Retno Wulan Damayanti
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret

Published : 20 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES PENGERINGAN SIMPLISIA MENGGUNAKAN SOLAR DRYER DENGAN KONSEP UDARA EKSTRA Hardianti, Nurul; Damayanti, Retno Wulan; Fahma, Fakhrina
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air dari permukaan bahan yang dikeringkan dengan menggunakan energi panas. Salah satu alat yang digunakan untuk proses pengeringan adalah solar dryer. Solar dryer merupakan alat pengering dengan sumber panas matahari dimana biasa digunakan untuk mengeringkan bahan makanan. Saat ini Teknik Industri UNS sedang mengembangkan solar dryer dengan konsep udara ekstra serta reflektor cahaya dan lapisan kaca ganda. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengeringan dengan menggunakan solar dryer tersebut, maka dalam penelitian ini dilakukan eksperimen untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh tersebut. Penelitian ini mempertimbangkan kondisi lingkungan dalam pengolahan datanya, sehingga digunakanlah uji Analisis Covarian of Variansi (ANCOVA). Berdasarkan hasil pengolahan data tersebut, faktor-faktor yang mempengaruhi pengeringan menggunakan solar dryer diantaranya adalah collector, posisi rak, waktu pengeringan, suhu internal, interaksi posisi rak dengan suhu internal, interaksi waktu pengeringan dengan suhu internal, kelembaban internal, interaksi collector dengan kelembaban internal, interaksi waktu pengeringan dengan kelembaban internal, suhu eksternal, interaksi collector dengan suhu eksternal, interaksi posisi rak dengan suhu eksternal, interaksi waktu pengeringan dengan suhu eksternal, kelembaban eksternal, interaksi collector dengan kelembaban eksternal, interaksi waktu pengeringan dengan kelembaban eksternal, interaksi collector dengan kecepatan angin, interaksi posisi rak dengan kecepatan angin serta interaksi waktu pengeringan dengan kecepatan angin.Kata kunci: ANCOVA, eksperimen, solar dryer. 
ANALISIS KEBISINGAN RUANG WEAVING UNIT WEAVING B DI PT. DELTA MERLIN DUNIA TEXTILE IV Pramesti, Nidya Yutie; Damayanti, Retno Wulan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan adalah bunyi atau suara yang tidak yang dinyatakan dalam satuan desibel (dB) dan kebisingan yang melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) dapat menimbulkan penyakit (Sanders dan McCormick, 1987; Pulat, 1992 dan WHS, 1993 dalam Tarwaka dkk., 2004). Pada ruang weaving unit weaving B berpotensi memiliki dampak risiko kebisingan. Hal ini disebabkan oleh suara yang dihasilkan oleh 320 unit mesin tenun yang terdapat pada ruang weaving tersebut. Kebisingan yang ditimbulkan dirasa sangat mengganggu aktivitas pekerja, sehingga dilakukanlah penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui intensitas kebisingan pada ruang weaving unit weaving B dengan metode sederhana, dengan menggunakan alat berupa Sound Level Meter (SLM) yang dilakukan selama 10 menit dan waktu pembacaan setiap 5 detik. Hasil dari penelitian ini adalah intensitas kebisingan pada ruang weaving melebihi NAB kebisingan, yaitu 85 dB(A), sehingga unit tersebut dikategorikan sebagai daerah dengan tingkat kebisingan yang tidak aman bagi pendengaran pekerja.Kata kunci: Kebisingan, Intensitas Kebisingan, Metode Sederhana