Articles

Found 40 Documents
Search

SISTEM MANAJEMEN PARKIR MENGUNAKAN TEKNOLOGI RADIO FREQUENCY AND IDENTIFICATION (STUDI KASUS FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS MULAWARMAN) Darwin, Darwin; Kridalaksana, Awang Harsa; Khairina, Dyna Marisa
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 15, No 1 (2014): JSM Volume 15 Nomor 1 Tahun 2014
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Mikroskil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.667 KB)

Abstract

Parkir merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk semua pengaturan pelayanan publik. Manajemen parkir diperlukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna. Sistem parkir saat ini kebanyakan bersifat manual melalui pemeriksaan STNK ketika kendaraan keluar. Penelitian ini menghasilkan sistem manajemen parkir menggunakan teknologi Radio Frequency and Identification (RFID). Teknologi RFID menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi orang atau benda secara otomatis menggunakan tag. Proses identifikasi dilakukan dengan menyimpan nomor seri yang mengidentifikasi seseorang atau objek melalui microchip yang terpasang pada antena chip yang kemudian mengirimkan informasi data identifikasi kepada reader dan mengubah gelombang radio (gelombang analog) menjadi informasi digital dan diteruskan ke komputer agar dapat diolah dan digunakan. Media yang digunakan dalam bentuk kartu tanda parkir. Dengan pembangunan sistem parkir menggunakan Radio Frequency and Identification (RFID), mengubah sistem parkir manual ke arah sistem komputerisasi yang menyediakan banyak fasilitas dan kontrol yang lebih efektif dan efisien.   Kata kunci : Sistem Manajemen Parkir, Radio Frequency and Identification (RFID)
PENGARUH EFIKASI DIRI, KEPUASAN KERJA DANPERSEPSI TENTANG JABATAN TERHADAP KINERJA KEPALA SMK NEGERI DI PROVINSI DKI JAKARTA DARWIN, DARWIN
JURNAL ILMIAH EDUCATIONAL MANAGEMENT Vol 1, No 2 (2011): JURNAL ILMIAH EDUCATION MANAGEMENT
Publisher : JURNAL ILMIAH EDUCATIONAL MANAGEMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to confirm  the effect  of self-efficacy, job satisfaction and perception about position on principals’ performance of state vocational senior secondary school in Jakarta Province. This research was conducted in Jakarta. The data had been analyzed using path analysis. The populations of this research were 61 principals are there in six city/districts. The questioners of this research had been testing on the 21 principals. Therefore, by proportional random sampling the samples of this research were 40 principals which were selected proportionally and randomly.The research findings are as follows: (1) there was a positive direct effect of self-efficacy on principals’ performance, (2) there was a positive direct effect of job satisfaction on principals’ performance, (3) there was a positive direct effect of perception about position on principals’ performance, (4) there was a positive direct effect of self-efficacy on job satisfaction, and (5) there was a positive direct effect of self-efficacy on perception about position.Keywords: School principal’s performance, self efficacy, job satisfaction, perception about position.
Analisa Pengaruh Konfigurasi Pipa Pemanas Air Surya Terhadap Efisiensi Darwin, Darwin
ROTOR Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : ROTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to reduce or replace the use of wood fuel, oil and natural gas to heat water, has a lot of research being done to find alternative energy sources. Solar energy is one alternative energy that can be used to heat water. Solar collector is a device that serves to collect the incoming solar energy and convert it into heat energy which in turn forwarded to the working fluid. The purpose of this study solar water heater is to compare the influence of the configuration of pipes and pipe parallel series with the addition of the collector absorber plate honeycomb shaped the performance of solar energy water heater so that in can be efficiency. From research result obtained temperature irrigate in parallel pipe collector tank at angle 5o equal to 52 oC and also reached efficiency that is 46,16 %, at angle 10o equal to 54 °C reached efficiency 48,15 %, at angle 15o equal to 51 oC reached efficiency 45,10 % and at angle 20o equal to 48 °C and also reached efficiency that is 39,60 % while the water temperature inside the tank to the collector pipe series at angle 5 o equal to 48 oC reached efficiency is 41.67 %, the angle at 10 o equal to 49 oC reached efficiency is 42.86 %, angle 15 º equal to 47 °C reached efficiency is 40.43 % and at an angle 20o equal to 46 °C and also reached efficiency that is 39,14 %. In general, the obtained results indicate that the solar collector with parallel pipe configuration has better efficiency compared to solar collector with series pipe configuration. Keywords: Solar Energy, Solar Collectors, Series Pipe, Parallel Pipe, Efficiency
Aplikasi Thermal Pre-Treatment Limbah Tanaman Jagung (Zea mays) sebagai Co·Substrat pada Proses Anaerobik Digesti untuk Produksi Biogas Darwin, Darwin; Yusmanizar, Yusmanizar; Ilham, Muhammad; Fazil, Afrizal; Purwanto, Satria; Sarbaini, Sarbaini; Dhiauddin, Fatwa
Agritech Vol 36, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.159 KB) | DOI: 10.22146/agritech.10687

Abstract

Thermal pre-treatment was given on corn stover in the purpose of breaking the lignin content; thus, it may help anaerobic microorganisms to convert polymer including cellulose and hemicelluloses into biogas. This study aimed to investigate the effects of thermal pre-treatment on corn stover in anaerobic digestion process related to the production of biogas as well as digestion process efficiency. This research was carried out by utilizing batch reactors where the temperature was maintained at mesophilic conditions above room temperature (33 ± 2 oC). Based on the result, it was known that thermal pre-treatment given on the corn stover may enhance anaerobic digestion process for biogas production at the first 10 days. This condition reduced the time of lag phase during anaerobic digestion. The biogas production of corn stover given thermal pre-treatment was slow at 26 days where their average total production were 12,412.5 mL,12,310 mL at 15 and 25 minutes thermal pre-treatment, respectively while biogas production of non pre-treated corn stover was 12,557 mL. The highest daily biogas production was accomplished by corn stover that was given thermal pre-treatment at 25 minutes (915 mL). Corn stover given with 15 minutes thermal pre-treatment also generated higher daily biogas production at day 9 (772.5 mL) compared with corn stover that was not pre-treated (405 mL). This research also revealed that corn stover given thermal pre-treatment reached higher biogas yield compared with non pre-treated corn stover where their biogas yield were 670.39, 690.65 mL/g volatile solids added at 15 and 25 minutes thermal pre- treatment respectively, and 456.37 mL/g volatile solids added of non pre-treated corn stover.ABSTRAKThermal pre-treatment diberikan pada limbah tanaman jagung dengan tujuan untuk memecahkan kandungan lignin yang terdapat pada limbah tanaman jagung sehingga memudahkan mikroorganisme anaerobik untuk mengkonversi polimer yang berupa selulosa dan hemiselulosa menjadi biogas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian mengenai penerapan thermal pre-treatment pada limbah tanaman jagung terhadap proses anaerobik digesi yang meliputi efisiensi proses digesi dan produksi biogas yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan reaktor tipe batch yang suhunya dipertahankan pada kondisi mesophilic atau di atas rata-rata suhu kamar (33 ± 2 oC). Hasil penelitian diperoleh bahwa thermal pre-treatment yang diberikan pada limbah tanaman jagung mampu mempercepat proses produksi biogas pada 10 hari pertama sehingga dapat mengurangi lag-phase pada proses anaerobik digesi. Limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment mengalami perlambatan produksi biogas pada hari ke 26 dengan rata-rata total produksi 12.412,5 mL untuk limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre- treatment selama 15 menit, dan 12.310 mL untuk limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment selama 25 menit, sedangkan limbah tanaman jagung yang tidak diberikan pre-treatment menghasilkan produksi biogas sebesar 12.557 mL pada hari ke 26. Produksi biogas harian tertinggi terjadi pada substrat yang diberikan thermal pre-treatment 25 menit, dengan produksi biogas tertinggi pada hari ke 9 dengan rata-rata produksi sebesar 915 mL. Substrat yang diberikan thermal pre-treatment 15 menit juga memproduksi biogas jauh lebih tinggi (772,5 mL) pada hari ke 9 jika dibandingkan dengan substrat tanpa diberikan pre-treatment yang hanya memproduksi biogas sebesar 405 mL. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment memperoleh biogas yield lebih tinggi dari pada yang tidak diberikan pre-treatment dimana 670,39 mL/g volatile solids untuk thermal pre- treatment 15 menit, 690,65 mL/g volatile solids untuk thermal pre-treatment 25 menit dan 456,37 mL/g volatile solids untuk limbah tanaman jagung yang tidak diberikan pre-treatment.
ANALISIS PENGARUH SIFAT REOLOGI TERHADAP KEHILANGAN ENERGI PADA SISTEM TRANSFER SUSU Mechram, Siti; Darwin, Darwin; Ratna, Ratna
AGRICOLA Vol 3 No 2 (2013): Volume 3, Nomor 2, September 2013
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to know the influence of rheological properties of cream to energy losses that occured during transporting process. In addition, this research was conducted by using a computer programming designed for calculating and analysing any complicated data. Those rheological properties were derived from analysis in the laboratory, such as viscosity from any kind of cream. Results analysed by a computer programming revealed that flow behaviour Index (n) and consistency coefficient (m) were the rheological properties interacting with each other since these parameters were the viscosity of cream that influences energy losses in the transport system. Once the total of energy losses was obtained from the system, the pump power required for transfering the product also can be known. Based on the simulation conducted by using rheological parameters of cream with consistency coefficient of 4.5 PaSn, and flow behaviour Index at 0.772 was obtained total energy losses at 282.76 J/kg with the pump power requirement at 0.285 kW. Once consistency coefficient was 7.16 PaSn, and flow behaviour Index was at around 0.768, the total of energy losses increased to 426.30 J/Kg with pump power requirement at 426.30 J/Kg
ANALISA KASUS ATAS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1134/PDT/2009 TENTANG KEPEMILIKAN HAK MILIK YANG KEMUDIAN SUBJEKNYA DIKETAHUI SEBAGAI WARGA NEGARA ASING ATAS DASAR WASIAT DARWIN, DARWIN
PREMISE LAW JURNAL Vol 7 (2016): VOLUME VII TAHUN 2016
Publisher : PREMISE LAW JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A foreign citizens cannot be ignored to be an heir as stipulated in Article 26, paragraph 3, Article 30 paragraph 2, and Article 36 paragraph 2 of UUPA the legal consequence of violating it is that the ownership will be cancelled. The result of the Case of the Supreme Court?s Ruling No. 1134 K/Pdt/2009 research shows that the procedure if signing a  will before a Notary for a foreign citizen in making a certificate should pay attention to the spa of time of the land rights by checking the identity of the foreign citizen and the other supporting documents. The list of data at the Sub-directorate of Estate in the Ministry of Law and Human Rights by giving the copy of the Will which has been made in Indonesia. The legal status of the Ownership certificate registered in the name of the defendant is recognized as the defendant?s since the land has been registered sporadically and transparent in the name of the defendant, based on the will and the man empowered to receive the will. It is also approved be the authorities such as Subdistrict Head, the National Land Board, and witnessed by the neighbors. Besides that, the defendant has changed his citizenship before the certificate is issued. The judge?s consideration in the Supreme Court?s Ruling No. 1134 K/Pdt/2009 does not give legal certainty in the administrative process of issuing the certificate. Keywords: Foreign Citizen, Ownership, Will
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, PENGALAMAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF GURU DI SMK NEGERI KOTA BINJAI Nasution, Pitriani; Darwin, Darwin; Siman, Siman
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 8, No 1: APRIL 2016
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru; (2) pengaruh pengalaman kerja terhadap motivasi kerja guru; (3) pengaruh persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap komitmen afektif guru; (4) pengaruh pengalaman kerja guru terhadap komitmen afektif guru; dan (5) pengaruh motivasi kerja terhadap komitmen afektif guru. Subjek penelitian adalah guru di SMK Negeri Kota Binjai. Dengan jumlah sampel sebanyak 110 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Proporsional random sampling. Metode penelitian bersifat analisis jalur yang bertujuan untuk menguji teori dan memperoleh informasi tentang penelitian. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan: (1) terdapat pengaruh langsung persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru dinyatakan dengan thitung ρ31> ttabel α=5% (2,72>1,64); (2) terdapat pengaruh langsung pengalaman kerja terhadap motivasi kerja guru dinyatakan dengan thitung ρ32> ttabel α=5% (3,72 >1,64); (3) terdapat pengaruh langsung persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap komitmen afektif guru dinyatakan dengan thitung ρ41> ttabel α=5% (2,32 >1,64); (4) terdapat pengaruh langsung persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah guru terhadap komitmen afektif guru dinyatakan dengan thitung ρ42 > ttabel α=5% (2,72 > 1,64);dan (5) terdapat pengaruh langsung motivasi kerja terhadap komitmen afektif guru dinyatakan dengan thitung ρ43 > ttabel α=5% (1,93>1,64). Hasil penelitian memberikan gambaran persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah, pengalaman kerja dan motivasi kerja terhadap komitmen afektif sebesar 33,1 % dan sisanya ditentukan keadaan lain.Kata kunci: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Pengalaman Kerja, MotivasiKerja, Komitmen Afektif Guru
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK TEKNIK STEP BY STEP ON THE JOB TEACHER TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN TES PILIHAN GANDA DAN MENGGUNAKAN ANATES V4 PADA SMA NEGERI DI KOTA BINJAI Salman, Salman; Darwin, Darwin; Rahman, Arif
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 7, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun tes pilihan ganda dengan menggunakan Anates V4 di SMA Negeri Kota Binjai. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4, 6 dan 7 Binjai. Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan dalam dua siklus yang menggunakan teknik Step by Step On The Job Training. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan supervisi akademik teknik Step by Step On The Job Teacher Training dapat meningkatkan kemampuan guru bahasa Prancis dalam menyusun soal pilihan ganda dan menggunakan Anates V4. Hal ini dapat dilihat berdasarkan indikator keberhasilan yaitu pertama, guru memperoleh nilai > 80 dalam menyusun tes pilihan ganda yang sesuai dengan kaidah penyusunan tes. Pada siklus I guru memperoleh rata-rata nilai 74,14 dan meningkat pada siklus II menjadi 87,99. Kedua, guru memperoleh nilai > 80 dalam penggunaan aplikasi Anates V4. Pada siklus I guru memperoleh nilai ratarata 64 dan pada siklus II terjadi kenaikan menjadi rata-rata 90. Ketiga, >80% soal pilihan ganda yang telah disusun dapat diterima setelah dilakukan analisis. Pada siklus I dari 25 soal yang disusun, rata-rata soal yang dapat diterima sebanyak 52% dari jumlah soal keseluruhan dan jumlah ini mengalami peningkatan di siklus II menjadi 83% soal diterima dari jumlah total soal keseluruhan. Pelaksanaan teknik Step by Step On The Job Teacher Training yang efektif sesuai dengan tahapan pelaksanaan pada siklus II. Tahapan siklus II merupakan modifikasi dari pelaksanaan pada siklus I yang telah melalui proses refleksi ternyata tidak memenuhi kriteria indikator keberhasilan pelaksanaan tindakan.Kata Kunci: Tes pilihan ganda, Anates V4, Step By Step On The Job Pelatihan, Guru
POLA “TEAM TEACHING” DOSEN PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Darwin, Darwin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran tentang pelaksanaan pengajaran beregu(team teaching) yang dijalankan dosen PTB FT Unimed Medan. (2) Merekomendasikan polaalternatif team teaching yang relatif tepat bagi dosen pada mata kuliah keteknikan. Studi inidilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan (mixing method).Instrumen utama adalah peneliti melalui pengamatan dan terlibat langsung dalam prosespengajaran. Instrumen lainnya adalah format isian. Sumber data adalah dosen Prodi PTB FTUnimed Medan baik dosen senior maupun dosen junior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Penyelenggaraan team teaching dosen Prodi PTB FT Unimed Medan, pada umumnya belumberjalan sesuai dengan kaidah dan konsep “team teaching”. (2) Belum adanya aturan yang tegasdalam bentuk kebijakan atau pedoman pelaksanaan “team teaching” baik dari jurusan/Prodimaupun dari fakultas. Padahal hampir semua pembelajaran mata kuliah penyelenggaraan melalui“team teaching”. Oleh karena itu, direkomendasi pola team teaching bagi dosen PTB FT Unimedyang dijiwai atas dasar kebersamaan anggota tim, baik kebersamaan dalam perencanaan,pelaksanaan, evaluasi, dan kebersamaan dalam melakukan umpan balik tentang efisiensi dan upayapeningkatan mutu proses pembelajaran secara berencana dan berkelanjutan.Kata Kunci : Team teaching, pola, dosen, mutu pembelajaran.
PENGARUH PERSEPSI TENTANG SUPERVISI MANAJERIAL PENGAWAS SEKOLAH, PARTISIPASI MASYARAKAT, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH Lubis, Izhar Fuadi; Darwin, Darwin; Sumarno, Sumarno
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 7, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang supervisi manajerial pengawas sekolah, partisipasi masyarakat, dan kepuasan kerja terhadap kinerja kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bentuk hubungan sebab akibat (kausalitas), dengan populasi penelitian adalah seluruh Kepala Sekolah SMP Negeri di Kabupaten Asahan yang berjumlah 55 orang. Sampel penelitian ditetapkan berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang dihimpun dari masing-masing jalur selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil dari penelitian adalah: (1) Terdapat pengaruh langsung persepsi tentang supervisi manajerial pengawas sekolah terhadap kinerja kepala sekolah; (2) Terdapat pengaruh langsung partisipasi masyarakat terhadap kinerja kepala sekolah; (3) Terdapat pengaruh langsung kepuasan kerja terhadap kinerja kepala sekolah; (4) Terdapat pengaruh langsung persepsi tentang supervisi manajerial pengawas sekolah terhadap kepuasan kerja kepala sekolah; (5) Terdapat pengaruh langsung partisipasi masyarakat terhadap kepuasan kerja kepala sekolah. Variabel yang dominan mempengaruhi kinerja adalah: (1) Kepuasan kerja; (2) Persepsi tentang supervisi manajerial pengawas sekolah; (3) Partisipasi masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka disarankan kalau ingin meningkatkan kinerja kepala sekolah SMP Negeri perlu terlebih dahulu ditingkatkan persepsi tentang supervisi manajerial pengawas sekolah, partisipasi masyarakat, dan kepuasan kerja.