This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Journal of Tropical Life Science STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika PRISMA FISIKA Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia (Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology) Jurnal Kesehatan Masyarakat TECHNO COM Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Journal of Economics, Business, and Accountancy | Ventura Indonesian Journal of Urology Rekayasa Mesin Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Folia Medica Indonesiana Biota JURNAL POENALE Indonesian Journal of Cancer UNEJ e-Proceeding Malang Neurology Journal The Indonesian Biomedical Journal Public Health of Indonesia Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Jurnal Desain Interior AL-HUKAMA´ DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Journal of Energy, Mechanical, Material and Manufacturing Engineering Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Media Mahardhika PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR MUTIARA MADANI Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat MIZAN, Jurnal Ilmu Hukum Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JUXTA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga Health Information : Jurnal Penelitian Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory (IJCPML) Adi Husada Nursing Journal Jurnal Ilmiah Dunia Hukum Jurnal Material Kedokteran Gigi Jurnal Civic Hukum Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Pediomaternal Nursing Journal Majalah Biomorfologi Journal of Research and Educational Research Evaluation
Articles

PERANAN GURU PKN DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN DAN CINTA TANAH AIR (WANGSA CITA) DI ERA GLOBALISASI PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 MALANG Cahyaning Asih, Eka Nur; Zuriah, Nurul; Budiono, Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol 3, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i1.7725

Abstract

ABSTRAKWawasan kebangsaan dan cinta tanah air melahirkan sebuah pemahaman, kesadaran, dan sikap dari elemen anak bangsa terhadap pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dan menjadikan sebagai orientasi, perwujudan nilai dan tingkah sehari-hari. Melalui peranan guru PKn , pendidikan wangsa cita dapat tumbuh dan meningkat pada anak bangsa, karena guru PKn merupakan seseorang yang harus memiliki kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik sesuai dengan karakteristik pembelajaran PKn. Selain menjadi tenaga pengajar, guru PKn juga diharapkan dapat menjadi tauladan yang baik bagi peserta didiknya, dapat memperbaiki moral siswa dan mampu mengurangi dampak globalisasi pada siswa. Hal ini dikarenakan PKn merupakan pendidikan yang mengajarkan tentang bagaimana rakyat Indonesia harus memiliki wawasan kebangsaan dan cinta tanah air terhadap Negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data tersebut  dianalisis secara deskriptif analisis. Teknik keabsahan data dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Guru PKn sudah mampu untuk meningkatkan wangsa cita siswa di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Hal ini terbukti dari sikap siswa yang disiplin, patuh pada guru dan aturan sekolah, serta jujur meskipun belum seluruh siswa yang memiliki wangsa cita tersebut. Namun demikian meningkatkan wangsa cita siswa tidak terlepas dari hambatan yang ada seperti, tidak semua siswa yang mematuh peraturan sekolah dengan baik, dan tidak semua siswa memiliki wangsa cita yang baik pula, khususnya terkait pada era globalisasi yang ada saat ini. Solusi dalam menyikapi hambatantersebut adalah mengajak ikut serta semua guru di SMA Muhammadiyah 1 Malang untuk dapat meningkatkan wangsa cita pada siswa, memanggil siswa yang bermasalah kekantor untuk dibina agar dapat dinasehati dan diberi pengarahan tentang wangsa cita pada dirinya. Selain solusi tersebut guru PKn beserta guru-guru yang lain harus lebih sabar dalam menghadapi siswa.Kata Kunci : Wangsa Cita, Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Peranan Guru PKn.ABSTRACTThe concept of Nasionalism and patriotism give mean to an understanding, a ware nessand attitude as thechildren?selement thenation against thepillars of national life and make the orientation, value of realization and everyday behavior. As the role of civics teacher, educational of patriotism can grow and increase in children , because the Civics teacher is someone who should have the ability to manage the learning of students with the characteristics of civics lesson. In addition to being a teacher, civics teachers are also expected to be the good models for their students, they can improve students? morale andwere able to reduce the impact of globalization on the students. Civics is a subject that teaches about how the people of Indonesia should have the nationalism and patriotism toward Indonesia. This study is a qualitative research. The data obtained by observation, interview and documentation. Then the data were analyzed descriptively.The validity of  The data were using the state of credibility, transferability, dependability, and conformability. The civics teachers have been able to increase the wangsacita of students in SMAMuhammadiyah 1 Malang. This was seen as the attitude of the students were disciplined, obedient to the teachers and school rules and being honest even though some of them haven?t got the wangsa citayet. Nevertheless, in improving students? wangsacita cannot be separated from the existing obstacles such as not all of the students obey the school rules, and not all of the students have the good manner of wangsacita, especiallyin the era of globalization today. The solution in facing these obstacles all the teachers in SMA Muhammadiyah 1 Malang are invited to participate in improving the wangsacita towards the students, calling the troubled students to the office in order to be advised and briefed on the wangsacitaon them. In addition, the Civics teachers along with other teachers should be more patient in dealing with the students.Keywords: Wangsa Cita, Nasionalism, Patriotism, The Role of Civics Teachers.
ANALISIS KEBIJAKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BELA NEGARA DI SMK SORE TULUNGAGUNG Khusnaini, Khusnaini; Budiono, Budiono
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v7i1.11698

Abstract

Abstract: The Strengthening of National Defense Character Education Policy that has been implemented at the Vocational High School Sore Tulungagung in 2014/2015 is a new character education development policy. The policy must be analyzed to give other schools a clear picture of the effectiveness of character education. Therefore the researcher intends, to find out the implementation suitability and evaluate the effectiveness of the policy of strengthening the character education of the National Defense Vocational High School Sore Tulungagung. Through qualitative research methods, by triangulating research data, researchers analyze data by studying theory through the reduction of interview results. The results obtained, the planning of strengthening the character education of National Defense is not good, because of the lack of reference laws that are used, indicators of achievement of the basic values of the character of defending the country. In the implementation of the policy declared quite good, seen activities that teach nationality insight to students, but there needs to be supervision from the implementation team. Finally, the evaluation stage of the policy is still not good, because the evaluation of character education is in the form of violations in general, not on indicators of the basic values of Defending the State.Keywords: Policy, Character Education, National Defense Abstrak: Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter Bela Negarayang telah dilaksanakan di SMK Sore Tulungagung tahun 2014/2015 merupakan kebijakan pengembangan pendidikan karakter baru. Kebijakan tersebut harus dianalisis agar memberi gambaran jelas kepada sekolah lain efektifitas pendidikan karakter tersebut. Maka dari itu penelitian ini bermaksuduntuk mengetahui implementasi dan mengevaluasi efektifitas kebijakan penguatan pendidikan karakter Bela Negaradi SMK Sore Tulungagung. Melalui metode penelitian kualitatif, dengan triangulasi data-data penelitian, peneliti menganalisis data dengan kajian teori melalui reduksi hasil wawancara. Hasil penelitian yang didapatkan, perencanaan penguatan pendidikan karakter Bela Negarakurang baik, sebab minimnya acuan perundangan yang dipakai, indikator ketercapaian nilai-nilai dasar karakter bela negara. Pada implementasi kebijakan dinyatakan cukup baik, terlihat adanya kegiatan-kegiatan yang mengajarkan wawasan kebangsaan pada peserta didik, namun perlu adanya pengawasan dari tim pelaksana. Terakhir, tahap evaluasi kebijakan masih kurang baik, sebab evaluasi pendidikan karakter ini berupa pelanggaran secara umum, bukan pada indikator nilai-nilai dasar Bela Negara.Kata kunci: Kebijakan, Pendidikan Karakter, Bela Negara
ANALISIS PEMERATAAN PENDIDIKAN TINGKAT PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN BURU PROVINSI MALUKU Mukadar, Suraya; Budiono, Budiono
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v7i2.11719

Abstract

Abstract: Social justice can be realized by realizing equitable education. In a hierarchical distribution of education can be started from education at the regional and elementary level. This study aims to describe (1) the condition of even distribution of primary level education in Buru Regency, Maluku Province. (2) factors affecting the distribution of basic education in the Buru Regency in Maluku Province. (3) the efforts of the Buru Regency government in distributing basic education. This research was conducted with a descriptive qualitative approach. Sources of data and information from the head of the education office, the education office secretary, the school principal, and teachers. Data collection techniques in the form of document studies, observation activities, and interviews. Data analysis in this research is data reduction, data presentation, verification and conclusion drawing. The results showed that (1) lack of teaching staff and inadequate educational facilities; (2) the factors that influence the distribution of education in Buru Regency are: a) budget; b) lack of parental awareness of the importance of education; d) infrastructure; e) teaching staff; f) distance to reach one place to another. (3) the efforts that have been made by the Buru Regency government in making education equal are: a) budget management prioritizes important and urgent needs; b) socialization to the public about the importance of education; c) socialization to the public to participate in education free of charge and provide scholarships to disadvantaged communities; d) school renovation; e) equity of teachers.Keywords: Equality Factor, Education, Elementary School Abstrak: Keadilan sosial dapat direalisasikan dengan mewujudkan pendidikan yang merata. Secara hierarki pemerataan pada pendidikan dapat dimulai dari pendidikan di daerah dan tingkat dasar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan (1) kondisi pemerataan pendidikan tingkat dasar di Kabupaten Buru Provinsi Maluku. (2) faktor yang mempengaruhi pemerataan pendidikan dasar di Kabupaten Buru Provinsi Maluku. (3) upaya pemerintah Kabupaten Buru dalam melakukan pemerataan pendidikan dasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dan informasi dari kepala dinas pendidikan, sekertaris dinas pendidikan, kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data berupa studi dokumen, kegiatan observasi, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, verivikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) kurangnya tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan yang belum memadai; 2) faktor-faktor yang mempengaruhi pemerataan pendidikan di Kabupaten Buru adalah: a) anggaran; b) kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan; d) sarana prasarana; e) tenaga pengajar; f) jarak untuk menjangkau tempat satu dengan tempat lainnya. 3) upaya yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Buru dalam melakukan pemerataan pendidikan adalah: a) pengelolaan anggaran memprioritaskan kebutuhan yang penting dan mendesak; b) sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan; c) sosialisasi kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pendidikan tanpa dipungut biaya dan memberikan beasiswa kepada masyarakat yang kurang mampu; d) renovasi sekolah; e) pemerataan guru.Kata kunci: Faktor Pemerataan, Pendidikan, Sekolah Dasar
ANALISA PENGARUH NON PERFORMING LOAN ( NPL ), BOPO DAN NET INTEREST MARGIN ( NIM ) TERHADAP RETURN ON ASSET ( ROA ) PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT KONVENSIONAL DI JAWA TIMUR Budiono, Budiono
MUTIARA MADANI Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NGANJUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.453 KB)

Abstract

This research was conducted at Conventional Rural Bank in East Java period 2009-2012. The purpose of this research is to know the influence of Non Performing Loan (NPL), BOPO, Net Interest Margin (NIM) to Return On Asset (ROA) with sample of 30 banking companies. Problem solving using multiple linear regression analysis techniques. Based on the results of the analysis it is known that the NPL has a significant effect on profitability (ROA). BOPO has a significant effect on profitability (ROA), and NIM has a significant positive effect on profitability (ROA).
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS POE PADA KONSEP KESEBANGUNAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI MATEMATIKA SISWA Budiono, Budiono; Sutiarso, Sugeng; Dahlan, Syarifuddin
Jurnal Pendidikan Matematika Unila Vol 6, No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to produce and determine the effectiveness of the use of student worksheets in improving students' mathematical argumentation skills, with concepts of form and concurrency. The population in this study is the students of class IX SMP Negeri 2 Semaka years of teaching 2017-2018, as a sample class IX.A and IXB. The research design used is non equivalent control group design.  Effectiveness was measured by n-Gain test results analyzed by t-test, student responses to students' worksheets and learning execution. The results showed that the use of student worksheets was quite effective in improving students' mathematical argumentation skills, as evidenced by n-Gain experimental class (0.64) higher and significantly different from control class (0.21). The result of the test of the work sheet of the learners by the teachers 90.00% (very good), and the percentage of learning implementation by students (96.83%) with the criteria of "well done"Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengetahui efektivitas penggunaan lembar kerja peserta didik dalam meningkatkan kemampuan argumentasi matematika siswa, dengan konsep kesebangunan dan kekongruenan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Semaka Tahun Ajaran 2017-2018, sebagai sampel kelas IX.A dan IXB. Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design.   Efektivitas diukur berdasarkan n-Gain hasil tes yang dianalisis dengan uji-t, respon siswa terhadap lembar kerja siswa dan keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lembar kerja siswa cukup efektif meningkatkan kemampuan argumenntasi matematika siswa, yang dibuktikan dengan n-Gain kelas eksperimen (0,64) lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan dengan kelas kontrol (0,21).  Hasil uji keterlaksanaan lembar kerja peserta didik oleh guru 90,00% (sangat baik), serta persentase keterlaksanaan pembelajaran  oleh siswa (96,83%) dengan kriteria ?terlaksana dengan baik?Kata kunci:  LKS, poe, kemampuan argumentasi
PEMBINAAN KESISWAAN UNTUK PENUMBUHAN DAN PENGUATAN KARAKTER KEPEMIMPINAN MELALUI KEGIATAN OSIS Hajar, Siti; Tinus, Agus; Budiono, Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) desain kegiatan untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter kepemimpinan; (2) pelaksanaan kegiatan OSIS yang merupakan salah satu kegiatan pembinaan kesiswaan di SMK Negeri 2 Blitar; (3) dampak terhadap penumbuhan dan penguatan karakter kepemimpinan karena program kegiatan OSIS untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter kepemimpinan tidak tersusun secara terstruktur dan kurang nampak yang disebabkan kegiatan di SMK lebih banyak praktik sesuai dengan program keahlian masing-masing dan waktu untuk kegiatan organisasi tidak maksimal. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMK Negeri 2 Blitar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Desain yang diterapkan untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan adalah personal development, desain untuk menguatkan karakter kepemimpinan adalah melalui pelaksanaan kegiatan yang masuk dalam rencana kerja OSIS. (2) Pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan telah dilakukan dengan baik sesuai dengan desainyang telah dibuat. (3) Dampak terhadap penumbuhan dan penguatan karakter kepemimpinan bersifat positif tercermin dengan munculnya karakter integritas yang merupakan ciri seorangpemimpin ideal
PENGARUH PEMBERIAN CONTRAST BATH DENGAN ELEVASI KAKI 30 DERAJAT TERHADAP PENURUNAN DERAJAT EDEMA PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE Budiono, Budiono; Ristanti, Rini Slamet
Health Information : Jurnal Penelitian Vol. 11 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Unit Penelitian Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.112 KB) | DOI: 10.36990/hijp.v11i2.134

Abstract

Gagal jantung kongestif yang merupakan ketidakmampuan untuk memompa darah ke seluruh tubuh yang menyebabkan dinding yang tidak mampu memompa memadai. Tujuan kajian ini adalah memastikan efek kontras bath dengan elevasi kaki 30 º terhadap reduksi edema pada pasien gagal jantung kongestif di rumah sakit Wafa Husada, Kepanjen. Desain pada studi ini quasi eksperimental dengan desain kelompok kontrol tidak setara. Populasi adalah pasien dengan gagal jantung kongestif, sampel digunakan sampling berturut-turut. 34 responden membagi dua kelompok, 17 kelompok intervensi responden dan 17 kelompok kontrol responden. Hasil nilai Mann-Whitney P = 0,027 (P < 0.05) itu mewakili signifikan pengurangan edema kontras Bath dengan 300 kaki elevasi dalam intervensi kelompok dan pasien kelompok kontrol dengan gagal jantung kongestif. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat menerapkan kontras mandi dengan elevasi 30 º dalam pelayanan keperawatan untuk mengurangi derajat edema pada pasien gagal jantung kongestif.
Implementasi Kebijakan Peningkatan Profesionalisme Guru SMP Negeri 3 Hu’u Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat Hajar, Qurbanhajar; Budiono, Budiono
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v8i1.12067

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) the implementation of policies for increasing professionalism of teachers in SMP Negeri 3 Hu'u, (2) the constraints of implementing policies for increasing professionalism of teachers in SMP Negeri 3 Hu'u, (3) efforts to overcome obstacles in implementing policies for increasing professionalism teacher at Hu'u Middle School 3. This research uses a qualitative approach. The data collection techniques of this study were interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that (1) the implementation of the policy of increasing teacher professionalism in SMP Negeri 3 Hu'u has not been carried out to the maximum. The implementation is carried out through MGMP, PKB, Diklat, school curriculum development. Lack of opportunities to develop the profession on an ongoing basis because teachers are stuck in a routine. Teachers are also less motivated to develop professionally and personally motivated to develop their profession. (2) Constraints faced are lack of teacher sensitivity towards their profession, school policies for GTTs that do not yet have NUPTK are still not optimal, teachers delay time in various teacher development activities. (3) Efforts made in overcoming obstacles are the existence of teacher development training conducted by colleagues at the School; district-level training, workshops, teacher tutoring group learning; teacher discipline, and student discipline which must be followed by all teachers and students who are in the Hu'u 3 Public Middle School.Keywords: Policy, Professionalism, TeacherAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) implementasi kebijakan peningkatan profesionalisme guru di SMP Negeri 3 Hu’u, (2) kendala implementasi kebijakan peningkatan profesionalisme guru di SMP Negeri 3 Hu’u, (3) upaya mengatasi kendala implementasi kebijakan peningkatan profesionalisme guru di SMP Negeri 3 Hu’u. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) implementasi kebijakan peningkatan profesionalisme guru di SMP Negeri 3 Hu’u belum dilaksanan dengan maksimal. Pelaksanaannya dilakukan melalui MGMP, PKB, Diklat, pengembangan kurikulum sekolah. Kurangnya kesempatan untuk mengembangkan profesi secara berkelanjutan karena guru terjebak pada rutinitas. Guru juga kurang termotivasi untuk melakukan pengembangan profesionalisme dan tergerak secara pribadi untuk mengembangkan profesinya. (2) Kendala yang dihadapi yaitu kurang adanya kepekaan guru terhadap profesinya, kebijakan sekolah untuk para GTT yang belum memiliki NUPTK masih belum maksimal, guru mengundur waktu dalam berbagai kegiatan pengembangan guru. (3) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala yaitu adanya pelatihan pengembangan guru yang dilakukan perpekan di Sekolah tersebut; pelatihan pada tingkat Kabupaten, workshop, belajar kelompok bimbingan guru; tata tertib guru serta tata tertib siswa yang harus diikuti oleh seluruh guru dan peserta didik yang berada di Sekolah SMP Negeri 3 Hu’u.Kata Kunci: Kebijakan, Profesionalisme, Guru
Analisis Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter Bela Negara Di SMK Sore Tulungagung Khusnaini, Khusnaini; Budiono, Budiono
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v7i1.12042

Abstract

Abstract: The Strengthening of National Defense Character Education Policy that has been implemented at the Vocational High School Sore Tulungagung in 2014/2015 is a new character education development policy. The policy must be analyzed to give other schools a clear picture of the effectiveness of character education. Therefore the researcher intends, to find out the implementation suitability and evaluate the effectiveness of the policy of strengthening the character education of the National Defense Vocational High School Sore Tulungagung. Through qualitative research methods, by triangulating research data, researchers analyze data by studying theory through the reduction of interview results. The results obtained, the planning of strengthening the character education of National Defense is not good, because of the lack of reference laws that are used, indicators of achievement of the basic values of the character of defending the country. In the implementation of the policy declared quite good, seen activities that teach nationality insight to students, but there needs to be supervision from the implementation team. Finally, the evaluation stage of the policy is still not good, because the evaluation of character education is in the form of violations in general, not on indicators of the basic values of Defending the State.Keywords: Policy, Character Education, National Defense Abstrak: Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter Bela Negarayang telah dilaksanakan di SMK Sore Tulungagung tahun 2014/2015 merupakan kebijakan pengembangan pendidikan karakter baru. Kebijakan tersebut harus dianalisis agar memberi gambaran jelas kepada sekolah lain efektifitas pendidikan karakter tersebut. Maka dari itu penelitian ini bermaksuduntuk mengetahui implementasi dan mengevaluasi efektifitas kebijakan penguatan pendidikan karakter Bela Negaradi SMK Sore Tulungagung. Melalui metode penelitian kualitatif, dengan triangulasi data-data penelitian, peneliti menganalisis data dengan kajian teori melalui reduksi hasil wawancara. Hasil penelitian yang didapatkan, perencanaan penguatan pendidikan karakter Bela Negarakurang baik, sebab minimnya acuan perundangan yang dipakai, indikator ketercapaian nilai-nilai dasar karakter bela negara. Pada implementasi kebijakan dinyatakan cukup baik, terlihat adanya kegiatan-kegiatan yang mengajarkan wawasan kebangsaan pada peserta didik, namun perlu adanya pengawasan dari tim pelaksana. Terakhir, tahap evaluasi kebijakan masih kurang baik, sebab evaluasi pendidikan karakter ini berupa pelanggaran secara umum, bukan pada indikator nilai-nilai dasar Bela Negara.Kata kunci: Kebijakan, Pendidikan Karakter, Bela Negara
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI BIDANG STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Suhardiyansyah, Muhammad Yunan; Budiono, Budiono; Widodo, Rohmad
Jurnal Civic Hukum Vol 1, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v1i1.10457

Abstract

Research conducted at SMAN 9 Malang about, (1) Implementation of CharacterEducation by Study of Citizenship, (2) Describe the constraints faced, (3) Describe solution made in the implementation of Character Education by Study Of Citizenship. This research uses the nearing of qualitative research. Where researchers directly to collecting information related to the title of the study. The collection of data obtained from observation, interview, and documentation. As for the target of information are principal, waka kurikulum, waka student, teacher Citizenship Education, and the student of SMAN 9 Malang. Indicate thatthe results of research in Citizenship Education in SMAN 9 Malang loading about Character Education and devolep values?s character that exist in the state ideology that is Pancasila, strategic Citizenship Education teachers of SMAN 9 Malang are with model. Habituation or reinforcement. Evaluation is conducted by the Citizenship Education teacher at SMAN 9 are cognitive, affective and psychomotor student. Values in Citizenship Education also developed in school extracurriculier activities such as extracurricular activities paskibra in SMAN 9 Malang which also inserts character education such as discipline, responbility,independence, and nationalist. It?s just that in practice there are still constraints such as there are still a few of student who make mischief in school, many teacher and students who come school late. From the times or the impact that the school conducted globalisasi. The solution of the schools that model, an awareness of the self, the role of parents.
Co-Authors Abbas, Ramadhani Andarus Abdul Azis Abdul Waris Aditiawarman Aditiawarman, Aditiawarman Agung Dwi Wahyu Widodo AGUS FRIANTO Agustina, Lusita Dewi Aindrianingsih, Aindrianingsih Amiq Fahmi ANANG KISTYANTO Andrijono Andrijono Anton Hermawan Arie Purwana, Arie Aryanti, Wida Dwi B. A. Tjokroprawiro Basuki, Sukmawati Benny Kristyantoro BRAHMANA ASKANDAR T, BRAHMANA Cahyaning Asih, Eka Nur Dachlan, Yoes P Darmadi, Siswanto Dimas Sindhu Wibisono Diyah Fatmasari Djoko Sutikno Doddy M Soebadi Doddy M. Soebadi Eddy Bagus Wasito EKO WAHYUDI Elfita Elfita Endang Susilaningsih Endi Prilansa Mahadi ERI PERDANA USHAN, ERI PERDANA Fitriah Fitriah Hadi, Hafid Kholidi Hajar, Qurbanhajar Hardiono Hardiono, Hardiono Hary Widjajanti Heni Yohandini heri budiono I Wayan Yudiana Imannia, Ristya Sylva Isbanah, Yuyun Islamiyah, Wardah Rahmatul Jayanti, Lira Wiet Johan Renaldo Joko Sampurno Jose RL Batubara Juniastuti Juniastuti Khoirunnisa, Nabila Farah Khusnaini, Khusnaini Kristian Yoci Santoso Yoci Santoso Kuntaman Kuntaman Kurnia Putri, Triana Kurniati Kurniati Kurniati, Marlinda Lea Kristina Anggraeni, Lea Kristina lsbanah, Yuyun Lukman Hakim M Mansur, M Maria Inge Lusida MOCHAMMAD THAHA Muhammad Faizi, Muhammad Muhammad Nasrullah Muharni Muharni Mukadar, Suraya Musdholifah Musdholifah Mustayah, Mustayah N. Supriana Nikie Astorina Yunita Dewanti NUR LAILA Nurbani Yusuf, Nurbani Nurhasanah Nurhasanah Nurul Zuriah P. Hartono Paksi Satyagraha Permata, Diyah Putri Permatasari, Mitra Pertami, Sumirah Budi Pramita, Nabilla Pepri Probohoesodo, M Y. Pujiono Pujiono Purwati Purwati Rahayu, Dian Yuniar Syanti Rahman, Mahrus Ahmad Ristanti, Rini Slamet Rohmad Widodo, Rohmad Sabilal Alif Sahruli, Aris Salahuddin, Moh septa surya wahyudi, septa surya Siti Hajar Slamet Wahyudi Soehita, Sidarti Soetojo Soetojo Soetojo Wirjopranoto Subkhan Subkhan Subroto Rapih, Subroto Sugeng Riyanto Sugeng Sutiarso Suhardiyansyah, Muhammad Yunan Sulistyawati, Sri Wijayanti Sulistyawati, Sriwijayanti Sunarsih Sunarsih Sunaryo Hardjowijoto surjanti, jun surjanti Suryansyah, Maulana Muhtadin Sutandhio, Silvia Sutaryanto Sutaryanto, Sutaryanto Suwarsono Suwarsono Syarifuddin Dahlan Tarmono Djojodimedjo Taufik Indrawan Teddy Ontoseno Tinus, Agus Tony Seno Aji, Tony Seno Tri Wulanhandarini Trisakti Handayani Udik Budi Wibowo Uemura, Haruki ULIL HARTONO Utamayasa, Alit wahjoe djatisoesanto Wayan Suarsana Willy Sandhika Winardi, Baksono Witjaksono, Andre Dwijanto Yulina, Vinzy Yunianti, Faizah Yuniar, Dian Zahra, Farah Az