Warsito Atmodjo
Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Dipenogoro

Published : 47 Documents
Articles

PADATAN TERSUSPENSI YANG DIPENGARUH OLEH PROSES PASANG SURUT DI PERAIRAN KALIBOYO, KABUPATEN PEKALONGAN Shabari, Anugrah Riskel; Satriadi, Alfi Satriadi; Atmodjo, Warsito
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v8i4.24775

Abstract

ABSTRAK: Perairan Kaliboyo merupakan daerah yang berpotensi mengalami pendangkalan akibat pengendapan sedimen tersuspensi. Potensi dari pengdangkalan tersebut dapat diketahui dengan mengetahui nilai konsentrasi dan sebaran Material Padatan Tersuspensi (MPT). Konsentrasi MPT yang tinggi di laut dipengaruhi oleh arus yang dibangkitkan oleh pasang surut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh arus laut terhadap konsentrasi dan sebaran MPT di Perairan Kaliboyo Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Materi yang digunakan meliputi utama berupa data sampel air dan arus laut sedangkan data pendukung berupa data pasang surut BMKG, dan debit sungai PSDA Jawa Tengah tahun 2017, bathimetri hasil pemeruman tanggal 15 September 2018, dan peta RBI 2017. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat eksploratif, penentuan lokasi pengambilan sampel air menggunakan metode purposive sampling, pengambilan data arus laut menggunakan metode lagrange. Model matematik yang digunakan adalah Flow Flexible Mesh Model 2D untuk arah pergerakan arus dan Inverse Distance  Weighted  untuk interpolasi sebaran MPT.  Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai material padatan tersuspensi pasang menuju surut pada kedalaman 0.2d memiliki nilai antara 0,027 g/l ? 0.114 g/l, kedalaman 0.6d memiliki nilai antara 0,030 g/l ? 0,114 g/l, dan kedalaman 0.8d memiliki nilai antara 0,038 g/l ? 0,118 g/l. Kecepatan arus memiliki nilai antara 0.0181 m/dt ? 0.2011 m/dt dengan arah dominan ke arah barat laut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi tertinggi material padatan tersuspensi berada di muara sungai dan daerah yang masih dipengaruhi oleh sungai dan mengecil menuju laut lepas.ABSTRACT: Kaliboyo River is an area that has potential by silting due to the deposition of suspended sediments. The potential of this silting can be known by understanding the value of concentration and the distribution of suspended sediment load. The high suspended sediment load concentration in the ocean is influenced by currents generated by tides. The purpose of this research the effect of ocean currents on the concentration and distribution of suspended sediment load in the Kaliboyo River of Batang Regency, Central Java. The material used includes the main data such as water sample, and current. while the supporting data consists of tides data from BMKG, and river discharge from Central Java PSDA in 2017, bathimetry results from September 15, 2018, and RBI 2017 map This study uses quantitative methods that are explorative in nature, taking the location of sampling using the purposive sampling method, taking ocean currents using the lagrange method. The mathematical model used is 2D Flow Flexible Mesh Model for flow direction and Inverse Distance Weighted for TSS distribution interpolation. Based on the results of the study, it was found that the value of the tide suspended solids to tide at the 0.2d level had a value between 0.027 g / l - 0.114 g / l, 0.6d depth had a value between 0.030 g / l - 0.114 g / l, and 0.8d has a value between 0.038 g / l - 0.118 g / l. The current velocity has a value between 0.0181 m / dt - 0.2011 m / dt with the dominant direction to the northwest. Based on the results of the study it can be concluded that the highest concentration of total suspended solid in the estuary of the river and the area where still influeced by the river and shrinking towards the open sea.
SEBARAN SEDIMEN DAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK PADA SEDIMEN DASAR PERAIRAN PANTAI SLAMARAN PEKALONGAN Arisa, Raden Roro Putri; Kushartono, Edi Wibowo; Atmodjo, Warsito
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.175 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v3i3.6006

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk mengkaji sebaran sedimen, total kandungan bahan organik sedimen dan hubungan nilai sortasi sedimen dengan total kandungan bahan organik pada sedimen dasar perairan pantai Slamaran Pekalongan. Pengambilan sampel dilakukan  pada bulan Mei 2012 dengan menggunakan grab sampler pada 20 stasiun. Sampel sedimen yang diperoleh kemudian dianalisis untuk penentuan besar ukuran butir sedimen dan dilakukan perhitungan statistik sedimen untuk mengetahui sebaran sedimen. Selain itu juga dilakukan analisis total kandungan bahan organik sedimen serta analisis hubungan nilai sortasi sedimen dengan total kandungan bahan organik sedimen. Jenis sedimen dasar yang dominan di perairan pantai Slamaran adalah jenis sedimen pasir lanauan. Dari perhitungan statistik sedimen didapatkan nilai mean sedimen antara 0,093 sampai dengan 0,625, nilai sortasi sedimen antara -0,0951 sampai dengan -0,6243, nilai skewness antara -0,8379 sampai dengan 0,0777 dan nilai kurtosis antara 0,6723 sampai dengan 2,5371. Sedimen dasar pantai Slamaran didominasi oleh kandungan bahan organik berkriteria sedang, yaitu antara 7% - 17%. Dengan kandungan bahan organik terendah sebesar 5,60% dan kandungan bahan organik tertinggi sebesar 20,84%. Dan adanya hubungan antara nilai sortasi sedimen dengan total kandungan bahan organik pada sedimen dasar perairan pantai Slamaran Pekalongan
PENDEKATAN SEL SEDIMEN UNTUK ANALISA PERUBAHAN GARIS PANTAI DI KECAMATAN KALIWUNGU DAN KECAMATAN BRANGSONG, KABUPATEN KENDAL Bismoko, Setiaji; Atmodjo, Warsito; Santoso, Adi
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v1i1.880

Abstract

The purpose of this research is to study sediment cells to analyze the influence of sediment transport along the coast towards shoreline change, and know the area with erosion and accretion occur along the coast of Kaliwungu Subdistrict and Brangsong Subdistrict, Kendal Regency. The method used to determine the cell sediment is a remote sensing image interpretation and field survey by identifying sources of sediment, the sediment movement and sediment movement limits. The area that experiencing erosion and accretion is obtained from Landsat satellite image overlay. Satellite imagery used in this study is Landsat satellite image recording in 1991, 2001 and 2011. Barangsong Subdistrict and Kaliwungu Subdistrict in year 1991 until 2011 experienced eroded by 8,15 ha and 9,33 ha of accretion. The phenomenon of erosion and accretion in the subdistrict Barangsong and subdistrict Kaliwungu influenced by the source of sediment from the Blorong river, Waridin river, and Sapen river that serve as fixed limits in the concept of sediment cells. Coastline changes that occur in the study area is also due to reclamation that juts into the sea like jeti development and KLI (Kayu Lapis Indonesia).
KARAKTERISTIK PASANG SURUT DI TELUK JAKARTA BERDASARKAN DATA 253 BULAN Dina ?Amalina, aufi; Atmodjo, Warsito; Setiyo Pranowo, Widodo
Jurnal Riset Jakarta Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Riset Jakarta
Publisher : Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.354 KB) | DOI: 10.37439/jurnaldrd.v12i1.7

Abstract

Pengetahuan mengenai kondisi pasang surut di Indonesia sangat penting sebagai pengukuran, analisis, dan pengkajian data muka air laut untuk berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pantai maupun laut seperti pelayaran antar pulau, pencemaran laut, pengelolaan sumber daya hayati perairan atau pertahanan nasional, serta pembangunan konstruksi teknik sipil. Data yang digunakan adalah data pasang surut dan Peta Rupa Bumi Indonesia. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Microsoft Office Excel 2007 untuk pengolahan metode admiralty sedangkan Matlab R2014a pengolahan metode least square untuk menghasilkan komponen harmonik pasang surut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tinggi muka pasang surut selama Bulan Maret 2018 mempunyai nilai elevasi MSL sebesar 1,91 meter ; elevasi MHWL sebesar 2,54 meter dan elevasi MLWL sebesar 1,27 meter. Sementara tinggi muka pasang surut selama Januari 1984 hingga Desember 2004 memiliki nilai tahunan berturut ? turut sebagai berikut MSL sebesar 1,9482 meter; MHWL sebesar 2,8129 meter; dan nilai MLWL sebesar 1,0835 meter, sedangkan pada elevasi bulanan mempunyai elevasi MSL sebesar 1,9596 meter; MHWL sebesar 2,8057 meter; MLWL sebesar 1,1135 meter. Berdasarkan hasil analisis nilai formzahl dan tipe pasang surut dengan dua metode (Admiralty dan Least Square) pada Bulan Maret 2018 yaitu pada metode admiralty tipe campuran cenderung tunggal mempunyai nilai formzahl sebesar 2,6786, sedangkan untuk metode least square mempunyai nilai formzahl sebesar 3,7864 yang diklasifikasikan sebagai tipe pasang surut tunggal. Pada Januari 1984 hingga Desember 2004 metode admiralty mempunyai tipe pasang surut tunggal yang mempunyai bilangan formzahl sebesar 3,6924, sedangkan pada metode least square tipe pasang surut tunggal dengan nilai formzahl sebesar 4,6555
SEBARAN SEDIMEN DI PERAIRAN DELTA SUNGAI BODRI, KENDAL, JAWA TENGAH Atmodjo, Warsito
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 15, No 1 (2010): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.844 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.15.1.53-58

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sebaran sedimen, faktor arus serta gelombang yang mempengaruhinya di perairan delta Sungai Bodri. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2006.  Metode eksploratif digunakan dalam penelitian ini, sampel sedimen diambil dengan stratied purpose sampling berupa sedimen suspensi muara sungai dan sedimen dasar perairan Delta Sungai Bodri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran sedimen delta pada Sungai Bodri adalah gosong pasir (swas bar) dan pola akumulasi gosong pasir sejajar dengan garis pantai. Komposisi sedimen delta berupa lanau pasiran, pasir lanauan, dan pasir. Faktor hidrooseanogra  yang mempengarihi sebaran sedimen delta Sungai Bodri yang dominan adalah debit Sungai Bodri  9,17 - 54,48 m3/dt.; input sedimen suspensi 0,26 ? 0,42 kg/dt.; MSL pasut 58,65 cm.; LLWL pasut 37 cm.; HHWL 98 cm.; kedalaman perairan (-11) cm sampai (-111) cm.; kecepatan arus (0,16 to 0,68) m/dt.; arah arus Utara (210°-267°) Timur; tinggi gelombang (0,08-1,5) m dan arah gelombang Utara (200°-318°) Timur. Faktor oseanografi yang dominan pembentuk sebaran sedimen delta Sungai Bodri adalah gelombang. Kata Kunci : delta, sedimen, Sungai Bodri The pattern distribution of sediment of River Bodri delta and oceanographic factor influenced them are studied during May until June 2006. Explorative  methods was apllied, the sample of sediment i.e. suspended and bottom sediment were taken from river mouth of Bodri. The results showed that  the pattern sediment accumulation at delta River Bodri are swas bar and the sediment were spreaded out parallel with the coastal line. Component of sediment delta concist of sandy silt, silty sand and sand. Factor of hidro-oceanography which built distribution pattern of sediment delta of River Bodri as follows : The value of deschart River Bodri is 11,3315 m3/sec.; sediment suspention input 0,0835 kg/sec.; mean sea level of tides 58,65 cm.; height waters of low tides 37 cm.; height water of height tides 98 cm.; depth of subsurface waters (-11) cm to (-111) cm.; velocity of suurents is (0,16 to 0,68) m/ sec.; the trend of currents is North (2100-2670) degree East; height of wave (0,08-1,5) m and bearing of wave North (2000-3180) degree East. The dominant agent of oceanographic factors of pattern sediment accumulation in delta of River Bodri was waves energi. Key Words : delta, sediment, Bodri River
TRANSPORT SEDIMEN DI LOKASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN PELABUHAN MARUNDA, JAKARTA UTARA Oktiarini, Dwi; Atmodjo, Warsito; Widada, Sugeng
Journal of Oceanography Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1493.08 KB)

Abstract

Salah satu faktor permasalah yang sering terjadi dalam pemilihan lokasi pengembangan pelabuhan yakni proses sedimentasi yang terjadi terus menerus sehingga berpotensi mengakibatkan pendangkalan. Pergerakan material sedimen dalam proses sedimentasi dipengaruhi oleh pergerakan aliran air seperti pasang surut, angin, arus dan gelombang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis sedimen dasar di sekitar lokasi perencanaan pembangunan, mengetahui perbandingan konsentrasi sedimen tersuspensi pada saat pasang dan surut serta membuat simulasi transport sedimen sehingga diharapkan memberikan informasi dan gambaran mengenai sedimentasi di perairan Perencanaan Pembangunan Pelabuhan Marunda.  Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pengambilan data lapangan, analisa sampel sedimen, dan pengolahan data serta penyusunan laporan.  Pengambilan data lapangan dilakukan pada bulan Juni 2014. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus, sedangkan untuk penentuan titik koordinat lokasi penelitian berlangsung adalah dengan menggunakan metode pertimbangan atau metode sampling.  Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data lapangan, diperoleh jenis sedimen yang terdapat di sekitar perairan pelabuhan yaitu sedimen pasir. Sedangkan konsentrasi sedimen tersuspensi disetiap stasiun pengamatan pada saat surut lebih besar dibandingkan pada saat pasang.  Dengan bantuan perangkat lunak MIKE 21 diperoleh volume sedimen dari pergerakan transport sedimen selama 15 hari adalah sebesar 5,083 x 10-3 m3.
STUDI SEDIMENTASI PADA PERENCANAAN PENGEMBANGAN PELABUHAN PATIMBAN, SUBANG Maris, Muhamad Ribhi; Handoyo, Gentur; Atmodjo, Warsito
Journal of Oceanography Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.949 KB)

Abstract

Daerah Patimban, Kabupaten Subang terdapat pelabuhan yang akan di kembangkan. Pengembangan pelabuhan dapat memicu proses sedimentasi di sekitar pelabuhan. Salah satu penyebab terjadinya sedimentasi adalah arus sepanjang pantai (Longshore Current). Mengetahui adanya hubungan arus sepanjang pantai (Longashore Current) yang mempengaruhi laju sedimentasi yang terjadi di suatu perairan. Analisis proses sedimentasi yang disebabkan dengan adanya pengaruh arus sepanjang pantai yang berada di sekitar bangunan pelabuhan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 Desember ? 28 Desember 2016 di Perairan Patimban, Kabupaten Subang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel sedimen pada 2 titik pengamatan. Metode analisa data untuk memperoleh hubungan antara hasil analitik dengan kondisi dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah datang gelombang pada musim barat yaitu dari arah utara dengan membentuk sudut gelombang pecah sebesar 19,870 dan kecepatan arus sepanjang pantai sebesar 0,645 m/dt. Untuk angkutan  sedimen pada musim barat sebesar 80386,68 m3/tahun. Pada musim timur, peralihan I, dan peralihan II dianggap tidak berpengaruh dikarenakan arah datang angin berasal dari wilayah daratan. Laju sedimentasi pada pelabuhan Patimban pada sisi timur sebesar 6,4634 kg/m2/tahun dan pada sisi barat sebesar 6,4348 kg/m2/tahun dengan jenis sedimen yaitu lanau pasiran.
STUDI ARUS DAN SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN PANTAI LARANGAN KABUPATEN TEGAL Wardheni, Alan; Satriadi, Alfi; Atmodjo, Warsito
Journal of Oceanography Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.883 KB)

Abstract

ABSTRAKKecepatan dan arah arus yang selalu berlawanan arah setiap tahun dapat mempengaruhi sebaran sedimen dasar di sekitar pantai, sehingga diperlukan beberapa analisis mengenai kondisi arus serta pola sebaran sedimen dasar di perairan Pantai Larangan, Kabupaten Tegal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan dan arah arus serta sebaran sedimen dasar di perairan Pantai Larangan Kabupaten Tegal. Penelitian ini dilakukan 2 tahap, pengumpulan data lapangan yang meliputi pengukuran dan pengambilan data arus, pasang surut, dan sedimen dasar dilakukan pada tanggal 19 Mei - 5 Juni 2013, dan pengolahan data pada bulan Juni 2013. Teknik pengambilan sampel sedimen menggunakan metode sampling purposive (Grab sampler),  pengambilan data arus dan pasang surut menggunakan metode Euler (ADCP dan Palem pasut). Berdasarkan analisis data, diperoleh kecepatan arus rata-rata berkisar antara 0,023 ? 0,301 m/s dengan arah dominan menuju Barat dan Barat Daya.  Kecepatan rata-rata pada kolom air permukaan adalah 0,472 m/s, kolom air tengah 0,056 m/s, dan kolom air dasar 0,049 m/s. Pola pergerakan arus dominan dipengaruhi oleh arus pasang surut. Sebaran sedimen dasar didominasi oleh lanau dan pasir. Kecepatan arus di perairan Pantai Larangan relatif kecil sehingga sebaran sedimen dasar didominasi oleh sedimen dengan ukuran butir halus (lanau).
STUDI POLA ARUS DI PERAIRAN BENTENG PORTUGIS, KABUPATEN JEPARA Djati, Rahardjo; Atmodjo, Warsito; Indrayanti, Elis
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1667.935 KB)

Abstract

Maraknya perkembangan wisata daerah pesisir, khususnya di Perairan Benteng Portugis yang memiliki karakteristik dengan tanjung, teluk, serta adanya pulau Mandalika. Belum adanya penelitian tentang pola arus membuat kurangnya informasi kepada wisatawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola arus yang berada di Peairan Benteng Portugis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, purposive sample untuk penentuan lokasi, serta deskriptif kuantitatif dalam pengolahan data. Penelitian ini dibagi dalam dua tahap besar yaitu survey lapangan dan tahap pengolahan dengan pendekatan model numerik dengan modul ADCIRC. Hasil yang didapat bahwa arus di Perairan Benteng Portugis didominasi oleh arus pasut yang mengarah ke barat saat pasang dan timur saat surut, dengan kecepatan maksimal 0,475 m/det, dan kecepatan minimum sebesar 0,015 m/det. 
PENGARUH GELOMBANG TERHADAP SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN TANJUNG KALIAN KABUPATEN BANGKA BARAT Azizi, Muhammad Iqbal; Hariyadi, Hariyadi; Atmodjo, Warsito
Journal of Oceanography Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.763 KB)

Abstract

Perairan Tanjung Kalian Terletak di Desa Mentokasin, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Salah satu permasalahan utama yang terjadi pada wilayah perairan di Kepulauan Bangka Belitung adalah erosi, diantaranya Kabupaten Bangka Barat. Erosi dipengaruhi oleh faktor gelombang. Gelombang yang datang menuju pantai akan menimbulkan arus sejajar pantai dan angkutan sedimen sepanjang pantai. Sehubungan dengan kondisi yang terjadi di Perairan Tanjung Kalian maka perlu dilakukan analisa untuk mengetahui nilai faktor gelombang yang mempengaruhinya, selain itu peneliti juga ingin mengetahui pengaruh gelombang terhadap sebaran sedimen pada perairan yang diteliti.Penelitian ini menggunakan data utama dan data pendukung. Data utama, meliputi contoh sedimen dan data gelombang. Sedangkan untuk data pendukung, meliputi data angin, data pasang surut, peta Rupa Bumi Indonesia Kabupaten Bangka Barat dan peta Lingkungan Perairan Indonesia. Pengambilan contoh sedimen dilakukan dengan menggunakan alat sediment grab. Pengambilan contoh sedimendilakukan di 20 lokasi yang mewakili lokasi perairan. Pengukuran data gelombang dilakukan selama 3 jam setiap hari yang dilakukan selama 3 hari dengan interval waktu pengambilan data adalah 45 detik.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat diketahui sebaran sedimen di Perairan Tanjung Kalian terdiri dari 3 jenis, yaitu pasir lanauan, lanau pasir lempungan dan lanau lempungan.  Nilai kecepatan arus sepanjang pantai berkisar antara 0,25 m/detik sampai dengan 0,67 m/detik, dengan nilai kecepatan arus sepanjang pantai terbesar terjadi pada musim barat dan nilai kecepatan arus sepanjang pantai terkecil terjadi pada musim timur yang menyebabkan terjadinya angkutan sedimen sepanjang pantai dengan nilai yang berkisar antara 6688,70 (m3/tahun) hingga 27310,73 (m3/tahun).