p-Index From 2015 - 2020
35.945
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Computer Engineering and Applications Journal Jurnal Teknik Mesin EJIP BIOL AGRISAINS DIGEST MARKETING E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana E-Journal Home Economic and Tourism JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan MARINA CHIMICA ACTA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Natur Indonesia Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Ilmu Kedokteran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Agrisep Jurnal Agrista Jurnal Rekayasa Elektrika Jurnal Floratek Jurnal Teknik Sipil AUSTENIT Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology SAINSMAT Elektron Jurnal Ilmiah Jurnal Sains Materi Indonesia Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam TELKOMNIKA Telecommunication, Computing, Electronics and Control Journal of Education and Learning Jurnal Kawistara JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN TERAPAN KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Jurnal Teknik Mesin SINERGI JSTT AL-IQTISHAD Pendidikan Sosiologi Pendidikan Geografi Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan (JIIP) Jurnal Diskursus Islam Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Hukum Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prosiding SNATIF JURNAL FIAT JUSTISIA Hukum Islam Jurnal Adabiyah Edukasi Kultura Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Mamangan Prosiding Semnastek Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik Al Ilmi Jurnal Pendidikan Islam ICON-CSE Annual Research Seminar Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan eDikInformatika Sawwa Jurnal Studi Gender The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research UNEJ e-Proceeding Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Bio Ilmi: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Kimia Riset Indonesia Chimica Acta Jurnal Agribisnis Sriwijaya University Learning and Education International Conference Al-Adyan Educational Management Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Indonesian Journal of Science and Education Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal Konstitusi Panggung Jurnal Penelitian Hukum De Jure Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum Insaniyat: Journal of Islam and Humanities DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum SPEKTRA : Jurnal Kajian Pendidikan Sains Li Falah : Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam As-syifaa Jurnal Farmasi Al-Risalah : Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen Al-Kimia Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur´an dan Al-Hadits Indonesian Journal of Chemistry International Journal of Chemistry Education Research Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam Jurnal HAM Indonesian Journal of Chemical Research Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Batoboh Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Jurnal Edukasi AUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI At-Tadbir : jurnal ilmiah manajemen Journal of Information Technology and Computer Engineering Journal of Tropical Horticulture Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ| B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Jurnal Mandiri KOMTEKINFO Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Jurnal MediaTIK Seminar Nasional Lahan Suboptimal Develop EXPLORE Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik JIA (Jurnal Ilmiah Akuntansi) TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Journal of Health Sciences Jurnal TIKA JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) JURNAL SAINTIS Menara Ilmu Medical Technology and Public Health Journal Ecoment Global; Kajian Bisnis dan Manajemen Jurnal Teknik Mesin Turast : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Ijtihad Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Al Kalam : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman AL-ULUM : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Jurnal InTent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu Jurnal Surya Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Jurnal Asy-Syukriyyah Ilomata International Journal of Management Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering (IJEEPSE) Abdi Laksana Kombud Arithmetic : Academic Journal of Math JIEB : Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah : Jurnal AL-AHKAM Jurnal Mimbar Al-Qalam Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Konstitusi

Kekuatan Putusan Mahkamah Partai Ditinjau dari Sistem Kekuasaan Kehakiman Menurut UUD 1945 Firdaus, Firdaus; Kurniawan, Nalom
Jurnal Konstitusi Vol 14, No 3 (2017)
Publisher : Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.733 KB) | DOI: 10.31078/jk1439

Abstract

Mahkamah Partai adalah satu organ baru partai politik yang wajib dibentuk setiap partai menurut UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik. Keberadaannya didesain sebagai peradilan internal untuk memeriksa, mengadili, dan memutus perselisihan internal partai secara cepat, sederhana, berkepastian dan berkeadilan. Namun, Mahkamah Partai dan putusan-putusan yang dihasilkan belum dapat membantu partai politik menyelesaikan perselisihan secara efisien dan efektif. Melalui metode penelitian dengan pendekatan yuridis normatif serta yuridis empiris, penelusuran dan pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan untuk memperoleh bahan hukum primer, sekunder maupun tersier. Bahan-bahan hukum diidentifikasi, diklasifikasi, disistematisasi sesuai dengan objek yang diteliti dan dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa belum maksimalnya Mahkamah Partai menyelesaikan perselisihan internal disebabkan oleh kedudukan Mahkamah Partai yang berimplikasi pada kekuatan Putusan Mahkamah Partai.Court of Parties is a new political parties organ which each parties shall be established according to Law No. 2 of 2011 on the Amendment of Act No. 2 of 2008 on Political Parties. Its presence is designed as an internal courts to examine, hear and decide the parties internal disputes in a fast, simple, and fair certainty. The existence of the Court of Parties and the decisions can not be optimally produced assist political parties in resolving disputes efficiently and effectively. Through research methods with normative juridical approach and empirical juridical, search and collection of legal materials is done through literature and field studies to obtain primary legal materials, secondary and tertiary. Legal materials are identified, classified, systematized according to the object under study and analyzed by juridical qualitative. The results of the study found that the Court has not maximally resolved the internal dispute caused of the position of the Party Court which has implications on the power of the decision of the Court of Justice.
Refleksi Konstitusionalitas Pengawasan Peraturan Daerah Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 137/PUU-XIII/2015 Firdaus, Firdaus
Jurnal Konstitusi Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.262 KB) | DOI: 10.31078/jk1629

Abstract

Peraturan Daerah (Perda) sebagai produk hukum pemerintahan daerah untuk mengatur dan memerintah sendiri sebagai manifestasi otonomi, tetapi dalam praktiknya sering kali dihadapkan dengan penundaan atau pembatalan akibat fungsi pengawasan preventif atau represif oleh Pemerintah. Melalui Putusan Nomor 137/PUU-XIII/2015, Mahkamah Konstitusi (MK) meneguhkan fungsi pengawasan preventif dan membatalkan fungsi pengawasan represif dengan harapan: pertama mengakhiri dilema konstitusional fungsi Pengawasan Pemerintah terhadap Perda; kedua, memperkuat otonomi daerah; dan ketiga, meneguhkan pengujian perda sebagai kompetensi Mahkamah Agung (MA). Namun hal tersebut justru menciptakan dikotomi baru, baik terkait hubungan Pemerintah Pusat dengan pemerintahan daerah maupun dalam memaknai fungsi pengawasan represif dihubungkan dengan kompetensi MA menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Bentuk dikotomi baru yang dimaksud; pertama, merevitalisasi instrumen sentralisme; dan kedua mereduksi otonomi dan fungsi kekuasaan Pemerintah dengan karakteristik yang bersifat aktif, sepihak (bersegi satu) dalam mengawasi dan memastikan pelaksanaan undangundang. Dimensi konstitusional yang harus dipastikan, bahwa pelaksanaan fungsi pengawasan represif terhadap Perda memberi kedudukan hukum bagi Pemerintah Daerah otonom untuk dapat mengajukan permohonan pengujian kepada MA.Local Regulation (Perda) as a legal product of local government is to regulate and govern itself as a manifestation of autonomy. Yet, in practice it is often confronted with delays or cancellations due to the Government's preventive or repressive supervision functions. Through Decision Number 137 / PUU-XIII / 2015, the Constitutional Court (MK) affirmed the function of preventive supervision and canceled the repressive supervision function in the hope of: first, ending the constitutional dilemma of the Government Oversight function on Local Regulations; second, strengthening local autonomy; and third, confirm the perda review as Supreme Court (MA) competency. However, this actually creates a new dichotomy, both in relation to the relationship between the Central Government and the local government and in interpreting the repressive monitoring function associated with the MA competency in examining the legislation under the regulations toward the statute. The form of the new dichotomy in intended; firstly, revitalize the instrument of centralism; and secondly reducing the autonomy and function of the Government's power with active, unilateral (onesided) characteristics in supervising and ensuring the implementation of the statute. The constitutional dimension that must be ensured is that the implementation of the repressive oversight function of the Local Regulation gives a legal standing for the autonomous local Government to be able to submit an application for judicial review to the Supreme Court.
Kekuatan Putusan Mahkamah Partai Ditinjau dari Sistem Kekuasaan Kehakiman Menurut UUD 1945 Firdaus, Firdaus; Kurniawan, Nalom
Jurnal Konstitusi Vol 14, No 3 (2017)
Publisher : Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.733 KB) | DOI: 10.31078/jk1439

Abstract

Mahkamah Partai adalah satu organ baru partai politik yang wajib dibentuk setiap partai menurut UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik. Keberadaannya didesain sebagai peradilan internal untuk memeriksa, mengadili, dan memutus perselisihan internal partai secara cepat, sederhana, berkepastian dan berkeadilan. Namun, Mahkamah Partai dan putusan-putusan yang dihasilkan belum dapat membantu partai politik menyelesaikan perselisihan secara efisien dan efektif. Melalui metode penelitian dengan pendekatan yuridis normatif serta yuridis empiris, penelusuran dan pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan untuk memperoleh bahan hukum primer, sekunder maupun tersier. Bahan-bahan hukum diidentifikasi, diklasifikasi, disistematisasi sesuai dengan objek yang diteliti dan dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa belum maksimalnya Mahkamah Partai menyelesaikan perselisihan internal disebabkan oleh kedudukan Mahkamah Partai yang berimplikasi pada kekuatan Putusan Mahkamah Partai.Court of Parties is a new political parties organ which each parties shall be established according to Law No. 2 of 2011 on the Amendment of Act No. 2 of 2008 on Political Parties. Its presence is designed as an internal courts to examine, hear and decide the parties internal disputes in a fast, simple, and fair certainty. The existence of the Court of Parties and the decisions can not be optimally produced assist political parties in resolving disputes efficiently and effectively. Through research methods with normative juridical approach and empirical juridical, search and collection of legal materials is done through literature and field studies to obtain primary legal materials, secondary and tertiary. Legal materials are identified, classified, systematized according to the object under study and analyzed by juridical qualitative. The results of the study found that the Court has not maximally resolved the internal dispute caused of the position of the Party Court which has implications on the power of the decision of the Court of Justice.
Refleksi Konstitusionalitas Pengawasan Peraturan Daerah Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 137/PUU-XIII/2015 Firdaus, Firdaus
Jurnal Konstitusi Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.262 KB) | DOI: 10.31078/jk1629

Abstract

Peraturan Daerah (Perda) sebagai produk hukum pemerintahan daerah untuk mengatur dan memerintah sendiri sebagai manifestasi otonomi, tetapi dalam praktiknya sering kali dihadapkan dengan penundaan atau pembatalan akibat fungsi pengawasan preventif atau represif oleh Pemerintah. Melalui Putusan Nomor 137/PUU-XIII/2015, Mahkamah Konstitusi (MK) meneguhkan fungsi pengawasan preventif dan membatalkan fungsi pengawasan represif dengan harapan: pertama mengakhiri dilema konstitusional fungsi Pengawasan Pemerintah terhadap Perda; kedua, memperkuat otonomi daerah; dan ketiga, meneguhkan pengujian perda sebagai kompetensi Mahkamah Agung (MA). Namun hal tersebut justru menciptakan dikotomi baru, baik terkait hubungan Pemerintah Pusat dengan pemerintahan daerah maupun dalam memaknai fungsi pengawasan represif dihubungkan dengan kompetensi MA menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Bentuk dikotomi baru yang dimaksud; pertama, merevitalisasi instrumen sentralisme; dan kedua mereduksi otonomi dan fungsi kekuasaan Pemerintah dengan karakteristik yang bersifat aktif, sepihak (bersegi satu) dalam mengawasi dan memastikan pelaksanaan undangundang. Dimensi konstitusional yang harus dipastikan, bahwa pelaksanaan fungsi pengawasan represif terhadap Perda memberi kedudukan hukum bagi Pemerintah Daerah otonom untuk dapat mengajukan permohonan pengujian kepada MA.Local Regulation (Perda) as a legal product of local government is to regulate and govern itself as a manifestation of autonomy. Yet, in practice it is often confronted with delays or cancellations due to the Government's preventive or repressive supervision functions. Through Decision Number 137 / PUU-XIII / 2015, the Constitutional Court (MK) affirmed the function of preventive supervision and canceled the repressive supervision function in the hope of: first, ending the constitutional dilemma of the Government Oversight function on Local Regulations; second, strengthening local autonomy; and third, confirm the perda review as Supreme Court (MA) competency. However, this actually creates a new dichotomy, both in relation to the relationship between the Central Government and the local government and in interpreting the repressive monitoring function associated with the MA competency in examining the legislation under the regulations toward the statute. The form of the new dichotomy in intended; firstly, revitalize the instrument of centralism; and secondly reducing the autonomy and function of the Government's power with active, unilateral (onesided) characteristics in supervising and ensuring the implementation of the statute. The constitutional dimension that must be ensured is that the implementation of the repressive oversight function of the Local Regulation gives a legal standing for the autonomous local Government to be able to submit an application for judicial review to the Supreme Court.
Co-Authors A. M, Wita Trisnawati Abd. Qohar, Abd. Abd. Wahid Wahab Abdul Kadir Abdul Karim Abdul Kodir Jailani Abdul Razak Abubakar, Achmad Ade Octavia Ade saputra Adelina, Cindi Aeni HM, Nur Aeni HM, Nur Afrian, Noza Afrizon, Hergo Ahmad Muchlis Ahmad Rifai Ahmad Zarkasi Ahmad, Afandi Ahmad, Fauziah Ahmad, Fauziah Ahyar Ahmad Ainul Mardiah Ainunnisa, Ainunnisa Akhyar Akhyar Alfian Noor Alfian Rusdy Ali, Nurhalim Dani Almira Syifa, Almira Amir Hamzah Amnesty, Mulya Fitria Amran Amran Andi Thahir Andini Hardiningrum Anggraini, Rr. Renny Ani Saturrrohmah, Ani Anindia Putri, Riska Anita Desiani Anita Rahayu Anni Faridah Apmayuda, Andrian Aqmal, Amal Ardianto Ardianto Ardiyansyah Ardiyansyah Arifin, Indra Asfar Muniir, Asfar Asgaf, Khaifah Asmawati Asmawati Asrori, Hudi Astari, Lola Astuti, Erni Tri Asyari, Rifa Atul Izza Asyari, Rifa Atul Izza Ayana, Sandy Bakti Azwar, Zainal Bahja, Bahja Bahja, Bahja Bakry Bakry, Bakry Bambang Sujatmoko Bambang Tutuko Bariyah, Naim Buchari, Muhammad Ali Budi Rahmadya Budiyarti, Oky Bustamam Bustamam Bustani, Bustani Dali, Nasriadi Darmansyah Darmansyah Darmawahyuni, Annisa Darussalam Darussalam, Darussalam Dasrol, Dasrol Davit Rahmadan Denas Symond Derisma Derisma, Derisma Dewi, Fatma Dian Anggraini Oktavia Dian Kurnia Anggreta Dian Yayan Sukma, Dian Yayan Dika Sofila Dirgantara, Wahyu Dona Efinda Drs. Helfia MT. Edial Duskiardi Duskiardi Dwi Siswanta Edy Ervianto Efa Ismardianita, Efa Effendi, Sairul Efri Diah Utami, Efri Diah Eka Indarto, Eka Ekardo, Apando Eko s, Randi Wahyu Elfitri, Triana Eli Trisnowati, Eli Era Zulmi Khairani Erdianto Erdianto Erianjoni Erianjoni Erni Haryanti Erwinda Erwinda Ery Safrianti Euis Sunarti Ewaldo, Ivan Ryian Fadilla, Aldy Fadillah, Rahmat Fahrurozi, Fahrurozi Faishal Yasin Fajar Islam, Muhammad Fajri, Bayu Ramadhani Farida Farida Farqi, Muhammad Fatthaya, Fatthaya Fauzan Misra Fauzi Fauzi Febby Asteriani, Febby Febrizal, Febrizal Feranita Feranita Ferawati Ferawati Ferdyan Andhika Pradana, Ferdyan Andhika Fitri, Sri Fitriyanti Jumaetri Sami, Fitriyanti Jumaetri Fitriyanto, Aidil Fri Murdiya, Fri Galib, Muhammad Ganefri Ganefri Gaol, Dedek S Lumban Ginting, Bayudwi Putra Gita Hermi Setyawati H. Soekamto, Nunuk Hadria Octavia Handayani, Endah Harahap, Heri Faisal Hardjono Sastrohamidjojo Hariani Soekamto, Nunuk Harifuddin Harifuddin, Harifuddin Harison, Torang hasan, effendi Hasnah Hasnah Hasnah Natsir Hayatul Ismi Hendra Naldi Hendra Setiawan Hendri Marhadi Hendri, Ulfa Nurhasanah Hersyah, Mohammad Hafiz Hesti Meilina Hidayat, Reski HIDAYATULLAH, ARIEF Huda Ubaya Husni Husni Idral Purnakarya Ifwandi Ifwandi, Ifwandi Ihsan, Akmal Ilahi, Yudhi Fasrah Imma Fretisari Indrasari, Rahmayani Irfan Hamdani, Irfan Irma Yanti Irwani, Nike Ishak Erawadi Barutu, Ishak Erawadi Iskandar Zulkarnain Islam, Muhammad Fajar Ismail Ismail Ismail Kailani, Ismail Ismail Suardi Wekke Ismala, Silvi Iswani, Resti J. Rusman, Hendra Jalifah Latip Johari, Rizky Jumina Jumina Juneidi, Ahmad Kaharuddin Kaharuddin Kamariyah, Nurul Karmin Karmin, Karmin Katrin Roosita Khairani Khairani Khuzaini, Khuzaini Kolo, La Komariah, Sita Kurniati Asri Kurniawan Kurniawan Lestarini, Dinda Lewi Lewi Lifwarda Lifwarda Linna Oktaviana Sari Lintang, Elba Lubis, Citra Rahmawati Lubis, Putri Mirta Fitriyanti Lukman Hakim Lusiana, Herlina Lusiana, Herlina Lysbetti M, Noveri M Aldion Rinaldi, M Aldion M Putra Nurjanah, M Putra M, M. Dahlan M, Noveri L M. Dani M. Muafif, M. Muafif Maihasni Maihasni Maiyendra, Nico Alvio Maming Maming Mardiah, Indah Martadinata, A. Taqwa martati, Eli Martha, Cici Wia Maryati Bachtiar Mawaddah Warahmah Md. Nor Bin Bakar, Md. Nor Bin Medilla Kusriyanto, Medilla Meza Silvana Michael, Donny Miftah Azrin Miftahul, Hendri Minsyah, Nur Imdah Mira Afrina Miraswan, Kanda Januar Mirza, T. Mohd Mohd Yogi Yusuf, Mohd Yogi Muafif, M Mubaraq, Fitratul Muchlis Djirimu Muhamad Al Khausar, Muhamad Al MUHAMMAD ANSHORI, MUHAMMAD Muhammad Arif Muhammad Fathra Fahasta Muhammad Ibrahim Muhammad Isya Muhammad Nur Muhammad Sayuthi MUHAMMAD SHOLEH Mulyani, Pamungkas Stiya Nafis, Muhammad Nafliana, Ela Aprida Nalom Kurniawan Nani Nani Nasir, M Iqbal Nawas, Kamaluddin Abu Nesya, Hamidatul Netti Herawati Nilda Elfemi Nindya, Audesti Nota Effiandi Novesar Jamarun Nugraha, Rendy Dartha Nunuk H. Soekamto Nunuk Hariani Soekamto Nur Ahriman, Nur Nur, Hanis Nurcahyani, ida Nurcahyani, ida Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurhasanah Nurhasanah Nurhayati Nurhayati Nurmilasari, Nurmilasari Nurus Shalihin, Nurus Oktisari, Dwi Orsalan, Osvari P., Elman Paly, Muh Basir Pascawinata, Andries Paulina Taba Periyadi, Periyadi Prasetya, Dwi Arman Prasetya, Febri Prima, Prima Purnama, Azet Putra, Ario Putra, Ozil Afindra Putri, Adi Tiara Rachmatullah, Muhammad Naufal Rahmat Saleh Rahmawati Rahmawati Rahmi Holinesti Rahmi Widyanti Rahmon Sandika Rahmat, Rahmon Sandika Rahmy, Hafifatul Auliya Rahyul Amri Rakiman Rakiman Ramadhan, Waldito Febri Ramadhani, Anissa Ramadhani, Anissa Ranuharja, Fadhli Ratna Aisuwarya, Ratna Ratna Dewi Retnaningsih Retnaningsih Reza Al Mattin, Reza Al Rhozi, Fahrul Rifqi Muntaqo, Rifqi Rikki Vitria Rimbawan Rimbawan Rinel Fitlayeni Riska Fitriani Rita Hayati Rizal Amin, Muhammad Rodiah, Desty Romli Romli, Romli Rusdarti Rusdarti, Rusdarti Rusman, Hendra J. Sabran, Moh. Sagala, Alberto Syahputra Saifuddin Saifuddin Salmiyah, Salmiyah Salvia Salvia Sandi Firman Nanda, Sandi Firman Sani, Almadora Anwar Sano, Havel Alindo Santy, Wesiana Heris Saprianto, Saprianto Sari, Firda Mustika Sari, Rahayu Eka sari, sally nindi Saribu, Daniel Harjono Dolok Sarifah Putri Raflesia, Sarifah Putri Saripah Ulpah, Saripah Sarjon Defit Sarmayanta Sembiring Seniwati Dali Septianto, Dekri Sibarani, Hendri Agustin Sigit Sutikno, Sigit Silfia Rifka Sitanggang, Miranda Romaully Br. Siti Hafsah Siti Nurmaini Soejono Tjitro Sofiarsih, Lilis Solehan, Muhamad Somakim Somakim Sopiarini, Putri Sopiarini, Putri Sri Anna Marliyati Sri Indra Maiyanti Stevany, Cecilia Suana, Suana Sudardi, Sudardi Sudarmantoro, Niky Suharyon, Suharyon Sukim, Sukim Sukmawati Sukmawati Sulfasyah Sulfasyah, Sulfasyah Sulistioso G. S. Sulkifli Sulkifli Sumarna, Sabir Sumarna, Sabir Sunardi Sunardi Surya Prahara Surya Setiawan, Surya Suryadi Suryadi Susanki Susanki Sutrisno sutrisno Syafniati, Syafniati Syahrilfuddin Syahrilfuddin, Syahrilfuddin Syakban Kurniawan, Syakban Syam, Jumriah Syamsuddin Syamsuddin Syamsurya, Syamsurya Syamsurya, Syamsurya Syarifah Syarifah, Syarifah Tati Erlina Taufik Ahmad Thamrin Thamrin Tjut Chamzurni Tri Suminar Tumpak Dolok Stepan Simarmata, Tumpak Dolok Stepan Tuti Handayani, Tuti Tuti Handayani2, Tuti Tuti Restuastuti Tutri, Rio Ulfia Hasanah Umamah, Farida Upasana Narang, Upasana Usman, Regina Utami, Annisa Desria Wagiyo Wagiyo Wahyu, Arbi Wahyudi Budi Pramono, Wahyudi Budi wahyuni wahyuni Wahyuni, Dinar H S Wahyuni, Ritna Warasto, Hestu Nugroho Warman, Ari Gustia Wilyanto, Wilyanto Wilyanto, Wilyanto Winaldi, Aulia Winner Inra Jefferson Batubara, Winner Inra Jefferson Wullur, Selfi Yandi, Satria Yasin, Haerun Yeni Wulandari Yolanda, Sri Yani Yuanto, Dedy Ary Yul Antonisfia Yuli Yetri Yulindon Yulindon Yulisa, Ike Yunus, A.M Shiddiq Yunus, Yuhanis Yustini Yustini Yusuf Hartono Yusuf Ridho Surya Dharma Nainggolan, Yusuf Ridho Surya Dharma Zabidi, Ahmad Zainal Arifin Zainal, Syech Zohra Hasyim, Zohra Zulfiadi, Zulfiadi Zulharbi Zulharbi Zusmelia Zusmelia Zuyasna Zuyasna