Articles

Found 15 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN RETRIBUSI DAERAH DI KOTA JAMBI Romiyati, Ica; Yulmardi, Yulmardi; Bhakti, Adi
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/paradigma.v14i2.8963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, belanja daerah dan retribusi daerah, untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan belanja daerah terhadap retribusi daerah di Kota Jambi periode 2000-2016. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam penelitian ini digunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif menggunakan regresi berganda metode OLS. Hasil penelitian menunjukkan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, belanja daerah dan retribusi daerah mengalami peningkatan dari tahun 2000-2016. Berdasarkan hasil regresi berganda metode OLS menunjukkan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan belanja daerah berpengaruh signifikan terhadap retribusi daerah di Kota Jambi tahun 2000-2016
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI JAMBI Sirait, Anzas Fernando; Yulmardi, Yulmardi; Bhakti, Adi
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol 7 No 3 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.572 KB)

Abstract

This study aims to analyze: 1) the development of open unemployment, investment, wages, economic growth and inflation in Jambi Province; (2) the effect of investment, wages, economic growth and inflation on open unemployment in Jambi Province. The data used are secondary data for the period 2000 - 2016 sourced from BPS Jambi Province. Data were analyzed descriptively as well as multiple regression models. The results of the study found: 1) The average level of open unemployment in Jambi Province during 2000-2016 was 5.44 percent per year. On the other hand, in the same period, domestic investment grew by an average of 1.16 percent per year, wages grew on average by 1.54 percent per year, economic growth averaged 6.45 percent per year, inflation averaged by 8.96 percent per year, and investment grew by an average of 11.64 percent per year; 2) Simultaneously, wages, economic growth, inflation and investment have a significant effect on open unemployment. Partially wages have a positive and significant effect, economic growth has a negative and significant effect, inflation has no significant effect and investment has a negative and significant effect on open unemployment. 
PROFILE OF INFORMAL SECTOR WORKERS AND FACTORS AFFECTING INFORMAL SECTOR EMPLOYMENT IN JAMBI PROVINCE Prihanto, Purwaka Hari; Bhakti, Adi
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 5 No 2 (2017): Journal of Perspectives on Financing and Regional Development
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.744 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v5i2.4417

Abstract

This study aims to analyze; 1) the profile of informal sector workers in Jambi Province; 2) The development of informal sector employment in Jambi Province; 3). the effect of economic growth, population, and income per capita on informal sector employment. The data used microdata of National Labor Force Survey, Jambi Province 2015. The results showed; 1) Informal sector workers in Jambi Province 81.5 percent are in rural areas, dominated by male workers, mostly poorly educated, and work in agriculture; 2). During the period 2005-2015, the average growth of the informal sector was 1.3 percent per year, and 3) Simultaneously the economic growth, population, and income per capita had a significant effect on informal sector employment.Keywords: informal sector, economic growth, population, and income per capita
DAMPAK ALOKASI BELANJA LANGSUNG TERHADAP KETIMPANGAN EKONOMI WILAYAH (STUDI KASUS PROVINSI SUMATERA UTARA, PROVINSI JAMBI, DAN PROVINSI BENGKULU) Gulo, Alberd Kurniawan; Zamzami, Zamzami; Bhakti, Adi
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 12 No 2 (2017): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.092 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v12i2.3941

Abstract

This study aims to analyze: 1) the development of direct shopping; 2) developments in economic inequality; 3) the effect of direct spending on economic inequality. This study uses time series data from 2005-2014 with a case study of North Sumatra Province, Jambi Province, and Bengkulu Province. The study found that 1) North Sumatra Province had the highest direct expenditure development from Jambi Province and Bengkulu Province; 2) North Sumatra Province which has the highest direct expenditure also has higher inequality from Jambi Province and Bengkulu Province but still falls into low inequality; 3) Direct expenditure has a significant effect on economic inequality in North Sumatra and Bengkulu Provinces, while in Jambi Province direct expenditure does not significantly influence economic inequality.
DETEKSI ILUSI FISKAL KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAMBI (PENGUJIAN PERILAKU ASIMETRIS PEMERINTAH DAERAH DALAM MERESPON DANA PERIMBANGAN) Bhakti, Adi
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.939 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1). Menganalisis perkembangan pendapatan asli daerah dan dana perimbangan kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi; (2) Menganalisis dan mengidentifikasi fenomena ilusi fiskal yang terjadi dalam keuangan kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Jambi dalam rentang waktu tahun 2001 ? 2012. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan regresi data panel. Variabel-variabel yang digunakan adalah belanja daerah, PDRB, Pajak Daerah, Herfindahl Concentration Taxes (HCT), Dana Alokasi Umum, dan Dana Bagi Hasil. Hasil penelitian mendapatkan: (1) Meskipun tingkat ketergantungan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jambi selama periode Tahun 2007 ? 2011 sudah mulai menunjukan tetapi tingkat ketergantunnya masih terkagoteri tinggi: (2) PDRB, DAU, dan DBH  memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan pengeluaran  pemerintah. Sedangkan pajak daerah (TAX) memiliki hubungan yang negatif dan signifikan secara statistik. Hasil penelitian tersebut menunjukkan terjadi ilusi fiskal setelah diberlakukannya otonomi daerah. Karena terdapat variabel pendapatan yang memiliki korelasi negatif dengan pengeluaran pemerintah, dengan nilai yang signifikan; (3) Terdapatnya fenomena ilusi fiskal di dalam kinerja anggaran pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jambi,  disebabkan karena tingginya ketergantungan daerah transfer pemerintah pusat. Dengan kata lain, meskipun pajak daerah turun, pemerintah daerah tetap menganggarkan belanja daerah lebih besar dari tahun sebelumnya, karena harapan untuk mendapatkan dana transfer dari pusat tersebut. Keywords: Ilusi Fiskal, Dana Perimbangan, Data Panel, Belanja Daerah
ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA KUALA TUNGKAL Alfafa, Chairi Yani; Zulgani, Zulgani; Bhakti, Adi
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.564 KB)

Abstract

This study aims to analyze the socio-economic characteristics and inequality of income of street vendors in Kuala Tungkal City. The data used is sourced from surveys at street vendors. Data were analyzed descriptively and used the gini coefficient and lorentz curve. The results of the study found that street vendors in Kuala Tungkal City were characterized by: 1) Dominated by men with the highest proportion of ages between 26 - 45 years. Merchant education is relatively varied ranging from never going to school to graduating from high school. More than two thirds of them are married with the number of family dependents dominated by 1-4 people. In terms of business location, almost three-quarters of them operate in the market area and only about a quarter of them are trying along the main road. The capital of street vendors in the city of Kuala Tungkal is relatively varied from Rp. 50,000 to over Rp. 1,000,000, with more than half having the same capital or less than Rp. 550,000. Furthermore, in terms of income, most street vendors have an income of Rp. 151,000 - 250,000; 2) Using the method of class three class, the inequality of income of street vendors in the low category with a gini ratio of 0.22772. Furthermore, using the class five class method, the inequality of income of street vendors is also in the low category with a gini ratio of 0.2
KLASIFIKASI PERTUMBUHAN, SEKTOR BASIS DAN KOMPETITIF KOTA JAMBI Yusral, Yusral; Junaidi, Junaidi; Bhakti, Adi
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 2 No 4 (2015): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.044 KB)

Abstract

This study aims to determine the classification of economic growth in the city of Jambi, base and non-base sectors in the economy of the city of Jambi, Competitive sectors in the economy of the city of Jambi and to determine the leading sectors in Jambi city.The results showed that based on the analysis tipology Klassen, there are three (3) sectors forward and grow exponentially (quadrant I), namely manufacturing industry, trade sector, hotel and restaurant as well as transport and communication sectors.           During the period 2000-2012 the leading sectors in the city of Jambi based analysis of location Quetiont (LQ) there are as many as seven sectors, namely Manufacturing (LQ = 1.37), sector Electricity, Gas and Water (LQ = 3.25), Construction sector (LQ = 1.61), the sector of Trade, Hotels and Restaurants (LQ = 1.38), transport and communications sector (LQ = 2.52), Financial sector, Leasing & Business Services (LQ = 1.76) Offices and Services sector (LQ = 1.44). Based Shift Share Analysis for the period 2000-2012, the sectors that possess proporsioal growth component value (P) positive namely Mining and Quarrying sector, sectors Electricity Gas and Water, Building sector, the hotel and restaurant trade sector, as well as the financial sector, leasing and services company. Sectors which show the value of diffrential Shift (D) is positive Manufacturing sector, trade sector, hotel and restaurant as well as transport and communications sectors. Based on a combined analysis of three tools of analysis shows that the sector is the dominant sector in the sector that belong criteria developed and grown by leaps and bounds, and competitive sector basis is the sector of Trade, Hotels and Restaurants.
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI PROVINSI JAMBI Rahmat, Ade; Bhakti, Adi; Edy, Jaya Kusuma
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol 5 No 2 (2016): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja oleh sektor ekonomi di Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan data time series periode 2004-2013. Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat pertumbuhan rata-rata produktivitas tenaga kerja per sektor sebesar 7,86 persen. Secara simultan, pendidikan, upah, dan usia harapan hidup berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Provinsi Jambi. Secara parsial, pendidikan dan upah berpengaruh signifikan, sedangkan usia harapan hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Provinsi Jambi REFERENCES Afrida. 2003. Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Ghalia Indonesia. Anonim, 2001. Analisa Produktivitas Regional Sektoral. Disnakertrans. Provinsi Jambi. Indonesia Anonim, 2003. Pengukuran dan Anilsa Produktivitas Regional Sektoral Provinsi Jambi. Disnakertrans. Provinsi Jambi. Indonesia Anonim, 2006a. Pengukuran Produktivitas Sektoral Provinsi Jambi. Disnakertrans. Provinsi Jambi Anonim, 2006b. Susenas. BPS. Provinsi Jambi Arsyad, lincolin dan Stephanus Eri Kusuma. 2014. Ekonomi Indsutri. Yogyakarta : UPD STIM YKPN. Dessler, Garry. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Indeks Gramedia. Jakarta Fauzan, Desra. 2008. Analisis Produktrivitas Tenaga Kerja Pada Sektor Industri di Provinsi Jambi. Skripsi. Jambi Fatchurrohman. 2014. Analisis Spasial Disparitas Produktivitas Tenaga Kerja (Studi Kasus 38 Kabupaten/Kota Di Jawa Timur. FE. Gujarati, D.N dan Porter,D.C. 2010. Dasar-dasar Ekonometrika. Salemba Empat. Jakarta Hidayat, Syahrul M. 1998. Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Menghadapi Era Industrialisasi. Balai Pustaka. Jakarta Kamaluddin, Rustian. 1998.Pengantar Ekonomi Pembangunan. LPFE-UI. Jakarta Mankiw, E. 2003. Pengantar Ekonomi. Edisi kedua jilid pertama. Jakarta: Erlangga. Mankiw N. Gregory. 2000. Teori Makro Ekonomi. Edisi Keempat. Alih Bahasa : Imam Nurmawan. Jakarta : Erlangga. Mahendra, A D. 2014. Analisis Pengaruh Pendidikan Upah Jenis Kelamin Usia dan Pengalaman Kerja terhadap Produktivitas Tenaga Kerja. Skripsi. Semarang Malthis, L, Robert. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Salemba Embar Satria. Jakarta Muchdarsyah. 2009. Produktivitas Apa Dan Bagaimana. Jakarta. Bumi Aksara. Mulyadi. 2014. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Edisi Revisi. Jakarta. Rajawali Pers. Nawawi. 2006. Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Menurut Sektor Ekonomi di Provinsi Jambi tahun 1990-1998. FE Nazir, Moh. 2013. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Bogor Simanjuntak, P. 1998. Pengantar Sumber Daya Ekonomi Manusia. Jakarta: LPFE-UI. Subri, Mulyadi. 2004. Ekonomi Sumer Daya Manusia. Jakarta Sudarwan. 2003. Ekonomi Sumber Daya. Bandung. CV. Pustaka Setia. Sukirno, Sadono. 2005. Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Sumarsono, Sonny. 2003. Ekonomi Manajemen Sumberdaya Manusia Dan Ketenagakerjaan. Jogjakarta : Graha Ilmu Syahputra, Andi. 2009. Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Ekonomi Basis Di Provinsi Jambi Periode 2000-2007. Jambi : Fakultas Ekonomi Unja Syamsuddin, 1997. Poduktivitas Tenaga Kerja pada Sektor Industri dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi di Provini Jambi. Jurnal Manajemen dan Pembangunan Edisi IX. FE-UNJA.Jambi Tarigan, Robinson, MRP. 2005. Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi. Bumi Askara. Jakarta Tasman, Aulia dan Aima, Havidz.M. 2014. Ekonomi Manajerial, Dengan Pendekatan Matematis. Rajawali pers. Jakarta. Ravianto, J. 1995. Produktivitas dan Manusia Indonesia, Edisi ke II. LSI. Jakarta Zainab Bakir dan Chris Manning. 1984. Angkatan Kerja di Indonesia : Partisipasi, Kesempatan dan Pengangguran. Jakarta: Rajawali
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA JAMBI Sari, Nurvita; Yulmardi, Yulmardi; Bhakti, Adi
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.289 KB)

Abstract

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh   pertumbuhan   ekonomi, pertumbuhan penduduk, dan produktivitas tenaga kerja terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Jambi.. Penelitian  ini  menggunakan  data  sekunder. Metode  analisis  data  yang  digunakan dalam    penelitian    ini    adalah  Ordinary  Least  Square  (OLS).  Data  yang  digunakan  dalam penelitan ini adalah data time  series  dari  tahun  2000-2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  ketiga variabel yaitu pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan penduduk, dan produktivitas tenaga  kerja  memilki  pengaruh  signifikan  terhadap  penyerapan  tenaga  kerja  di  Kota Jambi. Secara parsial variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, produktivitas tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sedangkan pertumbuhan penduduk berpengaruh positif dan tidak signifikan  terhadap  penyerapan  tenaga  kerja di  Kota Jambi,  dengan  nilai  R-squared  sebesar 0.9853 angka ini menunjukkan sekitar 98% dari variasi penyerapan tenaga kerja di Kota Jambi periode 2000-2013 dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan penduduk dan produktivitas tenaga kerja, sedangkan  sisanya  2 %  dipengaruhi  oleh  faktor-faktor  lain  diluar model estimasi
ANALISIS DISPARITAS PEMBANGUNAN EKONOMI DAN HUBUNGANNYA DENGAN INVESTASI DI PROVINSI JAMBI TAHUN 2002-2014 Nurhayani, Nurhayani; hodijah, siti; Bhakti, Adi
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.47 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v10i2.3674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disparitas pembangunan ekonomi  dan hubungannya dengan investasi di Provinsi Jambi  tahun 2002 ? 2014. ketimpangan antardaerah menunjukkan terjadinya perbedaan tingkat pembangunan tingkat kesejahteraan. Ketimpangan antar daerah sering kali menjadi permasalahan serius. Jenis  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  data  sekunder  yaitu data  runtut  waktu  (Time Series)  dari  tahun  2002 - 2014. Berdasarkan Model Indeks Williamson, maka diketahui Di Provinsi Jambi pemerataan pembangunan Berada antara 0,341 ? 0,566, bahwa ketimpangan di Provinsi Jambi tergolong menegah Berdasarkan hasil uji korelasi Person menunjukkan hubungun yang cukup lemah antara variabel disparitas dengan PMDN, dengan arah positif, peningkatan PMA menyebabkan peningkatan disparitas pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi, namun, berdasarkan nilai signifikansi hasilnya tidak ada korelasi antara PMDN dan PMA.     Kata Kunci : Disparitas, Pembangunan Ekonomi, Investasi