Articles

Found 10 Documents
Search

PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MASYARAKAT ADAT KARUHUN URANG (AKUR) DI DESA CIGUGUR, KABUPATEN KUNINGAN (STUDI PUTUSAN PERADILAN FORMAL) Elvira, Elvira; Prasetyo, Agung Basuki; Triyono, Triyono
Diponegoro Law Journal Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Putusan peradilan formal terkait sengketa tanah yang berada di lingkungan Masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Desa Cigugur, Kabupaten Kuningan telah memenangkan pihak Penggugat berdasarkan pada hukum waris, sedangkan tanah menurut hukum adat Masyarakat AKUR tidak dapat diwariskan.Hak semacam itu dalam Peraturan Perundang-undangan disebutdengan hak ulayat.Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai dasar pertimbangan hukum bagi hakim dalam memutuskan perkara, pemenuhan asas keadilan bagi Masyarakat AKUR dalam putusan peradilan formal, dan alasan Masyarakat AKUR mempertahankan objek sengketa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pertimbangan hukum putusan peradilan formal hakim menganggap objek sengketa sebagai harta warisan sehingga Penggugat menang.Berdasarkan komponen struktural, kultural, dan substantif teridentifikasi tidak terdapat asas keadilan bagi Masyarakat AKUR.Terdapat alasan filosofis, historis, dan sosial budaya dalam mempertahankan objek sengketa guna pelestarian adat istiadat Masyarakat AKUR. Kata Kunci : Masyarakat Hukum Adat, Sengketa Tanah, Hak Ulayat
FACTORS THE INFLUENCING STOREY EDUCATION SOCIETY IN KANAGARIAN BONJOL DISTRICT KOTO BESAR REGENCY DHARMASRAYA Elvira, Elvira; Suarto, Edi; Zahara, Leni
Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Wisuda Ke 47, Pendidikan Geografi
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to to analyse and know what is there influence between society culture, economics society to storey education society in Kanagarian Bonjol District  Koto besar regency Dharmasraya. This Research pertained at type research of korelasional deskiptif. Population in this research is family head residing in Kanagarian Bonjol District  Koto besar regency Dharmasraya amounting to 814 family head. Research Sampel in taking by two the way of, regional sampel in taking with technique of purposive sampling, that is election of jorong owning family head which many, while responder sampel in taking with technique of proposional sampling rondum with proportion 15 %, so that the amount of research sampel is 85 family head. Pursuant to analysis of regresi double and correlation hence earning the following disumpulkan: (1) there are influence which is signifikan and is positive cultural society to storey education society in Kanagarian Bonjol District Koto besar regency Dharmasraya because t calculate > t table, strength of low relation  (r = 0,308) and given contribution equal to 9,5%, (2) there are influence which is signifikan and is positive economics society to storey education society in Kanagarian Bonjol District Koto besar regency Dharmasraya because t calculate > t table, strength of relation of including lowering ( r = 0,377) and given contribution equal to 14,2%, (3) there are influence which is signifikan and is positive cultural society, economics society to storey education society in Kanagarian Bonjol District  Koto besar regency Dharmasraya because t calculate  > t table, strength of relation between two the variable to variable of Y the including is (r = 0,411) and given contribution equal to 16,9%.
ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN SEKTOR POTENSIAL: STUDI EMPIRIS DI KABUPATEN MAMUJU UTARA PERIODE 2008–2013 Elvira, Elvira
Katalogis Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.268 KB)

Abstract

To achieve a better regional economic growth, the government should encourage the growth of sectors that have competitive advantage and take into account the development of an economic sector that is based on the ability of regional conditions or potential and available resources. This study aims at analyzing the economic growth trends, identifying the classification of potential economic sectors in sustaining economic growth during 2008-2013 and determining the elasticity of potential employment sectors. The method of this research analysis is descriptive, Typology Klassen, LQ, Shift Share, overlay, and analysis of employment elasticity. The results show (1) the economic growth of Mamuju Utara during the 2007 to 2013  has a positive direction and tends to increasing every year. (2) the classification of economic sectors is divided into three classifications, the manufacturing sector into the quadrant I which is the advanced sector and grows rapidly, agriculture, electricity, gas and water, construction, trade, hotels and restaurants, transportation and communication, finance and, leasing and business services, and the services sector go in quadrant III, potential sectors that can still be developed rapidly while entering the quadrant IV, the mining sector is relatively underdeveloped sector. (3) The manufacturing sector is a potential sector in sustaining economic growth in  Mamuju Utara regency (4) the elasticity of employment opportunities in potential sectors are in agriculture and the manufacturing sector. For the agricultural sector in 2011-2012 was inelastic and 2012-2013 was elastic while the manufacturing sector in 2011-2012 and 2012-2013 is elastic.
Rasionalitas Peresepan Antibiotik pada Kasus Diare di Rsud Tgk. Chik Ditiro Sigli Elvira, Elvira; Darmawan, Ede Surya; Rani, Hafnidar A.
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.341 KB)

Abstract

Latar Belakang: Peresepan obat tidak rasional yang sering terjadi sebagai akibat dari tidak terpenuhinya resep yang diberikan oleh petugas kesehatan, penggunaan yang berlebihan dan penggunaan antibiotika yang salah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui rasionalitas peresepan antibiotik pada kasus diare. Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi adalah data rekam medik dan farmasi serta dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk. Chik Ditiro di Sigli pada tahun 2016 berjumlah 23 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini telah dilakukan sejak tanggal 22 September s/d 15 Oktober 2016 dengan menggunakan kuesioner dan observasi dokumen. Analisa data dilakukan dengan program komputer dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, tabulasi silang dan narasi. Hasil: Peresepan antibiotik untuk kasus diare mayoritas rasional sebanyak 160 responden (76,9%). Hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan umur (OR = 0,5; p-value 0,488), jenis kelamin dokter (OR = 0,875; p-value 0,879), spesialisasi dokter (OR = 0,2; p-value 0,243), hubungan masa kerja (OR = 0,3; p-value 0,148), ketersediaan obat (OR = 1,45; p-value 0,673) dengan rasionalitas peresepan antibiotik. Ada hubungan kepercayaan dokter dengan rasionalitas peresepan antibiotik OR = 19,3; p-value 0,015). Saran: Bagi responden agar dapat meningkatkan kepercayaan pada formularium rumah sakit sebagai indikator peresepan obat sehingga dapat mencegah pemberian obat irasional dengan memberikan resep yang sesuai dengan diagnosis, jumlah yang sesuai dan patuh pada formularium rumah sakit sehingga dapat menjaga kualitas pelayanan kesehatan.
Pengaruh Live Performance, Kualitas Pelayanan, dan Persepsi Harga terhadap Kepuasan Penonton Sendratari Ramayana Prambanan Elvira, Elvira
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 2, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Program Pascasarjana ISI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jtks.v2i2.1822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh live performance, kualitas layanan, danpersepsi harga terhadap kepuasan khalayak Sendratari Ramayana Prambanan. Penelitian dilakukan di Teater dan Pertunjukan Panggung Sendratari Ramayana Prambanan, kawasanwisata Candi Prambanan, Kota Yogyakarta dengan sampel mengumpulkan sebanyak 100responden di panggung tertutup Gedung Tri Murti dan panggung terbuka RamayanaPrambanan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode survei menggunakankuesioner dengan teknik accidental sampling. Metode analisis menggunakan analisis regresiberganda dan bertahap pada Uji Sampel Uji Independen T-Test. Hasil penelitian regresi padapanggung tertutup secara statistik menunjukkan nilai F0 sebanyak 23.136 dan panggungterbuka menunjukkan F0 sebanyak 14.400 dengan Fsig = 0,000 <0,05. Analisis regresi padavariabel X1, X2 snf X3 berpengaruh secara signifikan. Uji T Uji Sampel Independenmenunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap panggung tertutup dengannilai rerata 25.700 dan 23.9500 pada tahap terbuka dengan tingkat signifikansi 0,025 kurangdari 5% (0,025 <0,050) yang menunjukkan ada perbedaan antara kepuasan penonton padatahap yang dekat dan terbuka. This study aims to determine the effect of live performance, service quality, and price perceptions of the audience satisfaction Ramayana Prambanan Ballet. The study wasconducted at the Theater and Performances of Ramayana Prambanan, Prambanan Temple,Yogyakarta with a sample of 100 respondents on the closed stage of Tri Murti Building andRamayana Prambanan open stage. The sampling technique was conducted by survey methodusing questionnaires with accidental sampling technique. The analytical method usedmultiple regression analysis and stepwise on the Independent Test Sample Test T-Test. Theresult of regression research on closed stage statistically shows F0 value as much as 23.136and open stage shows F0 14,400 with Fsig = 0,000 <0,05. Regression analysis on variablesX1, X2 snf X3 have significant effect. The Independent Sample T-Test shows that there is a significant effect on the closed stage with a mean value of 25,700 and 23,9500 in the open stage with a 0.025 significance level of less than 5% (0.025 <0.050) which indicates there is a difference between audience satisfaction in the near and open stage.
Identifikasi Staphylococcus aureus dan Uji Sensitivitas terhadap Antibiotik dari Sampel Darah Pasien Sepsis di RSUD Dr. Moewardi Elvira, Elvira; Puspawati, Nony; Wibawa, Dionysius Andang Arif
Jurnal Biomedika Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.502 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v10i1.221

Abstract

Sepsis adalah sindroma klinis yang disebabkan oleh infeksi dan ditandai dengan beberapa gejala klinis meliputi hipotermia, leukositosis atau lekopenia, takikardi dan takipnea. Sepsis dapat disebabkan oleh bakteri Gram negatif, bakteri Gram positif, jamur, virus dan parasit. Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab sepsis. Terapi utama penderita sepsis yaitu dengan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Staphylococcus aureus pada sampel darah pasien sepsis di RSUD Dr. Moewardi dan uji sensitivitas terhadap antibiotik. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan Cross-Sectional yaitu pengujian sensitivitas bakteri terhadap antibiotik dengan metode difusi. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengisolasi bakteri Staphylococcus aureus dalam sampel darah pasien sepsis di RSUD Dr. Moewardi yang kemudian diuji sensitivitasnya terhadap antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 sampel darah pasien sepsis di RSUD Dr. Moewardi didapatkan 16 sampel teridentifikasi positif Staphylococcus aureus (53%). Hasil uji sensitivitas menunjukkan bahwa Staphylococcus aureus 100% sensitif terhadap antibiotik vankomisin dan kloramfenikol; 50% sensitif, 31% intermediate dan 19% resisten terhadap antibiotik tetrasiklin; 6% sensitif, 44% intermediate dan 50% resisten terhadap antibiotik eritromisin; 100% resisten terhadap antibiotik amoksisilin dan linezolid.
EFEKTIVITAS SUPERPLASTICIZER TERHADAP WORKABILITAS DAN KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER Herwani, Herwani; Imran, Iswandi; Pane, Ivindra; Zulkifli, Ediansjah; Elvira, Elvira
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.975

Abstract

Beton Geopolimer merupakan beton yang tersusun dari campuran agregat kasar dan halus tanpa pengikat semen Portland (OPC). Sebagai penggantinya, digunakan pengikat dari bahan yang banyak mengandung silica dan alumina seperti fly ash. Analog dengan beton yang berbasis semen Portland, beton geopolimer juga menjadi kurang sempurna jika campuran beton segar mempunyai konsistensi yang tinggi dan bersifat kental (kaku) sehingga sulit untuk dikerjakan (workabilitas rendah). Penambahan Superplastisizer manjadi salah satu cara untuk meningkatkan workabilitasnya. Dalam makalah ini digunakan superplastisizer yang berbasis naphthalene dengan dosis 0%, 1.5%, dan 2 %. Molaritas larutan NaOH yang digunakan sebagai aktivator alkalin adalah 8 M, 10 M, 12 M, dan 14 M dengan rasio Na2SiO3/NaOH = 1.5. Dari hasil pengujian diketahui bahwa pengaruh superplastisizer yang berbasis naphthalene cukup efektif untuk memperbaiki workabilitas beton geopolymer. Beton segar menjadi lebih encer dan mudah dilakukan pemadatan saat di tuang ke dalam cetakan. Superplastisizer juga mampu meningkatkan kekuatan beton geopolymer namun besaran hanya mencapai 5.42%. Dosis Superplastisizer akan optimum pada persentase 1.5% terhadap berat fly ash dengan kuat tekan mencapai 31.63 MPa dan nilai slump antara 8-10 cm. Molaritas larutan NaOH yang baik untuk rasio Na2SiO3/NaOH = 1.5 adalah 8 M.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Elvira, Elvira; Hastono, Sutanto Priyo; Misytah, Siti
Citra Delima : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung Vol 3 No 1 (2019): Citra Delima : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung
Publisher : STIKES?Citra Delima Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.673 KB) | DOI: 10.33862/citradelima.v3i1.52

Abstract

Usia remaja merupakan usia yang sangat aktif termasuk dalam dorongan dan perilaku seksualnya. Pada masa remaja, rasa ingin tahu mengenai seksualitas sangat penting terutama dalam pembentukan hubungan dengan lawan jenisnya.. Tujuan Peneltian : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMA N 1 Pemali, Bangka Tahun 2016.&nbsp; Jenis penelitian kuntitatif dengan jenis non ekperimental&nbsp; rancangan cross sectional. Populasi penelitian seluruh siswa/siswi kelas X dengan estimasi jumlah populasi&nbsp; 292 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 279 dan 16 sampel dikeluarkan karena ketidakhadiran&nbsp; responden saat pelaksanaan penelitian. Alat pengumpulan data menggunakan angket dalam bentuk kuesioner.Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2016.Analisis data peneltian menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat.Hasil :Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan(p-value = 0.026),jenis kelamin (p-value = 0.005),pola asuh orang tua (p-value = 0.005),pendidikan orang tua (pendidikan ayah (p-value = 0.008),pendidikan ibu (p-value = 0.037),ketaatan beribadah (p-value = 0.001),paparan media pornografi (p-value = 0.005),pacaran (p-value = 0.005) dan pengaruh teman sebaya (p-value = 0.005) dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMA N 1 Pemali Bangka tahun 2016.&nbsp; Tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap (p-value = 0.095),tempat tinggal (p-value = 0.296), dan pendapatan orang tua (p-value = 0.303)&nbsp; dengan dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMA N 1 Pemali Bangka tahun 2016.Faktor yang paling dominan dalam penelitian ini adalah variabel pacaran dengan OR=20.595.Kesimpulan : Perilaku seksual pranikah berhubungan dengan pengetahuan,jenis kelamin,pola asuh orang tua,pendidikan orang tua,ketaatan beribadah,paparan media pornografi,pacaran dan teman sebaya di SMA N 1 Pemali,Bangka Tahun 2016.
PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR KEBUN RAYA SAMBAS Widyastuti, Shinta; Moelyani, Rr. Endang; Elvira, Elvira; Mulki, Gusti Zulkifli
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan suatu kawasan dalam bentuk kebun raya tidaklah terlepas dari upaya menata ruang wilayah yang berkelanjutan dalam rangka menjaga keseimbangan lingkungan binaan dan lingkungan alamiah, serta melindungi fungsi ruang agar tetap nyaman dan lestari bagi masyarakatnya. Penelitian ini juga tidak terlepas dari kondisi eksisting kawasan Kebun Raya Sambas serta rencana program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan insfrastruktur di Kebun Raya Sambas. Infrastruktur yang menjadi pokok bahasan penelitian adalah kebutuhan infrastruktur jalan akses menuju Kebun Raya Sambas dan fasilitas pendukung lainnya. Belum disahkannya rencana detil tata ruang Kabupaten Sambas khususnya untuk kawasan sekitar Kebun Raya Sambas sehingga integrasi tata ruang kawasan dengan lingkungan sekitar belum terkoneksi dengan jelas. Pembangunan infrastruktur tersebut dirasa melambat dikarenakan keterbatasan dana dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas. Letak Kebun Raya Sambas yang berada di kecamatan perbatasan antara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang juga belum mendapatkan perhatian serius untuk pengembangan kawasan perbatasan. Akibatnya keterbatasan infrastruktur seperti sarana dan prasarana transportasi dan sarana penunjang lainnya menjadikan kawasan perbatasan memiliki aksesibilitas yang rendah dan sulit dijangkau. Penelitian ini bersifat deskrptip dengan langkah kegiatan kajian dan analisis menggunakan metode SWOT dengan identifikasi data baik berupa data primer maupun sekunder sesuai dengan metode SWOT kemudian dilakukan pembuatan skor atau pembobotan untuk masing-masing komponen SWOT setelah itu pembuatan matrik dan kemudian menganalisis hasil matrik. Hasil dari penelitian ini adalah perlu direncanakannya jalan akses menuju Kebun Raya Sambas baik melalui jalan darat sepanjang 12,745 km atau melalui air sepanjang 38,990 km. Pengelolaan sampah secara mandiri juga merupakan hasil dari rencana pengembangan infrastruktur di Kebun Raya Sambas. Begitu pula rencana pengelolaan air bersih dengan sumber air sungai yang ada di dalam Kebun Raya Sambas. Sistem hydrant yang terencana dengan baik juga merupakan pengembangan dari rencana infrastruktur yang ada untuk mengantisipasi kebakaran hutan yang rentan melanda kawasan Kebun Raya Sambas.
Manajemen Grup Sendratari pada Pogram Studi Pendidikan Sendratasik 76 Universitas Palangka Raya (UPR) (Sendratari Group Management In Sendratasic Education Study Program Palangkaraya University) Elvira, Elvira
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 5, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Pascasarjana ISI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jtks.v5i2.3259

Abstract

Kehadiran pertunjukan seni tidak lepas dari sebuah kelompok dan komunitas kesenian. Manajemen berfungsi untuk menjamin masukan dari berbagai sumber daya organisasi, guna menghasilkan produk yang dirancang secara tepat sehingga keinginan konsumen dapat terpenuhi. Adapun fungsi manajemen terdiri dari empat: 1) Perencanaan (planning); 2) Pengorganisasian (organizing); 3) Penggerakan (actuating); dan 4) Pengawasan (controlling) yang digunakan pada Grup SendratariProdi Sendratasik Universitas Palangka Raya. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif, yaitu lebih banyak mementingkan segi proses daripada hasil. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatif deskriptif adalah metode pengumpulan data berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan cara non-statis/tidak menggunakan angka, danpenulis membuat gambaran kompleks, laporan terinci dari pandangan responden secara deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah proses pengolahan manajemen kegiatan Grup Sendratari Tambun Bungai Gaib Malambunan Prodi Sendratasik Universitas Palangka Raya. Hasil penelitian ini yaitu Grup Sendratari Prodi Sendratasik Universitas Palangka Raya memiliki manajemen kekeluargaan karena berada di lingkungan komunitas Unit Kegiatan Mahasiswa dengan tanggung jawabdi bawah pimpinan dan dosen program studi bidang seni drama, tari, dan musik. Mahasiswa menjadi wadah terbentuknya susunan organisasi grup sendratari yang dikelola langsung oleh mahasiswa.AbstractThe presence of art performances can not be separated from a group and the arts community. Management functions to ensure input from various organizational resources to produce that is precisely designed so that consumer desires can be fulfilled. The Management function consists of four: 1) Planning, 2) Organizing, 3)Actuating, and 4) Controlling of the Group of Ballet Studies Program at Palangka Raya University. This study uses a qualitative approach, which is more concerned with the aspects of the process in terms of results. The qualitative method as a research procedure that produces descriptive data in the form of written or oralwords from people and observable behavior. The descriptive qualitative approach is a method of collecting data based on observations and interviews in a nonstatic/does not use numbers, and researchers make a complex picture, detailed reports from respondents' views descriptively. The objective of this research is the management process of Tambun Bungai Gaib Malambunan Group Study Program activities the Sendratasik University of Palangka Raya. The results of this study are the family management study programs in Palangka Raya University because based on the Student Activity Unit community environment with responsibilities under the leadership and lecturers of the study programs in the fields of drama, dance, and music. Students become a place to form a ballet group organizational structure that is managed directly by students.