Articles

PENILAIAN KONDISI TRANSFORMATOR DAYA PADA PT.X Badaruddin, Badaruddin; Hutabarat, Ramot M.
SINERGI Vol 20, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2016.3.002

Abstract

Transformator daya merupakan peralatan yang vital dalam penyaluran energi listrik dari unit pembangkit menuju sistem jaringan saluran tegangan. Kehandalan transformator daya sangat penting untuk keberhasilan operasi dari sistem tenaga listrik. Untuk itu dilakukan pendekatan sistematis dengan cara mengetahui kondisi peralatan komponen utama dari transformator daya tersebut. Transformator secara ideal memiliki useful life sesuai dengan design life yang direkomendasikan yaitu 30 tahun. Sedangkan transformator daya PT X sudah tidak berada dalam range useful life, dimana transformator daya tersebut diproduksi oleh Takaoka Electric pada tahun 1976. Oleh karena factor usia transformator yang sudah berumur maka diperlukan inspeksi khusus secara mendalamsebagai pendukung untuk membuat keputusan pembatasan operasi atau keputusan investasi pembangkit secara tepat dan tidak merugikan unit pembangkit itu sendiri. Untuk itu penulis melakukan serangkaian pengujian dan analisa penilaian kondisi transformator daya PT X untuk memperoleh nilai kondisi dengan mengacu  pada referensi penilaian HAP (Hydro Power Advancement Project). Hasil penilaian kondisi diharapkan nantinya akan digunakan sebagai bahan pendukung tindak lanjut pengambilan keputusan oleh PT. X.
STUDI ANALISA PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN GROUND FAULT DETECTOR (GFD) PADA JARINGAN 20 KV PLN DISJAYA TANGERANG Badaruddin, Badaruddin
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Ground Fault Detector(GFD) Yang merupakan detector gangguan hubung singkat ke tanah yang bertujuan untuk mempercepat melokalisir gangguan pada saluran kabel tegangan menengah (SKTM) 20 kV. Jaringan SKTM yang gardunya terpasang Ground Fault Detector (GFD) lebih menguntungkan dibandingkan dengan jaringan SKTM yang gardunya masih kurang terpasang Ground Fault Detector (GFD), karena jaringan yang gardunya sudah banyak terpasang Ground Fault Detector (GFD) akan lebih cepat mengisolir gangguan. Kata Kunci : Ground Fault Detector, Jaringan SKTM
ANALISIS PENYEBAB VIBRASI ABNORMAL GENERATOR PLTG 4.1 PADA PT.PJB UNIT PEMBANGKITAN MUARA TAWAR Erapabrianto, Erapabrianto; Badaruddin, Badaruddin; Heryanto, Heryanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.v10i2.7332

Abstract

Pada PT. PJB Unit Pembangkitan Muara Tawar memiliki sistem pembangkit listrik PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) mempunyai 2 komponen utama yaitu generator dan turbin. Turbin adalah suatu komponen yag merubah energi primer menjadi energi gerak. Generator adalah suatu komponen yang merubah energi gerak yang dihasilkan oleh turbin menjadi energi listrik. Pada PLTG menggunakan generator tiga phasa AC.Permasalahannya adalah ditemukan kondisi abnormal dimana pada saat menaikkan daya reaktif (MVAR) maka vibrasi pada generator ikut naik. untuk menjaga agar generator tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal maka dilakukan thermal sensitivity test pada bulan oktober 2018. Dari hasil pengujian tersebut didapat kesimpulan. pada saat test dengan constant field current, vibrasi cenderung konstan. Sedangkan pada saat test dengan daya aktif konstan (base load), dengan variasi daya reaktif (increase-decrease) jika daya reaktif naik vibrasi juga ikut naik, dan sebaliknya jika daya reaktif diturunkan maka vibrasi juga ikut turunBerdasarkan hasil analisa dan beberapa pengujian berupa pengujian tahanan isolasi dengan nilai 4.42 G?,pengujian tahanan belitan dengan deviasi 0.167849%, pengujian impedansi rotor dengan nilai rata-rata 11.92 G?, pengujian RSO dan rotor ventilation di temukan ada 24 dari 2880 cooling hole rotor tertutup. Sehingga sirkulasi pendinginan pada rotor tidak merata. Tidak meratanya sirkulasi pendinginan sehingga distribusi panas di rotor tidak merata menyebabkan rotor bowing atau rotor membungkuk. Rotor bowing menyebabkan gaya axial dan gaya sentrifugal pada rotor tidak stabil sehingga terjadi peningkatan vibrasi
ROBOT PENDETEKSI GAS BERACUN MENGGUNAKAN NODEMCU ESP8266 BERBASIS IOT Laili, Karomatul; Pangaribowo, Triyanto; Badaruddin, Badaruddin
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu unsur penting dilingkungan yang dapat menjadi parameter untuk menentukan kondisi lingkungan bersih atau tercemar adalah gas. Karbon monoksida merupakan salah satu jenis gas berbahaya/beracun. Efek gas karbon monoksida untuk kadar 50 ppm masih tergolong aman, sedangkan lebih dari itu menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh. Robot pendeteksi gas beracun ini dibuat secara mobile agar bisa mencari adanya sumber kandungan karbon monoksida (CO). Untuk dapat mengontrol robot secara mobile dan otomatis, digunakan teknologi Internet of Things(IoT). Robot pendeteksi gas beracun ini dirancang menggunakan menggunakan Wi-Fi sebagai alat komunikasi penghubung antara Node MCU ESP8266 dengan android dan sensor MQ-7, untuk menggerakan  roda robot digunakan Motor Driver L298 dan motor DC. Sedangkan untuk software menggunakan Anto.io sebagai platform Internet of Things(IoT)  dan mitt app inventor sebagai tool untuk membuat aplikasi android. Robot masih dapat terkoneksi dengan baik pada jarak 50 m dan pada saat jarak melebihi 50 m sinyal tidak dapat bekerja dengan baik dikarenakan pada jarak tersebut koneksi internet sudah tidak dapat terhubung. Kendali jarak jauh berbasis Internet of Things dapat menghubungkan antara robot dan android dan memiliki responsivitas hingga 100%. Buzzer pada android akan aktif/berbunyi dan tampilan status pada android menunjukkan ?Berbahaya? apabila gas CO > dari 50 ppm, sebaliknya buzzer tidak aktif dan tampilan status pada android menunjukan ?aman? apabila gas CO < 20ppm.Kata Kunci ? Fetal, Heartbeat, Replacement, Simulator.
EVALUASI PEMANFAATAN PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS POLA RUANG KAWASAN BUDIDAYA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Susilo, Budi; Hatta, Gusti Muhammad; Badaruddin, Badaruddin; Kadir, Syarifuddin
EnviroScienteae Vol 15, No 2 (2019): EnviroScienteae Volume 15 Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v15i2.6946

Abstract

Regency in addition to the limited availability of land is the presence of overlapping of Cultivation Area land use. The purpose of this study was to evaluate and assess the suitability of land use for the Spatial Patterns of Cultivation Areas of Spatial Plan and to provide policy direction in the land use utilization process. To achieve these objectives, a spatial approach was carried out. Spatial analysis was carried out by overlaying the actual land use map with the Spatial Patterns of Cultivation Areas of Spatial Plan. The next step was to evaluate the suitability of land use in Hulu Sungai Utara Regency in order to assess the suitability of the actual land use utilization of the predefined Spatial Patterns of Cultivation Areas of Spatial Plan. The results of the analysis showed that there were actual unplanned land uses in the Cultivation Area Pattern due to changes in the regional administrative boundary of 786.48 ha. Regarding the suitability of land use utilization to the Spatial Patterns of Cultivation Areas, forms of inconsistency were found. The evaluation results showed that the level of inconsistency in land use utilization in Hulu Sungai Utara Regency was in the low inconsistency category (24.68%). The policy directives in utilizing land use were controlling utilization of space, reviewing, and revising the Plan of Spatial Patterns of Cultivation Areas for Hulu Sungai Utara Regency.
Garansi Kemurnian Ayat- Ayat Al Quran: Menilik Upaya Pemeliharaan Al Quran Pada Masa Nabi Dan Empat Sahabat Khulafa’ Al Rasyidin Badaruddin, Badaruddin
Media Akademika Vol 28, No 4 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas upaya para sahabat memelihara kemurnian ayat Al Quran; Di antaranya pada masa pemerintahan Abu Bakar terjadi perang saudara, antara orang Islam yang setia kepada Islam dan orang murtad karena merasa Nabi Muhammad sudah wafat, mereka menganggap Islam sudah tidak perlu lagi dan mereka enggan membayar zakat, sehingga orang-orang ini diberantas oleh Abu Bakar. Dalam perang ini banyak para penghafal Al Quran gugur menjadi syuhada’. Umar merasa khawatir jika perang terus berlanjut para penghafal Al Quran akan kurang, bahkan kemungkinan hilang, sehingga Umar bin Khattab mengusulkan kepada AbuBakar untuk membukukan Al Quran dan proses pembukuan selesai dilaksanakan. Pada masa Usman bin Affan terjadi perbedaan bacaan antara sesama ummat Islam yang satu mengklaim paling benar dan yang lain dianggap salah, sehingga timbul perpecahan, akhirnya Usman berinisiatif untuk menseragamkan tulisan dan bacaan Al Quran. Padamasa Ali, umat Islam non Arab sulit membaca Al Quran yang belum ada tanda baca, sehingga Ali memerintahkan Abul Aswad Al Duali dilanjtukan oleh Khalil untuk menciptakan tanda baca, sehinga memudahkan ummat Islam membaca AlQuran dengan benar dan asli seperti yang ada hingga hari ini.
DESAIN PEMBELAJARAN ENGLISH FORMATH BERBASIS BLENDED LEARNING Badaruddin, Badaruddin; B., Mas?ud; Abd. Malik, Marwati; Larekeng, Siti Hajar; Dangnga, Muhammad Siri
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.784 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi yang makin pesat telah memberikan beragam warna dalam pembelajaran Inggris sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, efisien, dan efektif bagi peserta didik sehingga tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan dapat terwujud. Salah satu model yang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran adalah model blended Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model blended learing pada pembelajaran English for Math. Penelitian tahun pertama ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data terdiri dari tiga cara yaitu (1) Observasi, (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam pembelajaran English for Math berbasis modelblended learning di Universitas Muahmmadiyah Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model blended learning memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar mahasiswa namun dianggap belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan akses internet dan jaringan listrik serta fasilitas TIK untuk mendukung pelaksanaan model pembelajaran ini.
DAKWAH INFORMATIF DAN TRANSFORMATIF PENYULUH AGAMA Badaruddin, Badaruddin
BINA AL UMMAH Vol 8, No 1 (2013): JURNAL BINA AL UMMAH
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractForm of informative missionary movement for religious educator is to provide explanations and religious illumination either through the media or not and can be included in models of oral propaganda. Thaht is propaganda in the form of delivering a message of religious messages through lectures or sermons and lectures religious with missionary movement informative form is not always required the presence of special abilities. For different religious educator with a transformative movement to enforce those special abilities that support the occurrence of the condition comunity. Missionary movement transformative including it as an attitude change towards progress toward mad’u significn to people’s lives. Good provision for the extension of religion course is to each their own potentional in the form of science, technology skill and the right to worship based by religious valueKata Kunci: Dakwah Informatif dan Transformatif, Penyuluh Agama
ANALISIS PENGEMBANGAN KARIR KARYAWAN PADA PT. XYZ KOTA MAKASSAR Badaruddin, Badaruddin
AkMen JURNAL ILMIAH Vol 6 No 1 (2009): AkMen Jurnal Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.14 KB)

Abstract

Research executed as a mean to analyse the factors influencing career development applied individually by employees of at PT. XYZ&nbsp; Makassar. Result of research indicate that the internal factor and eksternal of individual career covering the existence of career planning, individual career development activity, performance and interest, related/relevant organizational policy of career, tuition and support of part of officer, and also organizational head support give the very influence of signifikan statistically to individual career development effort. Model the linear equation prove that 63,0% change strive the individual career development of employees of because of existence of variation of internal factor variable change and individual eksternal career, and also 37,0% because of other;dissimilar factor outside analysis of penelitian.Variabel of performance and interest of at internal factor of career and also variable of tuition and support of part of officer statistically more dominant influence the individual career development effort at employees PT. XYZ Makassar
PERHITUNGAN OPTIMASI BAHAN BAKAR SOLAR PADA PEMAKAIAN GENERATOR SET DI BTS Badaruddin, Badaruddin; Hardiansyah, Ferdi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.v6i2.791

Abstract

Di suatu tower atau BTS yang belum dapat suplai dari PLN sangat di perhatikan khusus, dengan adanya tower di daerah-daerah tertentu yang belum dapat suplai PLN, untuk itu digunakannya generator set sebagai suplai pengganti PLN di suatu tower, karena sangat berperan aktif di tower tersebut.Suplai energi listrik di suatu tower sangat diperlukan, karena digunakan sebagai penguat rectifier dan transmisi lainnya yang ada di tower atau BTS, dan kegunaannya sebagai penyalur sinyal XL di daerah tersebut. PT. Graha Sumber Prima Elektronik telah mengambil PO project CDC rental dari XL, dimana telah dipercaya untuk menjalanankan project ini.Dari pemakaian generator set di suatu tower atau BTS, telah di analisa tentang perhitungan bahan bakar solar yang dikonsumsi oleh generator set tersebut, hasil dari analisa tersebut dilakukan di 2 site berbeda dan mempunayi beban yang berbeda juga. Dan telah didapat hasil dari perhitungan dalam pemakaian genset running selama 12 jam. Kata kunci : Generator,BTS, bahan bakar solar