Articles

Found 20 Documents
Search

PERSEPSI PESERTA PROGRAM PS PPI UNILA MENGENAI APLIKASI PEMBELAJARAN DARING Kustiani, Ika; Despa, Dikpride
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 3 (2019): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional Keinsinyuran 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.655 KB) | DOI: 10.20527/bpi.v2i3.55

Abstract

Program Studi Program Pendidikan Insinyur Universitas Lampung (PS PPI Unila) saat ini hanya menawarkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).  Peserta Program RPL merupakan profesional yang masih aktif berkarir.  Untuk peserta program sepert ini pembelajaran daring menawarkan kemudahan dan fleksibilitas serta efisiensi.  Studi ini menyajikan persepsi peserta program PS PPI Unila terhadap wacana pengembangan sistem pembelajaran daring PS PPI Unila.  Metode pengabilan data dilakukan melalui kuisioner dan analisis data dilakukan dengan bantuan program Statistical Program for Social Sciences (SPSS).  Hasil analisis menunjukkan dukungan dan persepsi yang positif terhadap wacana pengembangan pembelajaran daring untuk PS PPI Unila.Kata kunci : RPL, PSPPI, Pembelajaran Daring
Analisis Kontingensi Terhadap Probabilitas Blackout Pada Jaringan Sistem Tenaga Menggunakan Model Bertingkat Despa, Dikpride
Electrician Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v2n2.19

Abstract

Electrical power system network is a very complex network which consist several component that interact between one and another. When one component operate exceed it’s limitation then protection system will react and that component will be cut off from the system. Component could also be cut off from the system because of malfunction, demage that cause by aging, fire, weather, improper maintenance and incorrect setting. The system power flow can be calculated by using DC power flow approximation to find voltage degree and active power that flow in the line. Blackout system as cause of cascade process in twelve bus system was started by load increased (D) in the system so that it will trigger overload in the network. With load increment (P) after load shedding is not out of the line margin of the system. D and P values in model being normalized by [ 0,1] range so it will make probability variables which are d and p. The number of load shedding in cascade model in particular level was shown by the blackout probability at that point given by using Probability density function (Pdf), and Cumulative density function (Cdf) approach. Keyword: Blackout probability, DC power flow, cascade model, Pdf, Cdf be known from spike that’s occurs on wavelet decomposition.
Koordinasi Relay Arus Lebih Berarah Pada Jaringan Transmisi Tenaga Listrik Lampung Dengan Pemrograman Linier Despa, Dikpride; Setiawan, F.X. Arinto; Sitorus, Bobby Robson
Electrician Vol 2, No 3 (2008)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v2n3.23

Abstract

Coordination of directional over current relay in the large power system with a lot of generation bus and load bus is difficult to get the result, thus a method is needed to solve the problem. Linier programming was using to coordination over current relay in 8 bus IEEE. The result shown using linier programming in more optimal than using dual simplex method and non linier programming method. This final project using linier programming to optimal the coordination of directional over current relays in transmission line of power system Lampung. Coordination is equation are arranged to form linier equation, with TMS relay as an optimal value. Optimize coordination is obtained by minimize operating time each relay without leaving all coordination constraints beside primary relay and backup relay. The result shown operation time for coordination beside primary and backup relay is satisfy to coordination interval ( CI is 0,4 second ). Optimation method using linier programming had success to solve the coordination problem efficiency, quickly and simultaneously. Keyword : Coordination directional over current relay, Coordination Interval ( CI ), TMS, pickup current, linier programming.
Pengaturan Aliran Daya Reaktif Dengan Transformator Regulasi Jenis Pengatur Tegangan Pada Jaringan Sistem Tenaga Listrik Despa, Dikpride
Electrician Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v3n1.34

Abstract

Reactive power flow regulation is power system is required to improve voltage profile and reduce system losses. Reactive power flow regulation is done using correct tap setting on the regulating transformer. The study is conducted through literature survey and simulation using ETAP. The result shows that correct tap setting on the regulated bus, voltage increases up to theallowable limits ± 10% over nominal voltage and at the same time reduce system losses. Finally, tehe result also shows that about 77,07% of total reactive power required by load can be met by the transformer.
RANCANG BANGUN BATTERY CHARGE CONTROLLER DUAL SUMBER SUPLAI BEBAN DENGAN PLTS DAN PLN BERBASIS MIKROKONTROLER Woryanto, Giri; Despa, Dikpride; Komalasari, Endah; Sudjarwanto, Noer
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memasang suatu pembangkit listrik sebagai pensuplai utamafingerprint berupa PLTS ( Pembangkit Listrik Tenaga Surya ) dengan kendali dual sumber suplaifingerprint, dan sumber PLN ( Perusahaan Listrik Negara ) sebagai cadangan. Sistem yang dibuatmenggunakan dua buah baterai untuk menyimpan energi dari PLTS. Mikrokontroler digunakan untukmengendalikan pergantian antara kedua baterai dalam pengecasan dan suplai fingerprint, sertapemindahan sumber suplai ke PLN saat semua baterai dalam kondisi kosong.Kata Kunci: Dual Sumber, Mikrokontroler, Fingerprint.
PREDIKSI BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK MENGGUNAKAN METODE AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA) Hakim, Rasyid; Despa, Dikpride; Hakim, Lukmanul
Electrician Vol 14 No 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v14n1.2143

Abstract

Intisari - Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana cara menggunakan metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) untuk memprakirakan beban konsumsi listrik jangka pendek dan mengetahui seberapa besarkah tingkat akurasi dari metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) yang digunakan. Metode prediksi jangka pendek Autoregressive Integrated Moving Average atau ARIMA digunakan sebagai metode untuk memperhitungkan besarnya penggunaan energi listrik di Gedung H Teknik Elektro dan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Lampung pada bulan Juni dan Juli tahun 2019 dengan menggunakan data penggunaan energi listrik pada bulan April dan Mei tahun 2019. Observasi yang dilakukan adalah memperhitungkan prediksi data deret waktu berupa hubungan antara Energi listrik (kWh) terhadap waktu. Analisis prediksi menggunakan metode ARIMA (2,1,0) memberikan nilai galat rata-rata sebesar 29,59%.   Kata kunci - Prediksi, ARIMA, Energi Listrik, Galat   Abstract - Nowadays forecasting methods have been widely used for various disciplines, with no exception for electrical energy. That methods used to determine the amount of electrical energy consumtion in the future. This research will discuss short term forecasting method Autoregressive Integrated Moving Average or ARIMA for determine the amount of electrical energy consumtion in the H Building of Electrical Engineering and Mechanical Engineering Department of the Faculty of Engineering, University of Lampung in June and July 2019. This research uses data that has been stored on a server computer in the University of Lampung's ICT building by using the Electricity Measurement Smart Monitoring equipment that has been installed in the H building of the Faculty of Engineering, University of Lampung. The data used for this method is the data in April and May 2019. The observation is to forecast time series data, electrical energy consumption (kWh) againts time. Forecasting analysis using the ARIMA (2,1,0) method showed an average 29,59% of error value.   Keywords - Forecasting, ARIMA, Electrical Energy, Error  
Analisis Gangguan 3 Fasa Pada Saluran Transmisi Terhadap Transient Stability Sistem Multimesin Menggunakan Metode Runge-Kutta Orde 5 Aprilia, Vina; Despa, Dikpride; Gusmedi, Herri; Hakim, Lukmanul
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKontinuitas penyaluran daya listrik suatu sistem tenaga listrik harus terjaga keandalannya. Sistem yang andal hendaknya mampu menjaga kondisi dalam keadaan stabil bila terjadi gangguan. Untuk melihat kondisi tersebut, dapat dilakukan simulasi studi transient stability multimesin. Studi transient stability multimesin ini bertujuan menganalisis sistem tenaga listrik jika terjadi gangguan hubung singkat tiga fasa simetris terhadap setiap unit pembangkit di saluran transmisi bus beban. Gangguan di saluran transmisi ini mempengaruhi dari penentuan waktu pemutusan kritis yang cepat yaitu waktu kritis yang dibutuhkan generator sinkron untuk mempertahankan kondisi tetap dalam sinkronisasi. Tugas akhir ini, menentukan waktu pemutusan kritis selama kondisi transient dengan metode Runge-Kutta orde 5 sebagai metode tidak langsung. Metode Runge-Kutta orde 5 digunakan untuk menghitung penyelesaian numerik persamaan differensial nonlinear dengan studi kasus IEEE 9 bus 3 mesin. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua titik saluran transmisi pada bus beban yang mengalami gangguan memiliki waktu pemutusan kritis kurang dari 1 detik kecuali pada salah satu bus dan dua saluran  dengan nilai 1.98-1.99 detik. Hal ini terjadi karena faktor pembebanan dan pengaruh besarnya reaktansi saluran di sistem tenaga tersebut. Faktor pembebanan yang relatif kecil memiliki waktu pemutusan kritis yang besar dari bus lainnya serta besarnya reaktansi saluran mempengaruhi transfer daya yang diterima menjadi kecil.  Kata kunci : Transient Stability, Sistem Multimesin, Metode Runge-Kutta Orde 5, IEEE 9 Bus 3 Mesin, Waktu Pemutusan Kritis Gangguan.
Penempatan SVC (Static Var Compensator) Untuk Memperbaiki Profil Tegangan Pada Jaringan Transmisi PT. PLN Lampung Wiguna B, Arya; Despa, Dikpride; Gusmedi, Herri; Haris, Abdul
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Sistem kelistrikan merupakan salah satu kebutuhan bagi kehidupan masyarakat modern dalam mendukung keberlangsungan aktifitas masyarakat. Peningkatan beban pada sistem tenaga listrik dapat menimbulkan jatuh tegangan dan nilai rugi daya yang besar. Dalam tugas akhir ini digunakan SVC (Static Var Compensator) yang merupakan salah satu FACTS devices, yang berfungsi menyerap atau menginjeksikan daya reaktif untuk memperbaiki profil tegangan pada sistem transmisi. Tugas akhir ini adalah studi kasus yang diterapkan pada saluran transmisi PLN 24 bus wilayah Lampung dengan menggunakan metode Newton-Raphson pada simulasi MATLAB.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan SVC pada weak bus pada sistem transmisi maka profil tegangan dapat diperbaiki dalam batas yang diizinkan. Penempatan SVC pada weak bus 7 (Manggala) memperbaiki profil tegangan pada weak bus 7 (Manggala) dan bus 8 (Gumawang) naik sebesar 1.35% dan 1.45% dari 0.9283p.u dan 0.9012p.u menjadi 0.941p.u dan 0.9145p.u, penempatan SVC pada weak bus bus 8 (Gumawang) memperbaiki profil tegangan pada weak bus 7 (Manggala) dan bus 8 (Gumawang) naik sebesar 6.18% dan 9,88% dari 0.9283p.u dan 0.9012p.u menjadi 0.9895p.u dan 1p.u. Kata kunci : SVC (Static Var Compensator), Flexible AC Transmission Systems (FACTS), Metode Newton-Raphson, Perbaikan Profil Tegangan, Transmisi PLN Lampung
Prototype Generator Dc Dengan Penggerak Tenaga Angin Saputra, Wan Novri; Despa, Dikpride; Soedjarwanto, Noer; Samosir, Ahmad Saudi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angin merupakan salah satu sumber energi listrik. Untuk menghasilkan energi listrik dari angin dapat menggunakan alternator atau generator untuk mengonversi energi gerak menjadi energi listrik. Oleh karena itu, perlu dirancang sebuah prototype yang dapat digunakan sebagai referensi pemanfaatan sumber energi angin untuk menghasilkan energi listrik.  Rancangan prototype ini menggunakan baling-baling yang terkopel dengan generator dan sistem utama yaitu sensor rotary encoder, sensor arus, dan sensor tegangan. Untuk pemrosesannya menggunakan modul Arduino Uno dan penyimpanan data menggunakan modul data logger. Sedangkan untuk pengambilan data menggunakan sepeda motor dengan memanfaatkan tekanan angin pada saat sepeda motor berjalan.Hasil pengujian didapatkan persamaan hubungan antara perbandingan tegangan uji dengan tegangan perhitungan terhadap kecepatan putaran rotor generator, yaitu y uji =0,007x+0,004 dan yperhitungan = 0,011x-2,844 dengan persentase rata-rata eror adalah 15,04%.Untuk persamaan hubungan antara perbandingan arus uji dengan arus perhitungan terhadap kecepatan putaran rotor pada generator, yaitu yuji =0,000x+0,0415 dan yperhitungan  = 0,002x-0,498 dengan persentase rata-rata eror adalah 31,09%.Sedangkan untuk hubungan kecepatan putaran rotor generator terhadap kecepatan sepeda motor (untuk kecepatan sepeda motor = 30 km/jam)didapatkan persamaan 𝑦 = 25,40𝑥 -  342,9. Kata Kunci: Angin, Prototype Generator dc, Rotary Encoder, Arduino Uno, Data Logger.
METODE REGRESI LINIER UNTUK PREDIKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK JANGKA PANJANG (STUDI KASUS PROVINSI LAMPUNG) Syafruddin, M.; Hakim, Lukmanul; Despa, Dikpride
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Meningkatnya pembangunan di Provinsi Lampung terutama di sektor perumahanbaik sederhana maupun rumah mewah yang membawa konsekuensi logis berupapeningkatan kebutuhan tenaga listrik. Sebuah studi komprehensif dalam rangkapenyedian tenaga listrik di Lampung menjadi kebutuhan yang mendesakdilakukan untuk membuat rencana operasi sistem  tenaga listrik. Salah satu faktoryang sangat menentukan dalam membuat rencana operasi sistem tenaga listriktersebut adalah prediksi beban listrik yang akan ditanggung oleh sistem tenagalistik yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi  kebutuhan energi  listrik  di  Provinsi  Lampung  hingga  Tahun 2030, diharapkan dapatdijadikan sebagai masukkan dalam melakukan perencanaan pembangunan sistemtenaga listrik. Prediksi kebutuhan energi listrik Lampung dibagi menjadi 4 sektoryaitu : sektor rumah tangga, bisnis, publik, dan industri. Proses perancanganprediksi kebutuhan energi listrik menggunakan 6 variabel dan dibagi menjadi 2 parameter,  yaitu: parameter ekonomi (produk domestik regional bruto, jumlahpenduduk, jumlah rumah tangga) dan parameter listrik (rasio elektrifikasi,  faktor beban,  losses). Dengan menggunakan metode regresi linier untuk memprediksivariabel-variabel di atas, diperoleh hasil prediksi daya listrik tersambung totalpada tahun 2028 sebesar 2.841,78 MVA (rata-rata pertumbuhannya sebesar 2,38 %), dan konsumsi energi listrik pada tahun 2023 sebesar 5.934,98 Gwh (rata-rata pertumbuhannya sebesar 3, 83 %).  Kata Kunci —regresi linier, konsumsi energi listrik, Provinsi Lampung. Abstract The Increasing of property development in  Lampung Province, especially in thehousing sector both simple and luxurious brings a logical consequence ofelectricity  demand.  A  comprehensive  study  for  electricity  provisioning  inLampung become requirement constrain. Electrical load forecasting is  one of theimportant factors is power system planning and making. Prediction of electricityconsumption there are for activity that need to  be predicted i.e.: households,businesses, public services, and industry. 6 variables include are considered grossregional domestic product, population, number of households, electrification ratio,load factor, losses are considered to be influencing the forecasting proses. Linearregression method was used to predict all variables. The result of total electricitypower connected prediction on 2028 is 2841.78 MVA (growth average at of 2,38%). And electricity consumption prediction on 2023 is 5934.98 Gwh (growthaverage at 3, 83%).  Keywords—linier regression, electricity consumption, Lampung Province.