Nur Ducha
Laboratorium Reproduksi Hewan Jurusan Biologi Universitas Negeri Surabaya, Surabaya

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI SISTEM EKSKRESI MENGGUNAKAN LKS BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK DAN LKS KONVENSIONAL Purnamawati, Yaumalisa Indah; Ducha, Nur
BioEdu Vol 7, No 1 (2018): BioEdu
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran Kurikulum 2013 menggunakan Pendekatan Saintifik dengan lima langkah kegiatan pembelajaran (5M), akan tetapi LKS Konvensional yang digunakan SMAN 1 Arosbaya kurang mengoptimalkan kegiatan 5M. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketuntasan dan peningkatan hasil belajar menggunakan LKS Konvensional dan LKS Pendekatan Saintifik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design dengan menggunakanmetode penelitian Pre-test and Post-test Design dikelasXI MIA 4 (kelas kontrol) dan XI MIA 5 (kelas eksperimen) menggunakan LKS berbasis Konvensional dan LKS berbasis Pendekatan Saintifik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pretest dan posttest kelas eksperimenlebih tinggi dari kelas kontrol dengan uji Zmenunjukkanperbedaan yang signifikan karena p<?. Peningkatan ketuntasan indikator dari pretest ke posttest pada kelas eksperimen menggunakan LKS Pendekatan Saintifik lebih tinggi dengan lima indikator yang tuntas pada posttest dibandingkan dengan kelas kontrol menggunakan LKS Konvensional dengan tiga indikator yang tuntas pada posttest.  Peningkatan hasilbelajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkanbpada kelas kontrol, kelaskontrol mendapatkan kategori tinggi 0,72 dan kelas kontrol dengan kategori sedang 0,54. Dengan menggunakan LKS Konvensional dan LKS Pendekatan Saintifik ketuntasan dan peningkatan hasil belajar meningkat.
PENGARUH PENAMBAHAN ALFA TOKOFEROL DALAM PENGENCER CEP-D TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA SAPI LIMOUSIN YANG DISIMPAN PADA SUHU BEKU Ayu Astrini, Eka Ayu; Ducha, Nur; Kuswanti, Nur
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 6, No 2 (2017): Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penyimpanan spermatozoa pada suhu beku, dapat menimbulkan terjadinya senyawa radikal bebas, oleh karena itu perlu dilakukan penambahan alfa tokoferol sebagai antioksidan dalam pengencer. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh alfa tokoferol dalam pengencer CEP-D terhadap daya gerak atau motilitas spermatozoa sapi Limousin yang disimpan pada suhu beku. Motilitas spermatozoa diamati menggunakan mikroskop dengan perbesaran 400X. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANAVA pada taraf signifikansi 95% dan selanjutnya dilakukan uji Duncan. Motilitas before freezing dan post thawing tertinggi dihasilkan oleh dosis alfa tokoferol 3mM, yaitu 74,38±0,81 dan 45,00±0,33. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan alfa tokoferol dalam pengencer CEP-D dapat mempertahankan motilitas spermatozoa sapi Limousin yang disimpan pada suhu beku dengan penambahan dosis alfa tokoferol terbaik 3 mM.
PENGARUH PENAMBAHAN SOYA DALAM PENGENCER DASAR TRIS-CITRIC ACID-FRUCTOSE (TCF) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA KAMBING BOER PASCA PEMBEKUAN Noviansyah, Lucky; Tjandrakirana, Tjandrakirana; Ducha, Nur
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyimpanan suhu rendah (-196oC) dapat menyebabkan penurunan motilitas spermatozoa yang disebabkan kerusakan membran spermatozoa, sehingga dalam pengencer dibutuhkan perlindungan membran plasma yang disebut krioprotektan, salah satunya adalah soya. Penelitian ini bertujuan mendeksripsikan pengaruh penambahan soya dalam pengencer Tris-Citric Acid-Fructose (TCF) terhadap motilitas spermatozoa kambing Boer pada suhu rendah. Parameter penelitian ini adalah motilitas dengan melihat spermatozoa motil progresif, viabilitas dengan pewarnaan eosin-negrosin, integritas membran dengan metode HOST, dan osmolaritas pengencer dengan alat osmometer. Desain penelitian dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan (konsentrasi soya 0 g, 2 g, 4 g, dan 6 g) dan 5 pengulangan. Analisis data dengan uji ANOVA satu arah pada taraf ketelitian 95%, lalu dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan motilitas spermatozoa dapat dipertahankan dengan penambahan soya 4 g dalam pengencer Tris-Citric Acid-Fructose (TCF) saat before freezing sebesar 56,00 ± 1,09% dan pasca-thawing sebesar 41,00 ± 0,54%. Simpulan dari penelitian ini adalah pengencer Tris-Citric Acid-Fructose (TCF) dengan penambahan soya 4 g dapat mempertahankan motilitas spermatozoa kambing Boer pada suhu rendah.
PENGARUH PENAMBAHAN FRUKTOSA PADA PENGENCER DASAR TRIS-CITRIC-ACID SOYA (TCS) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA KAMBING BOER PASCA-PEMBEKUAN BEKTI PAMUNGKAS, DIO Bekti; Tjandrakirana, Tjandrakirana; Ducha, Nur
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyimpanan semen dapat dilakukan dengan cara pembekuan. Dalam tahapan proses pembekuan, spermatozoa membutuhkan sumber energi untuk metabolisme. Fruktosa adalah contoh sumber energi yang biasa digunakan dalam pengencer. Tujuan  penelitian ini untuk menguji pengaruh fruktosa terhadap kualitas spermatozoa kambing Boer. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 pengulangan. Pengamatan motilitas dilakukan dengan mengestimasi spermatozoa yang bergerak progresif lurus ke depan. Data diuji dengan ANAVA satu arah dengan taraf ketelitian 95% dan dilanjutkan uji Duncan. Pengamatan motilititas before freezing menunjukkan hasil pada konsentrasi fruktosa 2 g memberikan pengaruh paling baik dengan nilai 53.50±0.788. Setelah thawing konsentrasi fruktosa 2 g juga memberikan pengaruh paling baik dengan nilai 41.50±0.79. Kesimpulan  penelitian ini adalah  fruktosa dalam pengencer Tris-Citric-Acid Soya mampu mempertahankan kualitas spermatozoa kambing Boer pasca pembekuan
MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA SAPI LIMOUSIN SELAMA PENYIMPANAN PADA REFRIGERATOR DALAM PENGENCER CEP-2 DENGAN SUPLEMENTASI KUNING TELUR Ducha, Nur; Susilawati, Trinil; a, Aulanni?am; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 7, No 1 (2013): J. Ked. Hewan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.648 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i1.555

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan kuning telur dalam pengencer CEP-2 terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa sapi Limousin. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 10 kali ulangan dari 10 ejakulat dari sapi yang berbeda. Spermatozoa disimpan selama delapan hari. Motilitas spermatozoa diamati dengan mikroskop cahaya (200x) pada suhu 37? C. Viabiltas spermatozoa diamati dengan pewarnaan eosin-negrosin menggunakan mikroskop cahaya (400x). Hasil penelitian menunjukkan suplementasi kuning telur pada pengencer CEP-2 berpengaruh terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa sapi Limousin selama penyimpanan pada suhu 4-5° C. Konsentrasi kuning telur terbaik adalah 20% dalam mempertahankan motilitas (44,25±3,92%) dan viabilitas (87,46±5,40%) spermatozoa sapi Limousin setelah penyimpanan delapan hari pada suhu 4-5° C.
KEEFEKTIFAN MULTIMEDIA BERBASIS PROGRAM ADOBE FLASH PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS VIII SMP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FAUROQ AMRULLOH, MUHAMMAD; DUCHA, NUR
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa memerlukan media interaktif yang dapat memperjelas konsep materi sistem pencernaan manusia guna meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan multimedia berbasis program adobe flash untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VIII, melalui lembar soal tes yakni tes pretest dan tes posttest yang digunakan untuk mengukur hasil belajar sebelum dan sesudah pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis adobe flash. Jenis pengembangan menggunakan metode R&D yang dibatasi hanya enam tahap yakni potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba terbatas pada 20 siswa. Hasil yang diperoleh bahwa jumlah siswa yang tuntas pada saat pretest adalah 0% atau dapat dikatakan tidak ada siswa yang tuntas, sedangkan jumlah siswa yang tuntas pada saat posttest sebesar 85% atau dapat dikatakan hampir seluruh siswa telah tuntas pada posttest. Peningkatan hasil belajar diperoleh bahwa rata-rata nilai posttest siswa lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pretest. Hasil perhitungan skor g (gain) diperoleh (g) = 0,81. Berdasarkan kriteria interpretasi g (gain), skor gain yang diperoleh tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh, hasil belajar siswa meningkat dengan kriteria peningkatan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media interaktif berbasis adobe flash layak digunakan sebagai media pembelajaran. Kata kunci: Adobe flash, hasil belajar siswa, sistem pencernaan manusia Students need interactive media that could clarify the concept of the human digestive system to improve learning achievment. This study aims to describe the effectiveness of multimedia based on adobe flash program to improve the learning outcomes of grade 8th of junior high school students through test questions sheets namely pretest and posttest which were used to measure learning outcomes before and after learning using adobe flash-based interactive learning media. The type of research used was R & D which was limited to only six stages, namely potential and problems, data collection, product design, design validation, design revisions and trials limited to 20 students. The results obtained that the number of students who completed at the pretest was 0% or it could be said that there were no students who completed, while the number of students who completed at the posttest was 85% or it could be said that almost all students had completed the posttest. Increased learning outcomes obtained that the average posttest value of students was higher than the value of the pretest. The results of the calculation of the g score (gain) were obtained (g) = 0.81. Based on the criteria of g (gain) interpretation, the gain score obtained was included in the high category. Based on the data obtained, student learning outcomes increase with the criteria for increasing height. Based on the results of the study it can be concluded that adobe flash-based interactive media was worthy of being used as a learning media. Keywords: Adobe flash, student learning outcomes, the human digestive system
VALIDITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL TUTORIAL SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA RACHMAH KAMILA, HANIFA; DUCHA, NUR
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol 6, No 02 (2018): Yudisium Periode II Tahun 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia model tutorial pada materi sistem peredaran darah manusia untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII yang valid. Penelitian ini mengacu pada model R&D (Research and Development) menurut Sugiyono yang hanya dibatasi sampai pada 7 tahap, yaitu sampai pada revisi produk.Validitas multimedia interaktif didapatkan dari hasil validasi oleh 2 dosen ahli dan 1 guru IPA. Hasil validasi dan uji coba diperoleh bahwa multimedia interaktif model tutorial pada materi sistem peredaran darah manusia valid berdasarkan penilaian para ahli dengan persentase sebesar 93,94% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif model tutorial sistem peredaran darah manusia sangat layak ditinjau dari aspek validitas.
Potential Of Nata De Legen In Improving Local Wellness Of Natural Resources And Human Resources In Dalegan Village, Gresik District Asri, Mahanani Tri; Ducha, Nur; Ratnasari, Evie; Bashri, Ahmad
Jurnal Pengabdi Vol 1, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1135.31 KB) | DOI: 10.26418/jplp2km.v1i2.28998

Abstract

Dalegan Village of Gresik District, East Java, is a large Legen / neera and Palmyra fruit producing village. During this time legen siwalan was sold in the form of natural drinks. The problem faced by partners at this time is this Palmyra fruit spoils relatively quick so it doesn’t have high selling value. A technology is needed in the form fermentation to produce Nata de Legen using Acetobacter xylinum. Training method used were in form of lectures, demonstrations, discussions, direct practice, independent tasks, evaluation and marketing trials. The training was conducted in 3 groups consisting of 10 Local Welfare Organization (PKK) members and 5 Youth Organization members. The expected output target at the end of the program is that all participants succeeded in making the starter and Nata de Legen correctly. Participants also managed to whiten and soften raw Nata, which then made into end-products in the form of fruit-flavored Nata de Legen drinks (honeydew, strawberry, orange and cocopandan) and desserts in form of jelly and pudding packed in cup and bulk with the selling price calculated accordingly to Nata de Legen entrepreneurial training. 
PENGEMBANGAN MODUL BERSTRATEGI SQ3R MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Astuti, Mega; Ducha, Nur; Indana, Sifak
BioEdu Vol 8, No 1 (2019): BioEdu
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pencernaan manusia merupakan materi yang bersifat fisiologis mencakup banyak konsep. Siswa belum menggunakan strategi membaca dalam memahami materi sistem pencernaan manusia. SQ3R adalah strategi membaca terdiri dari langkah Survey, Question, Read,Recite, dan Review untuk membantu siswa lebih memahami materi dalam jangka waktu panjang. Modul digunakan sebagai media pembelajaran dengan strategi SQ3R, karena modul dapat melatih kemandirian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul biologi bertrategi SQ3R pada materi sistem pencernaan manusia yang layak berdasarkan nilai validitas dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Borg and Gall yang dibatasi sampai uji coba terbatas pada 10 siswa kelas XI MIPA C di SMA Negeri 1 Probolinggo. Metode pengumpulan data menggunakan metode validasi, metode uji keterbacaan, metode angket dan metode tes. Analisis data hasil validasi menggunakan skala Likert dan dinyatakan valid jika ? 61%, analisis respons siswa menggunakan skala Guttman dan dinyatakan praktis bila ? 61% siswa menjawab?Ya?, analisis keterbacaan bila berada pada tingkatan kelas 11, dan ketuntasan hasil belajar ?78%.  Hasil penelitian menunjukkan validitas modul sebesar 89,78%. Hasil respons siswa sebesar 92,4%, hasil keterbacaan pada konversi grafik fry terletak pada level 11 dan ketuntasan indikator memenuhi kriteria. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan pengembangan modul biologi berstrategi SQ3R pada materi sistem pencernaan manusia dinyatakan layak. Kata kunci: modul, strategi SQ3R, sistem pencernaan manusia,  pengembangan.
PROFILXMISKONSEPSIXSISWA DENGAN MENGGUNAKAN THREE-TIER TEST PADA MATERIXSISTEM REPRODUKSI MANUSIA KELAS XIXSMA Sari, Yeni Kurnia; Ducha, Nur
BioEdu Vol 7, No 3 (2018): BioEdu
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi dapat menjadi penghalang dalam memahamixmateri dan dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam proses pembelajaran. Karakteristik materi sistem reproduksi manusia yaitu melibatkan proses-proses yang terjadi di dalam tubuh dan tidak dapat di indra secara langsung serta banyak istilah yang sulit dipahami sehingga dapat memicu kesulitan belajar siswa. Penelitian inixbertujuan untukxmendeskripsikan profil miskonsepsixsiswa SMA kelas XI di SMAxNegeri 1 Sidayu pada materi sistem reproduksi manusia. Jenis penelitianxyang digunakanxadalah penelitianxdeskriptif evaluatif. Metode dalam penelitianxini menggunakanxthree-tier test. Instrumenxthree-tier test inixterdiri dari tigaxtingkatan. Tingkat pertama berupaxsoal pilihan gandaxbiasa, tingkat kedua berupaxpilihan alasan dan tingkat ketigaxadalah tingkat keyakinan siswaxberdasarkan jawaban yang diberikan. Penelitian ini melibatkan 50 siswa dari kelasxXI MIPA-1 dan XIxMIPA-2 di SMA Negeri 1 Sidayu. Hasil penelitianxmenunjukkanxbahwa siswa mengalami miskonsepsi sebesar 52,58%. Penyebab miskonsepsi yang terjadi dari siswa itu sendiri. Kata Kunci: Miskonsepsi, Three-tier Test, Sistem Reproduksi Manusia.