Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Rasio Keuangan TerhadapKebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia ., Nursaada; Alexander, Stanly; Budiarso, Novi
ACCOUNTABILITY Vol 2, No 2 (2013): Accountability
Publisher : ACCOUNTABILITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh rasio keuangan Return On Equity, Debt to Equity Ratio, Current Ratio terhadap Dividen Payout Ratio baik secara simultan maupun parsial. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui laporan tertulis berupa laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari Neraca, Laporan Rugi/Laba, dan Laporan Perubahan Modal/Ekuitas yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Laporan Keuangan yang menjadi objek analisis diambil selama kurun waktu 2007-2010. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, dan untuk pengujian hipotesis digunakan pengujian statistic uji F dan uji t. Dengan menggunakan Software Program SPSS Version 20,0 for windows. Pertama, statistic deskriptif. Tahap kedua, pengujian kualitas data. Tahap ketiga, melakukan uji penyimpangan asumsi klasik. Tahap keempat, melakukan analisis regresi berganda. Dan tahap kelima, melakukan pengujian hipotesis. Kata Kunci: Rasio Keuangan, Dividen
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Nursaada, .; Alexander, Stanly; Budiarso, Novi
ACCOUNTABILITY Vol 2, No 2 (2013): Accountability
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/ja.3688.2.2.2013.60-72

Abstract

Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh rasio keuangan Return On Equity, Debt to Equity Ratio, Current Ratio terhadap Dividen Payout Ratio baik secara simultan maupun parsial.Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui laporan tertulis berupa laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari Neraca, Laporan Rugi/Laba, dan Laporan Perubahan Modal/Ekuitas yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Laporan Keuangan yang menjadi objek analisis diambil selama kurun waktu 2007-2010.Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, dan untuk pengujian hipotesis digunakan pengujian statistic uji F dan uji t. Dengan menggunakan Software Program SPSS Version 20,0 for windows.Pertama, statistic deskriptif. Tahap kedua, pengujian kualitas data. Tahap ketiga, melakukan uji penyimpangan asumsi klasik. Tahap keempat, melakukan analisis regresi berganda. Dan tahap kelima, melakukan pengujian hipotesis.  Kata Kunci: Rasio Keuangan, Dividen
MODAL INTELEKTUAL DAN KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009 S/D 2012) Budiarso, Novi
ACCOUNTABILITY Vol 3, No 1 (2014): Accountability
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/ja.4945.3.1.2014.95-107

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana karakteristik modal intelektual memberikan kontribusi terhadap keuntungan kompetitif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara efisiensi dari Value Added Intellectual Coeficient (VAICTM)yang terdiri atas komponen sumber daya perusahaan, physical capital(VACA), human capital(VAHU) and structural capital(STVA)dan tradisional dimensi dari kinerja keuangan perusahaan: Asset Turn Over. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial modal intelektual (VAICTM), modal fisik tidak signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan. Secara simultan, modal fisik, modal karyawan dan modal structural mempengaruhi kinerja perusahaan.Hasil empiris menyatakan bahwa telah terjadi pergeseran pemikiran tentang struktur baru dan proses penjunjang produktivitas aset perusahaan. Modal karyawan, merupakan indicator yang paling signifikan bagi VAICTM dan kinerja perusahaan, berperan sebagai penggerak utama untuk pencipataan nilai. Kata Kunci: Modal Intelektual, Kinerja Perusahaan ABSTRACT This study explores the way in which intellectual capital characteristics contribute towards a competitive advantage. The principal purpose of this study was to investigate the association between the efficiency ofValue Added Intellectual Coeficient (VAICTM) by the major components of a firm’s resource base, physical capital(VACA), human capital(VAHU) and structural capital(STVA) and traditional dimensions offinancial company’s performance:Asset Turn Over. The findings show that:as partial,intellectual capital (VAICTM), physical capital not significantly influences to company’s performance.. Simultaneously, physical capital, human capital, structural capital influences company’s performance. The empirical findings suggest thattransition in thinking about a new structure and process supporting a company’s productive assets. Human capital, remains the most significant indicator for VAICTM and financial company’s performance, role as principal driver for  value creation.  Keywords: Intelectual Capital, Firm Performance
PENERAPAN PSAK NO. 30 TENTANG PERLAKUAN AKUNTANSI SEWA AKTIVA TETAP PADA PT. SINAR KARYA MEGA PERSADA Pangkerego, Revine Marni; Budiarso, Novi
JURNAL RISET AKUNTANSI GOING CONCERN Vol 10, No 2 (2015): Going Concern Vol. 10 No.2 Juni 2015
Publisher : JURNAL RISET AKUNTANSI GOING CONCERN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies in the course of its business relative to lease equipment to run its operations rather than having to buy new equipment with the aim of minimizing costs. For the PT. Sinar Karya MegaPersada engaged in construction business and has opted to rent some equipment fixed assets in the form of heavy equipment as additional business to earn more income. Often the records maintained by the company is not in accordance with PSAK No. 30 of the lease of fixed assets. The purpose of this study to determine the accounting treatment applied to the PT. Sinar Karya Mega Persada is already in line with PSAK No. 30. The method used is descriptive study. The results showed lease accounting treatment of fixed assets using operating leases where the end of the lease, the equipment remains the property of the lessor in this case PT. Sinar KaryaMega Persada. The Company has not fully follow accounting standards in accordance with PSAK NO. 30 on leases of fixed assets. Head of the company should consistently apply the lease accounting treatment of fixed assets in accordance with PSAK No. 30, to be more accurate financial reporting.
EVALUASI MEKANISME PEMOTONGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 PADA PT.HUTAMA KARYA (Persero) Sutrimo, Dewi Ramdhani; Kalangi, Lintje; Budiarso, Novi
JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI Vol 15, No 3 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pajak penghasilan adalah Pajak Penghasilan Pasal 23. Dalam Pajak Penghasilan Pasal 23 terdapat proses pemotongan, penyetoran, dan pelaporan dimana jika terjadi kesalahan dalam proses tersebut dapat mengakibatkan kekurangan atas jumlah pajak yang seharusnya disetorkan ke kas negara. Pemotong Pajak Penghasilan Pasal 23 adalah pihak – pihak yang membayarkan penghasilan yaitu badan pemerintah, subjek pajak badan dalam negeri, penyelenggara kegiatan, bentuk usaha tetap dan perwakilan luar negeri lainnya. Penelitian ini dilakukan pada PT.Hutama Karya (persero).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi mekanisme  pemotongan, penyetoran dan pelaporan Pajak Penghasilan  Pasal 23 pada PT. Hutama Karya (Persero). Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, PT. Hutama Karya telah melaksanakan pemotongan dan pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 23 sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku tetapi dalam melakukan penyetoran perusahaan terkadang mengalami keterlambatan. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan PT. Hutama Karya telah melaksanakan kewajibannya dengan baik dalam  melakukan pemotongan,  pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 23 dan sebaiknya dalam melakukan penyetoran Pajak Penghasilan Pasal 23 dilakukan tepat waktu sesuai dengan ketentuan UU perpajakan, yaitu tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak. Kata Kunci : Pemotongan, Penyetoran, Pelaporan, PPh Pasal 23
ANALISIS KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN RAJA AMPAT Rooy, Freddy De; Budiarso, Novi
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 395-508
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v3i4.10924

Abstract

Sebagai Daerah Otonom, daerah mempunyai kewenangan dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan kepentingan masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip keterbukaan, partisipasi masyarakat, dan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Penyelenggaraan otonomi daerah memerlukan pemanfaatan sumber daya nasional, serta perimbangan keuangan antara pusat dan daerah.Penyelenggaraan pembangunan daerah secara otonomi telah memberikan wewenang yang nyata, luas dan bertanggung jawab termasuk didalamnya adalah pemberian sumber-sumber daerah. Salah satu komponen utama desentralistik adalah Desentralisasi Fiscal, pembiayaan otonomi daerah yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) diantaranya adalah pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah dan lain-lain. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana besar Kontribusi penerimaan pajak daerah terhadap PAD di Kabupaten Raja Ampat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknis analisis data yang digunakan adalah melalui analisis persentase kontribusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari Tahun 2010s/d 2014 realisasi pajak daerah terbesar  pada pajak daerah terjadi pada tahun Tahun 2014 dari semua jenis Pajak Daerah yang ada. Sedangkan kontribusi paling rendah terjadi pada Tahun 2013.Pemerintah perlu menggunakan teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian yaitu Analisis Presentase Kontribusi  dalam rangka peningkatan Kontribusi Pajak terhadap  PAD untuk menentukan kebijakan selanjutnya dalam menggali potensi sumber-sumber PAD lebih khusus Penerimaan Pajak Daerah, agar semakin Realistis jika dibandingkan dengan potensi yang sebenarnya.   Kata kunci: pajak daerah, pendapatan asli daerah
PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP PRODUK RUSAK DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUK PADA CV. PULAU SIAU Karouw, Christy P.A; Tinangon, Jantje J.; Budiarso, Novi
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 1486-1604
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v4i1.12378

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini meningkatkan persaingan antar perusahaan. Hal itu membuat perusahaan harus meningkatkan efektivitas serta efisiensi yang berhubungan dengan biaya agar perusahaan dapat mencapai kualitas yang telah ditargetkan. Berhubungan dengan kualitas produk, seringkali perusahaan tidak lepas dari adanya kesalahan, baik yang dilakukan oleh karyawan maupun kerbatasan pada mesin yang digunakan saat memproduksi atau mengolah produk. Adanya produk rusak tersebut maka akan mempengaruhi perhitungan harga pokok produk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi terhadap produk rusak dalam perhitungan harga pokok produk pada CV. Pulau Siau. Data yang digunakan adalah data primer. Metode yang digunakan analisis deskriptif kuantitatif, dimana data yang diperoleh dari CV. Pulau Siau dideskripsikan secara kuantitatif yang merupakan perhitungan harga pokok produk. Hasil analisis yang dilakukan, produk rusak pada CV. Pulau Siau adalah produk rusak bersifat normal dan laku dijual. CV. Pulau Siau telah sesuai memperlakukan produk rusak bersifat normal dan laku dijual sebagai pendapatan lain-lain. Kata kunci: produk cacat, perlakuan akuntansi produk cacat
IPTEKS penyuluhan tentang obesitas dan pengukuran indeks massa tubuh pada masyarakat Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal 2 Kota Manado Budiarso, Fona; Budiarso, Novi; Ottay, Ronald I.; Pontoh, Winston
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 6 Nomor 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas adalah suatu keadaan dimana adanya penimbunan lemak berlebih dari yang diperlukan fungsi tubuh normal. Obesitas merupakan suatu masalah medik yang prevalensinya semakin meningkat setiap tahun. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dan berat badan adalah sekitar 25-30 % pada wanita dan 18-23 % pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30 % dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25 % dianggap mengalami obesitas. Masalah kegemukan dan obesitas di Indonesia terjadi pada semua kelompok umur dan pada semua strata ekonomi.Obesitas disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya pola makan berlebih, kurang berolahraga dan faktor lingkungan. Derajat obesitas ditentukan dengan pengukuran indeks massa tubuh. Kelurahan Malendeng kecamatan Paal 2 yang terletak di daerah perkotaan menarik untuk diamati karena obesitas biasanya terjadi di daerah perkotaan. Masalah mitra adalah kurangnya pengetahuan tentang obesitas dan bahayanya bagi kesehatan. Solusi yang ditawarkan adalah transfer ilmu pengetahuan mengenai obesitas dengan menggunakan metode penyuluhan dan kegiatan pengukuran indeks massa tubuh masyarakat kelurahan Malendeng.
EVALUASI EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI DAN POTENSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN MINAHASA UTARA Christian, Pongtuluran Andri; Sondakh, Jullie J.; Budiarso, Novi
JURNAL RISET AKUNTANSI GOING CONCERN Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Riset Akuntansi Going Concern
Publisher : JURNAL RISET AKUNTANSI GOING CONCERN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regional development needs to be run or developed as an important effort to realize broad, real and responsible autonomy. Officially, Regional Autonomy is effective in Indonesia since January 1, 2001, so that regions are required to seek alternative sources of revenue that can be used to finance regional expenditures or expenditures. Since the enactment of Regional Autonomy, local governments are granted the right, authority and obligation to manage and manage their own affairs government and local communities within the system of the Unitary State of the Republic of Indonesia. Implementation of broad autonomy, real and responsible required the ability of regions to explore their own financial resources supported by the financial balance between the Central Government and Local Government.This study aims to determine the evaluation of the effectiveness, contribution and potential tax revenues to revenue native regency north minahasa. Data analysis used qualitative descriptive data. The results of this study the authors found that the effectiveness of income changed so as to the contribution and potential of hotel tax revenues. Based on this research, it can be concluded that the company needs to increase the effectiveness of contribution and the potential of tax revenue to increase local revenue. That way the authors can provide suggestions that the government continues to improve its performance so that the professionalism of work continues to improve and the level of effectiveness that has been good to continue to consistently increase.Keywords: evektifitas, contribution, potential tax revenue, local revenue
EVALUASI PELAKSANAAN SISTEM DAN PROSEDUR PENGELUARAN KAS UANG PERSEDIAAN PADA DPPKAD KAB. BOLAANG MONGONDOW SELATAN Ointu, Muhamad Rizal; Budiarso, Novi
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 3 (2016): JE Vol. 4 No. 3 Hal. 102-221
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v4i3.13662

Abstract

Penerapan sistem pemerintahan yang sinergi dan berkeadilan dengan asas desentralisasi perlu adanya suatu pengelolaan keuangan yang akuntabilitas dan transparansi. Evaluasi sistem dan prosedur pengeluaran kas untuk uang persediaan merupakan bentuk pengelolaan keuangan yang akuntabilitas dan transparan. Uang persediaan merupakan dana awal yang diberikan kepada SKPD pemerintah daerah di awal tahun anggaran sebagai uang muka pelaksanaan kegiatan operasional SKPD. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem dan prosedur pengeluaran kas uang persediaan pada dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten bolaang mongondow selatan. Metode analisis yang digunakan penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan sistem dan prosedur pengeluaran kas uang persediaan pada dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten bolaang mongondow selatan belum efektif dan belum sesuai dengan SE.900/316/BAKD sebab beberapa dokumen pendukung yang dipersyaratkan oleh undang ? undang tidak dilampirkan dan untuk penggunaan uang persediaan masih perlu adanya pengendalian dan pengawasan yang sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2008 tentang sistem pengendalian intern pemerintah. Kata kunci : Sistem dan Prosedur, Pengeluaran Kas, Uang Persediaan