Articles

Found 5 Documents
Search

Study Of The Development Of Fish Landing Facilities Labuhanhajihaji Base (PPI Labuhanhaji) Southern Districts Of Aceh Province Of Aceh In The Reviews Of The Use Of Facilities Dewi, Putri; Zain, Jonny; ', Syaifuddin
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1, No 1 (2014): Wisuda Februari Tahun 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fish landing place of  Labuhanhaji is a place that support the economy of marine in fishiness south Aceh District. Fish landing place of Labuhanhaji is a fishiness port Type D that fu fill local resident needs. The development of PPI’s Labuhanhaji is guide well because of its strategies photon  and abundant of its resources. Besides, it is supported by current transports from south Aceh District to other place as North Sumatera. The goal of this research is to understand Condon and utilization rate of the PPI. The research benefits is to give input and consider to in future development. Data is analyzed  by technical utilization rate, and SWOT analyzes. The result is 26,14 %. For berth, 112,41 % to TPI 533,37 % port asin and 41 % to the depth of pot basin   Kata Kunci : Fish landing Harbors, The Condition of facility, capacity
Study Of The Development Of Fish Landing Facilities Labuhanhajihaji Base (PPI Labuhanhaji) Southern Districts Of Aceh Province Of Aceh In The Reviews Of The Use Of Facilities Dewi, Putri; Zain, Jonny; ', Syaifuddin
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1, No 1 (2014): Wisuda Februari Tahun 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fish landing place of  Labuhanhaji is a place that support the economy of marine in fishiness south Aceh District. Fish landing place of Labuhanhaji is a fishiness port Type D that fu fill local resident needs. The development of PPI’s Labuhanhaji is guide well because of its strategies photon  and abundant of its resources. Besides, it is supported by current transports from south Aceh District to other place as North Sumatera. The goal of this research is to understand Condon and utilization rate of the PPI. The research benefits is to give input and consider to in future development. Data is analyzed  by technical utilization rate, and SWOT analyzes. The result is 26,14 %. For berth, 112,41 % to TPI 533,37 % port asin and 41 % to the depth of pot basin   Kata Kunci : Fish landing Harbors, The Condition of facility, capacity.
7. Density of Lumbal Vertebrae Bone Ovariectomized Rat (Rattus Norvegicus) Given the Extract Sipatah – patah ( Cissus quadrangularis Salisb ) Dewi, Putri; Sabri, Mustafa; Rahmi, Erdiansyah; Jalaluddin, M; Asmilia, Nuzul; Azhar, Al
Jurnal Medika Veterinaria Vol 11, No 1 (2017): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.893 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v11i1.4117

Abstract

The aims of this research was to determine the density level of lumbal vertebrae on ovariectomized rats administered with Cissus qudrangula Salisb stem extract with various doses. In this research twelve female rats were randomizedly divided into 4 groups with 3 treatment repetition. K1-groups were ovariectomized rats without Cissus quadrangula Salisb trunct extract administration; K2, K3, and K4, were ovariectomized and given with Cissus quadrangula Salisb extract  with 500 mg/kg/Bw, 700 mg/kg/Bw, and 900 mg/kg/Bw as doses perday for 30 days. On day-31, rats were euthanized using chloroform and the os lumbal-5 were collected, followed with histological preparations. Research parameters were the density of active osteoblasts, passive osteoblasts, and osteoclasts. The results showed that the damage in K1 was clearly marked with the high number of osteoclasts, K2 and K3 indicate lower osteoclasts levels than K1 and had repaired bone structure characterized with active cuboidal shaped  osteoblast  activity and passive flat shaped osteoblasts and K4 showed increasing  level of active osteoblasts. The administration of Cissus quadrangula Salisb stem extract at 900 mg/kg/bw for 30 days showed bone repair due to ovariectomy indicated with high level of active osteoblasts.
POTENSI KOMBINASI KURKUMIN DAN VITAMIN E TERHADAP EKSPRESI INTERLEUKIN-1 (IL-1) DAN CYCLOOXIGENASE-2 (COX-2) PADA OVARIUM TIKUS (Rattus norvegicus) MODEL KANKER MAMMAE Pratama, Dyah Ayu Oktavianie Ardhiana; Herawati, Herawati; Firmawati, Aulia; Dewi, Putri; Roosdiana, Anna
JURNAL RISET AGRIBISNIS & PETERNAKAN Vol 3, No 01 (2018): JURNAL RISET AGRIBISNIS & PETERNAKAN
Publisher : JURNAL RISET AGRIBISNIS & PETERNAKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.944 KB)

Abstract

Abstrak Kanker mammae merupakan jenis neoplasma ganas yang menyerang jaringan mammae, yang dapat dipicu oleh agen karsinogenik DMBA (dimethyl benz (α) anthracene). Kanker mammae akibat induksi DMBA mempunyai kemungkinan untuk menyebar ke organ lain seperti ovarium. Peningkatan jumlah ROS secara sistemik dapat menimbulkan kondisi stress oksidatif pada ovarium, hal ini memicu makrofag untuk mengaktivasi sitokin proinflamatori, yaitu IL-1 dan COX-2 untuk menimbulkan reaksi inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kombinasi kurkumin dengan vitamin E dalam menurunkan ekspresi IL-1 dan COX-2 pada ovarium tikus model kanker mammae yang diinduksi oleh DMBA. Pembuatan hewan model kanker mammae dilakukan dengan induksi DMBA dosis 10 mg/kg BB dan estrogen dosis 20.000 IU/kg BB. Penelitian ini dibagi dalam 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (KN), kontrol positif (KP), perlakuan satu (P1) terapi dengan kurkumin 48mg/kg BB dan vitamin E 300 IU/ekor, perlakuan dua (P2) dosis 72mg/kg BB dan 200 IU/ekor, dan perlakuan tiga (P3) dosis 108mg/kg BB dan 100 IU/ekor. Ekspresi IL-1 dan COX-2 diamati dengan Imunohistokimia. Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA, karena terdapat perbedaan nyata hasil antar perlakuan, maka dilakukan uji Tukey (α<0,05). Hasil penelitian menunjukkan terapi kombinasi kurkumin dan vitamin E pada tikus kanker mammae mampu menurunkan ekspresi IL-1 sebesar 60% dan COX-2 sebesar 43% secara signifikan dengan dosis efektif kurkumin 108 mg/kg BB dan vitamin E 100 IU/ekor.   Kata kunci : Kanker Mammae, Ovarium, DMBA, IL-1, COX-2, Kurkumin, Vitamin E
ANALISIS PERKEMBANGAN MODAL SENDIRI DAN PEMBERIAN PINJAMAN UNTUK MENINGKATKAN SISA HASIL USAHA PADA KOPERASI KREDIT CU MANDIRI TEBING TINGGI Dewi, Putri; Nainggolan, Pinondang; Tarigan, Parman; jubi, jubi
JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 2, No 1 (2016): JUNI
Publisher : JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.471 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui gambaran perkembangan modal sendiri, pemberian pinjaman, dan Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi Kredit CU Mandiri Tebing Tinggi. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan modal sendiri dan pemberian pinjaman  dalam meningkatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi Kredit CU Mandiri Tebing Tinggi. Teknik analisa data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis komparatif, dan analisis induktif.Hasil penelitian ini adalah 1) Nilai perkembangan modal sendiri secara rupiah mengalami peningkatan akan tetapi trend persentase perkembangan modal sendiri mengalami penurunan  karena penurunan partisipasi anggota yang disebabkan penurunan perkembangan jumlah anggota dan kepasifan anggota lama dalam menginvestasikan dananya. 2) Nilai perkembangan pemberian pinjaman secara rupiah mengalami peningkatan akan tetapi trend persentase perkembangan pemberian pinjaman mengalami penurunan. 3) Nilai perkembangan sisa hasil usaha secara rupiah mengalami peningkatan akan tetapi trend persentase perkembangan sisa hasil usaha mengalami penurunan karena ketidakseimbangan antara pendapatan dan biaya koperasi.