I Wayan Diana
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

STUDI RONGGA MENERUS DAN KINERJA PERMEABILITAS PERKERASAN ASPAL PORUS LAPIS GANDA Diana, I Wayan
Jurnal Transportasi Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.878 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kadar rongga menerus dan kinerja aliran pada perkerasan aspal porus lapis ganda, agar diperoleh lapisan perkerasan dengan kapasitas drainase dapat berfungsi efektif selama masa layan. Pada penelitian ini dibuat 3 macam kombinasi benda uji yaitu: (i) A (10/14 mm), (ii) B (10/20 mm), dan (iii) C (14/20 mm) dengan ukuran 50 x 30 x 5 cm. Pengujian permeabilitas yang dilakukan adalah uji permeabilitas horizontal (kh), uji permeabilitas vertikal (kv) untuk mendapatkan koefisien permeabilitas ekivalen (ke). Di samping itu, dipelajari kinerja aliran permukaan (surface run off) dan aliran bawah permukaan (base flow). Peralatan yang dipergunakan adalah simulasi curah hujan (rainfall simulator) dengan intensitas curah hujan 600 mm/jam, dibuat tiga variasi kemiringan permukaan jalan yaitu 2%, 4%, dan 6%.Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar rongga menerus dengan Metode Perancis lebih besar 6 1% dibandingkan dengan Metode Archimedes. Koefisien permeabilitas ekivalen aspal porus lapis ganda A (10/14) diperoleh ke = 0,264 cm/detik, B (10/20) diperoleh ke = 0,288 cm/detik, dan C (14/20) diperoleh ke = 0,401 cm/detik.Hasil pengujian simulasi curah hujan dengan intensitas hujan 600 mm/jam, diamati setiap interval sepuluh menit selama satu jam. Volume air yang terukur 15000 cm3/10 menit, terurai menjadi aliran permukaan (AP) dan aliran bawah permukaan (AB) serta vulume air sisa yang terserap di dalam aspal porus (AS). Volume aliran kombinasi (A) sebesar 15,897% (AP) dan 83,456% (AB), sisanya berupa air yang terserap sebesar 0,647% (AS).Untuk kombinasi (B) diperoleh sebesar 3,239% (AP), 96,138% (AB), dan 0,623% (AS). Sedangkan untuk kombinasi (C) diperoleh sebesar 0% (AP), 99,339% (AB), dan 0,661% (AS).Kombinasi yang paling efektif adalah C (14/20) memberikan kinerja permeabilitas paling baik dan tidak ada aliran permukaan untuk semua variasi kemiringan permukaan jalan.Kata-kata kunci: rongga menerus, permeabilitas, lapis ganda
PENGARUH PENAMBAHAN FIXONITE DAN SUHU PEMADATAN TERHADAP UNJUK KERJA CAMPURAN BETON ASPAL Diana, I Wayan
Jurnal Transportasi Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.202 KB)

Abstract

Abstrak Pada penelitian ini dipelajari pengaruh penambahan aditif Fixonite pada aspal Pen. 60/70 dan suhu pemadatan terhadap unjuk kerja campuran beton aspal. Evaluasi laboratorium yang dilakukan meliputi uji properties aspal modifikasi dan agregat, uji stabilitas Marshall standar dan rendaman, serta uji stabilitas dinamis dengan alat Wheel Tracking Machine. Kadar Fixonite yang ditambahkan ke aspal bervariasi, yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap berat aspal. Sedangkan variasi suhu pemadatan adalah 90oC, 110oC, dan 130o C, dengan 2 x 75 tumbukan Marshall dan 15 passing untuk benda uji Wheel Tracking dengan tekanan 6,6 ± 0,15 kg/cm2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aditif Fixonite dapat memperbaiki properties aspal dan unjuk kerja campuran beton aspal tipe. Pada kadar aspal optimum (KAO) sebesar 5,70% diperoleh stabilitas Marshall berturut-turt sebesar 1352 kg, 1614,6 kg, 1726 kg, dan 2110,8 kg untuk kadar Fixonite 0%, 5%, 10%, dan 15%. Renang kepadatan beton aspal yang dihasilkan adalah 2,313 gram/cm3 hingga 2,329 gram/cm3, dengan nilai VIM bervariasi antara 3,063% hingga 4,503%, dan VMA antara 15,905% hingga 16,471%. Indeks kekuatan sisa benda uji bernilai antara 84,80% hingga 86,46%,  di mana nilai-nilai ini lebih besar daripada  75%, yang berarti benda-benda uji memenuhi spesifikasi Bina Marga. Suhu pemadatan yang direkomendasikan, agar tercapai nilai VIM antara 3% hingga 5%, adalah 110oC hingga 130oC, dengan kadar Fixonite antara 5% hingga 15%. Hasil uji stabilitas dinamis menunjukkan bahwa penambahan Fixonite dapat meningkatkan nilai stabilitas dinamis dan menurunkan laju deformasi. Kata-kata kunci: Aditif Fixonite, suhu pemadatan, stabilitas Marshall, dan stabilitas dinamis.
PERBANDINGAN MUTU PAVING BLOCK PRODUKSI MANUAL DENGAN PRODUKSI MASINAL Sebayang, Syukur; Diana, I Wayan; Purba, Alexander
Jurnal Rekayasa Vol 15, No 2 (2011): Edisi Agustus Tahun 2011
Publisher : UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan penggunaan Paving Block sebagai alternativ perkerasan sangat menguntungkan bagi negara-negara berkembang, guna menunjang pembangunan infrastruktur seperti komplek pertokoan, perkantoran, pariwisata, tempat ibadah, kawasan perumahan guna menghubungkan antar titik di kawasan tersebut. Sekalipun paving block sudah menyebar luas penggunaannya di sekitaran wilayah Bandar Lampung, tetapi kualitas mutu yang baik masih suli tuntuk di identifikasi. Untuk mengatasi hal ini, kami telah mengadakan penelitian Evaluasi Mutu dan Aspek Ekonomi Pada Pembuatan Paving Block Secara Manual dan Pabrikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu kuat tekan paving block yang diproses secara manual dan masinal serta mengetahui aspek ekonomi dari industri pembuatan paving block. Benda uji paving block berdimensi 20 x 10 x 6 cm2 dengan komposisi campuran yang dibuat sendiri oleh industri pembuatan paving block, maka diambil sebanyak 24 sampel yang dikumpulkan dari 4 industri manual dan 2 industri masinal. Ditetapkan untuk masing-masing industri diambil 4 buah sampel. Pengamatan lapangan mutlak dilakukan untuk mengetahui proses pembuatan dan komposisi campuran yang digunakan .Benda uji diuji dengan menggunakan Compression Testing Machine (CTM), dengan meletakkan bendauji pada mesin uji dan mencatat hasil yang ditampilkan. Dari hasil penelitian bahwa mutu Paving Block yang dibuat secara Manual atau Masinal dapat memenuhi spesifikasi mutu seperti Karya Indah (Industri Manual) dengan kuat tekan rata-rata 21,26 Mpa (Mutu III), dan ANIS (Industri Masinal) dengan kuat tekan 23,07 Mpa (Mutu III).
Kinerja Kereta Api Diesel AC Way Umpu Jurusan Tanjung Karang – Kotabumi dan Kharakteristik Penumpang. Herianto, Dwi; Diana, I Wayan; Pratama, Yoga Tryas
Jurnal Rekayasa Vol 17, No 3 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Railways as a mode of transportation has special characteristics and advantages.Operating ofKRD AC Way Umpu aims to provide good service and convenient for people of Lampng who wantto go to Kotabumi or to Bandar Lampung.In this study describes the characteristics of KRD passengers based on age, job, income, trip pur-pose, the intensity of the journey, the destination station, level of service, fare and load factor.The results showed overall performance of KRD is quite good.Based on the characteristics of thedata analysis, 62.33% of passengers aged adults (21-40 years old).In terms of jobs, dominated bystudent / college students 34%, 23.33% self-employed, civil servants / military / police22.67%.Rp.1.000.000 is the highest income level, - at 36.67%. Mean 31% of school trips and so-cial visits 47.67%.The intensity of the 1 times a week is49% with the highest purpose the last sta-tion Tanjung Karang96.35% and Kotabumi.Flat fee which resulted in a lack of purchasing powerof travelers in stations along the road to Tanjung Karang or KotabumiSo the impact on the de-cline in load factor at some stations.For the average passenger on a normal day is still appropri-ate capacity provided.
STUDI RONGGA MENERUS DAN KINERJA PERMEABILITAS PERKERASAN ASPAL PORUS LAPIS GANDA Diana, I Wayan
Jurnal Transportasi Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.878 KB) | DOI: 10.26593/jt.v4i2.1777.%p

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kadar rongga menerus dan kinerja aliran pada perkerasan aspal porus lapis ganda, agar diperoleh lapisan perkerasan dengan kapasitas drainase dapat berfungsi efektif selama masa layan. Pada penelitian ini dibuat 3 macam kombinasi benda uji yaitu: (i) A (10/14 mm), (ii) B (10/20 mm), dan (iii) C (14/20 mm) dengan ukuran 50 x 30 x 5 cm. Pengujian permeabilitas yang dilakukan adalah uji permeabilitas horizontal (kh), uji permeabilitas vertikal (kv) untuk mendapatkan koefisien permeabilitas ekivalen (ke). Di samping itu, dipelajari kinerja aliran permukaan (surface run off) dan aliran bawah permukaan (base flow). Peralatan yang dipergunakan adalah simulasi curah hujan (rainfall simulator) dengan intensitas curah hujan 600 mm/jam, dibuat tiga variasi kemiringan permukaan jalan yaitu 2%, 4%, dan 6%.Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar rongga menerus dengan Metode Perancis lebih besar 6 1% dibandingkan dengan Metode Archimedes. Koefisien permeabilitas ekivalen aspal porus lapis ganda A (10/14) diperoleh ke = 0,264 cm/detik, B (10/20) diperoleh ke = 0,288 cm/detik, dan C (14/20) diperoleh ke = 0,401 cm/detik.Hasil pengujian simulasi curah hujan dengan intensitas hujan 600 mm/jam, diamati setiap interval sepuluh menit selama satu jam. Volume air yang terukur 15000 cm3/10 menit, terurai menjadi aliran permukaan (AP) dan aliran bawah permukaan (AB) serta vulume air sisa yang terserap di dalam aspal porus (AS). Volume aliran kombinasi (A) sebesar 15,897% (AP) dan 83,456% (AB), sisanya berupa air yang terserap sebesar 0,647% (AS).Untuk kombinasi (B) diperoleh sebesar 3,239% (AP), 96,138% (AB), dan 0,623% (AS). Sedangkan untuk kombinasi (C) diperoleh sebesar 0% (AP), 99,339% (AB), dan 0,661% (AS).Kombinasi yang paling efektif adalah C (14/20) memberikan kinerja permeabilitas paling baik dan tidak ada aliran permukaan untuk semua variasi kemiringan permukaan jalan.Kata-kata kunci: rongga menerus, permeabilitas, lapis ganda
PENGARUH PENAMBAHAN FIXONITE DAN SUHU PEMADATAN TERHADAP UNJUK KERJA CAMPURAN BETON ASPAL Diana, I Wayan
Jurnal Transportasi Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.202 KB) | DOI: 10.26593/jt.v5i1.1784.%p

Abstract

Abstrak Pada penelitian ini dipelajari pengaruh penambahan aditif Fixonite pada aspal Pen. 60/70 dan suhu pemadatan terhadap unjuk kerja campuran beton aspal. Evaluasi laboratorium yang dilakukan meliputi uji properties aspal modifikasi dan agregat, uji stabilitas Marshall standar dan rendaman, serta uji stabilitas dinamis dengan alat Wheel Tracking Machine. Kadar Fixonite yang ditambahkan ke aspal bervariasi, yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap berat aspal. Sedangkan variasi suhu pemadatan adalah 90oC, 110oC, dan 130o C, dengan 2 x 75 tumbukan Marshall dan 15 passing untuk benda uji Wheel Tracking dengan tekanan 6,6 ± 0,15 kg/cm2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aditif Fixonite dapat memperbaiki properties aspal dan unjuk kerja campuran beton aspal tipe. Pada kadar aspal optimum (KAO) sebesar 5,70% diperoleh stabilitas Marshall berturut-turt sebesar 1352 kg, 1614,6 kg, 1726 kg, dan 2110,8 kg untuk kadar Fixonite 0%, 5%, 10%, dan 15%. Renang kepadatan beton aspal yang dihasilkan adalah 2,313 gram/cm3 hingga 2,329 gram/cm3, dengan nilai VIM bervariasi antara 3,063% hingga 4,503%, dan VMA antara 15,905% hingga 16,471%. Indeks kekuatan sisa benda uji bernilai antara 84,80% hingga 86,46%,  di mana nilai-nilai ini lebih besar daripada  75%, yang berarti benda-benda uji memenuhi spesifikasi Bina Marga. Suhu pemadatan yang direkomendasikan, agar tercapai nilai VIM antara 3% hingga 5%, adalah 110oC hingga 130oC, dengan kadar Fixonite antara 5% hingga 15%. Hasil uji stabilitas dinamis menunjukkan bahwa penambahan Fixonite dapat meningkatkan nilai stabilitas dinamis dan menurunkan laju deformasi. Kata-kata kunci: Aditif Fixonite, suhu pemadatan, stabilitas Marshall, dan stabilitas dinamis.
Identifikasi Jenis Kerusakan Pada Perkerasan Kaku (Studi Kasus Ruas Jalan Soekarno-Hatta Bandar Lampung) Susanto, Muhammad; Putra, Sasana; Diana, I Wayan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Lampung is one city that has a road network for the distribution of goods and services (national activities), ie at the Soekarno-Hatta Bandar Lampung. So that existing transport movement is strongly influenced by the existing pavement conditions on roads Soekarno-Hatta Bandar Lampung. In addition, the road pavement conditions also have an impact on the smooth traffic and safety as well as comfort for road users. This study aims to determine the type of damage and the value of the condition on the rigid pavement on roads Soekarno-Hatta Bandar Lampung along with solutions and workarounds. The method used for the assessment is the Pavement Condition Index (PCI). Based on study results, note the condition of rigid pavement on the road Soekarno-Hatta Bandar Lampung, namely: segment 1 = 79.50 (very good), segment 2 = 74.00 (very good), segment 3 = 76.92 (very good) , segment 4 = 83.88 (very good), segment 5 = 94.89 (perfect), segment 6 = 93.56 (perfect), segment 7 = 91.04 (perfect), segment 8 = 83.54 (very good), segment 10 = 92.17 (perfect), the segment 11 = 61.25 (good), the segment 12 = 77.71 (very good), the segment 13 = 88.41 (perfect) and the segment 14 = 84.52 (very good). Despite the rigid pavement condition index is still in good condition category even perfect, but at some point there is a sample unit has a PCI value <55 (fair). Based on the PCI, the treatment needs to be done only in the form of micro handling for each type of damage.. Keywords : distress type, severity level, PCI
Identifikasi Jenis Kerusakan Pada Perkerasan Lentur (Studi Kasus Jalan Soekarno-Hatta Bandar Lampung) Putri, Vidya Annisah; Diana, I Wayan; Putra, Sasana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soekarno-Hatta Bandar Lampung road is a national road which has function as a primary arterialroad. This road having wide 2 x 7,75 m with 4/2 D type of road. This research aims to determineSoekarno-Hatta Bandar Lampung pavement condition. The method used to assessment isPavement Condition Index (PCI). Based on the result of the study, it is known pavement conditionat Soekarno-Hatta Bandar lampung road is excellent 64,3 %; very good 21,4 % and good 14,3 %.Despite the overall condition of the road was still good even perfect category, but at somelocation the road has been damaged. Types of damage that found in this road consisting ofalligator cracking 12,64 %; block cracking 4,66%; bugs 3,35 %; depressions 2,96 %; edgecracking 4,05 %; shoulder drop off 4,14 %; longitudinal cracking 8,81 %; patching 24,61 %;polished aggregate 17,18 %, potholes 3,35 %; rutting 8,76 %; slippage cracking 2,58 % andraveling 2,92 %.Keywords : road damage, pavement condition index
Kajian Tingkat Degradasi Pada Pelaksanaan Konstruksi Jalan Beraspal Ranindita, Atri; Putra, Sasana; Diana, I Wayan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One causes of construction failure on flexible pavement is changed composition of the aggregate gradation in asphalt mixture of the plan due to mechanical or non-mechanical process. Aggregates can occur degradation, ie gradation changes due to aggregate breakage of grains. Aggregate degradation can be caused by both mechanical and chemical processes. The decrease in quality occurring in the asphalt mixture is thought to be due to the aggregate gradation change in the asphalt mixture. To find this out, a study on the degradation level of flexible pavement construction is conducted,from Asphalt Mixing Plant to overlay location. Used mixture are Asphalt Concrete-Wearing Course produced by PT. Manggung Polah Raya for location on Sultan Agung Street, Bandar Lampung, Lampung and PT. Rindang Tigasatu Pratama for location on Teuku Cik Ditiro Street, Bandar Lampung, Lampung. Test of samples performed are extraction test and sieves analysis test. From the research result, it is founded that there is degradation during transport of asphalt mixture from Asphalt Mixing Plant to the location. Average degradation percent of location I, location II and location III PT. Manggung Polah Raya and PT. Rindang Tigasatu Pratama is %CA decreased by 5.17%, %FA increased by 3.67% and %filler increased 1.50%. Factors affecting degradation are due to work execution, specific gravity of aggregate and time of transport.Keywords: Road Pavement, Asphalt Concrete, Degradation
Pengaruh Penambahan Lignin Terhadap Karekteristik Mekanik Campuran Aspal Panas Ramadhan, Apis Prada; Putra, Sasana; Diana, I Wayan; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan bahan aspal sebagai salah satu bahan pembuatan prasarana jalan tidak diiringi denganpeningkatan kualitasnya, sehingga perlu dilakukan peningkatan bahan aspal guna memeperpanjangumur perkerasan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan variasi kadarlignin pada aspal penetrasi 60/70 terhadap karakteristik Marshall dan mencari kadar lignin terbaikDilakukan pengujian dengan variasi penambhan kadar lignin sebesar 0%, 3%, 6% dengan suhurendaman standar pengujian dan suhu percobaan sesuai dengan kondisi cuaca di Indonesia yangmempunyai dua musim, yaitu musim panas dan musim penghujan yang disimulasikan denganvarasi suhu rendaman 45ºC dan suhu tinggi 75ºC, selanjutnya akan dibandingkan dengan hasilpenelitian terdahulu yang mengggunakan aspal termodifikasi Jaya Aspal Polimer (JAP) danTaftpack-Super (TPS) 5%.