Articles

Penerapan Lesson Study pada Pembelajaran Fisika Materi Perubahan Wujud Zat Ernawati, Ernawati; Effendi, Effendi
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 2 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - November 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.609 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i2.123

Abstract

Proses kegiatan pembelajaran merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan prestasi belajar yang akan dicapai siswa. Oleh karena itu guru harus mampu memlah dan memilih serta menentukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran, karakteristik siswa dalam proses pembelajaran serta tujuan pembelajaran. Penerapan suatu pendekatan pembelajaran yang sesuai diasumsikan dapat mempengaruhi prestasi belajar fisika siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan lesson study  terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X MA Al Ikhlas Pemetung Basuki Kecamatan Buay Pemuka Peliung pada Materi perubahan wujud zat Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MA Al Ikhlas Pemetung Basuki  yang terdiri dari tiga kelas. Diambil dua kelas sebagai sampel dengan teknik cluster sampling yaitu kelas X.1 sebagai kelas kontrol dan kelas X.3 sebagai kelas eksperimen. Proses pembelajaran pada kelas eksperimen menggunakan    lesson study dan pada kelas kontrol menggunakan   konvensional. Teknik pengumpulan data mengunakan  tes. Pengujian hipotesis menggunakan uji dua pihak dengan rumus t-test. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh skor rata-rata pada kelas eksperimen adalah 81,95 kelas kontrol adalah 71,17. Dari pengujian hipotesis diperoleh harga t hitung = 4,607 dengan harga t tabel = 1,998, menunjukkan bahwa harga t hitung tidak berada pada daerah penerimaan H0 penerimaan H0 (antara - t tabel = - 1,998  sampai dengan t tabel = 1,998) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan lesson study yang signifikan terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X MA Al Ikhlas Pemetung Basuki Kecamatan Buay Pemuka  Peliung pada materi perubahan wujud zat  Tahun Pelajaran 2017/2018.
DISIGN SPWM MULTILEVEL INVERTER SINGLE PHASE15 LEVEL Effendi, Effendi; Sara, Ira Devi; Lubis, Rakhmad Syafutra
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v12i2.3966

Abstract

Abstract ? Fifteen level single phase multilevel inverter is constructed using power circuit consist of 7 MOSFETs as switch, 7 indevendent DC sources, 7 diodes, and a H-Bridge. Trigering technic using sinusoidal pulse width modulation (SPWM) with 14 carrier wave, which pure sinusoidal wave as reference, SPWM circuit is disained using Op-Amp as comparator and some logic gates such as AND, OR and NOT gate in order to triggering S1, S2, S3, S4, S5, S6 and S7. By modificated carrier wave from triangular into DC source wave, this MLI produces THD output wave equal to 5.5019684%, while using methodes Phase Disposition PWM (PD PWM), Phase Shift PWM (PS PWM), and Carrier Overlapping PWM (CO PWM) produces THD more than proposed method, this system simulated using PSIM program. Keywords: Multilevel Inverter, SPWM, THD, PSIM
POLITIK KOLONIAL BELANDA TERHADAP ISLAM DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH (Studi pemikiran Snouck Hurgronye Effendi, Effendi
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 8, No 1 (2012): Jurnal TAPIs Januari-Juni 2012
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah banyak kajian yang membahas politik kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia, tetapi masih sedikit yang membahas tentang pemikiran arsiteknya. Diantara arsiteknya yang cukup terkenal dan sangat disegani dan diperhitungkan pada masanya adalah Dr. Snouck Hurgronye. Sebelum kedatangan Snouck di Indonesia, kebijaksanaan-kebijaksanaan Kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia tidaklah memiliki arah yang jelas. Hal ini disebabkan miskinnya pengetahuan Kolonial Belanda tentang Islam dan Indonesia, atau mungkin “buta” sama sekali. Pada masa itu kebijaksanaan Kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia, secara tradisional dibentuk oleh kombinasi yang kontradiktif antara ketakutan dan pengharapan yang berlebih-lebihan. Kegagalan kebijaksanaan Belanda sebelum kedatangan Snouck disebabkan oleh tempat berpijaknya atau landasannya yang lemah, yakni tidak menggunakan fakta-fakta yang obyektif. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka cukup signifikan untuk mengkaji pemikirannya dalam dalam memformulasikan politik kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia.Kata Kunci : Politik, Kolonial Belanda, Islam
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF PADA MATERI USAHA DAN PESAWAT SEDERHANA KELAS VIII MTS NURUSSALAM SIDOGEDE OKU TIMUR Effendi, Effendi; Pantriani, Dwi
Physics Education Research Journal Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Science and Education, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.293 KB) | DOI: 10.21580/perj.2020.2.1.4906

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the application of Generative learning models on student learning outcomes in the Work and Simple Machine in MTs Nurussalam Sidogede grade VIII. The type of this research is a quantitative research. The population in this research were students of class VIII at MTS Nurussalam Sidogede consisting of 4 classes. Sampling in this study was randomly drawn. The experimental class uses the generative learning model, while the control class uses the conventional learning model. Data collection techniques using tests, and testing of hypotheses using t-test. Based on student learning outcomes obtained tcount = 3.09 which is more than ttable = 2.01; so it can be concluded that there are significant differences in learning outcomes between students with generative learning models and students with conventional learning models.
MENGUAK HISTORIOGRAFI ISLAM DARI TRADISIONAL-KONVENSIONAL HINGGA KRITIS-MULTIDIMENSI Effendi, Effendi
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 9, No 1 (2013): Jurnal TAPIs
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerkembangan ilmu sejarah dalam Islam tidak dapat dipisahkan dari perkembangan budaya secara umum yang berlangsung sangat cepat. Puncak dari perkembangan budaya dan peradaban Islam itu terjadi pada masa dinasti Abbasiyah, tepatnya pada abad ke-9 dan ke-10 Masehi. Pada masa ini pula ilmu-ilmu keagamaan dalam Islam disusun dan seiring dengan perkembangan budaya dan peradaban Islam itulah ilmu sejarah dalam Islam lahir dan berkembang.Ada beberapa faktor yang mendorong lahir dan berkembangnya ilmu sejarah di lingkungan Islam. Mereka memandang sejarah sebagai ilmu yang sangat urgen dalam kehidupan manusia. Awal mulanya pertumbuhan sejarah dan penulisannya (historiografi sederhana/tradisional) di kalangan umat Islam, karena terdorong keperluan agama, untuk meriwayatkan hadist-hadist Nabi, termasuk perang-perang Nabi dan para sahabat yang berpartisipasi di dalamnya. Setelah itu para sahabat Nabipun menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Dengan demikian, pelan tapi pasti penulisan sejarah Islam tumbuh dan berkembang dari masa ke masa, dari satu tempat ke tempat yang lainnya, dan dari satu generasi ke generasi berikutnya, seirama dengan dinamika perkembangan peradaban Islam. Akhirnya terjadi perubahan dari tradisional-konvensional hingga menjadi kritis-multidimensi.Kata Kunci: Historiografi Islam, Tradisional, Multidimensi.
ANTIOXIDANT ACTIVITY OF “KOLANG KALING” JAM WHICH IS ADDED WITH “PUCUK MERAH” (SYZYGIUM OLEANA) FRUIT JUICE Sayuti, Kesuma; Neswati, Neswati; Hijra, Reza; Effendi, Effendi
AJARCDE | Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment  Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v4i1.36

Abstract

?Kolang kaling? is the endosperm of Arenga pinnata seed that contains galactomannan so it can be made into jam.  This research was aimed to study the effect of ?Pucuk merah? fruit juice as a natural colorant and antioxidant sources on antioxidant activity of the jam. This research used an experimental design with different levels of the juice of ?Pucuk merah? fruit (6%, 8%, 10%, and 12%). Observations were anthocyanin level (pH differential method), total phenol (by Follin-Ciocalteu method) and antioxidant activity (by DPPH method) of the jam. It was found that the addition of the concentration level of ?Pucuk merah? fruit juice had a statistically significant effect on the anthocyanin and total phenol level of the jam. The more the juice was added, the higher the anthocyanin level (2.82 ± 0.13 ppm; 3.76 ± 0.29 ppm; 3.88 ± 0.11 ppm; and 4.20 ± 0.52 ppm, respectively) and the higher the total phenol level (382 ± 1.53 mg GAE/100g; 431 ± 3.06 mg GAE/100g; 540 ± 1.53 mg GAE/100g and 547 ± 6.43 mg GAE/100g, respectively). By using sensory evaluation, the best product was the addition of 12% of the juice; the antioxidant activity was 628 ppm.
PENDETEKSIAN CROSSING DIFFERENTIAL ITEM FUNCTIONING (CDIF): BERDASARKAN TEORI RESPONSI BUTIR EFFENDI, EFFENDI
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2011): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEP.022.03

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data empirik tentang indek dari crossing differential item functioning (CDIF) dan perbedaan sensitifitas antara metode pendeteksian CDIP berdasarkan teori responsi butir. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain 1 x 3. Variabel bebas adalah Luasan menurut Raju, Khi-kuadrat menurut Lord, tes rasio kebolehjadian, serta ukuran sampel, sedangkan variabel terikatnya adalah indek CDIF. Metode untuk pendeteksian uniform DIF telah banyak dikembangkan, sedangkan untuk pendeteksian CDIF  belum banyak dikembangkan. Ketiga metode yang dibandingkan adalah Luasan menurut Raju, Khi-kuadrat menurut Lord, dan Tes Rasio Kebolehjadian. Faktor yang dimanipulasi adalah ukuran sampel, perbedaan kemampuan responden dari dua kelompok, persentase CDIF, serta hasil tes responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode dapat digunakan untuk pendeteksian CDIF, tetapi Metode Luasan menurut Raju sangat sensitif dalam mendeteksi CDIF dibandingkan dengan kedua metode yang lain. Disamping itu tidak ada DIF yang disebabkan perbedaan gender pada tingkat kemampuan tinggi.
KAJIAN IRONI DALAM DAHAGA KARYA IVO ANDRIC effendi, Effendi
PARAFRASE Vol 14, No 01 (2014)
Publisher : PARAFRASE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper reports a study on the use of irony in short stories. The focus of the study is irony of situation in Ivo Andri’C’s short story entitled Dahaga. The study adopts qualitative approach since the data are in words or statement. The result of the study shows that the contrasts between the dreams and facts confronted by the two characters in the story, Zhivan, the ring leader and Lazar Zelenovic, the platoon commander, are evidently portrayed and contribute to the excitement of reading the story.
MENGUAK HISTORIOGRAFI ISLAM DARI TRADISIONAL-KONVENSIONAL HINGGA KRITIS-MULTIDIMENSI Effendi, Effendi
JURNAL TAPIS Vol 9, No 1 (2013): Jurnal Tapis
Publisher : UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tapis.v9i1.1579

Abstract

AbstrakPerkembangan ilmu sejarah dalam Islam tidak dapat dipisahkan dari perkembangan budaya secara umum yang berlangsung sangat cepat. Puncak dari perkembangan budaya dan peradaban Islam itu terjadi pada masa dinasti Abbasiyah, tepatnya pada abad ke-9 dan ke-10 Masehi. Pada masa ini pula ilmu-ilmu keagamaan dalam Islam disusun dan seiring dengan perkembangan budaya dan peradaban Islam itulah ilmu sejarah dalam Islam lahir dan berkembang.Ada beberapa faktor yang mendorong lahir dan berkembangnya ilmu sejarah di lingkungan Islam. Mereka memandang sejarah sebagai ilmu yang sangat urgen dalam kehidupan manusia. Awal mulanya pertumbuhan sejarah dan penulisannya (historiografi sederhana/tradisional) di kalangan umat Islam, karena terdorong keperluan agama, untuk meriwayatkan hadist-hadist Nabi, termasuk perang-perang Nabi dan para sahabat yang berpartisipasi di dalamnya. Setelah itu para sahabat Nabipun menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Dengan demikian, pelan tapi pasti penulisan sejarah Islam tumbuh dan berkembang dari masa ke masa, dari satu tempat ke tempat yang lainnya, dan dari satu generasi ke generasi berikutnya, seirama dengan dinamika perkembangan peradaban Islam. Akhirnya terjadi perubahan dari tradisional-konvensional hingga menjadi kritis-multidimensi.Kata Kunci: Historiografi Islam, Tradisional, Multidimensi.
KOMPARASI HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN FISIKA MATERI GERAK LURUS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BELITANG Effendi, Effendi; Sholikhah, Mar?atus
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jti.v12i1.608

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengetahui sejauh mana perbedaan hasil belajar Fisika yang dalam pembelajarannya menerapkan metode Snowball Throwing dan metode Talking Stick di SMA Negeri 1 Belitang. Adapun Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Belitang OKU Timur. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara acak. Kelas yang terpilih akan digunakan sebagai kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II. Adapun teknik pengumpulan data yang dggunakan yakni tes, sedangkan untuk menguji hipotesis menggunakan uji-z. Sesuai dengan pengolahan data yang dilakukan diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen I sebesar 82,00 dan nilai rata-rata kelas eksperimen II sebesar 69,33. Sehingga dapat disimpulkan terdapat perbandingan hasil belajar Fisika yang signifikan antara siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Snowball Throwing dengan metode pembelajaran Talking Stick pada materi Gerak Lurus kelas X di SMA Negeri 1 Belitang, sebab nilai Zhit = 7,08 tidak terletak antara -1,96 dan 1,96, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.