Hary Budieny
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto,SH-Tembalang-Semarang.

Published : 21 Documents
Articles

Found 21 Documents
Search

PERENCANAAN BENDUNGAN BENDO PONOROGO Busiri, Ahmad; Fajar, Rahmawanto; Sangkawati, Sri; Budieny, Hary
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.814 KB)

Abstract

A number of regionsin Ponorogo, East Java Provincehas a variety of water resource managementissues, includingfloodsduring the rainy seasonandwater shortagesduring the dry season. To overcome these problems then we planned Bendo dam.Methods of planning begins with determining the position of the location, hydrology and hydraulics which finally obtained information to determine the design of the dam. Bendo dam is planned to use dependable discharge with a probability of 80%. Water requirement value to fulfill the needs of irrigation water is 2.19 liters/sec/hectare and the water requirement is 823.7 liter/sec. We used HSS Nakayasu Flood discharge method with 1,000-year return period amounted to 676.37 m3 / sec. Bendo dam is also planned as a hydropower that produces 1.697,953 Kw hydroelectric power. Bendo dam is planned using Rockfill dam type with a core of impermeable clay with a slope of 1: 2,5 in the upstream and 1: 1,75 in the downstream. The peak height is 78,5 m, the width of the peak is 13 m, and the full length of the dam is 354,02 m with 50-years lifetime design.
KEAKURATAN PREDIKSI INFLOW WADUK DENGAN NERACA AIR WADUK Wulandari, Dyah Ari; Budieny, Hary; Kurniani, Dwi
TEKNIK Vol 37, No 2 (2016): (Desember 2016)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.872 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v37i2.12613

Abstract

Dalam perhitungan inflow waduk sering digunakan persamaan neraca air waduk yang menggunakan data seri laporan harian operasi waduk, evaporasi dan curah hujan diwaduk, dan lengkung H-V-A waduk. Pada pengamatan data series laporan harian operasi waduk dan pengukuran kapasitas tampungan waduk, dapat terjadi kesalahan yang disebabkan karena kesalahan faktor manusia maupun faktor alat, hal ini akan menyebabkan kesalahan pula pada besarnya inflow waduk yang dihasilkan. Lebih lanjut di dalam perencanaan, data series inflow waduk ini diperlukan sebagai input pada pemodelan optimasi operasi waduk dan sedimentasi waduk, sehingga keakuratan datanya sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat akurasi penggunaan neraca air waduk dalam memprediksi inflow waduk. Untuk mengetahui tingkat akurasi dilakukan dengan membandingkan antara inflow waduk dari anak sungai hasil pengukuran dan hasil hitungan dengan persamaan neraca air waduk. Kemudian dilakukan variasi periode pengukuran dan kurva H- V-A yang digunakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka pada periode perhitungan yang lebih lama menghasilkan tingkat error yang lebih kecil. Pemakaian kurva waduk yang berbeda menghasilkan inflow yang berbeda. Tingkat error yang didapat masih cukup besar, diatas 30 %, sehingga perhitungan inflow waduk dari anak sungai dengan menggunakan metode neraca air waduk kurang akurat. [Title: Accuracy of Reservoir Inflow Prediction Using Reservoir Water Balance] In the calculation of reservoir inflow often used reservoir water balance equation using the data series of daily reports reservoir operation, evaporation and precipitation, and H-V-A curve. In observation of the data series of daily reports of reservoir operation and measurement of reservoir storage capacity, the errors may occur due to human error factor and factor appliance. This will cause an error on the reservoir inflow generated. Further, in the planning, this series data of reservoir inflow is required as input to the modeling of reservoir operation optimization and reservoir sedimentation, so the accuracy of the data are required. The purpose of this study was to evaluate the use of the reservoir water balance accuracy rate in predicting inflow. To determine the level of accuracy, the effort is done by comparing the inflow tributary reservoirs of measurement and the count with the reservoir water balance. Then perform variations of the measurement period and curves H-V-A is used. Based on the research conducted in the period longer calculation produces a smaller error. The different H-V-A curve results in the different inflow. Error rate obtained is still quite large, above 30%, so the calculation of tributary inflow reservoirs using reservoir water balance method is less accurate.  
DESAIN BENDUNG KALIGENDING PADA DAERAH NON CEKUNGAN AIR TANAH (NON – CAT) Priyahita, Arya Pratapa; Maulana, Trian; Kodoatie, Robert J.; Budieny, Hary
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.781 KB)

Abstract

In 1992, Kaligending Weir was Built at Kaligending Village, Karangsambung District in Kebumen. In 1998 the Kaligending Weir was dismantled due to the flood at Karangsambung which the people considered was caused by the weir. this made the water unable to enter the intake and made the Irigated area not being supplied by the water from Kaligending Weir. The Kaligending Weir is located on non groundwater area. At non-Groundwater basin, water flows only on the soil water zone, meanwhile at groundwater basin, there are water flow in the ground water zone layer. Calculating the water availability is needed to fulfill the irigated water demand. Water availability is calculated using modified F.J. Mock Method. Kaligending Weir was constructed at Luk Ulo River with a 253,52 km2 basin area and 2984 Ha irrigated area. Kaligending Weir is planned by using 1361,19 m3/s flood discharge with a 50 years period calculated by FSR JAWA SUMATERA method. Kaligending Weir uses a 3,7 tall round crest. The stilling basin is 39 m long and 7,72 m wide. By considering the volume and unit price, Kaligending Weir cost Rp. 133,796,306,000.
SIMULASI EMBUNG ROWO JOMBOR UNTUK OPTIMALISASI PEMANFAATAN AIR Tanjung, Afrinaldi; Bondan Saputra, Elki Amika; Budieny, Hary; Wulandari, Dyah ari
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Air merupakan hal vital bagi kehidupan, salah satu cara dalam pemanfaatan air adalah dengan menampung di embung. Embung Rowo Jombor terletak di Desa Krakitan, Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Embung tersebut memiliki luas genangan 178 Ha, berfungsi mengairi pertanian seluas 77,9 Ha dengan tampungan sebesar 4.618.069 m3.Maksud penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan air embung ditinjau dari berbagai kebutuhan air. Sedangkan tujuannya adalah untuk mengetahui volume embung yang dapat dioptimalkan menggunakan simulasi metode kontinuitas.Hasil penelitian adalah inflow dianalisis menggunakan metode FJ Mock selama 10 tahun dan menghasilkan rerata debit sebesar 0,740 m3/detik. Pada elevasi mercu spillway eksisting disimulasikan 4 skenario kebutuhan air dengan simulasi paling optimal yaitu Simulasi Kebutuhan Air Modifikasi 3. Modifikasi 3 adalah kebutuhan areal persawahan 210,7 Ha , kebutuhan air domestik 0,144 m3/orang/hari dan penggelontoran saluran irigasi dengan tahun kering sebesar 0,01 m3/detik , tahun normal sebesar 0,04 m3/detik dan tahun basah sebesar 0,46 m3/detik yang digunakan untuk pedoman Rule Curve. Demand pada kebutuhan eksisting sebesar 3.192.491,49 m3 sedangkan kebutuhan pada Kebutuhan Modifikasi 3 menjadi 11.760.503,93  m3 dengan keandalan 96,25%.
PERENCANAAN BENDUNGAN BENDO PONOROGO Fajar, Rahmawanto; Busiri, Ahmad; Sangkawati, Sri; Budieny, Hary
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.381 KB)

Abstract

A number of regions in Ponorogo, East Java Province has a variety of water resource management issues, including floods during the rainy season and water short ages during the dry season. To overcome these problems then we planned Bendo dam. Methods of planning begins with determining the position of the location, hydrology and hydraulics which finally obtained information to determine the design of the dam. Bendo dam is planned to use dependable discharge with a probability of 80%. Water requirement value to fulfill the needs of irrigation water is 2.19 liters/sec/hectare and the water requirement is 823.7 liter/sec. We used HSS Nakayasu Flood discharge method with 1,000-year return period amounted to 676.37 m3 / sec. Bendo dam is also planned as a hydropower that produces 1.697,953 Kw hydroelectric power. Bendo dam is planned using Rockfill dam type with a core of impermeable clay with a slope of 1: 2,5 in the upstream and 1: 1,75 in the downstream. The peak height is 78,5 m, the width of the peak is 13 m, and the full length of the dam is 354,02 m with 50-years lifetime design.
PENGATURAN DAN PERBAIKAN SUNGAI DENGKENG Ksatrio, Ksatrio; Tryamarti, Cindy; Budieny, Hary; Kurniani, Dwi
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sungai Dengkeng merupakan salah satu sungai yang berada dalam Wilayah Kerja BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo. Aliran air Sungai Dengkeng bermuara di Sungai Bengawan Solo dengan panjang Sungai Dengkeng 45 km dan luas daerah aliran sungai 706,755 km2. Banjir merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di Sungai Dengkeng. Kondisi Sungai Dengkeng mengalami sedimentasi yang cukup tinggi dan perubahan tata guna lahan di sepanjang aliran menyebabkan surface runoff  (limpasan permukaan)  dan genangan air meningkat. Akibatnya, pada musim penghujan Kecamatan Cawas, Bayat, Trucuk,  Kabupaten Klaten sering mengalami banjir. Hidrograf banjir Sungai Dengkeng dianalisis dengan menggunakan program HEC ? HMS dan analisis hidrolika digunakan program HEC ? RAS. Hasil analisis menunjukan kondisi penampang eksisting Sungai Dengkeng tidak mampu untuk menampung debit banjir rencana Q50th sebesar 424,8 m3/detik. Dari hasil studi dan perhitungan yang telah dilakukan, pemecahan untuk permasalahan ini adalah melakukan pengaturan dan perbaikan Sungai Dengkeng, dengan cara mendesain penampang Sungai Dengkeng .Sehingga, Sungai Dengkeng dapat mengalirkan debit banjir dan meminimalisir terjadinya banjir. Penampang sungai didesain berbentuk trapesium dan persegi. Desain yang berbentuk trapesium dilakukan pendalaman dan pelebaran pada penampang sungai. Sedangkan desain yang berbentuk persegi dilakukan perkuatan dengan sheet pile pada daerah padat pemukiman. Tipe sheet pile yang digunakan adalah CCSP W450 ? 1000A dengan kedalaman 22 m. 
PERENCANAAN LONG STORAGE JETIS KEC BLORA KAB BLORA Cahyaningsih, Eka; Ratri, Rahayu Cahyaning; Kurniani, Dwi; Budieny, Hary
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.878 KB)

Abstract

Floods are natural disasters that regularly occur in DAS Lusi during the rainy season. Reduced water catchment areas in the upstream area of the river is one of the causes of increased flood discharge in river Lusi. Attempts to reduce it is to plan long storage system, a building that utilizes water as a resevoir riverwith weir building in the downstream.Long storage will be built on the upstream of the Lusi, located at Jetis, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. The purpose of the construction of long storage Jetis is a flood control system and as a resevoir for the surrounding areas. From the result of rainfall data in Blora, Jiken, Jepon, Bogorejo and Tempuran station, return period of 25 years Q25 = 242.059 m3 / sec are used to analyze the capacity of the river and weir stability. While the discharge is used in analyzing the resevoir using a debit andalan based formula FJ Mock with large long storage bin is 42 liters / sec.Plan development time required was 12 weeks with a total budget of Rp. 12,852,198,000.00. (Twelve billion eight hundred and fifty-two million one hundred ninety eight thousand rupiah).
PERENCANAAN BENDUNG PROGOPISTAN DI KABUPATEN TEMANGGUNG, JAWA TENGAH Janitra, Herdi; Lathanza, Irzal; Suharyanto, Suharyanto; Budieny, Hary
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.935 KB)

Abstract

Progopistan Weir is fix weir for irrigation necessary, it had built on Progo River, with area flow of river is 70,116 km2, it is location on Gemawang District, Temanggung Residency in Central Java special territory. Progo River watershed in the region especially those in Gemawang District, Kandangan district, Kaloran District, Kedu District, Temanggung Residency in Central Java there is still rain-fed agriculture. In its development, the availability of irrigation water to irrigate the area is considered very less, so that people suggested that services can be improved through the development of irrigation dam which can reach all areas. Before the dam was first planned analysis so unknown flood discharge for the return period of 50 years was 234.64 m3, and Debit retrieval of 2.42 m3/second. Progopistan weir will design with specific, such as ogee summit 6,3 m tall, USBR type III for Stilling Basin and also completed with sand trap. Canal for slice, gate for intake and slice and Retaining walls. Progopistan weir spend of fund around Rp. 6,9 billion and time schedule for construction around 196 working days.
PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI CANDI TERHADAP SUNGAI KREO DI KOTA SEMARANG DAN PENANGANANNYA Afidah, Luluk; Nafisah, Nuring; Budieny, Hary; Suharyanto, Suharyanto
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 6 ,Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT IPU (Indo Permata Usahatama) selaku developer KIC (Kawasan Industri Candi) akan melakukan pengembangan perluasan wilayah pada KIC. Lokasi KIC terletak di antara dua sungai besar di Kota Semarang yaitu Sungai Bringin di sebelah barat dan Sungai Kreo di sebelah selatan. Pengembangan KIC menyebabkan beberapa dampak negatif, salah satunya dengan bertambahnya debit banjir. Dalam Tugas Akhir ini, disajikan hasil kajian pengaruh dari pengembangan KIC terhadap debit banjir di Sungai Kreo. Perhitungan debit banjir dilakukan dengan dua metode, yaitu metode Rasional dan HSS Gama 1. Penanganan dari dampak pengembangan kawasan industri tersebut direncanakan dengan membangun beberapa long storage pada sub DAS Kreo yang terkena dampak pengembangan, yaitu pada sub DAS 1, 2, dan 6. Untuk keperluan Tugas Akhir ini, perencanaan dilakukan pada long storage 1c, meliputi mercu (pelimpah) dan pintu air penguras. Dari perencanaan long storage ini diharapkan dapat menanggulangi dampak banjir yang bisa saja terjadi akibat dari pengembangan kawasan industri Candi  pada daerah Sungai Kreo Semarang. Dari analisis hidrologi didapat debit banjir rencana dengan periode 50 tahun sebesar 29,66 m3/s. Volume tampungan long storage didapat dengan mengurangkan debit sesudah dan sebelum pengembangan. Dari hasil perencanaaan didapatkan volume tampungan sebesar 5418 m3, elevasi dasar +77, elevasi mercu +80, tinggi mercu 3 meter, rencana anggaran biaya sebesar Rp 825,463,000.00 dalam waktu 34 minggu dengan menyertakan penjadwalan pekerjaan long storage.
PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI CANDI TERHADAP SUNGAI KREO DI KOTA SEMARANG DAN PENANGANANNYA Afidah, Luluk; Nafisah, Nuring; Budieny, Hary
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 6 ,Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.383 KB)

Abstract

PT IPU (Indo Permata Usahatama) selaku developer KIC (Kawasan Industri Candi) akan melakukan pengembangan perluasan wilayah pada KIC. Lokasi KIC terletak di antara dua sungai besar di Kota Semarang yaitu Sungai Bringin di sebelah barat dan Sungai Kreo di sebelah selatan. Pengembangan KIC menyebabkan beberapa dampak negatif, salah satunya dengan bertambahnya debit banjir. Dalam Tugas Akhir ini, disajikan hasil kajian pengaruh dari pengembangan KIC terhadap debit banjir di Sungai Kreo. Perhitungan debit banjir dilakukan dengan dua metode, yaitu metode Rasional dan HSS Gama 1. Penanganan dari dampak pengembangan kawasan industri tersebut direncanakan dengan membangun beberapa long storage pada sub DAS Kreo yang terkena dampak pengembangan, yaitu pada sub DAS 1, 2, dan 6. Untuk keperluan Tugas Akhir ini, perencanaan dilakukan pada long storage 1c, meliputi mercu (pelimpah) dan pintu air penguras. Dari perencanaan long storage ini diharapkan dapat menanggulangi dampak banjir yang bisa saja terjadi akibat dari pengembangan kawasan industri Candi  pada daerah Sungai Kreo Semarang. Dari analisis hidrologi didapat debit banjir rencana dengan periode 50 tahun sebesar 29,66 m3/s. Volume tampungan long storage didapat dengan mengurangkan debit sesudah dan sebelum pengembangan. Dari hasil perencanaaan didapatkan volume tampungan sebesar 5418 m3, elevasi dasar +77, elevasi mercu +80, tinggi mercu 3 meter, rencana anggaran biaya sebesar Rp 825,463,000.00 dalam waktu 34 minggu dengan menyertakan penjadwalan pekerjaan long storage.