Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONSUMSI MINUMAN BEROKSIGEN TERHADAP INFLAMASI DAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN PENDERITA PENYAKIT-PARU-OBSTRUKTIF-KRONIK (PPOK) [INFLUENCE OF OXYGENATED WATER CONSUMPTION IN CHRONIC-OBSTRUCTIVE-PULMONARY-DISEASE (COPD) PATIENTS] Zakaria, Fransiska Rungkat; Azni, Intan Nurul; Syamsir, Elvira; KM., Amalia; Yamani, Cholid
Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Teknologi dan Industri Pangan
Publisher : Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB Indonesia bekerjasama dengan PATPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.969 KB) | DOI: 10.6066/jtip.2014.25.1.31

Abstract

PENGARUH KONSUMSI MINUMAN BEROKSIGEN TERHADAP INFLAMASI DAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN PENDERITA PENYAKIT-PARU-OBSTRUKTIF-KRONIK (PPOK) [Influence of Oxygenated Water Consumption in Chronic-Obstructive-Pulmonary-Disease (COPD) Patients]Fransiska Rungkat Zakaria1), Intan Nurul Azni2)*, Elvira Syamsir2), Amalia KM.3) dan Cholid Yamani3)1)Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor2)Program Studi Ilmu Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor3) Klinik dr. Katili, Jl. Raya Dramaga, Bogor Diterima 01 Agustus 2013 / Disetujui 05 Februari 2014ABSTRACT  Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is one of the leading cause of death in the world that represents an important public health problem. Oxygenated water is water added with high concentration of oxygen such that the oxygen concentration is higher than normal water. The objective of this study was to assess the influence of oxygenated water consumption on the alteration of proinflammatory cytokines (TNF-?, IL1-?, and IL6) and antioxidant capacity of COPD patients. Sixteen COPD patients were allowed to drink 385 mL oxygenated water two times a day for 21 days. The alteration of proinflammatory cytokines and antioxidant capacity are measured by comparing plasma concentration before and after intervention. The results suggest that oxygenated water consumption significantly reduce proinflammatory cytokines plasma (TNF-?, IL1-?, and IL6) at 5% significance level with 81.25% of respondents having lower TNF-?, 75% of respondents with lower IL-1?, and 62.25% of respondents having lower the IL-6 in plasma concentration after 21 days intervention. There were 43.75% of respondents with decreased antioxidant capacity concentration. However, it was not significant at the 5% level significance. Decrease in antioxidant capacity was probably a resulted from poordiet and drugs consumption during the intervention period.   
KARAKTERISTIK KIMIA MINUMAN OKRA DENGAN PENAMBAHAN DAUN STEVIA DAN EKSTRAK JAHE Azni, Intan Nurul; Amelia, Julfi Restu
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.099 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1467

Abstract

Tanaman okra merupakan sayuran yang dapat dimanfaatkan sebagai minuman kesehatan karena kaya akan zat gizi, namun memiliki nilai sensori yang kurang baik, sehingga perlu adanya bahan tambahan untuk memperbaiki hal tersebut. Bahan tambahan yang dapat digunakan adalah daun stevia dan jahe. Daun stevia dapat digunakan sebagai pengganti gula dan memiliki nilai kalori yang rendah. Jahe merupakan tanaman herbal yang memiliki kandungan bioaktif yang baik bagi kesehatan serta memiliki flavor yang khas. Kombinasi buah okra, daun stevia, serta ekstrak jahe dapat dijadikan sebagai minuman fungsional karena tinggi antioksidan, rendah kalori, dan berindeks glikemik rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat kimia minuman fungsional okra dengan penambahan daun stevia dan ekstrak jahe yang ditinjau dari pH, aktivitas antioksidan, dan kadar logam berat. Produk minuman okra yang digunakan pada penelitian ini menggunakan 5 konsentrasi daun stevia yang berbeda, yakni 0%, 1%, 3%, 5%, dan 7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi stevia tidak memengaruhi nilai pH dari produk minuman okra. Kadar aktivitas antioksidan dari produk minuman okra dengan penambahan 0%, 1%, 3%, 5%, dan 7% daun stevia sebesar 56.38%, 56.42%, 56.40%, 56.39%, dan 56.41%. Hasil analisis kadar logam berat Pb, Cd, As, Hg, dan Sn menunjukkan hasil negatif di semua konsentrasi stevia. Kata kunci:Aktivitas antioksidan, daun stevia, jahe, minuman fungsional, okra