Articles

Cooperative Learning Group Investigation Type of Application Software with Excel and Workbook to Understand The Circle Equation Awaluddin, Awaluddin
Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 1: Maret 2013
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.121 KB) | DOI: 10.17977/jps.v1i1.3972

Abstract

Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok dengan Penerapan Software Excel dan LKS untuk Memahamkan Persamaan Lingkaran Abstract: This study describes the design and implementation of cooperative learning group investigation with the excel program implementation and student worksheet make learners understand in the material of Circle Equation in class XI IPA 3 RSMABI N1 Kota Batu. Learning implementation process begins with an orientationof students to the problems, teachers organize students to learn and lead in the investigation of individual and group, ended with the presentation of the work and evaluation, as well as reflections. This classroom action research conducted in four meetings and one meeting learning achievement test. Results of this study indicate that a class action, the average percentage of students who pass the study was 88.80% and the lowest value is 76, the average percentage of learners during a learning activity is 84% ​​and can be categorized as active, the average percentage of the activity of the teacher during investigation of cooperative learning groups is 87% and can be considered good. Of the activities of learners are included in the category of active and teacher activities are included in both categories, as well as the learning outcomes of students who are able to achieve mastery learning criteria set out sekurangkurangnya 85% of students scored at least 75, it was concluded that the class action is successful research. Key Words: investigative group, excel software, LKS, Understand Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan rancangan dan pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dengan penerapan program excel dan lembar kerja siswa untuk memahamkan peserta didik pada materi Persamaan Lingkaran dikelas XI IPA 3 RSMABI N1 Kota Batu. Proses pelaksanaan pembelajaran diawali dengan orientasi peserta didik kepada masalah, guru mengorganisasi siswa untuk belajar dan membimbing dalam penyelidikan individual maupun kelompok, diakhiri dengan penyajian hasil karya dan evaluasi, serta refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam empat pertemuan proses pembelajaran dan satu pertemuan tes hasil belajar. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa, persentase rata-rata peserta didik yang tuntas belajar adalah 88.80% dan nilai terendahnya adalah 76, persentase rata-rata aktivitas peserta didik selama pembelajaran adalah 84% dan dapat dikategorikan aktif, persentase rata-rata aktivitas guru selama pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok adalah 87% dan dapat dikategorikan baik. Dari aktivitas peserta didik yang termasuk dalam kategori aktif dan aktivitas guru yang termasuk dalam kategori baik, serta hasil belajar peserta didik yang mampu mencapai kriteria ketuntasan belajar yang ditetapkan sekurang-kurangnya 85% siswa mendapat nilai minimal 75, maka disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas ini berhasil. Kata kunci: investigasi kelompok, software excel, LKS, memahamkan
STRATEGI PENGEMBANGAN AYAM BIROMARU DALAM UPAYA PENYEDIAAN BIBIT AYAM PEDAGING LOKAL Awaluddin, Awaluddin
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.058 KB) | DOI: 10.24198/ijas.v2i2.2735

Abstract

This study was aimed to know the heritability of body weight of age 1 to 12 weeks, the most appropriate selection methods, the correlation coefficient of estimate breeding value, the best selection standards, the percentage of chicken carcasses and toformulate development strategy as a locally provision chicken broiler. This study used six males and 18 females. While technically a marriage using the natural way. The research data obtained from 121 of the tail, which consisted of 37 males and 84 females. Data were analyzed by using the VCE 6 (Groneveld, 2008), PEST (Groneveld, 1999), and SAS 9 using univariate Animal Models. The results of this study have (1) The heritability of body weight from week 1 to week 12 ranged from 0.448 ± 0.076 to 0.500 ± 0.489, (2) To improve the genetic quality of Biromaru chicken should be done by the method of mass selection or individual selection on the weight agencies and other properties of highly correlated with body weight, (3) The correlation coefficient of body weight breeding value  of 1 to 12 weeks of age in chickens ranged from 0.2019 between the age of 10 weeks to the age of one week, until 0.9217 at coefficient correlation between the age ?10 weeks of age to the age of 9 weeks, (4) The standard of selection is best depends on the selection standards that we use, if we use the standard selection of 8 weeks of selection should be done at the age of 4 weeks with a correlation coefficient of breeding value of 0.7138, whereas if we use the standard 12 weeks of selection then the selection should be done at age 8 with a correlation coefficient breeding weeks value of 0.6264, (5) The percentage of chicken carcasses Biromaru at the age of 4, 8 and 12 weeks in a sequence that is 56 , 10%, 60.31% and 61.64%, and(6) Poultry Supply Biromaru Chicken (DOC) Model with closed nucleus breeding scheme with two levels namely; nucleus andbranchs.
HUKUM SEBAGAI SUATU SISTEM (PERBANDINGAN SISTEM KONSTITUSI DI NEGARA INGGRIS DAN TURKI) Awaluddin, Awaluddin
AKTUALITA Vol 6, No 3 (2011)
Publisher : AKTUALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.606 KB)

Abstract

Asystem of law in narrow sense can be defined as the rule or institution of law in acountry. A legal system in real is a complex organism which the structure, substance, andlegal cultures are interact each other.Keywords: Comparison of the system, Law as a system
KAJIAN MODEL PEMBERDAYAAN PETANI PADI MELALUI PENGGUNAAN TIGA MEDIA KOMUNIKASI DI KABUPATEN BIMA (Kasus Di Desa Nggembe Kecamatan Bolo) Awaluddin, Awaluddin; Sukesi, Keppi; Sugiyanto, Sugiyanto
Habitat Vol 25, No 1 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik media penyuluhan yang digunakan pada program FEATI, (2) mendeskripsikan proses pemberdayaan petani pada program FEATI, dan (3) mendeskripsikan factor-faktor yang mempengaruhi proses adopsi petani pada program FEATI. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksplanatory deskriptif korelasional. Lokasi penelitian di Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Informan kunci terdiri dari petani anggota kelompok tani program FEATI sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan faktor internal dan eksternal petani terhadap tiga media komunikasi, diketahui bahwa factor interna petani (luasan lahan) yang dimiliki petani erat hubungannya dengan media cetak sebesar 0.173 persen, sementara factor eksternal petani (intensitas dan materi penyuluhan) erat bubungannya dengan media cetak sebesar 0.268 persen, faktor internal petani (tingkat kekosmopolitan) erat hubungannya dengan media gelar teknologi PTT sebesar 0.318 persen sedangkan faktor eksternal petani (peran swasta) sebesar 0.371 persen keeratannya dengan media gelar teknologi PTT, faktor internal petani (pengalaman usaha tani) sebesar 0.224 persen, sedangkan factor eksternal (medote penyuluhan) sebesar 0.0306 mempunyai keratan hubungan yang tinggi dengan media penyuluh. Penilaian petani terhadap media cetak pada program FEATI dilihat dari format penyajian dan penggunaan bahasa tergolong kurang, sedangkan untuk kesesuaian isi materi media cetak tergolong kategori baik, penilaian petani terhadap media gelar teknologi PTT dilihat dari tingkat keuntungan relatif, kesesuaian penggunaan media, kemudahan diuji coba, tingkat kerumitan dan kemudahan diamati tergolong baik. Penilaian petani terhadap media penyuluh dilihat dari tingkat penguasaan materi, kepercayaan diri, keaktifan dan konsistensi penyuluh secara keseluruhan tergolong baik. Proses pemberdayaan petani pada program FEATI secara keseluruhan tergolong dalam kategori baik, dilihat dari kemandirian intelektual, kemandirian manajemen dan kemandirian material. Kata kunci: media komunikasi, pemberdayaan, FEATI
7. ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI KOPI ARABIKA BAWAKARENG KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN SINJAI Awaluddin, Awaluddin; Nuraeni, Nuraeni; Ilsan, Mais
AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): AGROTEK
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.295 KB) | DOI: 10.33096/agr.v2i2.63

Abstract

Indonesian arabica coffee is now a special coffee and is the best type of coffee, with a distinctive aroma because it has a special market. Its potential development in Indonesia is still very open, especially with the shift of ordinary coffee consumers to specialty coffee. This study aims to analyze the sustainability of Bawakaraeng Arabica coffee farming. This research was conducted in Sinjai Barat Subdistrict, Sinjai Regency, which took place from May to August 2017. Sampling / respondents were conducted randomly as many as 60 farmers. The data obtained were analyzed using the Multidimensional Scaling (MDS) approach which was the development of the Raled SBH method. The results showed that the production and income of Bawakaraeng Arabica coffee farming was less profitable for farmers because income per month for arabica coffee (peco) was approximately Rp. 340,981 and for Arabica coffee (logs) income per month Rp. 439,618, this is far below the minimum wage (UMP) of South Sulawesi province of Rp. 2,435,625 per month. Development of Arabica Bawakaraeng coffee farming based on ecological dimensions, economic dimensions, socio-cultural dimensions, infrastructure and technology dimensions, unsustainable legal and institutional dimensions. Keywords : Arabica coffee, production, income, farming
INDONESIA’S DECENTRALIZATION POLICY FROM A LOCAL PERSPECTIVE: LESSONS FROM LOMBOK TENGAH Usui, Norio; Sugiyanto, Catur; Awaluddin, Awaluddin
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 19, No 4 (2004): October
Publisher : Journal of Indonesian Economy and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah beberapa dekade menganut system pemerintahan tersentralisasi, Indonesiamerubah system pemerintahan menjadi desentralisasi tahun 2001. Untuk mengidentifikasi berbagai kelemahan dalam kebijakan tersebut, paper ini menganalisis pengalaman 3 tahun pertama era desentralisasi di Lombok tengah, NTB. Lombok Tengah termasuk daerah yang miskin. Fokus analisis pada perencanaan pembangunan, anggaran, dan perubahan organisasi pemerintah daerah. Disamping banyaknya inovasi didaerah, praktek-praktek seperti masa sebelum desentralisasi masih ditemukan. Ketiadaan koordinasi dan keterkatian perencanaan pembangunan secara vertical dan horizontal merupakan masalah besar. Disamping itu, beberapa kegiatan pusat di daerah menyebakan berkurangnya inisiatif daerah. Pemerintah, pembuat kebijakan, harus memahami bahwa desentralisasi yang efektif memerlukan institusi yang secara aktif mengkoordinasi dan memberi peluang konsultasi antara berbagai level pemerintahan.Keywords: Desentralisasi, Inovasi Daerah, Perencanaan Pembangunan, Anggaran danOrganisasi Pemerintah Daerah, Lombok Tengah
Fuzzy AHP Non-Additive Pada Keputusan Pendirian Klinik Bersalin Daerah Awaluddin, Awaluddin; Wardoyo, Retantyo
IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 5, No 2 (2011): July
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.25 KB) | DOI: 10.22146/ijccs.2015

Abstract

Abstrak— Tingginya jumlah kematian ibu dan anak menempatkan Indonesia di rangking teratas kawasan Asia Tenggara.Penelitian yang dilakukan untuk mengurangi jumlah angka kematian ibu dan anak yaitu penyedian sarana dalam hal ini klinik bersalin disuatu daerah, demi tercapainya Milenium Development Goals (MDGs) di tahun 2015.Pengumpulan data yang mendukung penelitian ini, yaitu melakukan  konsultasi dengan kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan sehingga dihasilkan kriteria-kriteria terbaik dalam pendirian klinik bersalin. Kriteria-kriteria tersebut disusun berdasarkan studi literatur, observasi, dan wawacara.Selanjutnya kriteria tersebut diberi penilaian perbandingan berpasangan dengan AHP untuk mencari bobot prior dengan skala penilaian antara 1 – 9, sedangkan untuk mencari bobot informasional dan upper excepted value menggunakan TFN (Triangular Fuzzy Number).Hasil yang didapat dengan menggunakan Fuzzy AHP non-additive dalam pendirian klinik bersalin menunjukkan bahwa kriteria prevalensi, penduduk, kesakitan, petugas, dan sarana merupakan kriteria utama dalam pendirian klinik besalin. Metode Fuzzy AHP non-additive didalam penilaian tingkat konsistensi dilakukan pada setiap level struktur hirarki dan mampu mengakomodir ketidak konsistenan dalam penilaian.Kata Kunci— AHP(Analitycal Hierarchy Process), non-additive, TFN (Triangular Fuzzy Number), upper excepted value.
ANALISIS ALIRAN FLUIDA DUA FASE (UDARA-AIR) MELALUI BELOKAN 45O Awaluddin, Awaluddin; Wahyudi, Slamet; Widodo, Agung Sugeng
Rekayasa Mesin Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of two phase flow can be foundin our nature, at the living bodyand industrial of the world. The flow of Fluid throughthe pipe bendshave a valuegreater than thepressure dropstraight pipeit?s was because the changes ingeometryandtrajectorythathave an impact onthe changeof flowpattern. This research aims to determine of theflowpatternandtwo-phase flowpressure dropthat occursthrough the 45° elbowfrom the horizontalto theverticalslopes upward. Diameter ofthepipe(D) 26.64mm, variationsthatdoaregasflow rate(Q ) (1 - 3) LPMandgasvolumefraction (?) (25 - 50) %. From theresults ofthis research we can concludedthat theflowpattern thatoccursisthe slug/plugflowwhere the greaterthe gasvolumefraction (?), the size of theslug/plugflowgreaterandinversely proportional to thepressure dropfurtherdown. Upheaval of two-phase flow patterns due to the influence of gravity occurs at the actual speed ratio of air and water (v ) at 1 LPM air 0.713 and 0.966 at 3 LPM air. The highestpressure dropoccurswiththe condition ofthe gasvolumefraction (?) of 50 %, actual speed ratio of air and water(v G /v L ) 0.764at107.415 Pa in theoretically and 214.616Paat experimentally.Keywords: 45 o elbow, flow pattern, pressure drop.
PERANCANGAN APLIKASI KAMUS PERANGKAT KERAS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOYER MOORE Awaluddin, Awaluddin
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.736

Abstract

Kamus adalah sejenis buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata, yang berfungsi untuk membantu seseorang mengenal perkataan baru. Selain menerangkan maksud kata, kamus juga mungkin mempunyai pedoman sebutan, asal usul (etimologi) sesuatu perkataan dan juga contoh penggunaan bagi sesuatu perkataan. Untuk memperjelas kadang kala terdapat juga ilustrasi di dalam kamus. Biasanya hal ini terdapat dalam kamus bahasa Perancis. Proses  pencarian  kata  merupakan  salah  satu kegiatan penting dalam pemrosesan data. Proses pencarian  kata dapat menghabiskan banyak waktu jika ruang pencariannya terlalu luas. Oleh karena itu diperlukan suatu teknik pencarian yang e?sien dalam pencarian kata tersebut. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan komputerisasi, yang di dalamnya terdapat suatu aplikasi yang dapat mendukung  proses dalam pencarian kata. Algoritma Boyer-Moore dianggap sebagai algoritma pencocokan string yang paling mangkus dalam berbagai aplikasi. Algoritma ini sering diimplementasikan dalam berbagai teks editor (misalnya : Microsoft Word) untuk fungsi ?Find and Replace?.
MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL MELALUI SELF REGULATED LEARNING DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG KUAT Awaluddin, Awaluddin; Muthmainnah, St. Amaliah; Ali, Muh. Ridwan
JURNAL PENA Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.28 KB)

Abstract

Indonesia sebagai sebuah bangsa yang selalu mengedepankan nilai-nilai etika dan estetika serta moral yang berbudi luhur di dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara sudah sangat tergerus oleh kemajuan-kemajuan zaman saat ini, salah satu alasannya karena mereka tidak memilki kecerdasan emosi ketika pengarunh tertinggi dalam kehidupan yaitu 80 persen berasal dari kecerdasan emosi dan 20 berasal dari kecerdasan intelektual. Tapi sekarang lebih menekankan kesebagian besar intelektual bukan emosional sehingga begitu banyak penyimpangan yang terjadi, dengan demikian peningkatan kecerdasan emosional harus diterapkan melalui metode Self Regulated Learning untuk menciptakan motivasi pribadi yang penuh, kepribadian, peduli lingkungan dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga membentuk karakter yang kuat dan akan menjadi pengaruh yang kuat pada bangsa.Kata Kunci: Kecerdasan Emosi, Self Regulated Learning, Karakter Bangsa.