal ini menunjukkan konsentrasi H2SO4 dapat menghilangkan zat pengotor pada pori abu layang. Dari beberapa variasi konsentrasi H2SO4 juga menunjukan konsentrasi sebesar 9 M adalah paling potensial untuk digunakan sebagai bahan katalitik konverter, hak ini dikarena ada kandungan unsur TiO dan meningkat 2,49%, meskipun relatif kecil dengan unsur ini diharapkan fly ash batubara mampu menjadi bahan katalitik konverter yang dapat mereduksi emisi gas buang. Key words: Emisi Gas buang HC, Fly ash dan CO Katalitik konverter
PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA GURU BERDASARKAN STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK KOMPETENSI GURU DAN KOMPETENSI GOMES SEBAGAI ACUAN PEMBERIAN INSENTIF (Studi Kasus SMA Brawijaya Smart School, Malang) Atikah, Atikah; Setyanto, Nasir Widha; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.186 KB)

Abstract

Abstrak Sistem penilaian kinerja guru di SMA Brawjaya Smart School dilakukan sebagai formalitas namun tidak ada suatu usaha perbaikan apaupun dari pihak sekolah. Sehingga dibutuhkan suatu rancangan sistem penilaian kinerja yang dapat memotivasi kinerja guru SMA Brawijaya Smart School. Untuk itu dirancang sistem penilaian kinerja guru berbasis kompetensi, khususnya Kompetensi Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru yang dipadukan dengan Kompetensi Gomes. Tahap awal dilakukan perhitungan bobot pada tiap kompetensi menggunakan kuesioner pembanding berpasangan yakni dengan metode AHP. Hasil perhitungan bobot persentase masing-masing kompetensi adalah  kreativitas 20,70% , Inisiatif 14,42%, Kesesuaian materi pembelajaran 13,9% , Kerjasama 10,5%, Kesiapan mengajar 9,62%, keteladanan 5,85%, integritas diri 5,85 %, Pengetahuan mengenai tugas 5,66 %, kuantitas 4,0%, kesungguhan 3,68%, Kehadiran 2,83%, Kemauan belajar 1,89% dan Ketepatan waktu 1,04%. Selanjutnya dilakukan penilaian dengan menggunakan kuesioner menggunakan metode penilaian Rating Scale. Hasil dari penilaian tersebut diolah sehingga didapat prestasi kerja dari masing-masing guru. Tahap akhir adalah melakukan perhitungan insentif berdasarkan prestasi kerja yang telah dicapai. Kata kunci : Penilaian Kinerja Guru, AHP, Rating Scales, Insentif
pembuatn tes kit tiosianat berdasarkan pembentukan kompleks besi(III) tiosianat Dini, Putri; Sulistyarti, Hermin; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.82 KB)

Abstract

ABSTRAKTiosianat merupakan salah satu senyawa yang secara tidak langsung dapat menyebabkan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI). Penentuan tiosianat dapat dilakukan dengan tes kit, berdasarkan  metode kolorimetri yaitu dengan cara pembentukan kompleks berwarna merah Besi (III) tiosianat. Pembentukan kompleks Besi (III) tiosianat dapat dilakukan dengan cara mereaksikan tiosianat SCN- dengan ion Fe3+ dalam suasana asam. Warna yang dihasilkan akan dianalisa secara spektrofotometri visibel. Intensitas warna dari kompleks yang terbentuk dibuat sebagai komparator. Hasil penelitian menunjukkan waktu optimum pembentukan kompleks adalah 3 menit dan pH 2.Kata kunci: kompleks Besi(III) tiosianat, tes kit,tiosianatABSTRACTThiocyanate is a compound that can indirectly lead to Iodine Deficiency Disorders(IDD). Determination of thiocyanate to do with the test kit, based on the colorimetric method based on the formation of the red complex iron(III) thiocyanate. Complex formation of iron(III) thiocyanate can be done by reacting thiocyanate(SCN-) with Fe3+ ions under acidic conditions. The resulting color will be analyzed by visible spectrophotometry. Color intensity of the complex formed was madeas a comparator. The results showed the optimum time of the complex formation of 3 minutes and pH 2.Key words:iron(III) thiocyanate complex, tes kit, Thiocyanate
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION CdCl3- TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS ALIQUAT 336-CdCl3- Atikah, Atikah; Fardiyah, Qonitah; Puspitaningrum, Shanti
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.362 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat dan mengkarakterisasi elektroda selektif ion (ESI) CdCl3- tipe kawat terlapis berbahan aktif aliquat 336-CdCl3- berpendukung polimer campuran polivinilklorida (PVC)-plasticizer dibutilftalat (DBP). Variabel penelitian yang dipelajari meliputi variasi komposisi bahan penyusun membran dan waktu perendaman membran agar diperoleh ESI CdCl3- bersifat Nernstian. Optimasi waktu perendaman dilakukan dengan merendam membran ESI dalam larutan CdCl3- 0,1 M dalam variasi waktu 3-24 jam dengan interval 3 jam. Karakteristik ESI yang diuji meliputi: harga Faktor Nernst, rentang konsentrasi linier, batas deteksi, waktu respon dan usia pakai. Pengukuran potensial larutan dilakukan pada suhu kamar menggunakan larutan CdCl3- 10-8-10-1 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan perbandingan komposisi aliquat 336-CdCl3-: PVC: DBP = 4: 33: 63 (%b/b) dilarutkan dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) 1:3 b/v menunjukkan sifat Nernstian dengan harga Faktor Nernst sebesar 58,37 mV/dekade konsentrasi pada rentang konsentrasi  CdCl3- 10-6 – 10-1 M CdCl3-, batas deteksi 5,86 x 10-6 M atau setara 1,28 ppm CdCl3-,  perlu waktu perendaman selama 12 jam, waktu respon  cepat (50 detik) dan usia pemakaian selama 22 hari masih baik.   Kata kunci : Cadmium, Membran, Aliquat336, Potensiometri
PENGARUH pH, ION ASING TERHADAP KINERJA ESI CdCl3- TIPE KAWAT TERLAPIS DAN APLIKASINYA Atikah, Atikah; Fardiyah, Qonitah; Djatmika, Rosalina
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.079 KB)

Abstract

ABSTRAK Elektroda Selektif  Ion (ESI) CdCl3- tipe kawat terlapis dibuat dengan komposisi perbandingan (% berat) Aliquat 336-CdCl3- : polivinilklorida (PVC) : dibutilftalat (DBP) = 0,04 : 0,33 : 0,63 dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan b/v = 1 : 3 yang telah dikarakterisasi kinerjanya yang didasarkan pada harga Faktor Nernst. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh pH dan ion asing terhadap kinerja ESI CdCl3- tipe kawat terlapis untuk menentukan kadar kadmim dalam air limbah baterai. Pengaruh pH ditentukan dengan mengukur potensial larutan CdCl3- pada pH 1-7. Pengaruh ion asing ditentukan menggunakan metode larutan tercampur dengan konsentrasi ion asing NO3- dan H2PO4- masing-masing  0,01 M dalam larutan ion utama CdCl3- dalam rentang konsentrasi 10-1-10-6 M. ESI CdCl3- tipe kawat terlapis diaplikasikan untuk menentukan kadar kadmium dalam air limbah baterai yang hasilnya dibandingkan dengan metoda standar spektrometri serapan atom (SSA).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI CdCl3- tipe kawat terlapis dapat bekerja optimal pada pH 1-4 dan tidak terganggu dengan kehadiran ion asing NO3- dan H2PO4-. Urutan selektifitas  ESI CdCl3- tipe kawat terlapis terhadap ion asing adalah : CdCl3->NO3->H2PO4- . ESI CdCl3- digunakan  untuk  menentukan  kadar  ion kadmium  pada air limbah baterai sebagai metoda alternatif selain metoda Spektrometri Serapan Atom (SSA).  Diperoleh kadar  kadmium  sebesar 12,74 ± 1,11 ppm dengan  memberikan akurasi sebesar 98,53% dan presisi sebesar 97,45% Kata kunci :  Aliquat 336-CdCl3-,  potensiometri, membran
APLIKASI ELEKTRODA SELEKTIF ION SULFAT BERBASIS PIROPILIT UNTUK PENENTUAN SULFAT PADA MINUMAN Fardiyah, Qonitah; Atikah, atikah; Maulidah, Fajar Rizqy
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.385 KB)

Abstract

Beberapa metode telah dikembangkan untuk penentuan sulfat dalam suatu sampel. Pada penelitian ini telah dilakukan aplikasi elektroda selektif ion sulfat berbasis piropilit untuk menentukan sulfat pada minuman. Keberadaan sulfat pada minuman, khususnya pada jajanan es dapat ditentukan dengan metode potensiometri menggunakan ESI sulfat tipe kawat terlapis berbasis piropilit. Hasil penelitian ESI sulfat yang telah dibuat menunjukkan respon Nernstian terbaik pada kisaran konsentrasi 10-5 – 10-1 M atau setara dengan 0.96 – 9600 ppm sulfat. Mempunyai kepekaan rata-rata sebesar 29.7 mV/dekade dengan limit deteksi pengukuran 1.15 x 10-6 M atau setara dengan 0.1104 ppm sulfat. Pengaruh pH dan ion asing juga dipelajari dalam penelitian ini. Variabel penelitian ini meliputi pH larutan yang divariasi dari pH 3 – 10 dan ion asing yang digunakan adalah ion Cl- dan ion PO43- dengan konsentrasi  10-3 M menggunakan metode larutan tercampur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pH 7 ESI sulfat memberikan respon Nernstian terbaik. Adanya kehadiran ion asing ion Cl- dan ion PO43- tidak memberikan pengaruh terhadap kinerja ESI sulfat yang telah dibuat. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien selektivitas (Kij) yang kurang dari satu. Konsentrasi sulfat yang terukur dengan ESI sulfat berbasis piropilit sebesar 1,093 ppm sulfat (sampel es coklat) dan 1,459 ppm sulfat (sampel es melon) dimana konsentrasi tersebut masih dalam batas aman untuk dikonsumsi. (Ambang batas maksimal sulfat yang di perbolehkan dalam minuman sebesar 250 ppm, menurut SMCL). Kata kunci: faktor Nernst, ion asing, pH, potensiometri
PENENTUAN KADAR IODIDA SECARA SPEKTROFOTOMETRI BERDASARKAN PEMBENTUKAN KOMPLEKS AMILUM-IODIUM MENGGUNAKAN OKSIDATOR IODAT Febrianti, Sita; Sulistyarti, Hermin; Atikah, atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.903 KB)

Abstract

Iodium adalah zat gizi esensial bagi tubuh. Gangguan Akibat Kekurangan Iodium  (GAKI) merupakan salah satu masalah gizi yang menjadi faktor penghambat pembangunan sumber daya manusia karena dapat menyebabkan terganggunya perkembangan mental dan kecerdasan manusia. Penentuan iodida penting untuk mengetahui jumlah iodida dalam urin. Penentuan iodida dapat dilakukan dengan spektrofotometer metoda spektrofotometri sinar tampak dengan memanfaatkan metode kolorimetri yaitu dengan cara pembentukan kompleks amilum-iodium yang berwarna biru dan menyerap cahaya pada panjang gelombang 615 nm. Pembentukan kompleks amilum-iodium dapat dilakukan dengan cara mereaksikan I- dengan oksidator IO3- dalam suasana asam dengan indikator amilum. Warna yang dihasilkan akan dianalisa secara spektrofotometri sinar tampak. Pembentukan kompleks dilakukan dalam waktu optimum 6 menit dan dengan volume penambahan oksidator iodat 0,8 mL.Kata kunci: iodida, iodat, kompleks amilum-iodium, spektrofotometri
Co-Authors A Sabarudin Abdul Ghofur Abdul Hadi Abdul Rozak Abner Tonu Lema ADR Madjid, ADR Alvan Febrian S, Alvan Febrian Alvan Febrian, Alvan Anisah Anisah Antesar Elmagirbi Arief Rachmansyah Arief, Adilla Edi Arini Sugiarti Aris Munandar Ayu , Shindy W. B, Dwi Izzati Bachtiar, Dade Barlah Rumhayati Bheta Sari D, Bheta Sari Candra Irawan Ceria Farela Mada Tantrika Chandrawati Cahyani Dedeh Kurniasih Dian Novita W, Dian Novita Djatmika, Rosalina Ekawati Ekawati Eko Naryono Eliana Eliana Ema Pristi Yunita, Ema Pristi Ema Pristi, Ema Febriani Febriani Frans Deminggus Herlinda Herlinda, Herlinda Hermin Sulistyarti Heryati, Kosma Huda, Asrul I Made Gede Sudyadnyana Sandhika, I Made Gede Sudyadnyana Ida Wahyuni Imalia Nurrachma Ayuningtyas, Imalia Nurrachma Indriana, Silvi Avianti Iqbalsyah, Teuku M. Izzati , Dwi B. Kusuma, Bagus Andryana Kusumawardhani, Nury Lilik Suryati Linda Noviana Luchis Rubianto M Nitsae, M Ma'ruf, Ahmad Malahayati Malahayati Maulidah, Fajar Rizqy Maulidyawati, Titin Mutia, Intan Mutia, Intan Nasir Widha Setyanto Osrita Hapsara Pupu Sopini Puspitaningrum, Shanti Putri Dini Qonitah Fardiyah Qurrata Ayun R. Djoko Nugroho, R. Djoko Rasyad, Sobihah Risma Putri Disicahyani Roisatul Hasanah Sarliva, Ummi Silzha Eka Prasetya Irawan Sita Febrianti Siti Fatimah Pradigdo Soemarno Soemarno Sudarminto Setyo Yuwono Sugeng Hariyadi, Sugeng Suhardjo Suhardjo Suharyani, Ine Syafira Ayu Deviana Toha, Suryani Tuti Kurniati W, Shindy Ayu Winioliski L.O Rohi Bire, Winioliski L.O Yunan Surono, Yunan Yuris Yuris, Yuris Zulfah, Novy Lailatuz Zuri Rismiarti