Articles

Found 23 Documents
Search

MANAJEMEN SEKOLAH ADIWIYATA DI SMK NEGERI 1 ADIWERNA KABUPATEN TEGAL Sugianto, Slamet; Nurkolis, Nurkolis; Egar, Ngasbun
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i1.5370

Abstract

Sekolah Adiwiyata merupakan tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia dalam terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju cita-cita pembangunan berkelanjutan. Fokus dalam penelitian ini adalah: perencanaan sekolah Adiwiyata, manajemen kurikulum, manajemen sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Adiwerna. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui perencanaan sekolah Adiwiyata, (2) mengetahui manajemen kurikulum, (3) mengetahui manajemen sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Adiwerna.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi dengan  triangulasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Tim Adiwiyata, Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, peserta didik, karyawan, pengelola kantin dan tenaga kebersihan. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan sekolah Adiwiyata dilakukan dengan membentuk tim Adiwiyata dan membuat visi misi sekolah, pelaksanaan aksi lingkungan yang mengacu pada 4 komponen Adiwiyata dan melakukan evaluasi dan monitoring melalui kegiatan implementasi, (2) manajemen kurikulum berbasis lingkungan dilaksanakan dengan mengintegrasikan wawasan lingkungan dengan mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler, (3) manajemen humas berbasis partisipatif dilakukan dengan melakukan upaya peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan lingkungan dan kegiatan kemitraan, (4) manajemen sarana dan prasarana dilakukan dengan pengalokasian anggaran dalam RKAS sebesar 22,97% dan penyediaan lahan hijau yang luas beserta biodiversitasnya serta fasilitas lain yang menunjang. Hambatan yang pada umumnya ditemui adalah kurangnya kesadaran untuk peduli pada lingkungan sehingga Adiwiyata belum menjadi gaya hidup warga sekolah. Saran dari peneliti adalah perlunya peningkatan kesadaran pada warga sekolah memahami program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama sehingga predikat sebagai sekolah Adiwiyata melalui peningkatan program kemitraan serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU SD DI UPTD DIKBUD KECAMATAN WONOSALAM KABUPATEN DEMAK Sumarmi, Wiwik; Egar, Ngasbun; Nurkolis, Nurkolis
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i1.5376

Abstract

Tujuan dari penelitan ini adalah sebagai berikut: (1) untuk mengetahui pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru. (2) untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru. (3) untuk mengetahui pengaruh supervisi kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SD di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional atau mencari pengaruh supervisi kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini guru SD di Kecamatan Wonosalam dengan jumlah 424 orang, sedangkan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 206 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling.Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan supervisi kepala sekolah terhadap kineja guru sebesar 39,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru sebesar 58,8%. sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan supervisi kepala sekolah dan motivasi kerja guru secara bersama-sama terhadap kinerja guru SD di Kecamatan Wonosalam sebesar 69,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI SECARA KOMPREHENSIF Egar, Ngasbun
PROCEEDING Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : PROCEEDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI SECARA KOMPREHENSIF Ngasbun Egar IKIP PGRI Semarangegar_ngasbun@ikippgrismg.ac.id  Abstrak Upaya mempersiapkan guru agar memiliki berbagai wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan  rasa percaya diri yang tinggi untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pengemban tugas profesi, merupakan langkah strategis membangun mutu pendidikan. Upaya tersebut perlu dilakukan secara sistematis dan tepat, di samping harus juga berpangkal pada kondisi nyata secara faktual. Artinya,  pengembangan atau peningkatan kemampuan profesional guru harus bertolak pada kebutuhan atau permasalahan nyata yang dihadapi oleh guru sesungguhnya. Sejalan dengan kemajuan peradaban manusia, maka dunia pendidikan juga semakin kompleks, yang pada gilirannya membawa tuntutan yang semakin tinggi juga kepada guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan pengembangan penguasaan kompetensi. Guru dituntut lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran siswa. Guru dituntut terus menerus mengembangkan kompetensinya untuk mengembangkan profesionalisme, di samping terus berusaha menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak sesuai dengan amanat profesinya. Sehingga diyakini, guru dengan kompetensi dan profesionalisme tinggi mampu memberikan pelayanan prima bagi para siswanya. Kata Kunci: profesionalisme guru, kompetensi guru, komprehensif
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS LIFE SKILLS Nugrahani, Dyah; IKIP PGRI Semarang, Senowarsito; Egar, Ngasbun; Sumardiyani, Listyaning; Wardoyo, Subur L
E-DIMAS Vol 2, No 01/Maret (2011): E-DIMAS
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract To achieve the goal of teaching learning, a proper method, as an instrument, plays an important role in serving the teaching learning materials. The education of pre-school is aimed to develop the life skill, which covers attitude, knowledge, creativity, and skill. The teaching learning methode that forms the child’s character has to be turned back to the curriculum. It should remain concerning in the phase of the development and character of child who like playing, singing, dan moving. Finally, the teaching learning methode must be addressed in shaping academic, social, personal intellegence, and child’s creativity. Key words: a proper method, pre-school, life skills
MARRY POPE OSBORNE’S INFORMATION IN HER DIARY “MY SECRET WAR”: FROM THE MOOD ANALYSIS PERPECTIVE Egar, Ngasbun
ETERNAL Vol 1, No 2 (2010): Agustus Vol 1 No 2
Publisher : ETERNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT   This paper concerns the Mood Analysis on My Secret War, a Diary written by Marry Pope Osborne. This analysis aims at: 1) identifying the Mood Structures realized in the diary and 2) describing the Finite verbal operators used in the text. The data was collected by using documentary method. The data analysis was done by a) “coping down” sentences into clauses, b) identified the Subject and the Finite to find out the Mood structure and c) identified the Residue. From the analysis, it was found that the types of Mood in the text mostly use declarative mood and the Finite verbal operators used in the text are mostly past temporal operators. Here the writer tells her past experience.   Key words: analysis, Mood, diary
PELATIHAN PENYUSUNAN SILABUS DAN RPP BAHASA INGGRIS TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU-GURU BAHASA INGGRIS TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK egar, Ngasbun; Sukmaningrum, Rahmawati; Musarokah, Siti; Hawa, Faiza
E-DIMAS Vol 3, No 1 septembr (2012)
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demoralization occured in school life. Teachers as the person incharge of the students’ education in school must find the way out to demolish the demoralization. Character Education needs to be developed in school to maintain students’ behaviour. Character Building is important to be developed in the learning process. The development of Character Building is integrated into subject matters in elementary schools. Teachers should be involved in the character education for students. In running the process of learning, instructional materials are needed. Syllabus and lesson plan are parts of the instructional materials. Teachers are not only responsible for educating students in school but also responsible for building students’ characters through the material they deliver. Character Buildings are integrated in the syllabus and lesson plan in order that the students can apply the moral values from the material they learn in their daily lifes. The syllabus and lesson plan improvement with all the potency can be used for supporting the effectivity of character education implementation which is becoming the prior attention. Teachers should know more about students personality and what students need in the learning process. Teachers can improve their skills in making syllabus and lesson plans based character education by joining this workshop. Teachers need to be “an up-date” person in giving materials and delivering the moral values to build the students’ character. Through the program of repetition drills and monitoring, teachers can learn more about syllabus based character education to fulfill the students’ need. Syllabus based character education has to be used for imprasing the character education in order for gaining teachers’ and students’ creativity.Key words: Syllabus, Character Buildings.
INTERACTIONAL MODIFICATION OF INDONESIAN LEARNERS OF EINGLISH IN NEGOTIATING MEANINGS IN A SMALL GROUP DISCUSSION Egar, Ngasbun
DIMENSI PENDIDIKAN Vol 1, No 2/07 (2005)
Publisher : DIMENSI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah tentang modifikasi interaksi oleh kelompok kecil diskusi mahasiswa Indonesia yang belajar Bahasa Inggris dalam menyelaraskan arti. Masalah pokok dari kajian ini adalah : modifikasi interaksi apa yang digunakan oleh kelompok diskusi mahasiswa yang belajar Bahasa Inggris untuk menyelaraskan arti? Kajian ini juga bertujuan mengenali modifikasi interaksi yang dilakukan mahasiswa tersebut dalam menyelaraskan arti.  Data dikumpulkan dari seuah kelompok kecil diskusi mahasiswa Bahasa Inggris IKIP PGRI Semarang yang telah direkam dan ditranskripsikan menggunakan model yang dikembangkan oleh Eggins dan Slade (1997). Berdasarkan transkripsi tersebut sebagian besar data dianalisa menggunakan taksonomi yang dikembangkan oleh Pica dan Doughty (1985), dan didukung oleh Tarone (1983) dan Agustien (1992), untuk mengenali modifikasi interaksi oleh mahasiswa dalam antara lain : permintaan penjelasan (15,91%), konfirmasi (10,79%), pengecekan komprehensif (3,98%), pengulangan kata yang sama (23,865%), pengulangan lain (10,23%), tanggapan (12,50%), permintaan bantuan (0,57%), permintaan pengulangan (1,14%), translasi literal (0,57%), penjelasan berlebihan (2,84%), usaa tim (0,57%), tanggapan:penerimaan (9,66%), dan usulan (7,39%). Agar kemampuan berbicara siswa meningkat secara signifikan, guru Bahasa Inggris dianjurkan untuk memaksimalkan modifikasi interaksi yang paling banyak dikuasai oleh para siswa dan meningkatkan yang yang paling sedikit dikuasai siswa. Sebagai tambahan, para guru diharapkan dapat mengembangakan aktivitas siswa melalui (1) masukan secara komprehensif,  (2) mengambil bagian dalam pertukaran informasi, dan (3) membagi peran yang sama di antara siswa untuk berinteraksi di dalam kelas. Kata kunci : modifikasi interaksi, menyelaraskan diri, kelompok kecil diskusi.
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS LIFE SKILLS Nugrahani, Dyah; IKIP PGRI Semarang, Senowarsito; Egar, Ngasbun; Sumardiyani, Listyaning; Wardoyo, Subur L
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2011): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v2i1.102

Abstract

Abstract To achieve the goal of teaching learning, a proper method, as an instrument, plays an important role in serving the teaching learning materials. The education of pre-school is aimed to develop the life skill, which covers attitude, knowledge, creativity, and skill. The teaching learning methode that forms the child?óÔé¼Ôäós character has to be turned back to the curriculum. It should remain concerning in the phase of the development and character of child who like playing, singing, dan moving. Finally, the teaching learning methode must be addressed in shaping academic, social, personal intellegence, and child?óÔé¼Ôäós creativity. Key words: a proper method, pre-school, life skills
PELATIHAN PENYUSUNAN SILABUS DAN RPP BAHASA INGGRIS TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU-GURU BAHASA INGGRIS TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK egar, Ngasbun; Sukmaningrum, Rahmawati; Musarokah, Siti; Hawa, Faiza
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2012): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v3i2.442

Abstract

Demoralization occured in school life. Teachers as the person incharge of the students?óÔé¼Ôäó education in school must find the way out to demolish the demoralization. Character Education needs to be developed in school to maintain students?óÔé¼Ôäó behaviour. Character Building is important to be developed in the learning process. The development of Character Building is integrated into subject matters in elementary schools. Teachers should be involved in the character education for students. In running the process of learning, instructional materials are needed. Syllabus and lesson plan are parts of the instructional materials. Teachers are not only responsible for educating students in school but also responsible for building students?óÔé¼Ôäó characters through the material they deliver. Character Buildings are integrated in the syllabus and lesson plan in order that the students can apply the moral values from the material they learn in their daily lifes. The syllabus and lesson plan improvement with all the potency can be used for supporting the effectivity of character education implementation which is becoming the prior attention. Teachers should know more about students personality and what students need in the learning process. Teachers can improve their skills in making syllabus and lesson plans based character education by joining this workshop. Teachers need to be ?óÔé¼?ôan up-date?óÔé¼?Ø person in giving materials and delivering the moral values to build the students?óÔé¼Ôäó character. Through the program of repetition drills and monitoring, teachers can learn more about syllabus based character education to fulfill the students?óÔé¼Ôäó need. Syllabus based character education has to be used for imprasing the character education in order for gaining teachers?óÔé¼Ôäó and students?óÔé¼Ôäó creativity.Key words: Syllabus, Character Buildings.
MARRY POPE OSBORNE?óÔé¼ÔäóS INFORMATION IN HER DIARY ?óÔé¼?ôMY SECRET WAR?óÔé¼?Ø: FROM THE MOOD ANALYSIS PERPECTIVE Egar, Ngasbun
ETERNAL (English Teaching Journal) Vol 1, No 2 (2010): Agustus Vol 1 No 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/eternal.v1i2.186

Abstract

ABSTRACT ?é?á This paper concerns the Mood Analysis on My Secret War, a Diary written by Marry Pope Osborne. This analysis aims at: 1) identifying the Mood Structures realized in the diary and 2) describing the Finite verbal operators used in the text. The data was collected by using documentary method. The data analysis was done by a) ?óÔé¼?ôcoping down?óÔé¼?Ø sentences into clauses, b) identified the Subject and the Finite to find out the Mood structure and c) identified the Residue. From the analysis, it was found that the types of Mood in the text mostly use declarative mood and the Finite verbal operators used in the text are mostly past temporal operators. Here the writer tells her past experience. ?é?á Key words: analysis, Mood, diary