Fatmah Dhafir
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents
Articles

Found 24 Documents
Search

KANDUNGAN GIZI DUA JENIS VARIETAS SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA) BERDASARKAN UMUR PANEN DI DESA SINEY KECAMATAN TINOMBO SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Feliana, Firga; Laenggeng, Abd Hakim; Dhafir, Fatmah
e-JIP BIOL Vol 2, No 3 (2014): e-Jipbiol Jurnal elektronik Prodi Biologi
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.583 KB)

Abstract

ABSTRACT   The objective of this research is to determine the uterus of nutrient in Two Varieties Types Cassavas (Manihot esculenta), based on crop age by using proximate method. Sample of cassava that used in this research was get from Siney village, Tinombo Selatan District, Parigi Moutong Regency. The method that used in this research is descriptive research by using proximate analysis method with approach protein analysis was done through macro kjedhal method, the fat was analysis with soxhlet method, analysis of water rate by used oven method, the crude fiber was analysis by used of wash method, analysis of ash rate with used Tanur method, and analysis of carbohydrate did by proximate method. This research was conducted in nutrition and livestock food laboratory, ranch and fishery faculty, Tadulako University. And then the researcher has been gotten the result analysis of nutrient uterus in two varieties cassavas they are: varieties Adira cassava with short crop age(7 months) gotten the analysis of water rate 66,20%, crude fat 0,83%, crude protein 2,45%, crude fiber 0,73%, ash rate 0,66%, and carbohydrate 29,17%. varieties Bogor cassava with long crop age (12 months) gotten by analysis water rate 53,99%, crude fat 1,00%, crude protein 1,88%, crude fiber 0,57%, ash rate 0,69%, and carbohydrate 46,87%. This result gets to be made by base to clarify that the difference variety and the cassava crop age will produce the result uterus of nutrient was different. Based on the uterus of nutrient in two varieties types cassavas (Adira and Bogor) that has high enough nutrient uterus is the cassava variety Adira. Key words: Cassava (Manihot esculenta), Nutrient, Proksimat. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan gizi dua jenis varietas singkong (Manihot esculenta) berdasarkan umur panen dengan menggunakan metode proksimat. Sampel singkong yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, analisis proksimat menggunakan pendekatan metode Makro Kjedhal pada analisis protein, motode Soxhlet pada analisis lemak, metode Oven pada analisis kadar air, metode Pencucian pada analisis serat kasar, metode Tanur pada analisis kadar abu dan analisis karbohidrat dilakukan dengan cara perhitungan Proximat. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan dan Perikanan Untad. Selanjutnya diperoleh hasil analisis kandungan gizi dua jenis varietas singkong yaitu : Singkong varietas Adira dengan umur panen pendek (7 bulan) diperoleh analisis kadar air 66,20%, lemak kasar 0,83%, protein kasar 2,45%, serat kasar 0,73%, kadar abu 0,66%, dan karbohidrat 29,17%. Singkong Varietas Bogor dengan umur panen panjang (12 bulan) diperoleh analisis kadar air 53,99%, lemak kasar 1,00%, protein kasar 1,88%, serat kasar 0,57%, kadar abu 0,69%, dan karbohidrat 46,87%. Hasil ini dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa perbedaan varietas dan umur panen singkong akan menghasilkan kandungan gizi yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis kandungan gizi dua jenis varietas singkong (Adira dan Bogor), diperoleh kandungan gizi yang cukup tinggi pada singkong varietas Adira. Kata Kunci  : Singkong (Manihot esculenta), Gizi, Proksimat.
Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Kelas IV SD Inpres Kabonena Sutrisna, Sutrisna; Tellu, Andi Tanra; Dhafir, Fatmah
Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Dalam setiap siklus terdiri atas empat langkah yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi,  rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD Inpres Kabonena. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan keterampilan proses pada pelajaran IPA di kelas IV SD Inpres Kabonena. Siswa yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 22 orang siswa di kelas IV SD Inpres Kabonena tahun ajaran 2014-2015. Hasil Penelitian pada siklus I siswa yang tuntas 13 orang (persentase tuntas klasikal 59,1% dan daya serap klasikal 63,6 Pada siklus II meningkat menjadi siswa yang tuntas 20 orang atau persentase ketuntasan klasikal 90,9% dan daya serap klasikal 86,4%. Pada siklus II sudah memenuhi standar ketuntasan belajar, demikian pula dengan hasil observasi terhadap aktivitas siswa dan aktivitas guru. Pada siklus I dan siklus II dikategorikan cukup dan sangat baik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan keterampilan proses hasil belajar siswa kelas IV SDN Inpres Kabonena pada pelajaran IPA khususnya materi energi dan perubahannya meningkat dengan kriteria cukup dan sangat baik. Kata Kunci: Keterampilan Proses, Hasil Belajar
PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 DOLO Dhafir, Fatmah; Agustin, Silvia
Kreatif Vol 17, No 1 (2014)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Penelitian bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMA Negeri 1 Dolo. Penelitian dilakukan adalah penelitian deskriptif untuk menggambarkan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi di SMA Negeri 1 Dolo. Populasi penelitian berjumlah 600 orang siswa, 10 % dari populasi berjumlah 60 orang siswa secara acak dari berbagai tingkat kelas. Sumberdata meliputi data primer dan sekunder. Pangambilan data melalui tehnikanket dan wawancara dengan pertanyaan tertutup. Analisa data secara kualitatif dengan tehnik analisis persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kesehatan reproduksi sebesar 68,33% tergolong kategori cukup, pengetahuan mengenai bentuk anatomi, fungsi serta cara perawatan alat reproduksi 61,43% tergolong kategori cukup, pengetahuan mengenai kehamilan 42,50% tergolong dalam kategori kurang dan pengetahuan mengenai akibat dari seks bebas dan NAPZA serta penyakit yang ditimbulkan 80% tergolong dalam kategori baik.   Kata Kunci : Kesehatan reproduksi, pengetahuan remaja.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Dengan Metode Demonstrasi di Kelas IV SDN 14 Ampana Pago, Hadijah S.; Kundera, I Nengah; Dhafir, Fatmah
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di kelas IV SDN 14 Ampana dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan metode demonstrasi di kelas IV SDN 14 Ampana, yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru pada saat proses belajar mengajar berlangsung sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil  belajar siswa pada setiap akhir tindakan. Hasil analisa data kualitatif dari lembar observasi siswa pada siklus I menyatakan cukup dan pada siklus II sangat baik. Selanjutnya hasil analisa data kuantitatif hasil tes tindakan siklus I diperoleh siswa yang tuntas 12 orang dari 20 orang siswa dengan persentase daya serap klasikal sebesar 64,0% dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 60,0%. Pada siklus II hasil tes akhir tindakan mengalami peningkatan, siswa yang tuntas 18 orang dari 20 orang siswa dengan persentase daya serap klasikal sebesar 86,5% dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 90,0%. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh dari siklus I dan II baik hasil observasi aktivitas siswa dan guru maupun hasil tes akhir tindakan mengalami peningkatan. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 14 Ampana pada mata pelajaran IPA. Kata Kunci: Hasil Belajar, Metode Demonstrasi
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas V SDN 14 Ampana Talamoa, Najma AR.; Kundera, I Nengah; Dhafir, Fatmah
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri atas empat kegiatan yang dilakukan dengan siklus berulang yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Desain penelitian ini mengacu pada diagram yang dicantumkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SDN 14 Ampana. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD  pada mata pelajaran  IPA di kelas V SDN 14 Ampana. Siswa yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 22 orang siswa di kelas V SDN 14 Ampana tahun ajaran 2014-2015. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V SDN 14 Ampana pada materi alat pernapasan pada manusia. Pada tes awal siswa yang tuntas 7 orang (persentase tuntas klasikal 31,8%) dan (daya serap klasikal 54,5%). Pada siklus I siswa yang tuntas 13 orang (persentase tuntas klasikal 59,1% dan daya serap klasikal 63,6%). Pada siklus II meningkat menjadi siswa yang tuntas 20 orang atau persentase ketuntasan klasikal 90,9% dan daya serap klasikal 86,4%. Pada siklus II sudah memenuhi standar ketuntasan belajar, demikian pula dengan hasil observasi terhadap aktivitas siswa dan aktivitas guru. Pada siklus I dan siklus II dikategorikan cukup dan sangat baik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan memanfaatkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 14 Ampana pada pelajaran IPA khususnya materi alat pernapasan pada manusia. Kata Kunci: Kooperatif Tipe STAD, Hasil Belajar.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SDN 9 Bokat Dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Nursam, Nursam; Mestawaty, Mestawaty; Dhafir, Fatmah
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa yang dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas V SDN 9 Bokat pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SDN 9Bokat Kab. Buol pada pembelajaran IPA dengan memanfaatkan lingkungan sekolah. Jumlah siswa sebanyak 11 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, LKS untuk pengamatan siswa, serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar, dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil analisis tes hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus I, yakni siswa yang tuntas 7 dari 11 siswa atau persentase ketuntasan klasikal sebesar 63,6% dan daya serap klasikal 76,4%, serta aktivitas siswa dalam kategori baik. Pada siklus II siswa yang tuntas 9 dari 11 siswa atau ketuntasan klasikal 81,8% dan dan daya serap klasikal sebesar 81,8%, serta aktivitas siswa berada dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah dapat meningkatkan hasil belajar IPA di kelas V SDN 9Bokat Kab. Buol. Kata Kunci: Lingkungan Sekolah, Hasil Belajar
Penerapan Keterampilan Proses Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sains (Sifat Benda) di Kelas IV SDN 2 Karamat Djuanda, Maria Ulpa; Dhafir, Fatmah; Jura, Minarni Rama
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran sains siswa kelas IV SDN 2 Karamat yang ditunjukkan dengan hasil belajar siswa pada tahun ajaran 2012/2013 yaitu 62. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sains di kelas IV SDN 2 karamat. Subyek penelitian berjumlah 16 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Rancangan penelitian mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, LKS, serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar, dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil analisis tes hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus I adalah ketuntasan klasikal sebesar 75%, daya serap klasikal 68,2%, dan rata-rata hasil belajar 68. Rata-rata hasil belajar pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 8,8% dari hasil yang diperoleh pada pratindakan, serta aktivitas siswa dalam kategori cukup dan aktivitas guru rata-rata dalam kategori baik. Pada siklus II diperoleh hasil yang lebih baik lagi dari siklus I yaitu persentase ketuntasan klasikal 87,5%, daya serap klasikal mencapai 78,2% dan rata-rata  hasil  belajar adalah  78, serta aktivitas siswa berada dalam kategori sangat baik dan aktivitas guru dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sains (sifat-sifat benda) di kelas IV SDN 2 Karamat. Kata kunci: Keterampilan Proses, Hasil Belajar Siswa
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Eksperimen Pada Materi Perubahan Wujud Benda Dalam Mata Pelajaran IPA Kelas VSDN Lenju Masriani, Masriani; Dhafir, Fatmah; Masrianih, Masrianih
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Terdiri beberapa aspek tindakan dan pengamatan utama yaitu  peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode eksperimen. Bagaimana penggunaan metode eksperimen  dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang Konsep Perubahan Wujud Benda di kelas V SDN Lenju. Penelitian dilaksanakan  di SDN Lenju, melibatkan 41 orang siswa terdiri atas 21 orang laki-laki dan 20 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan dua kali pertemuan dan setiap siklus terdiri empat tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh siswa yang tuntas sebanyak 15 orang dengan ketuntasan belajar 36,5%, daya serap klasikal mencapai 40% dan hasil observasi guru mencapai 70%, aktivitas siswa 60%. Pada tindakan siklus II diperoleh siswa yang tuntas sebanyak 26 orang dengan ketuntasan belajar 63,4%, daya serap klasikal 60% dan observasi aktivitas guru mencapai 87,5%, observasi siswa mencapai 73,3%.dan Pada siklus III diperoleh siswa yang tuntas sebanyak 36 orang dengan ketuntasan belajar 87,8%, daya serap klasikal 91,3% dan observasi aktivitas guru 95%, sedangkan observasi siswa mencapai 91,1%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus III telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai ketuntasan belajar klasikal minimal 85%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus III, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil pemahaman siswa kelas V pada materi konsep perubahan wujud benda di SDN Lenju. Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar Siswa, Metode Eksperimen.
ANALISIS KANDUNGAN RHODAMIN B PADA JAJANAN MAKANANYANG DIJUAL DI AREA PASAR BAMBARU KOTA PALU DANPEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI Putri, Aticha Anata; Dhafir, Fatmah; Laenggeng, Abd Hakim
e-JIP BIOL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.571 KB)

Abstract

Artikel ini dikembangkan dari penelitian skripsi yang bertujuan untuk bertujuan untuk menganalisis kandungan rhodamin B pada jajanan makanan yang dijual di area pasar Bambaru kota Palu,sampel penelitian diambil secara acak dari 3 penjual jajanan makanan (kue) dengan jumlah sampel yang terkumpul sebanyak 13 sampel, jenis penelitian berupa deskriptif kualitatif diuji menggunakan metode KLT (Kromatografi Lapis Tipis) yang dideteksi secara visual maupun menggunakan lampu UV dengan panjang gelombang 254 nm menunjukkan hasil penelitian bahwa tidak terdapat kandungan rhodamin B karena tidak terdapat sampel yang menyamai ataupun mendekati dengan memiliki perbedaan 0,01-0,02 dengan nilai Rf larutan standar sedangkan untuk hasil analisis media dinyatakan layak untuk disajikan dalam bentuk informasi media pembelajaran berupa poster.  KataKunci:Makanan Jajanan; Bahan Pewarna Makanan; Rhodamin B; Media Pembelajaran
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas V SDN 14 Ampana Talamoa, Najma AR.; Kundera, I Nengah; Dhafir, Fatmah
Jurnal Kreatif Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri atas empat kegiatan yang dilakukan dengan siklus berulang yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Desain penelitian ini mengacu pada diagram yang dicantumkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SDN 14 Ampana. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD  pada mata pelajaran  IPA di kelas V SDN 14 Ampana. Siswa yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 22 orang siswa di kelas V SDN 14 Ampana tahun ajaran 2014-2015. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V SDN 14 Ampana pada materi alat pernapasan pada manusia. Pada tes awal siswa yang tuntas 7 orang (persentase tuntas klasikal 31,8%) dan (daya serap klasikal 54,5%). Pada siklus I siswa yang tuntas 13 orang (persentase tuntas klasikal 59,1% dan daya serap klasikal 63,6%). Pada siklus II meningkat menjadi siswa yang tuntas 20 orang atau persentase ketuntasan klasikal 90,9% dan daya serap klasikal 86,4%. Pada siklus II sudah memenuhi standar ketuntasan belajar, demikian pula dengan hasil observasi terhadap aktivitas siswa dan aktivitas guru. Pada siklus I dan siklus II dikategorikan cukup dan sangat baik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan memanfaatkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 14 Ampana pada pelajaran IPA khususnya materi alat pernapasan pada manusia. Kata Kunci: Kooperatif Tipe STAD, Hasil Belajar.