Achmad Fatchul Aziez
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTER PERAKARAN DAN HASIL BERBAGAI VARIETAS PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) DENGAN APLIKASI MIKORIZA PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN PRIYANTO, JOKO; AZIEZ, ACHMAD FATCHUL; HARIENI, SETIE
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.322 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.902

Abstract

Padi (Oryza sativa L) merupakan komoditas pangan yang sangat penting peranannya dan menjadi komoditas utama pangan di indonesia. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi padi melalui teknik budidaya padi dengan menambahkan mikoriza pada tanaman. Akar adalah bagian terpenting pada tanaman yang berada didalam tanah dan memiliki peran yang sangat penting dan menyerap air dan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mikoriza terhadap karakter perakaran dan hasil varietas padi sawah yang dibudidayakan pada lahan tadah hujan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2018 sampai dengan Juli 2018 di di desa Demangan, kecamatan Sambi, kabupaten Boyolali. Dengan lahan sawah tadah hujan dan ketinggian tempat 130 mdpl dengan jenis tanah Regosol dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta dan di Laboratorium Ilmu Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun secara Split Plot dengan dua faktor yaitu mikoriza sebagai main plot dan varietas sebagai sub plot dan diulang tiga kali dengan taraf mikoriza sebagai berikut ; M0 : tanpa mikoriza, M1 : dengan mikoriza dan varietas dengan taraf sebagai berikut ; V1 : varietas situbagendit, V2 : varietas pepe, V3 : varietas mentikwangi, V4 : varietas way apo buru, V5 : varietas memberamo, V6 : varietas mekongga, V7 : varietas IR 64, V8 : varietas inpari13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) perlakuan penggunaan mikoriza pada tanaman padi menunjukkan berpengaruh berbeda nyata terhadap panjang akar, luas permukaan, berat segar dan kering akar, berat kering tanaman dan berat gabah kering panen/petak. (2) Perlakuan berbagai varietas tanaman padi merupakan cara untuk mengetahui varietas terbaik. Varietas yang terbaik adalah varietas memberamo karena dapat terinfeksi mikoriza dengan sangat efektif. (3) Hasil tertinggi berat gabah kering panen/hektar terdapat pada M1V1 dengan perlakuan dengan mikoriza varietas memberamo dengan berat 3.725 kg, dan hasil terendah berat gabah kering panen/petak terdapat pada M0V7 dengan perlakuan tanpa mikoriza varietas IR 64 dengan berat 1.956 kg.
KESESUAIAN BERBAGAI VARIETAS PADI SAWAH PADA BUDIDAYAORGANIK AZIEZ, ACHMAD FATCHUL
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.315 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.899

Abstract

Varietas padi sawah sangat banyak namun setiap varietas mempunyai karakter agronomi dan fisiologi yang berbeda. Tidak semua varietas sesuai untuk dibudidayakan secara organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari varietas yang memang sesuai untuk budidaya secara organik.Penelitian ini telah dilaksanakan di rumah kaca di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dengan tanah Inceptisol. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 15x2 dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas dua faktor. Faktor I adalah cara budidaya yaitu budidaya organik dan budidaya konvensional dan faktor II adalah macam varietas terdiri 15 varietas yaitu Mentikwangi, Mentiksusu, Pandanwangi, Rojolele, Cianjur, Pelita Remaja, IR64, Situbagendit, Cisedane, Ciherang, Inpari, Gilirang, Cimelati dan Fatmawati. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SAS 9.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa Varietas Mentikwangi, Pelita I-1 dan Fatmawati menghasilkan berat gabah yang meningkat bilamana dibudidayakan secara organik. 
PENDAYAGUNAAN LIMBAH INDUSTRI MIE SOON SEBAGAI MEDIA BUDIDAYA JAMUR, UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI PEDESAAN DI KECAMATAN TULUNG, KABUPATEN KLATEN Aziez, Achmad Fatchul; Utami, Dwi Susilo; Hartoyo, Eko
Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/litbangjateng.v8i2.256

Abstract

Daleman, Tulung, Klaten represent the industrial sentra of noodles so'on which is potential enough. industrial activity of making of noodles so'on by using raw material of bar of sugar palm will yield the waste which is quite a lot so that will bother the environment because yielding cyanide, as a result environment become malodorous and dirty.Target of this research is 1. Technological development of industrial the settlement of disposal alternative noodles so'on as media of mushroom conducting 2. Adding knowledge and skilled local society in the case of industrial the settlement of disposal of noodles so'on in mushroom conducting 3. Adding new employment to local society.The research applied factorial design arranged in Randomized  Completely Block Design (RCBD), consisted of two factors and four replications. The first factor, kinds of mushroom (J) consisted of two levels (J1= Oyster mushroom and J2=ear mushroom). The second factor, the comparison of condisioner materials (grit : calcite : corn flour) (M), consisted of four levels. M1= 1:1:1 (15 kg grit : 2 kg calcity : 5 kg corn flour), M2 = 1:2:1 (30 kg bekatul : 4 kg calcity : 5 kg  corn flour), M3 = 2:1:1 ( 30 kg grit : 2 kg calcity : 5 kg corn flour) and M4= 1:1:2 ( 15 kg grit : 2 kg calcity : 10 kg corn flour) The research has been done at Laboratory of Agriculture Faculty of Tunas Pembangunan University and Daleman, Tulung, Klaten  from May until August 2009 Data analysis use the analysis variance and treatment which significant done a test continue by using  Duncan Multiple Range Test level 5%. Parameter perceived to cover the : early growth of mycelium, height of stipe mushroom, diametre of stipe mushroom, number of stipe mushroom, total fresh weight of stipe mushroom, number of harvesting and protein content. The research concluded that : Kind of mushroom was very significant to the height of stipe mushroom, diameter of stipe mushroom, number of stipe mushroom, total fresh weight of stipe mushroom and number of harvesting, but was not significant to the early growth of mycelium. The comparison of condisioner materials was significant to the height of stipe mushroom, diameter of stipe mushroom, and number of harvesting, but was not significant to the early growth of mycelium, number of stipe mushroom, and total fresh weight of mushroom. Interaction between kinds of mushroom and comparison of condisioner materials was significant to the diameter of stipe mushroom and number of harvesting, but was not significant to the other parameters. The highest total fresh weight of mushroom ( 183,59 g/media), was found at the treatment of interaction oyster mushroom and 15 kg grit + 2 kg calcity + 5 kg corn flour. The lowest total fresh weight of mushroom ( 51,25 g/media) was found at the treatment of interaction ear mushroom and  15 kg grit + 2 kg calcity + 5 kg corn flour.