Muchlis Djirimu
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents
Articles

Found 27 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN ECHINODERMATA DI PERAIARAN PANTAI LABUAN DESA MONTOP KECAMATAN BULAGI UTARA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAARAN BIOLOGI Maleko, Muh. Cilfy; Ramadhan, Achmad; Djirimu, Muchlis
e-JIP BIOL Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.138 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman Echinodermata di Perairan Pantai Labuan Desa Montop Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan dan menjadikan hasil penelitian sebagai media pembelajaran dalam bentuk buku saku. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Indeks keanekaragaman dihitung menggunakan indeks Shannon-Wienner. Sampel Echinodermata dihitung dengan teknik transek kuadrat menggunakan kerangka atau plot berukuran 1 x 1 meter, diletakkan tegak lurus kearah kedalaman sepanjang 55 meter dengan menggunakan plot sebanyak 10 plot. Hasil penelitian ditemukan 15 jenis yang terdiri dari 4 kelas, 9 ordo dan 9 family, dengan indeks keanekaragaman pada stasiun I sebesar 1,952, stasiun II sebesar 1,994 dan stasiun III sebesar 1,851 dan rata-rata indeks keanekaragaman Echinodermata di perairan pantai Labuan Desa Montop Kabupaten Banggai Kepulauan sebesar 1,947. Berdasarkan kriteria tergolong ? H' ? 3 yaitu keanekaragaman spesies sedang. Media pembelajaran dikategorikan layak untuk digunakan dengan nilai rata-rata 88,2 %. Kata Kunci: Keanekaragaman, Echinodermata, Media Pembelajaran.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Gerak Benda dan Energi Dengan Menggunakan Metodeekpeerimen Pada Siswa Kelas III SDN 21 Ampana Farmawati, Farmawati; Kade, Amiruddin; Djirimu, Muchlis
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.828 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 21 Ampana melalui metode eksperimen. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apakah penggunaan metode pengamatan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas III SDN 21 Ampana?. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus dan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 21 Ampana dengan melibatkan 19 orang siswa terdiri atas 8 orang laki-laki dan 11 orang perempuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 57,89% dan daya serap klasikal 64,21%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 100% dan daya serap klasikal 88,42%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80,00%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode ekpserimen dapat meningkatkan kemampuan siswa pada materi pertumbuhan di kelas III SDN 21 Ampana Kata Kunci: Hasil belajar, Metode Eksperimen, dan Materi Pertumbuhan
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Tumbuhan Hijau Kelas V Dengan Model Pembelajaran Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar di SD Inpres 2 Kotanagaya Khalik, Abdul; Djirimu, Muchlis; Paudi, Ritman Ishak
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas V SD Inpres 2 Kotanagaya pada pembelajaran IPA materi Tumbuhan Hijau. Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti menerapkan Model pembelajaran pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 2 Kotanagaya pada pelajaran IPA pada materi tumbuhan Hijau. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart. jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua tindakan/pertemuan. Pada tindakan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 60% dan tindakan ke II mencapai 66,7% berada dalam kategori cukup. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada tindakan pertama siklus I mencapai 53,3% dan tindakan ke II mencapai 60% berada dalam kategori kurang. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus I nilai rata-rata mencapai 6,5 ini di kategorikan belum berhasil. Pada tindakan kedua nilai rata-rata mencapai 6,8 ini  dikategorikan sudah cukup. Pada Siklus  ke II pertemuan I hasil persentase aktivitas guru mencapai 80% dan pertemuan II mencapai 93,3%  berada dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan kedua tindakan pertama mencapai 66,7% dan tindakan ke dua mencapai 86,7% berada dalam kategori sangat baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus II nilai rata-rata mencapai 6,9 dan tindakan ke dua mencapai 7,5 berada dalam kategori  baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa SD Inpres 2 Kotanagaya kelas V meningkat dengan model pembelajaran menggunakan pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah. Kata Kunci: Hasil Belajar; Alam Sekitar; IPA
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA (Bagian-Bagian Tumbuhan) Dengan Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar Kelas IV SDK Padat Karya Suhendro, Suhendro; N. Husain, Sarjan; Djirimu, Muchlis
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa dikelas IV SDK Padat Karya, pada pembelajaran IPA dengan materi bagian-bagian tumbuhan. Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDK Padat Karya dengan materi bagian-bagian tumbuhan. Penelitian ini adalah PTK dan bersifat kolaboratif, tempat penelitian adalah siswa kelas IV SDK Padat Karya yang berjumlah 14 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam empat tahap kegiatan yaitu Perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi dilaksanakan dua siklus kegiatan. Analisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif, penyajian data kuantitatif dalam bentuk persentase data kualitatif yang berupa data observasi aktifitas siswa, observasi aktifitas guru dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 pertemuan pertama nilai rata-rata sebesar 61,7 dengan ketuntasan siswa sejumlah 5 siswa (36%) dari 14 siswa, pada pertemuan kedua memperoleh nilai rata-rata sebesar 64,6 dengan ketuntasan siswa sejumlah 7 siswa (50%). Sedangkan pada siklus II pertemuan pertama nilai rata-rata menjadi 70,2 dengan ketuntasan siswa sejumlah 10 siswa (70%) dari 14 siswa, pada pertemuan kedua memperoleh nilai rata-rata sebesar 78,2 dengan ketuntasan siswa sejumlah 13 siswa (81%). Indikator kinerja hasil belajar yang peneliti tentukan telah tercapai pada pembelajaran siklus II, yaitu nilai rata-rata hasil tes IPA mencapai 78,2 untuk prosentase ketuntasan juga telah tercapai yaitu sebesar 92% dengan jumlah siswa sebanyak 13 siswa telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 65 dari 14 siswa kelas IV SDK Padat Karya. Bila dilihat dari aspek aktivitas siswa maupun aktivitas guru keduanya mengalami peningkatan dari kategori baik pada siklus I menjadi kategori sangat baik pada siklus II. Dengan demikian penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDK Padat Karya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kata Kunci: Hasil Belajar IPA; Lingkungan Alam Sekitar.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV MIS Tompo Melalui Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar IPA Djelesia, Djelesia; Ahmad, Mestawaty; Djirimu, Muchlis
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata IPA di Kelas IV MIS Tompo melalui Pemanfaatan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yang mengacu pada model KemmisMc Taggart. Data yang diambil adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil aktifitas siswa dan guru, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil evaluasi disetiap siklus.  Hasil siklus I menunjukkan bahwa aktifitas guru adalah: 82,85% dikategorikan baik sedang aktifitas siswa adalah, 71, 1% dikategorikan cukup, dengan ketuntasan belajar Klasikal 62,5%,. Hasil siklus II menunjukkan bahwa aktifitas guru 92,85%) dengan kategori sangat baik, sedang aktifitas siswa 82,2 % dikategorikan baik,  dengan persentase daya serap klasikal sebesar 86,3%. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas IV MIS Tompo Kec. Taopa. Kata Kunci: Pemanfaatan Lingkungan, Hasil Belajar.
Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses dalam Mengelompokkan Makhluk Hidup Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SDN 4 Tuladenggi Dewi, Cindra; Djirimu, Muchlis; Alibasyah, Lestari
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 6 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah penerapan pendekatan keterampilan proses dalam mengelompokkan makhluk hidup dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Bentuk penelitian ini adalah PTK dengan subyek penelitian 24 siswa (14 Laki-laki dan 10 Perempuan) kelas IV SDN 4 Tuladenggi. Rancangan penelitian mengikuti alur yang di kembangkan oleh Kemmis dan Mc.taggart melalui dua siklus dan setiap siklus memiliki tahapan perencanaan, pelaksanaan, tindakan, dan observasi Prosedur pengumpulan data melalui tes, observasi. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa pada tes materi pra syarat materi pengelompokkan makhluk hidup, kemampuan siswa rendah dengan persentase KBK = 37,5%, namun pada siklus I sudah meningkat menjadi 62,5%,dan  pada siklus II mencapai 91,6%. Serta aktivitas guru dan siswa sudah berada dalam kategori baik,  Hal ini dapat terlihat dari hasil observasi aktivitas guru menunjukkan 76,6% (baik), dan aktivitas siswa 72,2% berada pada kategori (cukup). dan pada siklus II aktivitas guru sudah mencapai 93,3% (sangat baik), dan siswa 88,8% (Sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan penerapan pendekatan proses pada pengelompokkan makhluk hidup dapat meningkatkan hasil belajar. Kata Kunci: Pendekatan Keterampilan Proses, Hasil Belajar.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 10 Karamat Melalui Media Gambar Pada Pembelajaran IPA Materi Tentang Alat-Alat Indera Adjirante, Ardi Dj.; As. A, Mestawaty; Djirimu, Muchlis
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.769 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa pada materi alat-alat indera terbukti dari rata-rata hasil belajar yaitu 60. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 10 Karamat pada pembelajaran IPA materi tentang alat-alat indera. Jumlah siswa terdiri dari 15 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus dan 4 kali pertemuan. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi guru, lembar observasi siswa, lembar kerja siswa, dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar, dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil analisis tes hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus I adalah: siswa yang tuntas 11 dari 15 siswa atau persentase ketuntasan klasikal sebesar 73,3%, daya serap klasikal 68%, serta aktivitas siswa dalam kategori baik. Pada siklus II siswa yang tuntas 13 dari 15 siswa atau ketuntasan klasikal 86,7%, daya serap klasikal sebesar 82%, serta aktivitas siswa berada dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 10 Karamat pada pembelajaran IPA materi tentang alat-alat indera. Kata kunci: Hasil Belajar, Media Gambar
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Metode Demonstrasi Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Rontojali Abbas, Ramli; Bustamin, Bustamin; Djirimu, Muchlis
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu “Apakah metode Demonstrsi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV di SDN Rontojali?. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan  untuk  meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV melalui metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA di SDN Rontojali. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus . Data yang diambil dari penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar 56,3 % dan pada siklus II mengalami kenaikan persentase ketuntasan belajar yaitu 81,3 %. Kata Kunci: Hasil Belajara IPA, Metode Demonstrasi, SDN Rontojali
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN LINGKUNGAN SEKOLAH PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI KELAS X, MIA 2 MAN 1 PALU Rosdiana, Rosdiana; Djirimu, Muchlis; Bustamin, Bustamin
e-JIP BIOL Vol 4, No 2 (2016): e-jipbiol Jurnal online Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK         Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas X. MIA 2 MAN 1 Palu pada mata pelajaran Biologi. Salah satu faktor yang menyebabkan kemampuan siswa rendah adalah metode belajar yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Penelitian ini telah dilaksanakan di MAN 1 Palu Pada Bulan September 2014, tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi melalui penggunaan lingkungan sekolah di kelas X. MIA 2MAN 1 Palu. Penelitian ini menggunakan Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengambilan data yaitu observasi dan tes akhir. Seting penelitian ini adalah siswa kelas X. MIA 2MAN 1 Palu. Analisa data pada penelitian ini secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisa kuantitatif dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas guru pada siklus I sebesar 71,66% dan siklus II sebesar 93,33%, sedangkan persentase hasil observasi aktivitas siswa siklus I sebesar 77,27% sedangkan persentase siklus II 97,72%. Hasil analisa data kuantitatif dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 80,05%  (kategori baik) dengan daya serap klasikal 72,72% (kategori cukup). Pada siklus II persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 95% (kategori sangat baik) dengan daya serap klasikal 88,65% (kategori baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan lingkungan sekolah sebagai media belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.                                               Kata Kunci    : Hasil belajar, Lingkungan Sekolah, Biologi 
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI MENGGUNAKAN PILIHAN GANDA BERALASAN DALAM MATERI POKOK SEL PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 DAMPAL SELATAN. THE ANALYSIS OF CONCEPTUAL UNDERSTANDING IN BIOLOGY SUBJECT BY USING MULTIPLE REASONED CHOICE ON CELL TOPIC sagap, sagap; N. Husain, M.P, Sarjan; Djirimu, Muchlis
e-JIP BIOL Vol 2, No 3 (2014): e-Jipbiol Jurnal elektronik Prodi Biologi
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.542 KB)

Abstract

Abstract This research was conducted at SMAN 1 Dampal Selatan in 2013, the objective of this research was to analyze the students understanding in Biology concept by using multiple reasoned choice on cell topic. This research used descriptive method. The subject of this research was the 39 student of class XI IPA at SMAN 1 Dampal selatan. This research was begin by preparing the test in the form of multiple reasoned choice. The total numbers of the questions were 20. Those questions were selected based on the indicators which had to be achieved by the students in accordance to the standart competence and basic competence in KTSP curriculum. Those questions were also need to be declared valid by the validator of the test who was also the biology Teacher in that school. The analysis result on the students understanding in biology concept particularly in cell topic showed that there were 26,79% of the students understood about the materials, 28,72% of the students still confused about the materials and the rest 44,49% of the students could not understand the concept of cell topic at all. These results were collected by the use of multiple reasoned choice test form.   Keyword : Analysis, Conceptual Understanding, and Multiple Reason Choice.   Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Dampal Selatan Tahun 2013, bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep biologi siswa menggunakan pilihan ganda beralasan pada materi pokok sel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek penelitian yaitu siswa SMA Negeri 1 Dampal Selatan kelas XI IPA yang berjumlah 39 siswa. Penelitian ini diawali dengan penyusunan soal pilihan ganda beralasan sebanyak 20 soal yang disusun berdasarkan indikator yang harus dicapai oleh peserta didik sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP dan dinyatakan valid oleh Validator. Hasil analisis pemahaman konsep siswa terhadap materi pokok sel menunjukkan bahwa sebanyak 26,79% paham, 28,72% miskonsepsi dan 44,49% tidak paham terhadap konsep materi pokok sel yang diujikan dengan menggunakan bentuk tes pilihan ganda beralasan. Kata Kunci : Analisis, Pemahaman Konsep, dan Pilihan Ganda Beralasan.