Bonita Destiana
Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Program Pascasarjana UNY

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR DETERMINAN PEMANFAATAN TIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA GURU SMK DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Destiana, Bonita; Soenarto, Soenarto
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 4, No 3 (2014): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v4i3.2555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh faktor sosial terhadap pemanfaatan TIK; (2) pengaruh kemudahan penggunaan terhadap pemanfaatan TIK; (3) pengaruh kesesuaian tugas terhadap pemanfaatan TIK; (4) pengaruh harapan hasil terhadap pemanfaatan TIK; dan (5) pengaruh pemanfaatan TIK terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto, dilaksanakan pada empat SMK yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 di Kabupaten Gunungkidul. Teknik pengambilan sampel dengan proportionale random sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan tabel Krejcie dan Morgan, untuk populasi sebanyak 377 maka sampel yang diambil sebanyak 191 guru. Validitas instrumen diketahui berdasarkan penilaian pakar dan analisis butir. Reliabilitas diketahui dengan menghitung koefisien Cronbach Alpha. Teknik analisis data dengan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor sosial berpengaruh terhadap pemanfaatan TIK; (2) kemudahan penggunaan berpengaruh terhadap pemanfaatan TIK; (3) kesesuaian tugas berpengaruh terhadap pemanfaatan TIK; (4) harapan hasil tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan TIK; dan (5) pemanfaatan TIK berpengaruh terhadap kinerja guru. DETERMINANT FACTORS OF ICT UTILIZATION AND THE EFFECT ON TEACHER PERFORMANCE OF SMK IN GUNUNGKIDUL DISTRICTAbstractThis study aimed to determine: (1) the effect of social factor on the ICT utilization; (2) the effect of ease of use on the ICT utilization; (3) the effect of job fit on the ICT utilization; (4) the effect of outcome expectancy on the ICT utilization; and (5) the effect of ICT utilization on the teachers performance. This study was an ex-post facto research, conducted in four SMKs that have implemented ?Kurikulum 2013? in Gunungkidul district. The sampling technique was proportionale random sampling. Based on Krejcie and Morgan?s table for determining sample size, for a population of 377 the sample could be taken as many as 191 teachers. The validity of the instrument was known based on expert judgment and item analysis. Reliability coefficient was determined by calculating Cronbach?s Alpha. The data analysis technique used was Partial Least Square (PLS). The results of this research show that: (1) the social factor affects the ICT utilization; (2) the ease of use affects the ICT utilization; (3) the job fit affects the ICT utilization; (4) the outcome expectancy doesn?t affect the ICT utilization; and (5)the ICT utilization affects the teachers performance.
VIDEO MOVING SURVEILLANCE YANG TERINTEGRASI YOUTUBE MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 3 Utami, Pipit; Putra, Abdul Aziz Sidiq Tri; Santoso, Djoko; Fajaryati, Nuryake; Destiana, Bonita; Ismail, Mohd Erfy
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol 3, No 1 (2018): May 2018
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/elinvo.v3i1.20797

Abstract

Static CCTV facilities in class need to be optimized in classroom learning, especially in recording learning activities as implementation of learning in the 21st century and strategic steps to face the Industrial Revolution 4.0. Educators need to play a role in utilizing CCTV in learning. This article presents the development of YouTube Integrated Video Moving Surveillance devices using Raspberry Pi 3. The development stages consist of analysis, design, development and evaluation. The analysis shows that: (1) the limitations of CCTV motion are followed up with the addition of motorcycles; (2) limited access to video recording data is followed up by sending in real time using YouTube; and (3) controlling the system performance of the device using Raspberry Pi 3 model B. The evaluation results show that all electronic measurement parameters are in accordance with the success target and the functional test shows that the device can function to record classroom learning activities that can be monitored in real time via YouTube with good quality (average delay is 22,89s). The results of the development of this device are expected to be an alternative use of technology in learning, especially in the supervision and assessment of student learning activities.
URGENSI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU VOKASIONAL PADA PEMBELAJARAN ABAD 21 Destiana, Bonita; Utami, Pipit
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol 2, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.197 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v2i2.17368

Abstract

Artikel ini memaparkan kompetensi pedagogik, permasalahan-permasalahan pengembangan dan kebutuhan pengembangan pembelajaran terkait penyiapan guru vokasional TAV abad 21. Data diambil menggunakan metode survey. Hasil studi menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru vokasional TAV abad 21 dinilai sangat penting. Sembilan aspek kompetensi pedagogik terpenting, diantaranya: (1) pembelajaran berbasis kompetensi; (2) penggunaan model pembelajaran vokasional; (3) menyusun RPP; (4) pemahaman landasan kependidikan vokasional; (5) pemahaman karakteristik peserta didik; (6) menyusun instrumen penilaian; (7) menggunakan media pembelajaran konstekstual; (8) pemanfaatan TIK dalam pembelajaran; dan (9) penyampaian materi pelajaran secara spesifik. Berbagai kendala pengembangan kompetensi pedagogik, yaitu: kurangnya wawasan pedagogik, terbatasnya sarana-prasarana, kurangnya update penggunaan TIK, dan terbebani tugas tambahan. Pemerolehan wawasan kompetensi pedagogik sebagian besar diperoleh guru saat bekerja. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi pedagogik di perkuliahan perlu lebih diupayakan, khususnya untuk kompetensi Konsep pendidikan vokasional, Karakteristik peserta didik dan Pembelajaran vokasional di abad 21.
STUDI PENELUSURAN (TRACER STUDY) TERHADAP ALUMNI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Fajaryati, Nuryake; Pambudi, Sigit; Priyanto, Priyanto; Sukardiyono, Totok; Utami, Athika Dwi Wiji; Destiana, Bonita
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol 1, No 1 (2015): November 2015 (Consist of 9 Articles)
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.938 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v1i1.10878

Abstract

Penelitian tracer study ini bertujuan untuk memperoleh gambaran lama masa tunggu alumni sampai mendapatkan pekerjaan, mendeskripsikan penilaian alumni mengenai penyelenggaraan dan mutu layanan program yang ada di Program Studi Pendidikan Teknik Informatika FT UNY dan mendeskripsikan penilaian pengguna alumni terhadap kompetensi lulusan Pendidikan Teknik Informatika FT UNY. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif (qualitative research) melalui pendekatan survei mencakup tiga tahapan: 1) pengembangan konsep dan instrumen; 2) pengumpulan data; dan 3) analisa data dan pelaporan. Metode sampling dengan cara random, dengan proporsi 30% secara proporsional sesuai dengan jumlah lulusan. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari alumni dan pengguna alumni melalui kuesioner yang terstruktur. Penyebaran kuesioner dilakukan secara online melalui Google docs dan penyebaran secara langsung kepada alumni atau pengguna alumni yang diketahui dengan jelas keberadaannya. Pengumpulan data lapangan dimulai pada Mei 2015 hingga Agustus 2015.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar alumni Program Studi Pendidikan Teknik Informatika mendapatkan pekerjaan dengan masa tunggu kurang dari 6 bulan yaitu sebanyak 88%, sementara lainnya membutuhkan waktu selama lebih dari 18 bulan sebanyak 7%, rentang 6 - 12 bulan sebanyak 3%, dan rentang 13 - 18 bulan sebanyak 2%. Mengenai penyelenggaraan dan mutu layanan, alumni memberikan penilaian baik dari persepsi semua aspek, namun dibutuhkan peningkatan dari segi SDM maupun fasilitas sarana dan prasarana. Pengguna alumni menilai bahwa kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dari segi aspek integritas, profesionalisme, penggunaan TI, komunikasi, kerjasama tim, dan pengembangan diri sangat baik, namun masih kurang dalam penggunaan bahasa, khususnya bahasa Inggris.