Articles

PENGARUH PUPUK UREA DAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI ( BRASSICA JUNCEA L. ) Samini, Samini; Fatah, Abdul
AGRIFOR Vol 19, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v19i1.4624

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk urea dan pupuk kompos serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi dan untuk mengetahui dosis pupuk urea dan dosis pupuk kompos yang tepat untuk menghasilkan tanaman sawi yang tinggi.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dalam percobaan faktorial 3 x 3, dengan 4 ulangan. Terdiri atas 2 faktor perlakuan. Faktor I adalah dosis pupuk urea (N). Faktor II adalah dosis pupuk kompos (K).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk urea tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 20 hari setelah tanam. Berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 10 hari dan umur 30 hari setelah tanaman, jumlah daun umur 10 hari, umur 20 hari dan umur 30 hari setelah tanam, serta berat basah per tanaman.  Berat basah per tanaman terberat terdapat pada perlakuan n2 (dosis pupuk urea 300 kg/ha setara 4,8 g/tanaman), yaitu 41,42 g/tanaman, sedangkan berat basah teringan terdapat pada perlakuan n0 (tanpa pupuk urea), yaitu 35,33 g/tanaman).Perlakuan pupuk kompos tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 10 hari setelah tanam, jumlah daun umur 10 hari dan umur 20 hari setelah tanam dan berat basah per tanaman. Berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 20 hari dan umur 30 hari setelah tanam dan jumlah daun umur 30 hari seteah tanam. Berat basah per tanaman terberat terdapat pada perlakuan k2 (dosis pupuk kompos 20 ton/ha setara 320 g/tanaman), yaitu 38,33 g/tanaman), sedangkan berat basah teringan terdapat pada perlakuan k0 (tanpa pupuk kompos), yaitu 30,17 g/tanaman).Interaksi perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 10 hari dan umur 20 hari setelah tanam, jumlah daun umur 10 hari, umur 20 hari dan umur 30 hari setelah tanam, serta berat basah per tanaman. Berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 hari setelah tanam.
STUDY KINERJA KOMODITAS KELAPA SAWIT DI KALIMANTAN TIMUR Fatah, Abdul
AGRIFOR Vol 12, No 2 (2013): Oktober
Publisher : AGRIFOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.101 KB)

Abstract

Oil palm development has been recognized in the province of East Kalimantan very rapidly in recent decades.  Although nationwide, Indonesia has been known as a the worlds largest producer of crude palm oil, but its productivity is still very low when compared to Malaysia.  By considering the availability of land and favorable climate, Indonesia remains a great opportunity to increase the productivity of oil palm.  Moreover, with the government policies continue to be improved (including vision 36:25), it is expected to accelerate the development of upstream and downstream sectors of the oil palm.  This study aims to determine the achievement level of productivity of oil palm in East Kalimantan Province and positioning these achievements at regional and national level.   Research carried out for about five months in the province of East Kalimantan.  This study is a combination of a literature review with observations directly to the field.  The data collected were analyzed descriptively, then compared the achievements of East Kalimantan against other provinces in Kalimantan and Sumetera, and look at the performance of East Kalimantan oil palm on national level.  The results revealed that the total area of oil palm plantations in East Kalimantan by July 2013 has reached 1,002,284 hectares, with a production of 6,538,743 tonnes of FFB and CPO 1,438,523 tons, as well as the productivity of 13.24 tonnes FFB/ha/year and CPO yield 21.70%.  Position of oil palm performance achievements of East Kalimantan province on Kalimantan regional level for the planting area still under the Central Kalimantan province and West Kalimantan.  For CPO yield performance still under West Kalimantan but above the South Kalimantan.  Compared to Sumetera, achievements palm plantation acreage is still below the three provinces, but already above the other seven provinces.  For CPO yield performance, still under the three provinces in Sumetera.  Position of oil palm acreage achievement on national level accounted for about 7.56% of the total area of oil palm plantations nationwide, but in term of performance for productivity is still far below the national vision.
NUTRITIONAL CONTENT AND CHARACTERISTICS OF ANTIMICROBIAL COMPOUNDS FROM FERMENTED OIL PALM FRONDS (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) Febriana, Dewi; Zam, Syukria Ikhsan; Febriyanti, Rahmi; Zumarni, Zumarni; Juliantoni, Jepri; Fatah, Abdul
Journal of Tropical Life Science Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.10.01.04

Abstract

This research was conducted to determine physical quality, the nutritional quality and characteristics of antimicrobial compounds from fermented oil palm fronds (FOPF). This research was carried out using a Complete Randomized Design with 4 treatments and 4 replications. The following treatments were performed by the addition of different additives namely: 10% poultry manure, 10% cow feces, 5% urea and 5% molasses. All treatments were extracted in stages using n-hexane, ethyl acetate and methanol. The observed parameters were physical quality (pH, aroma, color, and texture), nutritional quality (neutral detergent fiber (NDF), acid detergent fiber (ADF), hemicellulose, cellulose and lignin), yield of extract, class of bioactive compounds and the antimicrobial activity test of extracted compounds. The data were analyzed using a one-way analysis of variance and differences between treatments were tested using Duncan's multiple range test. The addition of different additives has a very significant effect (P < 0.01) on the lignin content; significant effect (P < 0.05) on pH, aroma, color and texture; and no effect on the content of NDF, ADF, hemicellulose and cellulose. The highest yield of extract was obtained from methanol extract with the addition of poultry manure. The methanol extract on the addition of poultry manure and urea were identified as compounds in the steroid, tannin and phenolic classes. The highest antimicrobial activity test against Escherichia coli (12.83 mm) was obtained from FOPF extract (1%) with addition of poultry manure, while highest antimicrobial activity test against Staphylococcus aureus (11.67 mm) was obtained from FOPF extract (4%) with addition of molasses. The conclusion of this research was FOPF with addition of poultry manure provides good physical quality, nutritional quality and can inhibit the growth of E. coli and S. aureus at a concentration of 1%.
PERANAN PERUSAHAAN PELAYARAN DALAM RANGKA KELANCARAAN PENGURUSAN PERPANJANGAN SERTIFIKAT KAPAL DI PELABUHAN MERAK BANTEN: ABDUL FATAH, SUKIMAN, EGI RAMDHANI FATHURACHMAN Fatah, Abdul; Sukiman, Sukiman; Ramdhani Fathurachman, Egi
Nama Jurnal Akmi Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Sitektransmar Vol. 1 No. 2 November 2019
Publisher : LPPM AKMI SUAKA BAHARI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan Perusahaan Pelayaran Dalam Rangka Kelancaraan Pengurusan Perpanjangan Sertifikat Kapal Di Pelabuhan Merak Banten
PENERAPAN MANAJEMEN PEMASARAN UNTUK PEMBERDAYAAN PETAMBAK IKAN PAYUS DI GUNUNG ANYAR SURABAYA Fatah, Abdul
e-Jurnal Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : e-Jurnal Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan merupakan salah satu hasil perikanan yang banyak dihasilkan di Indonesia dan merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat. Ikan mudah didapat dengan harga yang relatife murah sehingga dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Kandungan protein yang tinggi pada ikan dan kadar lemak yang rendah sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Akan tetapi ikan juga merupakan bahan makanan yang cepat mengalami proses pembusukan dikarenakan kadar air yang tinggi. Kadar air yang tinggi adalah kondisi yang memberikan kesempatan bagi perkembangbiakan bakteri secara cepat. Untuk itu dilakukan upaya bermacam-macam pengolahan ikan, misal: : ikan yang diawetkan, kerupuk, bakso dan abon ikan. Selama ini produk yang dihasilkan kedua mitra hanya krupuk ikan payus, untuk menghindari kejenuhan dari konsumen maka dilakukan inovasi produk, maka dilakukan pelatihan bagi mitra untuk diberikan ilmu dan penggunaan teknologi. Penelitian ini dilakukan pada kelompok petambak pengolahan krupuk ikan payus yang berada di Kelurahan Gununganyar Tambak kecamatan Gununganyar Surabaya Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut: 1. Memberikan pelatihan pengembangan produk dengan menggunakan alat potong yang menggunakan teknologi sehingga meningkatkan produk yang dihasilkan, 2.pelatihan pemasaran melakukan penggunaan IT dlm proses pemasaran dan penjualannya 3.memberikan pelatihan manajemen penataan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan agar dapat mengelola keuangan usaha dengan baik dan benar.   Keywords—Diversifikasi, Marketing strategy, Management Pemasaran
KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS VIRTUAL CLASS Sudiana, Ria; Fatah, Abdul; Khaerunnisa, Etika
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 10 Nomor 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v10i1.1292

Abstract

Media  pembelajaran  interaktif  banyak  dikembangkan  dan dapat  diakses  melalui  smartphone  akan  tetapi  belum  banyak  digunakan dosen dan mahasiswa, oleh karenanya perlu dikembangkan model perkuliahan yang melibatkan penggunaan Smartphone. Virtual Class pada e-learning merupakan lingkungan belajar online, dalam hal ini lingkungan yang dimaksud dapat berupa berbasis web, portal atau software. Seperti pada pembelajaran di dunia nyata, setiap peserta baik dosen   maupun mahasiswa  harus  memenuhi  aturan  yang  disepakati.  Salah  satu  strategi untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa dijurusan pendidikan matematika melalui pembelajaran Virtual Class. Oleh karenanya perlu dikembangkan pembelajaran yang dapat menunjang pembelajran konvensional dikelas. Tujuan penelitian ini adalah memberikan inovasi dengan proses pembelajaran berbasis Virtual Class untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Matemaatika Untirta. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan matematika yang mengambil matakuliah Riset Operasi yang diselenggarakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kesimpulan penelitian ini yaitu mahasiswa pada kelas yang menggunakan virtual class mempunyai kecenderungan lebih baik pada indikator inisiatif belajar , mendiagnosa kebutuhan belajar, memilih dan menerapkan strategi belajar, memonitor, mengatur dan mengontrol, memandang kesulitan sebagai tantangan, memanfaatkan dan mencari sumber yang relevan, mengevaluasi proses dan hasil belajar, self efficacy (konsep diri), namun masih lemah pada indikator menetapkan target dan tujuan belajar dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Kata kunci: Smartphone,  Virtual  Class,  Kemandirian  Belajar.
REGIONAL LEGAL ASSISTANCE Fatah, Abdul
Rechtsidee Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Ilmu Hukum Rechtsidee
Publisher : Faculty of Law, Muhammadiyah University of Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legal aid policy in the area carried out on several considerations including: Implementation of the authority given to the legal aid act, granting the guarantee and protection of access to justice and equality before the law in the area, equitable distribution of justice and increase public awareness and understanding of the law, and legal implications that accompanied the emergence of the right to legal counsel without pay and the right to choose the legal settlement.
TINJAUAN KEADAAN PADI SEBAGAI TANAMAN PANGAN UTAMA DI INDONESIA DAN DI KALIMANTAN TIMUR Fatah, Abdul
AGRIFOR Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v10i1.9

Abstract

TINJAUAN KEADAAN PADI SEBAGAI TANAMAN PANGAN UTAMA DI INDONESIA DAN DI KALIMANTAN TIMURState of The Art of Paddy as Staple Food in Indonesia and Situation in East KalimantanAbdul FatahSekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai TimurSamarinda ABSTRAKSwasembada beras pernah dicapai oleh Indonesia pada tahun 1984, namun sejak tahun tersebut produksi padi nasional tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan penduduk akibat tidak seimbangnya jumlah produksi padi dengan jumlah penduduk yang terus bertambah. Secara nasional,  produksi padi selama kurun waktu 40 tahun telah meningkat empat kali lipat, sejak dari delapan juta ton hingga 32 juta ton  melalui revolusi hijau. Kencederungan produksi padi juga meningkat belakangan ini, pada tahun 2008 kembali swasembada beras dicapai. Terlebih lagi, Indonesia yang selama ini dikenal sebagai inportir terbesar, telah didekati oleh sejumlah Negara yang berminat untuk menginpor beras dari Indonesia. Situasi di Kalimantan Timur sedikit berbeda dimana swasembada  beras selama ini belum pernah dicapai. Target pencapaian yang seringkali dicanangkan masih belum mampu diwujudkan. Dengan melihat berbagai kendala di lapangan, ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan manakala swasembada ingin segera dicapai, diantaranya adalah memaksimalkan fungsi irigasi drainase serta penanganan pasca panen; memaksimalkan percepatan ekstensifikasi lahan sawah baru, dan meminimalkan alih fungsi lahan sawah produktif dari penggunaan lahan lainnya.Key words : Swasembada beras, Tanaman pangan, Kalimantan Timur.
PROTOTYPE SISTEM KEAMANAN KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN KEYPAD MEMBRANE 4X4 BERBASIS ARDUINO UNO Haryanto, Haryanto; Ferlyawan, Rizqy; Fatah, Abdul
SENSI Journal Vol 2 No 1 (2016): SENSI JOURNAL
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/sensi.v2i1.735

Abstract

Kemajuan teknologi mendorong pola hidup masyarakat yang cenderung semakin praktis hal tersebut juga dirasakan oleh para pengguna sepeda motor baik pria maupun wanita sebagai contoh dalam lingkup kecil adalah menggunakan system  keamanan motor yang masih sederhana dengan gembok dan kunci ganda, sehingga perlu dirancang suatu system yang mampu mengamankan sepeda motor secara otomatis. Dalam perancangan ini menggunakan fasilitas Keypad Membrane 4x4 yang ada pada media handphone untuk memberikan perintah pada mikrokontroller yang berbasis ATMega328 ArduinoUno. Pengguna hanya perlu mengetikan password ?1234? untuk menghidupkan motor, dan huruf ?4321? untuk mematikan motor, maka alarm  sepeda motor penggunakan akan hidup dan mati secara otomatis. Tujuan dari pembuatan alat ini diharapkan dapat membantu pengguna sepeda motor untuk mengamankan sepeda motornya secara secara elektrik dan praktis.
Regional Legal Assistance Fatah, Abdul
Rechtsidee Vol 2, No 1 (2015): Rechtsidee
Publisher : Faculty of Law, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jihr.v2i1.7

Abstract

Legal aid policy in the area carried out on several considerations including: Implementation of the authority given to the legal aid act, granting the guarantee and protection of access to justice and equality before the law in the area, equitable distribution of justice and increase public awareness and understanding of the law, and legal implications that accompanied the emergence of the right to legal counsel without pay and the right to choose the legal settlement. How To Cite Fatah, A. (2015). Regional Legal Assistance. Rechtsidee, 2(1), 1-10. doi:http://dx.doi.org/10.21070/jihr.v2i1.7