Articles

Found 19 Documents
Search

KAJIAN PUSTAKA: INTEGRASI STEM UNTUK KETERAMPILAN ARGUMENTASI DALAM PEMBELAJARAN SAINS Paramita, Astrid Kinantya; Dasna, I Wayan; Yahmin, Yahmin
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 4, No 2 (2019): J-PEK (JURNAL PEMBELAJARAN KIMIA)
Publisher : Chemistry Department, Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um026v4i22019p092

Abstract

Abstrak: Peningkatan kualitas pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran STEM sebagai suatu pendekatan preventif diharapkan mampu membantu siswa memaknai pembelajaran khususnya sains sehingga berimbas pada peningkatan keterampilan argumentasi. Pendekatan STEM disajikan sebagai jawaban atas tuntutan kebutuhan generasi berkualifikasi tinggi yang terfokus pada integrasi dari sains, teknologi, engineering dan matematika. Pengintegrasian STEM yang berkaitan dengan masalah kontekstual dianggap saling mendukung dengan pembelajaran sains yang memiliki relevansi dengan kehidupan. Namun dalam penerapannya, ditemukan variasi terkait pandangan tentang peran berbagai disiplin ilmu dalam pengintegrasian STEM. Hasil dari kajian literatur ini diharapkan berkontribusi pada rekomendasi penerapan pendekatan STEM dalam pembelajaran termasuk pada kebebasan untuk memahami dan menerapkan STEM di kelas bergantung pada kapasitas, kebutuhan, atau kenyamanan oleh guru maupun siswa. 
PENGARUH BAHAN AJAR MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR DAN PERSEPSI MAHASISWA PADA MATAKULIAH KIMIA ORGANIK I Setiawan, Mohammad Arfi; Dasna, I Wayan; Marfu’ah, Siti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.205 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar multimedia terhadap hasil belajar dan persepsi mahasiswa pada matakuliah kimia organik I. Sebanyak 31 mahasiswa sebagai sampel diberikan pretes dan postes, serta angket untuk mengetahui reaksi mereka terhadap bahan ajar multimedia. Hasil yang diperoleh sangat positif dengan menghasilkan peningkatan terhadap hasil belajar. Mahasiswa merasa senang, termotivasi, dan tertarik untuk belajar kimia organik I dengan bahan ajar multimedia. Mahasiswa berharap pembelajaran lainnya bisa menggunakan multimedia.This study aimed to investigate the effect of multimedia teaching materials to students’ learning outcomes and  perceptions in organic chemistry I courses. There were 31 university students as a sample that given pre-and posttest, and a survey to ascertain their reactions toward the multimedia teching material. The results obtained were very positive with an increase to the learning outcomes. Students felt happy, motivated, interested in learning organic chemistry I with multimedia teaching material. Students expected that the other learning could used multimedia.
PENGARUH PRAKTIKUM DAN DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI ASAM BASA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL Rizkiana, Fitria; Dasna, I Wayan; Marfu’ah, Siti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.3, Maret 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.382 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i3.6161

Abstract

This study aimed to compare the students motivation that learned by two different methods viewed from prior knowledge. This study used the quasi-experimental design. Data were obtained from motivation questionnaire which consist of 31 point statements. Data were analyzed using two ways ANOVA. The results showed that: (1) there was differences in students motivation that learned with hands-on and demonstration in guided inquiry learning, (2) student with high prior knowledge have better motivation in learning rather than students with low prior knowledge, (3) there was no interaction between learning methods and prior knowledge on students motivation.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan 2 metode berbeda ditinjau dari kemampuan awal. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu. Data penelitian diperoleh dari angket motivasi yang terdiri atas 31 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan motivasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan praktikum dan demonstrasi dalam pembelajaran inkuiri terbimbing, (2) siswa dengan kemampuan awal tinggi memiliki motivasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kemampuan awal rendah, (3) tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dan kemampuan awal terhadap motivasi belajar siswa. 
PENGARUH BAHAN AJAR UNSUR DAN PERSENYAWAAN LOGAM ALKALI BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH KIMIA ANORGANIK DESKRIPTIF Nur Rahmawati, Dayu Ardhiyatmita; Dasna, I Wayan; Marfuah, Siti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.516 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10293

Abstract

This study aims to know the effect of contextual teaching material towards undergraduate students’ learning outcomes in inogranic descriptive chemistry course. The research method used in this study is quasi experiments with posttest only control group design. 31 undergraduate students in experimental group and 37 undergraduate students in control group were taught with different teaching material on elements and compounds of alkali metals topic. The result of the study shows that there is difference learning outcomes between undergraduate students who were taught with contextual teaching material and undergraduate students who were taught with teaching material that usually used in inogranic descriptive chemistry course.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar berbasis kontekstual terhadap hasil belajar mahasiswa pada matakuliah kimia anorganik deskriptif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu dengan posttest only control group design. Sebanyak 31 mahasiswa pada kelas eksperimen dan 37 mahasiswa pada kelas kontrol dibelajarkan menggunakan bahan ajar yang berbeda pada topik unsur dan persenyawaan logam alkali. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan bahan berbasis kontekstual dan mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan bahan ajar yang biasa digunakan pada matakuliah kimia anorganik deskriptif.
Pengaruh Learning Cycle 5E terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas VIII Rahmawati, Rahmawati; Handayanto, Supriyono Koes; Dasna, I Wayan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 3: MARET 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.914 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i3.10624

Abstract

 This study is aimed at identifying whether there is any difference of science process skills between the students taught using Learning Cycle 5E and those who are taught using conventional strategy controlled with preoccupied knowledge. This study used quasi experimental method with post-test only control group design involving eight grade students selected using simple random sampling. The experimental class was taught using Learning Cycle 5E and control class was taught using conventional learning. The instruments used to measure the students’ science process skills were written test in the form of essay writing, practical test, and observation sheet of instructional activity. The result shows that the science process skills of the students taught using Learning Cycle 5E was significantly different from those who were taught using conventional way with average value of process skill 28.7 and 23.0 for those who were taught using conventional strategy.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keterampilan proses sains peserta didik yang dibelajarkan dengan Learning Cycle 5E dengan peserta didik yang dibelajarkan dengan konvensional yang dikontrol pengetahuan awal. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experiment dengan post-test only control group design yang melibatkan peserta didik kelas VIII yang dipilih secara simple random sampling. Kelas eksperimen menggunakan pembelajaran Learning Cycle 5E dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains berupa tes tertulis berbentuk uraian dan tes praktik serta lembar observasi selama kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik yang dibelajarkan menggunakan Learning Cycle 5E berbeda secara signifikan daripada keterampilan proses sains peserta didik yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 28,7 dan peserta didik yang dibelajarkan dengan konvensional memiliki nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 23,0. 
Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Fitri, Hikmatul; Dasna, I Wayan; Suharjo, Suharjo
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2, Mei 2018
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.858 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v3i2.187

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara siswa yang dibelajarkan dengan model project based learning (PjBL) dan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional yang ditinjau dari motivasi berprestasi. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan rancangan non equivalent control group. Data penelitian dikumpulkan dengan mengunakan instrumen tes kemampuan berpikir tingkat tinggi dan angket motivasi berprestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) ada pengaruh yang signifikan model PjBL terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi, (2) ada pengaruh motivasi berprestasi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan (3) model PjBL dan motivasi berprestasi yang secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi.
The Effect of Guided Inquiry-Based Practicum Learning and Prior Knowledge on Learning Outcomes and Science Process Skills of High School Students on Solubility and Solubility Products Akbar, Jakub Saddam; Dasna, I Wayan; Wonorahardjo, Surjani
Jurnal Pendidikan Sains Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.294 KB) | DOI: 10.17977/jps.v7i3.12521

Abstract

Abstract: This study aimed to compare the students’ learning outcome and science process skill that learned by two different methods viewed from prior knowledge. This study used the quasi-experimental design. The research‘s instruments were student‘s learning outcome and science process skill test. Data were analyzed using by MANOVA. The results showed that: (1) there was differences in student‘s learning outcome and science process skill that learned with guided inquiry based laboratory activities and verification based laboratory; (2)  there was no interaction between learning methods in laboratory activity and prior knowledge on student‘s learning outcome. Thus, the guided inquiry strategy has enhanced student’s learning outcome and science process skill.Key Words: guided inquiry, laboratory activity, prior knowledgeAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan dua metode berbeda ditinjau dari pengetahuan awal. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu. Instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Data dianalisis menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan praktikum inkuiri terbimbing dan praktikum verifikasi, (2) tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dalam kegiatan praktikum dan pengetahuan awal terhadap hasil belajar siswa. Simpulannya adalah praktikum inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa.Kata kunci: inkuiri terbimbing, kegiatan praktikum, pengetahuan awal
INCLINATION ANALYSIS OF STUDENT CAPABILITIES IN PROMISED TEACHERS OF THE LEARNING INDEPENDENCE PERSPECTIVE: EXPLORATION STUDY Hidayati, Siti Nurul; Subekti, Hasan; Dasna, I Wayan; Wonorahardjo, Surjani; Munzil, Munzil; Nurkholis, Nurkholis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v4n1.p1-7

Abstract

Capabilities include competence, self-efficacy; self-confidence; self-discipline; to be responsible; self-initiative; and metacognition and what someone will bring to the workforce. This research strives to analyze the capability preferences of the prospective teacher in terms of learning independence. This descriptive study uses learning methods. Participants in this research were 21 students from the State University in East Java using purposive sampling techniques. The probing question is used as a research instrument. Descriptive data analysis. The consequences of data analysis explained that the ability in the aspect of high score learning skills was 85.4% responsible, 84.1% confidence, and 82.5% self-discipline. The conclusion of this study is the efficacy of the prospective student teacher from the perspective of independence learning shows the quality in the aspects of responsibility, self-confidence, and self-discipline. Nevertheless, the representative of self-establishment shows a lower trend correlated to other guidelines as much as 79.5%, or in other words, the meaning of participants is not optimum concerning their own desire for independence. This study reserves the need for further investigation into efforts to enhance the ability of prospective student teachers in higher education in theoretical and practical examinations.Keywords: Capabilities, Exploration, Learning independence, Promised teachers
PERAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN MIPA DALAM MENUNJANG ARAH MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Dasna, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembangunan berkelanjutan merupakan kegiatan pembangunan saat ini yang dapat menjaga keberlangsungan lingkungan pada masa yang akan datang sehingga generasi pada masa tersebut dapat melaksanakan kehidupannya tanpa terganggu. Pendidikan sangat berperan dalam menyiapkan generasi yang mempunyai wawasan pembangunan berkelanjutan. Pendidikan MIPA dapat berperan dalam menyiapkan generasi yang dapat memecahkan masalah secara sistematis dan terencana menggunakan metode ilmiah. Pembelajaran yang menggunaan pendekatan proses akan dapat menghasilkan siswa yang berkarakter jujur, objektif, bekerja keras, berpikir kritis, dan sebagainya seperti yang tercakup dalam sikap ilmiah. Untuk mencapai tujuan tersebut, pada makalah ini dipaparkan beberapa peran pelaku pendidikan MIPA seperti pengenalan metode ilmiah pada pendidikan dasar, penggunaan strategi pembelajaran yang relevan dengan hakekat MIPA, dan pengembangan sumber belajar yang berkonteks Indonesia. Sedangkan tantangan pembelajaran MIPA untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan terutama pada pengembangan sistem pendidikan dan pembelajaran MIPA yang mempunyai keseimbangan antara pembelajaran produk, proses, dan pembentukan sikap (ilmiah).
EFEKTIFITAS PROBLEM POSING PADA LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR DAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Nugroho, Fajar; Dasna, I Wayan; Ibnu, Suhadi
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 1 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v1i1.1863

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas problem posing pada learning cycle 5E dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berfikir tingkat tinggi. Problem posing diterapkan pada fase explanation dan fase elaboration. Rancangan penelitian menggunakan quasi experimental dengan posttest only non equivalent control group design. Data penelitian adalah hasil belajar dan kemampuan berfikir tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat peningkatan hasil belajar  siswa yang  dibelajarkan dengan learning cycle 5E-problem posing dari pada kelas learning cycle 5E ditinjau dari kemampuan awal siswa, 2) terdapat peningkatan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa yang  dibelajarkan dengan learning cycle 5E-problem posing dari pada kelas learning cycle 5E dari kemampuanawal siswa, 3)Tidak terdapat interaksi kemampuan awal dengan model pembelajaran terhadap hasil belajar dan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa.