Articles

TRACES OF THE SOCIALIST IN EXILE: MOHAMMAD HATTA AND SUTAN SJAHRIR Farid, Muhammad
The Journal of Society and Media Vol 4, No 1 (2020): Digital Era in Society and Media
Publisher : Department of Social Science, Faculty of Social Science &Law, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v4n1.p133-155

Abstract

This paper aims to reveal the traces of the two national figures, Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir during exile in Banda Naira. Both are warrior figures that are difficult to forget in the history of the nation. But their popularity was barely revealed during their exile in Banda Naira. In fact, the legacy of their thoughts and role models is needed to respond to the crisis of leaders who have morality and integrity for Indonesia, and at the same time respond to the challenges of the global era. This paper based on the results of qualitative-historical research, using a phenomenological perspective, especially on the narratives of everyday life of Hatta and Sjahrir in exile Banda. The results of this study indicate that Hatta and Sjahrir were both patriots and educators even they were far away in exile. They built an "Kelas Sore" for Banda children, teaching the values of everyday life, including; religious-ethics, self-integrity, and nationalism. These values are become valuable exemplary for todays young generation, and especially for the people of Banda Naira. This paper concludes, that Hatta and Sjahrir are the most consistent socialist role models in struggling and educating the people for sovereignty, and for a truly independent Indonesian nation
ANALISA USAHA BUDIDAYA IKAN LELE MASAMO (CLARIAS GARIEPINUS) KECAMATAN KEMBANGBAHU KABUPATEN LAMONGAN Rahayu, Agung Pamuji; Farid, Muhammad
Grouper Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.903 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v9i1.27

Abstract

Lele Masamo merupakan jenis lele yang pertumbuhannya lebih cepat, nafsu makannya tinggi, tahan terhadap penyakit, mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru, dan mampu bertahan di iklim yang ekstrim. Masyarakat di Desa Pelang Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan Propinsi Jawa Timur sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani tambak. Rata-rata jenis ikan yang dipilih untuk dibudidayakan adalah Lele Masamo. Lele Masamo merupakan produk baru yang dibudidayakan di Desa Pelang, sehingga analisa usahanya perlu diketahui. Penelitian dilakukan pada bulan Mei s.d. Juni 2017 dengan menggunakan 3 (tiga) kolam pembudidaya yang berbeda, masing-masing kolam berukuran 150 m2, 175 m2, dan 150 m2 dan benih yang ditebar yaitu ikan Lele Masamo ukuran 7 cm dengan kepadatan 5000 ekor/kolam. Analisa usaha yang ingin diketahui yaitu jumlah besar biaya produksi, penerimaan dan keuntungan serta kelayakan usaha budidaya ikan Lele Masamo di Desa Pelang. Data yang mendukung hasil analisa usaha tersebut berdasarkan pengumpulan data primer meliputi komponen dari biaya perawatan, biaya pembuatan pakan, biaya operasional, biaya benih ikan, produksi dan harga jual. Pengumpulan data sekunder meliputi data yang dimiliki oleh pemilik budidaya, data kondisi sosial ekonomi wilayah setempat, teori dan hasil penelitian terkait dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan pada usaha pembesaran ikan Lele Masamo dengan luas kolam 150 - 175 m2 sebesar Rp 9.657.000,-/panen s.d. Rp 10.142.000,-/panen dengan total penerimaan yang diterima sebesar Rp 12.487.500,-/panen s.d. Rp 13.095.000,-/panen dan besar keuntungan yang diterima sebesar Rp 2.345.500,-/panen s.d. Rp 3.235.500,/panen dan usaha pembesaran ikan Lele dalam kolam di Desa Pelang layak diusahakan  dengan nilai R/C > 1, nilai BEP Produksi 715-733 ekor dan nilai BEP harga Rp10.112,- s.d. Rp10.964,-, serta hasil perhitungan FRR 23.13% - 33.50% bernilai lebih besar dari suku bunga Bank tahun 2017 yaitu 12.03% yang berarti sebaiknya dilakukan investasi pada usaha tersebut.
PERSEPSI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP SERIAL DRAMA TELEVISI ELIF DI SCTV (RISET AUDIENS DI KELURAHAN CAILE KABUPATEN BULUKUMBA) Utami, Arini Disti; Farid, Muhammad; Sonni, Alem Febri
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari ? Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8899

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui persepsi ibu rumah tangga di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba tangga saat menonton film drama Elif di SCTV; (2) Mengetahui motif penggunaan dan pemuasan ibu rumah tangga di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba tangga saat menonton film drama Elif di SCTV. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif atau field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalah observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan (1) persepsi merupakan aktifitas yang integral pada setiap individu, seperti perasaan, pengalaman, kemampuan berpikir, kerangka acuan, dan aspek-aspek lain akan ikut berperan dalam persepsi tersebut. Latar belakang sosial-psikologis memengaruhi arah penafsiran seseorang terhadap persepsi sosialnya. Dalam kaitan dengan penelitian ini, menunjukkan kenyataan bahwa yang menjadi sorotan para ibu rumah tangga terhadap konstruksi film drama Elif Di SCTV adalah tentang alur cerita film yang dominan mencerminkan realitas konflik dalam rumah tangga. Dari sisi pemeran film, persepsi ibu rumah tangga cenderung memusatkan perhatiannya pada kekuatan karakter setiap pemeran baik peran antagonis maupun protagonis. Dimensi persepsi sosial ibu rumah tangga terhadap konstruksi film drama Elif Di SCTV berkaitan dengan penafsiran terhadap aspek fungsional dari film drama. Berdasarkan kajian terhadap dimensi fungsional film drama Elif Di SCTV, tampak suatu kecenderungan bahwa konten drama ini relatif mengedapankan nuansa hiburan yang dapat menyentuh sisi emosional pemirsa dalam setiap episode. (2) Hasil penelitian ini membuktikan asumsi dasar teori uses and gratifications, bahwa audiens adalah ?khalayak aktif?. Dalam kaitan ini, ibu rumah tangga sebagai khalayak memiliki kecenderungan untuk mengolah makna atas informasi yang diperolehnya melalui film drama Elif Di SCTV. Berdasarkan temuan data penelitian, ditemukan kenyataan tentang motif penggunaan media/konten film drama Elif yang beragam di kalangan ibu rumah tangga. Secara umum, motif penggunaan yang mendorong ibu rumah tangga untuk menonton film drama Elif mencakup indikator penggunaan media (media uses), yakni motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial dan motif hiburan.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS V SDN KEDONDONG I KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO FARID, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam bermacam pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, bermain dan berolahraga yang dilakukan secara sistematis . untuk menunjang aktivitas jasmani tersebut, dibutuhkan kecukupan gizinya. Kecukupan zat gizi akan menunjang perkembangan dan pertumbuhan siswa, baik pertumbuhan fisik maupun psikologisnya. Status gizi merupakan ukuran keadaan gizi seseorang. Kecukupan gizi yangdiperoleh dari zat-zat makanan sehari-hari, status gizi yang baik akan mencerminkan kualitas fisik yang baik. Status gizi yang kurang akan mencerminkan fisik yang rendah dan akan memberikan dampak pada tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V SDN Kedondong 1 kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo dan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan status gizi terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V SDN Kedondong 1 kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimen dengan merode korelasional. instrument yang digunakan untuk mengukur status gizi mengunakan IMT/U dan untuk mengukur kebugaran jasmani menggunakan TKJI (Tes Kebugaran Jasmani Indonesia). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan status gizi gemuk tidak ada yang ke kategori kebugaran jasmani yang baik, tetapi mereka yang gemuk masuk ke dalam kategori kebugaran jasmani yang sedang sebnyak 7 siswa. Sementara siswa yang mempunyai status gizi normal sebanyak 13 siswa, dengan rincian 6 orang siswa mempunyai tingkat kebugaran jasmani sedang dan 7 orang siswa mempunyai tingkat kebugaran jasmani baik. Dengan menggunakan perhitungan SPSS 20 menunjukkan hasil nilai koefesien gamma sebesar -,907, Hal ini berarti terdapat hubungan negatif antara status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani dan nilai signifikansi dapat dilihat pada kolom approx. Sig, yakni sebesar 0,000, karena nilai signifikansi kurang dari taraf signifikansi 5% (0,000< 0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V SDN Kedondong 1 Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Kata Kunci: status gizi, kebugaran jasmani Abstract The physical education, sports and health ( PJOK ) gives the students a chance to be directly involved in the various learning experiences through physical activities, playing and exercising sistematically. For supporting those activities, it is needed a proper nutrition. The proper nutrition will enhance the development and growth of the students, not only physical fitnes but also the psychologic. Nutrition status is a measurement the condition of somebody’s nutrition. Proper nutrition which is gained from food essences in daily life. A good nutrition status will reflect the good physical quality. A lack of nutritional status will reflect a lower physic and will be affected in physical fitness level. This research is aimed to know the correlation between nutrition status with level of physical fitness of the fifth grader students of SDN Kedodong I District of Tulangan, Sidoarjo and to find out how big the contibution of nutrition status to the students’ physical fitness level of grade V of SDN Kedondong I district Tulangan, Sidoarjo. The type of thisresearch is a non – experiment quantitative with correlational methode. The instruments are used to measure nutrition status using IMT/U and to measure physical fitness level using TKJI ( Indonesian physical fitness test ). The result of the research shows that students with obese nutritional status are not classified to the good physical fitness categoriy, that are as many as 7 students. While students who have normal nutrition status 13, with the specifically 6 students have a moderate level and 7 students in a good. Using spss 20.0 show results the valeu of gamma -,907, this means there are negative relationship between nutritional status of with a fitness and value of signifikansi less than standard significance 5% (0,000 < 0,05) it the H0 were rejected and H1 accapted namely there are a significanct relation exists between the nutritional status with fitness jasmani students on significance level of 5%. So the result of this research can be concluded that there is a significant relationship between nutrition status with of  the fifth grader students of SDN Kedodong, District of Tulangan, Sidoarjo. Keywords : Nutrition status, physical fitnes
KOMUNIKASI PARTISIPATIF APARAT KELURAHAN DALAM MENDUKUNG MAKASSAR KOTA DUNIA MELALUI PROGRAM KEBERSIHAN LINGKUNGAN “MAKASSARTA’ TIDAK RANTASA” Azikin, Yamlikh; Sultan, Muhammad Iqbal; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i4.651

Abstract

Abstract This research aimed (1) to investigate the participative communication of the village apparatus in implementing the government program of ?Makassarta? Tidak Rantasa?; (2) to identify the problem occurred the village level in the success of the enviromental Cleanliness Program of ?Makassarta? Tidak Rantasa?.The resesearch used a descriptive approach with the case study as the focus of the analysis. The techniques of data collection were the in- depth interviews, library studies, observation, and other physical equipment. The data analysis was carried out qualitatively, and the data validation used the source triangulation technique. The Research result revelaed that in implanting the Environmental Cleanliness Program ?Makassarta? Tidak Rantasa?, the Village apparatus needed to master the cleanliness program ?Makassarta? Tidak Rantasa?, touse the media of the circular letter, posters, and direct socialization to the scieties in order to spread the information about the program, i.e. always readyfor 24 hours, and 7 days a week to make sure that the program ?Makassarta? Tidak Rantasa?was running well. Because there was no standard context about the system of the program implementation, the village apparatus implemented the program according to their own opinion. However it was quite suprising that the output were the same. Though the village apparatus wer different personnel and different village. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk : 1). Mengetahui Komunikasi Partisipatif Aparat Kelurahan dalam Menjalankan Program Pemerintah kota Makassarta Tidak Rantasa, 2). Mengidentifikasi Permasalahan yang terjadi pada tingkat kelurahan dalam keberhasilan Program kebersihan Lingkungan Makassarta Tidak Rantasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi kasus sebagai fokus analisis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview), studi kepustakaan, observasi dan perangkat-perangkat fisik. Analisis data dilakukan secara kualitatif-verifikatif dengan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menjalankan Program Kebersihan Lingkungan Makassarta Tidak Rantasa aparat kelurahan perlu menguasai Program Kebersihan Makassarta Tidak Rantasa, Aparat kelurahan menggunakan media surat edaran ,poster, dan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dalam menyebarkan informasi tentang program ini, selain itu partisipasi aparat kelurahan dalam menjalankan program ini yaitu selalu siap 24 jam, 7 hari seminggu untuk mengawal jalannya progam kebersihan lingkungan makassarta tidak rantasa. Dikarenakan tidak adanya konteks yang baku tentang tata cara pelaksanaan program ini maka para aparat kelurahan mengimplementasikan program ini menurut pemikiran masing-masing namun walaupun pemaknaan program ini dilakukan oleh orang dan kelurahan yang berbeda akan tetapi hasil keluaran yang dilakukan oleh masing-masing kelurahan sama. 
PENGETAHUAN JURNALISTIK PEGAWAI HUMAS PEMERINTAH DALAM KEGIATAN PUBLISITAS Saleh, Rahmita; Sultan, Muhammad Iqbal; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i1.608

Abstract

Abstract Public relations require skills in journalistic to generating quality publicity. This researh aims to describe and analyze the knowledge of journalism public relations employee of South Sulawesi Provincial Government in the publicity activities. This study used a qualitative descriptive approach using the techniques of data collection through in-depth interviews and observations of public relations personnel assigned to conduct publicity activities. Analysis using an interactive model of Huberman and Miles were taken through the stages of data reduction, data display, making conclusions and verification. The results showed that public relations employee of South Sulawesi Provincial Government conduct publicity activities through three stages, namely the coverage of the government's agenda, write and distribute press releases to journalists. Writing a press release is not adjusted to the rules of journalistic writing and the medium. Are loaded in the media have gone through editing stages agenda tailored to each medium, so that the core of the publicity that was sent was not published. This research concluded that government public relations employee of South Sulawesi Provincial Government, in generating publicity decent fit in the mass media, still lack of mastery in terms of expertise and knowledge in the field of journalism.Abstrak Humas memerlukan kemampuan di bidang jurnalistik agar dapat menghasilkan publisitas yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pengetahuan jurnalistik pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjalankan kegiatan publisitas. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pegawai humas yang bertugas melakukan kegiatan publisitas. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Huberman dan Miles yang ditempuh melalui tahap reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kegiatan publisitas melalui tiga tahap, yaitu peliputan agenda pemerintah, menulis press release dan menyebarluaskan kepada wartawan. Penulisan press release tidak disesuaikan dengan kaidah penulisan jurnalistik dan mediumnya. Pemuatannya di media massa telah melalui tahap pengeditan disesuaikan dengan agenda masing- masing media, sehingga inti dari publisitas yang dikirim tidak terpublikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam menghasilkan publisitas yang layak di muat di media massa, masih kurang memiliki penguasaan dalam hal keahlian dan pengetahuan di bidang jurnalistik. 
Perilaku Prososial Dan Unit-Unit Kegiatan Mahasiswa Farid, Muhammad
PERSONA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : PERSONA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract.  This research aims to determine whether there are differences in prosocial behavior of students who are active in student activities unit art, Islamic spirituality and nature lovers and whether there are differences in prosocial behavior of male and female students at the University of 45 Surabaya. From the the 90 respondents, consisting of 45 male and 45 female, it is obtained the following result : The mean of prosocial behavior does not differ between students who are active in student activities unit art, Islamic spirituality and nature lovers (p > 0,05, not significant), the hypothesis is not accepted. The mean of prosocial behavior of students does not differ between those who are active in unit activities of Islamic spirituality and art, the mean of prosocial behavior of students who are active in unit activities of art and nature lovers are not different. Similarly, there is no difference in the mean of prosocial behavior of students who are active in unit activities of Islamic spirituality and nature lovers (p > 0,05, not significant). Hypothesis is not accepted. The other result shows that the mean of prosocial behavior looks very significant differences between male and female students (p < 0,01, not significant). Hypothesis is accepted. Mean of prosocial on female students’ behavior is higher than the mean of pro-social behavior of male students.Key words :   Prosocial behavior, student activities   
FACEBOOK DAN PENGEMBANGAN HUBUNGAN INTERPERSONAL KETERBUKAAN DIRI ETNIS BUGIS MENERIMA ETNIS LAIN SEBAGAI PASANGAN HIDUP Fitriana, Dian; Farid, Muhammad; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

facebook sebagai salah satu model dari komunikasi interpersonal bermedia (interpersonal mediated communication). Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan penggunaan facebook sebagai media komunikasi interpersonal di cyberspace, memahami pola pengembangan hubungan interpersonal dan menganalisis kontribusi facebook terhadap keterbukaan diri etnis Bugis dalam menerima etnis lain sebagai pasangan hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari enam orang pengguna facebook beretnis Bugis yang melakukan pengembangan hubungan dari superfisial menuju institusional (pernikahan) dengan pasangannya (beretnis lain) dan dimediasi oleh facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan pemanfaatan fitur facebook sebagai media komunikasi interpersonal di  cyberspace belum maksimal karena hanya menggunakan beberapa fitur umum dan tidak memanfaatkan fitur lainnya yang dapat membantu komunikasi interpersonal secara maksimal. Hal ini akhirnya berimbas pada pola pengembangan hubungan yang terjadi di facebook tidak terjadi secara maksimal sehingga pengguna lebih memilih untuk melanjutkan komunikasi secara intensif menggunakan media personal dan media sosial lainnya seperti telpon, sms, bbm, line, dan whattapp. Sehingga kontribusi facebook hanya terbatas pada mempertemukan, mengenal identitas diri sesama pengguna dan menjalin komunikasi awal saja, tidak memberikan kontribusi maksimal sampai pada tahapan akhir dalam pola pengembangan hubungan yaitu tahapan institusional (pernikahan). Selain itu faktor budaya endogami yang awalnya dianut oleh masyarakat Bugis pun sedikit banyaknya memiliki andil yang cukup besar dalam menentukan seorang pasangan hidup
Keharmonisan Keluarga, Konsep Diri dan Interaksi Sosial Remaja Yunistiati, Farida; Farid, Muhammad; Farid, Muhammad; Farid, Muhammad
PERSONA Vol 3, No 01 (2014)
Publisher : PERSONA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study aims to examine the relationship between family harmony and self-concept of the adolescent social interaction in vocational students. The population in this study were students of SMK PGRI 3 Madiun class XII, 173 students and tested answers after totaling 157 eligible students. Collecting data using a scale of family harmony, self-concept scale and social interaction made by researchers. Data analysis method used is multiple regression analysis techniques to be treated with the help of computer statistical program SPSS 18 series. Testing multiple regression analysis obtained R = 0.103 and F of 8.841 to p = 0.000 (P < 0.05), which means that family harmony and self-concept has a significant relationship with adolescent social interaction. The results of the analysis of the correlation between family harmony with social interaction indicates t = 3.541 and p = 0.001 (p < 0.05), which means there is a significant positive correlation between family harmony with social interaction. The result of the analysisof correlation between self-concept and social interaction showed t = 1.187 and p = 0.237 (p > 0.05), which means there is no significant correlation betweenself-concept and social interaction. R square = 0.103 shows that the two independent variables self-concept and family harmony together to contribute effectively to the social interactions of adolescents are 10.299% and 89.701% of orther variables influence adolescent social interaction dependent variable in this study.Keywords : harmony family, self-concept, social interaction.
Keharmonisan Keluarga, Konsep Diri dan Interaksi Sosial Remaja Yunistiati, Farida; Farid, Muhammad; Farid, Muhammad; Farid, Muhammad
PERSONA Vol 3, No 01 (2014)
Publisher : PERSONA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study aims to examine the relationship between family harmony and self-concept of the adolescent social interaction in vocational students. The population in this study were students of SMK PGRI 3 Madiun class XII, 173 students and tested answers after totaling 157 eligible students. Collecting data using a scale of family harmony, self-concept scale and social interaction made by researchers. Data analysis method used is multiple regression analysis techniques to be treated with the help of computer statistical program SPSS 18 series. Testing multiple regression analysis obtained R = 0.103 and F of 8.841 to p = 0.000 (P < 0.05), which means that family harmony and self-concept has a significant relationship with adolescent social interaction. The results of the analysis of the correlation between family harmony with social interaction indicates t = 3.541 and p = 0.001 (p < 0.05), which means there is a significant positive correlation between family harmony with social interaction. The result of the analysisof correlation between self-concept and social interaction showed t = 1.187 and p = 0.237 (p > 0.05), which means there is no significant correlation betweenself-concept and social interaction. R square = 0.103 shows that the two independent variables self-concept and family harmony together to contribute effectively to the social interactions of adolescents are 10.299% and 89.701% of orther variables influence adolescent social interaction dependent variable in this study.Keywords : harmony family, self-concept, social interaction.
Co-Authors Abdul Ghafur Agus Yudi Harsono, Agus Yudi Agustin, Ria AMIN NUR Andi Alimuddin Unde, Andi Alimuddin Andi Bungawati, Andi Andi Husni Sitepu Andu, Christine Purnamasari Anna Anna, Anna As’ad Djalali, As’ad Baharuddin Baharuddin Cahyadi, Dian Candra, Arya T Connie, Connie Delmi Sulastri Demsy Wattimena, Demsy Dian Fitriana, Dian Efriyani, Eva Erna Listyaningsih, Erna Eryati Darwin Eva Suryani, Eva Evi Aviyah Farida Yunistiati Fariza, Mutia Nurul Fitriana Fitriana Fitriani, Yessy Gusti, Pio Kurnia Hafied Cangara, Hafied Halim, Muh. Ibrahim Hastangka Hastangka, Hastangka Ibrahim Ibrahim Ikhwanuddin Ikhwanuddin Ilyas, Marini indah sulistiani indah, indah sulistiani Irfansyah, Rakhmadi Putra Irwan Koto, Irwan Izki Fikriani Amir, Izki Fikriani Jatnika, Hendra Jeany Maria Fatima, Jeany Maria Kaimuddin Kaimuddin, Kaimuddin Karlina Syahruddin, Karlina Kasiati Kasiati, Kasiati Khairi, Fitri Nur Kusuma, Andi Ila Kusuma, Dine Tiara Lanta L., Lanta Lilis Sukmawati Lindawati Gunawan Lodewyk Nahuway, Lodewyk Lutfiah, Annisa M. Lutfi Firdaus, M. Lutfi Manullang, Jessica M Maramis, Fandy Maryam, Rohana Masruroh, Izzah Mayub, Afrizal mayub, Afrizal Mayub, Afrizal Medrianti, Rosane Muhammad Akbar Muhammad Iqbal Sultan, Muhammad Iqbal Muhammad Kadir, Muhammad Muhammad Muchlish Hasyim, Muhammad Muchlish Muhammad Nadjib, Muhammad Mulyadi Setiawan, Mulyadi Mustakim Mustakim Niken Titi Pratitis Titi Pratitis, Niken Titi Pratitis Titi Nirwana, Nirwana Nirwana, Nirwana Nurabdiansyah, Nurabdiansyah Purwanto, Yudi Setyo Rahayu, Agung Pamuji Rahim, Nuur Widya Rahmita Saleh, Rahmita Reza Alief Chairin Noor, Andi Rita Kusuma Eka Ananta, Rita Kusuma Roni Putra Rusba, Nafil Sahat Saragih Samal, Zainudin Fajri Septianingsih, Dwi Alfina Setiawan, Donny Sidabutar, Natalia Debora Sihite, Pedro Aldriner Sonni, Alem Febri Sonni, Alem Febri Sri Wahyuni Sudirman Sudirman Sudirman, Yoga Distira Suherianti, Suherianti Supriadi, Amanda T Surahmi, Andi Suroso Suroso Susmiyarti, Susmiyarti Swistoro, Eko Swistoro, Eko Syafi’i, Ahmad Syaifullah Cangara, Syaifullah Tahara, Tasrifin Tasunaung, Nettie Nandra Triono, Novi Tuti Bahfiarti Utami, Arini Disti Y. Anni Aryani Yamlikh Azikin, Yamlikh Yosi Adilla, Yosi YUNUS MUSA Z, Susilawati Zahroh, Amilatuz Zulkifli Zulkifli