p-Index From 2015 - 2020
9.609
P-Index
Articles

KAJIAN FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DALAM MITIGASI BENCANA TSUNAMI DI DESA PONCOSARI Dwiatno, Achjat; Triadmadja, Radianta; Darmanto, Darmanto
Civil Engineering Forum Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2008): MEI 2008
Publisher : Civil Engineering Forum Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.542 KB)

Abstract

Disaster mitigation require to be supported by information and data regarding the condition of local society characteristic and area. The available of correct information and data, expected can maximize usage of local resource, including labour, organization and material. One of the partisipative data collecting method able to be used to dig catastrophic society perception and understanding of tsunami is Focus Group Discussion ( FGD). Participant one of the important element in FGD, so that participant composition can influence attainment result of FGD. This research aim to know society characteristic and condition to formulate FGD participant criterion and composition in tsunami disaster mitigation. This Research type is descriptive research with approach qualitative, while primary data collecting use partisipative observation technique where researcher follow to involve and at the same time perceive FGD simulation execution. Discussant which uppermost enough is them owning catastrophic understanding and knowledge of tsunami nature, where this matter is influenced life experience or relate to its work responsibility. Several things which need to be paid attention in chosening and determining discussant: 1) education and age vary to start from student age until the old man with mean 35 year, 2) do not predominate by age, certain work or education, 3) if education of [him/ it] lower to be expected to have experience which enough or which is its old age, 4) entangling woman participant owning catastrophic understanding and knowledge of tsunami, 5) having work or got mixed up with interconnected activity or relate to natural disaster handling.
ANALISIS TEGANGAN, DEFLEKSI, DAN FAKTOR KEAMANAN PADA PEMODELAN FOOTSTEP HOLDER SEPEDA MOTOR “Y” BERBASIS SIMULASI ELEMEN HINGGA Khoeron, Slamet; Syafa'at, Imam; Darmanto, Darmanto
ROTASI Vol 18, No 4 (2016): VOLUME 18, NOMOR 4, OKTOBER 2016
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.914 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.18.4.124-129

Abstract

Sepeda motor banyak dipilih masyarakat sebagai moda transportasi. Untuk itu diperlukan komponen-komponen sepeda motor yang aman digunakan bagi pengendara. Footstep holder merupakan komponen yang mempunyai fungsi untuk memegang pijakan footstep pengendara sepeda motor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa berbagai pembebanan pada footstep holder menggunakan pemodelan dengan bantuan software Autodesk Inventor Professional 2013. Berbagai pembebanan dilakukan pada pemodelan dengan berbagai kondisi. Pembebanan tersebut meliputi pembebanan dengan kondisi pengendara duduk dengan kaki bertumpu pada footstep, pengendara berdiri pada footstep, motor jatuh kesamping, footstep tertabrak dari belakang, footstep tertabrak dari depan dan motor djatuh kesamping dengan dinaiki dua pengendara. Hasil yang didapat setelah dilakukan analisa dalam berbagai kondisi secara berturut-turut adalah tegangan von mises yaitu 9,298MPa, 32,54MPa, 233,7MPa, 246,022MPa, 203MPa, 468,9MPa, yang kedua defleksi yaitu 0,00829mm, 0,02905mm,0,6159mm, 0,616mm, 0,592mm, 1,32mm  dan yang ketiga faktor keamanan yaitu diatas 15, 8,45, 1,18, 1,12, 1,35, 0,59. Pada pembebanan dengan kondisi motor jatuh kesamping dengan dinaiki dua pengendara beresiko besar terhadap patahnya footstep holder dengan tegangan von mises 468,9MPa dan mempunyai faktor keamanan yang rendah 0,59 dengan defleksi 1,32mm
ANALISA KEAUSAN DISC BESI COR DENGAN METODE MATEMATIKA SEDERHANA MENGGUNAKAN TRIBOMETER PIN-ON-DISC TANPA PELUMAS Syafa’at, Imam; Khalim, Abdul; Darmanto, Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin maju dan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang mechanical engineering khususnya di bidang tribologi, maka akan semakin banyak terungkap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi umur pemakaian  komponen dari sebuah mesin. Besi cor adalah salah satu bahan untuk membuat komponen dari suatu mesin. Penelitian kali ini menggunakan tribometer pin-on-disc dengan besi cor A (79.5 HRB), besi cor B (82 HRB) dan besi cor A (86.5 HRB) sebagai disc dan bola baja AISI 52100 berdiameter 8,0 mm dengan kekerasan 60 HRC sebagai pin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan material disc dan ukuran diameter pin terhadap nilai lebar kontak keausan, koefisien keausan berdimensi, volume dan tinggi keausan yang terjadi pada besi cor. Kajian juga membandingkan hasil keausan dengan berbagai model yang yang telah ada sebelumnya. Analisa perhitungan menggunakan penurunan geometri berdasarkan rumus matematika dasar sederhana dan menggunakan metode penurunan persamaan Archard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebar kontak keausan, koefisien keausan berdimensi (KD), ketinggian keausan (h) dan volume keausan (V) mempunyai hubungan berbalik nilai dengan kekerasan material dan senilai dengan jarak sliding (s). Ukuran diameter pin mempunyai hubungan sebanding dengan lebar kontak aus, koefisien keausan berdimensi (KD), ketinggian keausan (h) dan volume keausan (V). Semakin keras suatu material maka keausan yang terjadi akan semakin kecil.Kata kunci: keausan, besi cor, pin-on-disc, Archard, metode sederhana
PENERAPAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR Darmanto, Darmanto
Proceedings of KNASTIK 2009
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) membutuhkan pelayanan yang terintegrasi untuk menjaga kepuasan siswanya.Sasaran bimbingan belajar adalah mulai dari siswa SD dengan variasi paket program dan biaya disetiap lokasi / cabang.Dalam upaya memenuhi kepuasan siswanya, lembaga harus mampu mengelola sumber dayanya. Rentang pengelolaansumber daya yang cukup luas dan kurang adanya standarisasi operasional, pengembangan paket aplikasinya kurangmemenuhi kebutuhan user. Terintegrasinya semua unit LBB dan dengan mengakses informasi yang sama akan memangkaskertas kerja sekaligus dapat meningkatkan layanan lembaga.Penerapan system ERP membantu mengintegrasikan informasi yang ada mencakup system administrasi siswa danakademis, sumber daya manusia, keuangan, bimbingan elektronik, dan aplikasi teknologi informasi lainnya yangmenyediakan layanan secara menyeluruh. Pada gilirannya system ERP diharapkan dapat meningkatkan kinerja danmemudahkan personalia untuk menjalankan fungsi pelayanan dalam bimbingan belajar. Pendekatan yang dikembangkanmulai dengan menganalisa kebutuhan pemakai, mengembangkan prototype dan menguji kelayakannya. Apabila prototypesystem ERP layak untuk diterima selanjutnya akan diterapkan secara keseluruhan. Pengembangan system ERPmenggunakan kombinasi AMP software (Apache MySQL dan PHP) yang dijalankan pada system operasi Windows.
PENGEMBANGAN METODE PENGECORAN SQUEEZE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SEPATU KAMPAS REM KENDARAAN BERMOTOR BERBAHAN ALUMUINUM DAUR ULANG Darmanto, Darmanto; Purwanto, Helmy; Respati, Sri Mulyo Bondan
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepatu kampas rem merupakan salah satu  komponen  kendaraan bermotor yang umur pemakaiannya relatif pendek. Karateristik fisis dan mekanis diperlukan pada sepatu kampas rem yang berbahan aluminium dalam proses pengecoran dan produksinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendisain dan membuat proses pengecoran squeeze dalam produksi sepatu kampas rem dan  mengetahui perbedaan kualitas produksi menggunakan pengecoran squeeze berbahan aluminium daur ulang dengan produk yang beredar dipasaran terhadap struktur mikro dan kekerasan. Paduan di tuang pada temperatur 600 dan 700 oC pada cetakan yang dipanaskan pada temperatur 400oC dan ditekan pada tekanan 125,71 MPa.  Hasil menunjukan bahwa  produksi sepatu kampas rem dapat dibuat secara sederhana dengan menggunakan sistem pengecoran squeeze dan metode ini dapat menghasilkan coran  dengan sedikit porositas  yaitu pada tekanan 125,71 MPa porositas  rata-ratanya adalah 2,04% dan  kekerasan pada  temperatur tuang 600oC sebesar 72,80 BHN,   pada temperatur tuang 700oC adalah 68,53 BH, sedangkan sepatu kampas rem yang beredar di pasaran mempunyai porositas 14,66% dengan kekerasan 90,90 BHN. Sehingga metode ini dapat digunakan oleh industri kecil pengecoran daur ulang untuk membuat sepatu kampas rem.  Kata kunci : sepatu kampas rem, squeeze, industri kecil, alumunium daur ulang
PENGEMBANGAN MEKANISME DAN KUALITAS PRODUKSI SEPATU KAMPAS REM BERBAHAN ALUMUNIUM DAUR ULANG DENGAN METODE PENGECORAN SQUEEZE Darmanto, Darmanto; Respati, Sri Mulyo Bondan; Purwanto, Helmy
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepatu kampas rem merupakan salah satu komponen kendaraan bermotor yang diproduksi melalui proses pengecoran umur pemakaiannya relatif pendek dan dapat mengalami kegagalan. Pengembangan mekanisme pengecoran dilakukan dengan menggunakan sistem hidrolis dua arah untuk sistem penutupan dan pembukaan cetakan maupun pengeluaran coran dari dalam cetakan. Temperatur cetakan dan tekanan squeeze divariasikan untuk mendapatkan kapasitas produksi, spesimen metalografi dan kekerasan dari bahan paduan alumunium silikon daur ulang. Pengamatan dan analisa hasil penelitian menunjukkan mekanisme yang dikembangkan dapat bekerja secara optimal mulai dari penutupan cetakan, pembukaan cetakan dan pelepasan coran dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sistem hidrolis. Kecepatan produksi sangat tergantung dari pemanasan cetakan, semakin panas cetakan yang diberikan semakin rendah kecepatan produksi. Pada temperatur cetakan lebih tinggi jumlah porositas menurun, SDAS semakin halus, kekerasan menurun. Penambahanm tekanan squeeze menghasilkan porositas menurun, SDAS semakin halus dan kekerasan meningkat. Kata kunci: mekanisme pengecoran squeeze, alumunium daur ulang, sifat fisis dan mekanis
Analisis Thermal Fatigue pada Nozzle Bejana Tekan Tipe Crack Gas Drier Darmanto, Darmanto
Rekayasa Mesin Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.582 KB)

Abstract

One of the most critical component in a pressure vessel is the nozzle because it is very sensitive to thermal fatigue. The fatigue life of a top head nozzle of crack gas drier is calculted based on ASME NB—3216.1 module during fluctuative temperature cycle. The life of ten locations at the nozzle are caculated using two dimensions axisymmetric model. ABAQUS and ANSYS are used to analyze thermal fatigue. The life calculation result of the ten locations is infinite.Keywords: nozzle, thermal fatigue, ASME
Analisis Thermal Fatigue pada Nosel Bejana Tekan Tipe Crack Gas Drier Darmanto, Darmanto
Rekayasa Mesin Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.811 KB)

Abstract

Nozzle is one of the most critical component in a pressure vessel because of its sensitivity to thermal fatigue. The fatigue life of a top head nozzle of crack gas drier is calculted based on ASME NB?3216.1 module during fluctuative temperature cycle. The life of ten locations at the nozzle are caculated using two dimensions axisymmetric model. ABAQUS and ANSYS are used to analyze thermal fatigue. The life calculation result of the ten locations is infinite.Keywords : nozzle, thermal fatigue, ASME
IDENTIFIKASI KEBERADAAN LAPISAN AKUIFER TERTEKAN (CONFINED AQUIFER) BERDASARKAN DATA GEOLISTRIK (STUDI KASUS : DESA SAMBIREJO KECAMATAN PLUPUH KABUPATEN SRAGEN) Darsono, Darsono; Darmanto, Darmanto
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 9, No 01 (2019) : IJAP Volume 9 ISSUE 01 YEAR 2019
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v9i01.30122

Abstract

Air menempati suatu wadah rongga di dalam tanah yang disebut dengan akuifer. Salah satu akuifer yang masih jarang digunakan adalah akuifer tertekan. Akuifer ini terletak lebih dalam, sehingga keberadaan perlu dideteksi lebih dahulu. Untuk mendeteksi keberadaan akuifer menggunakan metode geolistrik resistivitas. Alat yang digunakan adalah resistivitimeter OYO Model 2119C McOHM-EL, dengan konfigurasi Schlumberger dengan bentangan AB/2 samapai 350 meter. Pengambilan data dilakukan di Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen sebanyak 5 titik sounding. Pengolahan dilakukan dengan menggunakan software IP2win.Hasilnya menunjukkan bahwa lapisan akuifer di 5 titik sounding berupa lapisan pasir lempungan, pasir dan lapisan pasir kerikilan. Lapisan akuifer tertekan terdeteksi di: TS1 pada kedalaman 39,9 meter- 110 meter dengan litologi pasir kerikilan, TS2 pada kedalaman 40,25 meter ? 66,58 meter dan 80,24 -139,7 meter dengan litologi pasir, TS3 pada kedalaman 47,25 meter ? 101 meter dengan litologi pasir lempungan,TS4 pada kedalaman 40,72 meter ? 103 meter dengan litologi pasir lempungan dan TS5 pada kedalaman 31,41 meter ? 97 meter dengan litologi pasir lempungan.
ANALISA PERHITUNGAN GAYA - GAYA MEKANIS PADA PEMBUATAN KOMPONEN OTOMOTIF BRAKET UPPER ARM Djunaedi, Thomas; Cahyadi, Dadi; Darmanto, Darmanto
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Braket upper arm adalah salah satu bagian dari sistem peredam getaran (suspensi) pada kendaraan yang terpasang pada rear axle yang berfungsi menyangga pegas koil, tempat dudukan steering knuckle dan memelihara letak geometris bodi dan roda-roda. Braket upper arm terbuat dari sheet metal SAPH 440 yang mempunyai kuat tarik 45 kgm/mm2,resistansi gesek 36 kgm/mm2 dan ketebalan material 2,9 mm. Untuk metode perhitungannya menggunakan pedoman Press Dies Design, dari IMDIA. Disain produk mengikuti permintaan dari pelanggan dan untuk mengurangi scrap yang terbuang dihitung ulang layoutnya yaitu perkalian antara tebal material 2,9 mm lebar produk, jarak antar material blank 2,9 mm dan jarak lebar blank ke tepi 6,65 mm. Untuk mendapatakan potongan dengan burry yang minimal clearen punch dan die diatur sebesar 0,2175 mm dengan gaya potong yang perlukan mesin press sebesar 135 tonf, gaya proses drawing 18,5 tonf, proses bending memerlukan di pelukan gaya dari mesin press dengan tonase 4 tonf dan untuk prroses triming menggunakan mekanisme dua buah cam ?dengan total gaya yang di pelukan untuuk proses triming yaitu 44,5 tonf?Kata Kunci : kuat tarik dan resistansi gesek SAPH 440, blank layout, gaya blanking, gaya drawing, gaya bending dan gaya cam.?
Co-Authors Abdi Pandu Kusuma Achjat Dwiatno Adha Nur Hidayat, Adha Nur Adi Jatmiko Afta, Abdul Basyit Ahmad Taufik Al Faris, Muhamad Royan Alfiana Nurjannah, Alfiana Alfiansyah, Fathur Adi Ali Ismail, Ali Ali Trusharyanto, Ali Ambariyanto , Anang Rohadi Ari Probandari Arif, Salim Rahman Ary Mustofa Ahmad Ashari, Ayu Aisyah Asri asri Atiek Iriany B. Agus Basuki Sri Rahayu Bowo, Gatot Ari Budi Hermawan Budi Setiyana Budiarti, Agnes Budiyono Budiyono Dadi Cahyadi Darsono Darsono Dwi Agung Wijaya dwiyani, titik Eko Nurcahya Dewi Endang Setyawati Ermadi, Dwi Ernawati Budi Astuti Furkonudin, Furkonudin Ghufron, Ahmad Gunomo Djoyowasito Hanif Al Fatta, Hanif Harun, Hilda Hasan Hasan Helmy Purwanto Heni Kusdarwati I Syafaat Ima Wijayanti Imam Syafaat Imam Syafa’at Imam, Syafa?at Indah Hartati Indah Yanti Indarwati, Sri Iwan Setiawan Joko Prasetyo Karso, Karso Karso, Karso Khalim, Abdul Khoeron, Slamet Khusna, Miftakhul Krestanto, Agus Kurniawan, Nasir Kurniawan, Safar Dwi Kurniawati, Fransiska Kusdi Kusdi, Kusdi Laeli Kurniasari M. Bahar Fitrianto, M. Bahar M.Nursalim Nursalim Mar’atus Solikhah, Mar’atus Mauludin2, Moch Subchan Meita Istianda Mohammad Suyanto Monang. S, Sahat Muhamad Thufik Ridwan Muhammad Bisri Mustagfirin Mustagfirin, Mustagfirin Mustaghfirin Mustaghfirin Nasruddin, Wahid nugroho widiasmadi Nurjannah Nurjannah Nurul Ala Besihi Nuryani Nuryani Priyanto, Endon Purnomo Purnomo R. Hamdani Harahap Rachmad Jayadi Radianta Triadmadja Rahma Fitriani Renan Subantoro Risandi, Johan Salafudin, M. Samwijaya, Dody Setyarini, Lilis Setyoko Setyoko Shofia Nur Awami Sri Mulyo Bondan Respati Sucipto Sucipto Sunjoto Sunjoto, Sunjoto Susanto, Lukman Syafa'at, Imam Syafa?at, Imam Syafa’at, Imam Syafi?i, Muhammad T.S, Oktavian Yudha Tabah Priangkoso Tabah, Priangkoso Taufik Ahmad Teguh Santoso Thomas Djunaedi Tisiana Dwi K, Anastasia Rita Wahyunanto Agung Nugroho Wardaya, Sri Warianti, Warianti Wiyaningsih, Vitalis Ari Yance Anas Yulius Hari Zainal Abidin Zaqlul Iqbal