Articles

Found 15 Documents
Search

VARIASI KROMOSOM FAMILIA RUTACEAE DI INDONESIA Aziz, Isna Rasdianah
Teknosains Vol 14, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v14i1.13328

Abstract

Indonesia dikenal dengan kesuburan tanahnya. Berbagai jenis tanaman ditemukan di alam maupun dibudidayakan oleh masyarakat, salah satunya tanaman dari familia Rutaceae. Jumlah kromosom pada familia ini bervariasi yang menggambarkan karakteristik suatu genus. Modifikasi jumlah kromosom secara induksi arfisial mampu memproduksi spesies baru yang berpengaruh terhadap garis evolusi genus tersebut. Di sisi lain, variasi jumlah kromosom tersebut dapat dijadikan sebagai upaya perbaikan kualitas tanaman dalam rangka mengembangkan potensi dan produksi tanaman lokal.
Genetic Diversity of Local Maize Germplasm of Tana Toraja South Sulawesi Using SSR (Simple Sequence Repeat) Markers Ramlah, Ramlah; Aziz, Isna Rasdianah; Muthiadin, Cut; Masri, Mashuri; Mustami, Muhammad Khalifah; Pabendon, Marcia Bunga
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2, No 3 (2017): December
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3682.914 KB) | DOI: 10.22146/ipas.33085

Abstract

Plant genetic diversity is an emerging variation in a crop group caused by its genetic factors. Local corn germplasm as a source of plant genes that are able to adapt to the local environment. The purpose of this research is to obtain information on genetic variation of Tana Toraja local maize germ plasm using SSR (Simple Sequence Repeat) marker. This research was conducted at Balitsereal Molecular Biology Laboratory, Agricultural Research Agency in Maros Regency, South Sulawesi. A total of 4 local maize populations were analyzed by laboratory experimental method with observation with NTSYS pc 2.1 program. The results showed that the average number of alleles was 3.72 alleles per locus and the polymorphism rate of 0.53 with the genetic similarity coefficient was in the range of 0.47 to 0.85. 2 main clusters formed in the genetic similarity coefficient 0.47. Klaster I is Local DallePondan and Local Purple. Klaster II is Local Bebo and Kandora. The genetic distance is in the range of 0.15 to 0.74 with an average genetic distance of 0.46. From the data obtained shows that the 4th germplasm of the population of Tana Toraja Local maize diteleti has a very informative level of genetic diversity. Genetic diversity of local maize germplasm of Tana Toraja, can be used as a source of genes in the assembly of improved varieties in the future.
The Utilization of Coconut Water Waste As a Growth Media of the In-Vitro Potato Cutting Hafsan, Hafsan; Mustami, Muhammad Khalifah; Masriany, Masriany; Aziz, Isna Rasdianah; Mustakim, Mustakim
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 7, No 2 (2018): December (2018)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.064 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v7i2.2636

Abstract

The limited number of potato seed caused the demand  The demand to be unfulfilled especially in South Sulawesi. The use of pathogen-free seeds is absolutely necessary that can be obtained through tissue culture. This study aims to determine the effect of adding coconut water on the growth of in vitro potato plant cuttings and the most effective type of treatment. This research used Varying Concentration of the coconut water, then measure its effect on potato growth (a high number of leaves and plantlets). This study consisted of 4 treatments: TQ0 (without coconut milk), TQ1 (100 ml/l), TQ2 (150ml/l), and TQ3 (200 ml/l). The results showed that the addition of coconut water on the growth of micro cuttings of potato (Solanum tuberosum L.) gave significant effect on the observed parameters, leaf number and plantlets weight. While TQ2 gave the best effect on the growth of in vitro micro cutting of potato.
Potensi Bakteri Endofit Dari Zea mays L. Sebagai Penghasil Fitase Hafsan, Hafsan; Nurhikmah, Nurhikmah; Harviyanti, Yuniar; Sukmawaty, Eka; Aziz, Isna Rasdianah; Muthiadin, Cut; Agustina, Laily; Natsir, Asmuddin; Ahmad, Ahyar
Prosiding Seminar Biologi 2017: Prosiding Seminar Nasional Biology for Life
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam fitat (C6H18O24P6) merupakan senyawa kimia yang terdiri atas inositol dan asam fosfat, asam fitat merupakan senyawa yang selalu terdapat pada bahan pakan yang berasal dari tanaman serealia dan merupakan senyawa yang tidak dapat didigesti oleh ternak monogastrik, sehingga dibutuhkannya enzim fitase yang dapat menghidrolisis asam fitat. Fitase (myo-inositol heksakisfosfat fosfohidrolase) adalah enzim yang dapat menghidrolisis ikatan fosfoester pada asam fitat, menghasilkan fosfat anorganik dan ester fosfat. Enzim fitase dapat dihasilkan oleh mikroorganisme, salah satunya adalah bakteri endofit. Bakteri endofit adalah mikroorganisme yang menguntungkan yang berinteraksi dengan tanaman inang tanpa menyebabkan gangguan atau kerusakan pada tanaman tersebut, pada penelitian ini bakteri endofit telah diisolasi dari tanaman jagung (Zea mays) yang digunakan sebagai sampel penelitian. Isolasi dilakukan dari masing-masing organ tanaman jagung (Zea mays) dan diseleksi menggunakan media selektif PSM (Phytase Screening Media). Empat isolat yang terpilih dari masing-masing organ berdasarkan IF (Indeks Fitatik) tertinggi kemudian diidentifikasi molekuler dan memperoleh hasilisolat akar 10-7 HF.7 (IF=1,365 cm) merupakan bakteri Burkholderia lata, batang 10-7 HF.2 (IF=1,095 cm) merupakan bakteri Pantoea stewarti subsp. indologens, daun 10-6 HF.3 (IF=1,36 cm) merupakan bakteri Enterobacter ludwigi dan biji 10-8 HF.1 (IF=0,98 cm) merupakan bakteri Enterobacter cloaceae.
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Alternatif Bahan Bakar Terbarukan Hidayati, Nur Alfi; Aziz, Isna Rasdianah; Muthiadin, Cut
Prosiding Seminar Biologi 2017: Prosiding Seminar Nasional Biology for Life
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah menjadi masalah global dalam kehidupan manusia. Pengolahan sampah khususnya sampah plastik agar lebih praktis dan efektif masih terus diupayakan, mengingat pencemaran yang diakibatkannya semakin meluas. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan limbah plastik menjadi bahan bakar energi alternatif yang dapat diperbaharukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah plastik dapat menghasilkan bahan bakar minyak dengan perbandingan 0,2 kg limbah plastik menghasilkan 10 ml, dengan penambahan minyak jelantah dapat meningkatkan produksi bahan bakar sebanyak 1 ml dengan waktu yang relatif singkat.
GENETIC DIVERSITY OF LOCAL MAIZE GERMPLASM OF TANA TORAJA SOUTH SULAWESI USING SSR (SIMPLE SEQUENCE REPEAT) MARKERS Ramlah, Ramlah; Aziz, Isna Rasdianah; Muthiadin, Cut; Masri, Mashuri; Mustami, Muhammad Khalifah; Pabendon, Marcia Bunga
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2, No 3 (2017): December
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.243 KB) | DOI: 10.22146/ipas.33085

Abstract

Plant genetic diversity is an emerging variation in a crop group caused by its genetic factors. Local corn germplasm as a source of plant genes that are able to adapt to the local environment. The purpose of this research is to obtain information on genetic variation of Tana Toraja local maize germ plasm using SSR (Simple Sequence Repeat) marker. This research was conducted at Balitsereal Molecular Biology Laboratory, Agricultural Research Agency in Maros Regency, South Sulawesi. A total of 4 local maize populations were analyzed by laboratory experimental method with observation with NTSYS pc 2.1 program. The results showed that the average number of alleles was 3.72 alleles per locus and the polymorphism rate of 0.53 with the genetic similarity coefficient was in the range of 0.47 to 0.85. 2 main clusters formed in the genetic similarity coefficient 0.47. Klaster I is Local DallePondan and Local Purple. Klaster II is Local Bebo and Kandora. The genetic distance is in the range of 0.15 to 0.74 with an average genetic distance of 0.46. From the data obtained shows that the 4th germplasm of the population of Tana Toraja Local maize diteleti has a very informative level of genetic diversity. Genetic diversity of local maize germplasm of Tana Toraja, can be used as a source of genes in the assembly of improved varieties in the future.
Awaous melanocephalus: Ikan Native Species Dari Sulawesi Barat (Sebuah Review) Muthiadin, Cut; Aziz, Isna Rasdianah; Andriyani, Adin Ayu
Prosiding Seminar Biologi 2017: Prosiding Seminar Nasional Biology for Life
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Awaous melanocephalus termasuk ke dalam famili Gobiidae, merupakan jenis ikan dengan diversitas paling tinggi. Di Sulawesi, Awaous melanocephalus ini merupakan native species (spesies asli) di beberapa daerah, di Gorontalo dikenal dengan sebutan ikan nike, sedangkan di Mamuju disebut ikan penja. Awaous ditemukan hidup sebagai anadromous, dari laut dalam hingga ke sungai. Penelitian sebelumnya mengobservasi data morfologi dan identifikasi molekuler terhadap juvenil, diperoleh data bahwa terdapat dua jenis juvenil Gobiidae, satunya merupakan Awaous melanocephalus, dan satunya lagi disimpulkan memiliki kemiripan yang dekat dengan awaous namun bukan spesies yang sama. Awaous melanocephalus dengan sirip punggung ganda, sedangkan yang satu lagi dengan sirip punggung tunggal. Dari beberapa referensi terkait simbiosis ikan Gobi dengan jenis lain, sehingga dikaitkan bahwa jenis ikan Awaous melanocephalus ini bergerombol (schooling) dengan jenis ikan yang berbeda tadi. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap jenis ikan tersebut.
DNA Mitokondria Untuk Identifikasi Ikan yang Kaya Spesies Muthiadin, Cut; Aziz, Isna Rasdianah; Darojat, Annisa Zakiyah
Prosiding Seminar Biologi 2018: Prosiding Seminar Nasional Megabiodiversitas Indonesia
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gobiidae merupakan salah satu famili ikan terbesar yang mendiami beragam perairan dunia, tidak terkecuali Indonesia. Di Sulawesi Barat ikan Gobiidae disebut sebagai ikan Penja, sedangkan di Gorontalo disebut sebagai ikan nike. Pada penelitian sebelumnya, identifikasi molekuler yang dilakukan terhadap dua jenis juvenil Gobiidae dengan teknik RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) ditemukan spesies Awaous melanocephalus dan spesies mirip awaous namun memiliki perbedaan morfologi pada siripnya. Beberapa referensi menyebutkan bahwa identifkasi spesies beserta analisis kekerabatannya dapat dilakukan dengan efektif melalui mtDNA spesies terkait. Olehnya, penggunaan mtDNA untuk identifikasi kedua jenis ikan yang telah diteliti sebelumnya diperkirakan dapat memperjelas identitas dan hubungan kekerabatannya. 
Peran Etnobotani Sebagai Upaya Konservasi Keanekaragaman Hayati Oleh Berbagai Suku di Indonesia Aziz, Isna Rasdianah; Raharjeng, Anita Restu Puji; Susilo, Susilo
Prosiding Seminar Biologi 2018: Prosiding Seminar Nasional Megabiodiversitas Indonesia
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman vegetasi di Indonesia tersebar di seluruh kepulauan Nusantara. Masing-masing wilayah memiliki ciri khas yang tidak sama dengan wilayah lain. Masyarakat berbagai suku di Indonesia telah lama memanfaatkan tumbuhan dalam berbagai aktivitas. Pengaruh suku-suku dengan keragaman pengalaman, sudut pandang dan persepsi terhadap alam mempengaruhi dan menghasilkan beragam bentuk dan karakter lansekap. 
PHYTATE ACTIVITY OF THERMOPHILIC BACTERIA FROM SULILI HOT SPRINGS IN PINRANG DISTRICT SOUTH SULAWESI Hafsan, Hafsan; Nurjannah, Nurjannah; Muthiadin, Cut; Aziz, Isna Rasdianah; Ahmad, Ahyar; Agustina, Laily; Nasir, Asmuddin
Scripta Biologica Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sb.2018.5.3.819

Abstract

This study aimed to determine the optimum temperature and pH of the phytase activity produced by isolate of thermophilic bacteria from Sulili hot springs in the district Pinrang south sulawesi. This is a descriptive research, that measure of phytase activity by treated the variation of temperature and pH. The various of temperature has eight levels ie 20; 30; 40; 50; 60; 70; 80; and 90oC, the pH treatments consists of eight levels ie 2; 3; 4; 5; 6; 7; 8 and 9. Phytase activity was determined by converting the Na-phytate absorbance values produced by phytase enzyme against Na-phytate standard curve. One unit of phytate enzyme activity is defined as the amount of enzyme capable of hydrolysed Na-phytate and produce a peptide which is equivalent to one mole of tyrosine per minute under the conditions of analysis. The results of studies have shown that there is a significant effect of temperature on the phytase activity of Bacillus coagulans, thermophilic bacteria from Sulili hot springs, whereas no significant effect of pH treatment. Optimum phytase activity of B. coagulans are at 60°C and pH 7 ie 6.11 units/ mL.