Articles

ANALISIS PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE GROUP INVESTIGATION DAN PEMAHAMAN KONSEP AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 TELUK MENGKUDU Tambunan, Elida; Bukit, Nurdin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui apakah ada perbedaanhasil belajar fisika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe groupinvestigation dan model pembelajaran direct instruction, untuk mengetahuiapakah ada perbedaan hasil belajar fisika antara siswa yang memilikipemahaman konsep awal tinggi dan siswa yang memiliki pemahamankonsep awal rendah, untuk mengetahui apakah ada interaksi antara model kooperatif group investigation dengan pemahaman konsep awal siswa dalam mempengaruhi hasil belajar siswa. Sampel dalam penelitian ini dilakukan secara cluster random sampling sebanyak dua kelas, dimana kelas pertamasebagai kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran kooperatif groupInvestigation dan kelas kedua sebagai kelas kontrol diterapkan modelpembelajaran direct instruction. Instrumen yang digunakan dalam penelitianini yaitu instrumen tes hasil belajar fisika dalam bentuk uraian sebanyak 9soal dan tes pemahaman konsep awal sebanyak 12 soal yang telahdinyatakan valid dan reliabel. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwaterdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa dengan model pembelajarankooperatif group investigation dan model pembelajaran direct instruction.Terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara siswa yang memiliki pemahaman konsep awal tinggi dan siswa yang memiliki pemahaman konsep awal rendah. Terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif groupinvestigation dan pemahaman konsep awal siswa terhadap hasil belajarfisika. Model pembelajaran kooperatif group investigation lebih optimalditerapkan untuk siswa yang memiliki pemahaman konsep awal tinggisedangkan model pembelajaran direct instruction pemahaman konsep awaltinggi dan rendah hasil belajar yang tidak berbeda. Kata kunci: group investigation, pemahaman konsep awal, hasil belajar
EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) MENGGUNAKAN MEDIA SIMULASI PHET DAN AKTIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Lubis, Fitri Mawaddah; Bukit, Nurdin; Harahap, Mara Bangun
TABULARASA Vol 12, No 1 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT menggunakan simulasi PhET dan pembelajaran konvensional, menganalisis perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki aktivitas tinggi dan aktivitas rendah, serta mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat aktivitas siswa dalam mempengaruhi hasil belajar fisika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Tritech Informatika Medan. Adapun tes yang digunakan untuk memperoleh data adalah dalam bentuk pilihan ganda. Uji persyaratan telah dilakukan berupa normalitas dan homogenitas, yang diperoleh hasil bahwa data normal dan homogen. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisi ANAVA dua jalur. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa aktivitas tinggi dan rendah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT menggunakan Simulasi PhET adalah 88 dan 84,24, sedangkan siswa dengan pembelajaran konvensional adalah 76 dan 64,28. Sehingga diperoleh besar peningkatan hasil belajar siswa yakni 64,41%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT menggunakan media simulasi PhET lebih baik dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil belajar fisika antara siswa yang memiliki aktivitas belajar tinggi lebih baik dibandingkan dengan aktivitas belajar rendah. Terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe NHT menggunakan media simulasi PhET dan tingkat aktivitas belajar dalam mempengaruhi hasil belajar siswa. Berinteraksi berarti pada satu sisi berpengaruh sedangkan disisi lain tidak berpengaruh. Peningkatan rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol lebih besar dibandingkan pada kelas eksperimen. Hal ini dikarenakan aktivitas siswa lebih dominan dibandingkan model pembelajaran yang diterapkan pada kelas kontrol yakni model konvensional. Sedangkan pada kelas eksperimen model pembelajaran yang digunakan lebih dominan berperan dibandingkan aktivitas siswa dimana pada kelas ini model yang digunakan adalah model pembelajaran Kooperatif tipe NHT.
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Saniman, Saniman; Bukit, Nurdin; S, Mariati P
TABULARASA Vol 12, No 2 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan  pembelajaran konvensional, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika siswa yang memiliki pemahaman konsep tinggi dan pemahaman konsep rendah, untuk mengetahui apakah ada interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat pemahaman konsep siswa dalam meningkatkan hasil belajar fisika. Sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak sebanyak dua kelas, dimana kelas pertama sebagai kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas kedua sebagai kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar fisika dalam bentuk uraian sebanyak 8 soal dan tes pemahaman konsep dalam bentuk uraian sebanyak 9 soal yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dan  pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa yang memiliki pemahaman konsep tinggi dan pemahaman konsep rendah. Terdapat interaksi antara Model Pembelajaran dan pemahaman konsep terhadap hasil belajar siswa
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA SMA BERBASIS INVESTIGASI PADA MATERI FLUIDA DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Maulida, Rizki; Sahyar, Sahyar; Bukit, Nurdin
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan respon, aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pengembangan bahan ajar SMA berbasis investigasi pada materi fluida dinamis berbasis investigasi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Sampel penelitian ini adalah satu kelas yaitu kelas XI IPA2. Instrumen yang digunakan untuk mengumulkan data ada tiga yaitu dengan menggunakan lembar validasi bahan ajar berupa angketdan kemudian di validkan oleh tim ahli, untuk menilai respon siswa pada bahan ajar instrumen yang digunakan berupa angket yang dibagikan pada setiap pertemuan dan untuk melihat aktivitas siswa menggunakan angket yang dinilai oleh teman sejawat peneliti dalam mengukur aktivitas siswa pada setiap pertemuan serta untuk melihat hasil belajar siswa digunakan penilaian evaluasi berupa 10 pertanyaan dalam bentuk pilihan berganda yang diberikan pada setiap akhir pertemuan. Hasil penelitian diperoleh: Bahan ajar fisika SMA berbasis investigasi yang dikembangkan dapat meningkatakan respon, aktivitas dan hasil belajar siswa pada pertemuan I, II, III yaitu: respon rata-rata pada pertemuan pertama sebesar 76,42. pada pertemuan kedua sebesar 79,77 dan pada pertemuan ketiga 87,36.  Aktivitas rata-rata pada pertemuan pertama sebesar 67,01. pada pertemuan kedua sebesar 71,00 dan pada pertemuan ketiga 79,00.  Hasil belajar rata-rata pada pertemuan pertama sebesar 40,36. pada pertemuan kedua sebesar 60,71 dan pada pertemuan ketiga 81,07.
PREPARASI BENTONIT ALAM MENJADI NANO PARTIKEL Bukit, Nurdin; Ginting, Eva Marlina; Harahap, Mukti Hamjah
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA VOL 15, NO 2 (2014): JURNAL PENELITIAN SAINTIKA
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is the manufacture of natural bentonite into  nano  particles  and  is  used  as  a  filer  on  thermoplastic  high-density polyethylene  (  HDPE  )  .  The  method  used  in  the  manufacture  of  nanoparticles  of  bentonite  are  two  ways  ;  The  first  synthesis  method  using surfactant  cetyl  trimethyl  ammonium  bromide  (  CTAB  )  and  the  second way  in  ballmill  for  10  hours  .  Characterization  of  the  particle  size analyzer  (  PSA  )  ,  morphological  analysis  with  scanning  electron microscope ( SEM ) and analysis of the structure by X  -  ray diffraction ( XRD  )  was  performed  .  Nano  particles  with  variation  of composition  of natural  bentonite  (  2  ,  4  ,  6  ,  8  ,  10  %  w  t)  blends   with  HDPE  and compatibilizer  PE  -  g-  MA  on  the  appliance  s  internal  mixer  at  a temperature  of  150oC  and  laboplatomil  rate  of  60  rpm  for  10 minute.Berdasarkan PSA analysis and X  -  ray , natural bentonite having an average size of 75 nm for synthesis with CTAB , and 97.5 nm for the ball  mill  .  from  the  results  of  XRD  analysis  of  minerals  crystoballite  ( SiO2 ) and phase annite ( Al3.448Fe3K0.99Na  0.01O12Si  2.552  ) . In testing the mechanical  properties  of  the  resulting  increase  in  tensile  strength  and breaking up the composition perpajangan 2 to 6 % and a decline in the composition  of  8  %  .  The  results  of  SEM  analysis  showed  that homogeneous  mixing  of  ingredients  and  the  bentonite  particle agglomeration on the composition of 10 % wt.
THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING MODELS TYPE GROUP INVESTIGATION AND KINESTHETIC STYLE LEARNING TO SCIENCE PHYSICS SKILL PROCESS ON STUDENTS Siregar, Sriutami Kholila Mora; Bukit, Nurdin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of the research are: to determine differences in the physics skills of students with learning model Cooperative Group Investigation using concept maps and Direct Instruction teaching model, to determine differences in the physical skills of students who have high Kinesthetic Learning Styles and Learning Styles low, to determine the interaction between Models of Learning and Kinesthetic Learning Styles toward physical process skills of students. The sample in this study conducted in a cluster random sampling of two classes, where the first class as a class experiment applied learning models Cooperative Group Investigation using Concept Maps as a class and the second class of controls implemented Direct Instruction model. The instrument used in this study is physics instrument science process skills in narrative form as many as 13 questions and instrument kinesthetic learning style questionnaire that has been declared valid and reliable. The results were found: there are differences in physical science process skills students are taught by Cooperative Group Investigation learning model using Concept Maps and Direct Instruction teaching model. There are differences in physical science process skills of students who have kinesthetic learning styles and students who have low kinesthetic learning style. Interaction between learning models Cooperative Group Investigation using Concept Maps and kinesthetic learning styles in influencing the physical science process skills of students.
THE EFFECT OF INQUIRY TRAINING MODEL USE THE MEDIA PHET AGAINST SCIENCE PROCESS SKILLS AND LOGICAL THINKING SKILLS STUDENTS Ginting, Fajrul Wahdi; Bukit, Nurdin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Purpose of The study: science process skills and logical thinking ability of students who use inquiry learning model training using PhET media; science process skills and logical thinking ability of students who use conventional learning model; and the difference science process skills and logical thinking ability of students to use learning model Inquiry Training using PhET media and conventional learning models. This research is a quasi experimental. Sample selection is done by cluster random sampling are two classes of classes VIII-E and class VIII-B, where the class VIII-E is taught by inquiry training model using media PhET and VIII-B with conventional learning model. The instrument used consisted of tests science process skills such as essay tests and tests of the ability to think logically in the form of multiple-choice tests. The data were analyzed using t test. The results showed that physics science process skills use Inquiry Training models using PhET media is different and showed better results compared with conventional learning model, and logical thinking skills students use Inquiry Training model using PhET media is different and show better results compared with conventional learning, and there is a difference between the ability to think logically and science process skills of students who use Inquiry Training model using PhET media and conventional learning models.
THE EFFECT OF LEARNING PHYSICS WITH PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) MODELS IN PHYSICS AT THE CLASSROOM Bukit, Nurdin; Mihardi, Satria
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Physics learning at school aim to know difference about using PBI model on learning outcomes on dynamic electrical in SMA Istiqlal Delitua A.Y. 2009/2010. This research is a quasy experiment and sampling was done with simple random sampling. From the data analysis and hypothesis testing is concluded, learning outcomes with conventional model to dynamic electrical is 69.13 (enough criteria). Learning outcomes with a PBI model to dynamic electrical is 80.65 (good criteria). It was based on calculation results by t test tcount = 6.82 and ttabel = 1.99, with tcount > ttabel (6.82 > 1.99), then Ha accepted and H0 rejected thus stated that there are significant differences using PBI models on result student learning on a dynamic electrical in grade 10th SMA Istiqlal Delitua A.Y. 2009/2010.
EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS DAN TES POTENSI AKADEMIK TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI OPTIK GEOMETRI Gultom, Andar S.; Bukit, Nurdin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine whether there is anydifference in result of learning physics which is taught with cooperative modeltype STAD model and DI model in grade 10, to determine the effect of thestudent’s academic potential level for the Physics learning outcomes and toknow whether there is an interaction between cooperative learning model typeSTAD and student’s academic potential as the Physics learning outcomes. Thisresearch is a quasi-experiment with two-way design. The population in thisresearch is all students in grade 10 with research sample Class X-1 as the controlclass and Class X-2 as the experiment class which have 32 students in each. Thedata analysis technique used SPSS 17, ANOVA Factorial 2x2. Based on the test performed, it is concluded: there are differences between the Physics learningoutcomes that was taught with cooperative model type STAD and DI model, there was student’s academic potential influence on Physics learning outcomes therewas an interaction between cooperative model type STAD and student’sacademic potential in improving learning outcomes that was show on Schaeffer Test.
Mechanical and Thermal Properties of Polypropylene Reinforced by Calcined and Uncalcined Zeolite Bukit, Nurdin
Makara Journal of Technology Vol 16, No 2 (2012)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.201 KB) | DOI: 10.7454/mst.v16i2.242

Abstract

This study was carried out to compare mechanical and thermal properties of polypropylene (PP) reinforced with uncalcined and calcined zeolites. The PP samples were reinforced with zeolites at various quantities of 2, 4, and 6 (wt %). The comparison of the two types of zeolite was based  on mechanical properties, including tensile strength, elongation at break, and Young’s modulus, and thermal characteristics analyzed using DSC, and DTA/TGA technique. The results obtained clearly revealed that both zeolites were able to significantly increase tensile strength and Young’s modulus of the samples, with calcined zeolite was found to work better. Addition of calcined zeolite was found to result in increased fracture elongation of the samples reinforced with up to 4 wt% zeolite but decreased sharply for the sample reinforced with 6 wt% zeolite, while for the samples reinforced with uncalcined zeolite, no consistent trend was observed. Thermal analyses demonstrated that the samples reinforced with calcined zeolite are more resistant to thermal treatment than those reinforced with uncalcined zeolite, as indicated by their higher decomposition temperature. DSC analysis revealed that there  was no significant difference  of the melting points of the samples was observed, but the effect of the quantity of zeolite on enthalphy was quite evident, in which the enthalpies of the samples reinforced with calcined zeolites were relatively lower than those of the samples reinforced with uncalcined zeolites.