Articles

Found 8 Documents
Search

ALAT UKUR VOLUME FLUIDA CAIR BERBASIS MIKROKONTROLLER Farhamsa, Dedy; A. Mayusa, Rihston; Th. Musa, Moh. Dahlan
Gravitasi Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka membuat suatu sistem instrumentasi yang dapat mengetahui volume zat cair secara otomatis dalam suatu wadah yang telah diketahui volumenya, dibuatlah “Alat Ukur Volume Fluida Cair Berbasis Mikrokontroller". Perancangan alat ukur ini memanfaatkan sensor ultrasonik. Sensor ultrasonik yang digunakan adalah sensor “Ping” yang membangkitkan frekuensi 40 kHz. Gelombang ultrasonik yang dipancarkan dengan kecepatan 340 m/s dan ditangkap kembali oleh penerima gelombang ultrasonik yang ada pada sensor tersebut. Data waktu, jarak dan volume diproses oleh mikrokontroler ATmega328 (Arduino) dengan menggunakan bahasa C. Hasil pengujian menunjukan tingkat presisi atau penyimpangan alat yang  tertinggi adalah 0,125 dan terendah adalah 0. Hasil pengukuran volume fluida cair dilakukan secara otomatis kemudian ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display). Kata Kunci : Mikrokontroler ATmega328 (Arduino), Ping Ultrasonik, LCD
Mapping Projections Of Water Hardness Of The Groundwater In Palu Using The Web-Based Google MapsAPI labanu, ratna s; Iqbal, Iqbal; farhamsa, dedy
Gravitasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The groundwater research has conducted for mapping the distribution of water hardness using the web-based Google Maps API application and for determining the level of the average hardness of the ground water in the City of Palu, which has higher water hardness. All sampling points which were labelled green, yellow and red, where green and yellow colour which indicated that the hardness value was still low, but red indicatedan high hardness values. The obtained hardness results in 4 districts in Palu by using the titration method of complexometry or EDTA titration were different, namely the District of South Palu, West Palu, East Palu, and District of North Paluwere12,54 mg/l – 15,68 mg/l, 11,87 mg/l – 98,58 mg/l, 10,53 mg/l – 15,68 mg/l, and t 10,3 mg/l – 89,59 mg/l, respectively. However, these resultswere still under the maximum threshold. It was influenced by the content of water-soluble salts of hardness ions such as Ca2+, Mg2+, and Fe2+, and it was also affected by CO2free and a large amount ofNaCl, which can increase the water hardness. Keyword:Water hardness, groundwater, Google Maps API, ComplexometryTitration
Image based fire alarm system ifan, ifan; Musa, Moh. Dahlan Th.; farhamsa, dedy
Gravitasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In general, any house or other building has the potential to experience fire. It requires fire detection devices as tools for early and effective fire prevention. The purpose of this research is to design and create an image based fire alarm system by using computer (PC) and a webcam as the main equipment to detect the presence of fire based on RGB colour values of fire from the recorded image. The recorded image by webcam will be processed on a computer (PC) via java program has been created in which the algorithm to detect the presence of fire by fire RGB colour value. From the test results obtained the RGB colour value of fire that can be detected by image-based fire alarm system for red (R), green (G), and blue (B) were 229-246, 188-212, and 100 -110, respectively. The program also set to emit a sound when a fire is detected.   Keyword :Fire Detection system, fire image, fire detection program
Perancangan dan Implementasi Alat Ukur Kebisingan Menggunakan Mikrokontroler Berbasis Media Penyimpanan Data Udayana, I Made Darma; Iqbal, Iqbal; Farhamsa, Dedy
Gravitasi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bunyi adalah kompresi mekanik atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Kebanyakan bunyi adalah gabungan berbagai sinyal, tetapi bunyi murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel. Pada umumnya peralatan elektronika seperti alat ukur ini masih merupakan peralatan yang rnenggunakan sistem manual. Melalui penelitian ini telah dirancang dan dibuat alat ukur bunyi kebisingan menggunakan mikrokontroler berbasis media penyimpanan data sehingga dalam melakukan pengukuran kebisingan tidak diperlukan mencatat satu persatu data yang diperoleh, sebab alat ukur bunyi kebisingan tersebut akan melakukan pengukuran dan penyimpanan data secara otomatis. Alat ukur bunyi ini terdiri dari 5 komponen yaitu Mikrokontoler Arduino Uno R3 berfungsi sebagai pengontrol sistem, SD Module ARD0008 berfungsi sebagai module penyimpanan data , Analog Sound Sensor SEN00I7 berfungsi sebagai sensor bunyi, Real Time Clock Module (DSl307) berfungsi sebagai pewaktu, dan LCD (liquid crystal display) 16x2 berfungsi sebagai penampil informasi data. Dari hasil kalibrasi didapat hasil Iinieritas dengan persamaan Y = 0.02x + 96.742, persamaan inilah yang diplot kedalam mikrokontroler. Dari hasil pengukuran menggunakan alat ukur tersebut diperoleh data kebisingan dengan kesalahan relative 0% sampai 0,52%. Dari hasil pengukuran kebisingan tersebut dapat disimpulkan bahwa alat ukur bunyi yang telah dibuat dapat bekerja dengan baik. Kata kunci: sensor bunyi, alat ukur bunyi kebisingan, mikrokontroler Arduino Uno R3, SD madule, Real Time Clock (RTC), LCD.
Implementasi Universal Krigging 3 Dimensi Berbasis World Wind Nasa SDK Farhamsa, Dedy
Jurnal Fisika FLUX Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v9i1.3137

Abstract

Universal Krigging sebagai salah satu metode standar dalam geostastik diimplementasikan secara luas dalam sistem informasi geografis. Penyajian hasil kontur baik segi performa, grafis 2D/3D, user-friendly dan sebagainya adalah tantangan tersendiri bagi bidang komputasi. Dalam penelitian ini, universal Krigging diimplementasikan dalam globe virtual menggunakan World Wind Nasa SDK dan menghasilkan layer 3-dimensi diatas topografi bumi. Secara visualisasi, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih baik kepada user sedangkan dari segi keakuratan analisis, metode ini menghasilkan korelasi diatas 90% untuk jumlah data pengukuran minimal 7 titik.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR GELOMBANG PASANG SURUT JARAK JAUH DENGAN MEMANFAATKAN SHORT MESSAGE SERVICES (SMS) Wijaya, Agung Danu; Mudin, Yutdam; Farhamsa, Dedy
Gravitasi Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat alat ukur pasang surut jarak jauh via short message service (sms). Alat ukur ini terdiri dari modem, arduino, sensor ping, dan rangkaian konverter RS232 ke TTL dan sebaliknya. Alat ini telah mampu mengukur pasang surut dari jarak jauh dengan lebih efisien tanpa harus mengukur secara langsung serta dapat menghasilkan data yang akurat dengan interval pengambilan data 10 detik. Alat ini bekerja melalui mikrokontroler yang mengambil data melalui sensor ping dan memerintah modem untuk mengirimkan data ke komputer melalui SMS. SMS ini akan diolah oleh komputer untuk mengambil data dalam SMS dan kemudian menyimpan datanya pada hardisk komputer serta menampilkan datanya dalam bentuk grafik. Dengan menggunakan peralatan ini diperoleh waktu dari puncak ke puncak 10.75 jam dan waktu dari lembah ke lembah 11.36 jam. Hasil pegukuran pasang surut dengan alat ukur jarak jauh berbeda dengan hasil pengukuran manual. Perbedaan signifikan terjadi pada puncak dan lembah pasang surut dimana perbedaan terbesar terjadi pada pasang pertama dengan nilai perbedaan 14.48 cm. Kekurangan dari alat ini adalah kemampuan untuk mengukur pasang surut hanya pada ketinggian kurang dari 3 meter dan alat ini belum dilengkapi dengan alat pengukur temperatur untuk kalibrasi kecepatan suara.Kata kunci : Arduino uno, sensor ping, modem, rangkaian konverter.
PENENTU KECEPATAN DAN PERCEPATAN BENDA BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO PADA PERCOBAAN BENDA MENGGELINDING PADA BIDANG MIRING Sesa, Elisa; Ulum, M. Syahrul; Farhamsa, Dedy; Samsul, Samsul
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2 (August 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.468 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat suatu intrumen yang secara otomatis dapat mengukur kecepatan dan percepatan benda menggelinding pada bidang miring. Tahapan penelitian ini dimulai dari pembuatan sistem mekanik, rangkaian sensor optik, dan rangkaian LCD-Arduino Uno. Selanjutnya dilakukan pembuatan program uji dan program utama. Tahap akhir adalah pengujian alat dan pengambilan data. Alat ini telah beroperasi dengan baik namun belum memberikan hasil yang diharapkan sesuai perhitungan secara teori yakni nilai kecepatan memberikan nilai kesalahan relatif sebesar 21% - 50% terhadap nilai kecepatan teoritis. Di lain pihak nilai kesalahan relatif percepatan untuk sudut kemiringan bidang gelinding 5º, 10°, dan 15º berturut-turut adalah 9,67% - 35,48%, 8,87% - 20,16%, dan 19,20% - 25,54%. Penyebab tingginya kesalahan relatif ini sangat potensial disebabkan oleh gesekan udara, ketidakbulatan benda gelinding, dan ketidakrataan bidang gelinding serta untuk perhitungan teoritis masih menggunakan percepatan gravitasi bumi yang tidak riil pada tempat percobaan yakni sebesar 10 m/s2.
Implementasi Universal Krigging 3 Dimensi Berbasis World Wind Nasa SDK Farhamsa, Dedy
Jurnal Fisika FLUX Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v9i1.3137

Abstract

Universal Krigging sebagai salah satu metode standar dalam geostastik diimplementasikan secara luas dalam sistem informasi geografis. Penyajian hasil kontur baik segi performa, grafis 2D/3D, user-friendly dan sebagainya adalah tantangan tersendiri bagi bidang komputasi. Dalam penelitian ini, universal Krigging diimplementasikan dalam globe virtual menggunakan World Wind Nasa SDK dan menghasilkan layer 3-dimensi diatas topografi bumi. Secara visualisasi, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih baik kepada user sedangkan dari segi keakuratan analisis, metode ini menghasilkan korelasi diatas 90% untuk jumlah data pengukuran minimal 7 titik.