p-Index From 2015 - 2020
10.186
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Language and Education Journal Jurnal PG-PAUD PREMISE LAW JURNAL C H E M I C A Indonesian Journal of Educational Studies JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Sains dan Teknologi Semantik Jurnal Simetris Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) JSM (Jurnal SIFO Mikroskil) Medula TELKOMNIKA Telecommunication, Computing, Electronics and Control Jurnal Geografi Al-Ulum PREDIKSI DEDIKASI JURNAL MAHASISWA EKONOMIA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Jurnal Link Ilmu Kesehatan Jurnal Pedagogi Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Jurnal Bisnis Teori & Implementasi JURNAL KEBIDANAN Taqdir International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT) Jurnal Pendidikan Kimia SIKLUS Majalah Kedokteran Sriwijaya Jurnal FishtecH Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Informatika Jurnal Ekonomi Pembangunan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Seminar Nasional Pendidikan IPA Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Nusantara Journal of Computers and its Applications Banque Syar'i : Jurnal llmiah Perbankan Syariah Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry TAHKIM Jurnal Gemaedu BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Proceedings of ISELT FBS Universitas Negeri Padang Jurnal Medika Malahayati Infotronik : Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika Jurnal Kajian Ilmiah Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi JURNAL MEDIA KESEHATAN FINANCIAL : JURNAL AKUNTANSI Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia Jurnal GeoEkonomi EL-Ghiroh Syntax Idea Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Dialog PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Law Research Review Quarterly Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK)
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Al-Ulum

POSITIVISASI HUKUM ISLAM DALAM PEMBINAAN HUKUM NASIONAL DI INDONESIA Fitriyani, Fitriyani; Laupe, Abd Basir
Al-Ulum Vol 13, No 2 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.585 KB)

Abstract

Dalam konteks hukum Islam, Piagam Jakarta sebagai salah satu hasil sidang BPUPKI merupakan sumber persuasive. Hukum Islam baru menjadi sumber autoritatif (sumber hukum yang telah mempunyai kekuatan hukum) dalam ketatanegaraan, ketika Dekrit Presiden R.I 5 juli 1959 yang mengakui bahwa Piagam Jakarta menjiwai UUD 1945. Hukum Islam sebagai tatanan hukum yang dipedomani dan ditaati oleh mayoritas penduduk dan masyarakat Indonesia adalah hukum yang telah hidup dalam masyarakat. Demikian pula sudah merupakan bagian dari ajaran dan keyakinan Islam yang eksis dalam kehidupan hukum nasional, serta merupakan bahan dalam pembinaan dan pengembangannya.----------------------------In the context of Islamic law, the Jakarta Charter was seen as one of the result of the trial BPUPKI, a persuasive source. New Islamic Law becomes authoritative sources (sources of law has been legally binding) in the state administration, when the July 5 Presidential Decree 1959 which recognizes that animates the Jakarta Charter 1945. Islamic law as a legal order that guided and adhered to by the majority of the population and the people of Indonesia is both the law that has been living within the community. It has also become the part of the teachings and beliefs of Islam that exists in the national law as well as the source of guidance and development.
ISLAM DAN KEBUDAYAAN Fitriyani, Fitriyani
Al-Ulum Vol 12, No 1 (2012): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.081 KB)

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang Islam dan kebudayaa. Islam mempunyai dua aspek, yakni segi agama dan segi kebudayaan. Dengan demikian, ada agama Islam dan ada kebudayaan Islam. Dalam pandangan ilmiah, antara keduanya dapat dibedakan, tetapi dalam pandangan Islam sendiri tak mungkin dipisahkan. Antara yang kedua dan yang pertama membentuk integrasi. Demikian eratnya jalinan integrasinya, sehingga sering sukar mendudukkan suatu perkara, apakah agama atau kebudayaan. Misalnya nikah, talak, rujuk, dan waris. Dipandang dari kacamata kebudayaan, perkara-perkara itu masuk kebudayaan. Tetapi ketentuan-ketentuannya berasal dari Tuhan.  --------------------------This paper discusses about Islam and culture. Islam basically has two terms i.e. religious and cultural. There is no distinguishing gap between “religion of Islam” and “Islamic culture”. In the scientific perspective, the two can be differentiated, but in view of Islam itself it cannot be separated. Both form integration. The integration is so tight. Therefore, it is often difficult to distinguish whether the religion or culture; for example, marriage, divorce, reconciliation and inheritance. In the perspective of culture, it makes matters of culture; yet, their provision comes from God.
PLURALISME AGAMA-BUDAYA DALAM PERSPEKTIF ISLAM Fitriyani, Fitriyani
Al-Ulum Vol 11, No 2 (2011): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.245 KB)

Abstract

Isu pluralism agama merupaka hal penting untuk diketahui bersama umat beragama. Bahkan menjadi factor utama dalam menyebabkan ketegangan dan konflik agama yang sering menimbulkan kebrutalan, kekejaman, perang, dan pembunuhan bahkan pembersihan etnik. Seiring dengan waktu, pluralism agama (yang awalnya muncul pada abad ke-18) menjadi wacana dan meluas hingga di Eropa. Bahkan pada abad ke-20 telah meluas dengan cepat memasuki wilayah dunia Islam dan menjadi tema dalam begitu banyak diskusi yang memancing perdebatan sengit. Dalam artikel ini, penulis menekankan bahwa pluralism agama harus dipahami dengan jernih karena akan menciptakan pro-kontra di kalangan pemikir dan ahli agama, termasuk tokoh-tokoh Islam. Hal ini penting untuk dipertimbangkan karena dengan pemahaman tentang pluralisme agama akan bersinggungan dengan dotrin agama. ------------------------ The issue of religious pluralism is important to share. Even it becomes primary factor in creating climate of stress or conflict of religion which not rarely come up with cruel colour, ossify, war and murder, even the race sweeping. Along with the time, religious pluralism which initially rose in the 18th century represents a discourse and expands in Europe; yet, in the 20th century it is expanding at full speed enter into Islamic world Mulsim and it became a theme in so many provocating discussion activities. In this article, the writer emphasizes that religious pluralism has to be clearly understood because it generates pros and contra among good thinker and religion figures, including Muslim figures. This matter is important to consider because the understanding of religious pluralism shall be reckoned because it deals with religious doctrine. 
Positivisasi Hukum Islam dalam Pembinaan Hukum Nasional di Indonesia Fitriyani, Fitriyani; Laupe, Abd Basir
Al-Ulum Vol 13 No 2 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.104 KB)

Abstract

Dalam konteks hukum Islam, Piagam Jakarta sebagai salah satu hasil sidang BPUPKI merupakan sumber persuasive. Hukum Islam baru menjadi sumber autoritatif (sumber hukum yang telah mempunyai kekuatan hukum) dalam ketatanegaraan, ketika Dekrit Presiden R.I 5 juli 1959 yang mengakui bahwa Piagam Jakarta menjiwai UUD 1945. Hukum Islam sebagai tatanan hukum yang dipedomani dan ditaati oleh mayoritas penduduk dan masyarakat Indonesia adalah hukum yang telah hidup dalam masyarakat. Demikian pula sudah merupakan bagian dari ajaran dan keyakinan Islam yang eksis dalam kehidupan hukum nasional, serta merupakan bahan dalam pembinaan dan pengembangannya.
Co-Authors Abd Basir Laupe Ade Mubarok, Ade Ali Akbar Rismayadi, Ali Akbar Alimin Alimin, Alimin Amin, Fatimah Hidayahni Ananda, Afifah Khairani Ardi, Unggul Suryo Ari Sofia, Ari Aris Munandar Arza, Putri Aulia Asep Herman, Asep Asti Herliana, Asti Ayomi, Anasthasia F.M Christin Susilowati D.P. Ramendra, D.P. Dawood, Taufq Carnegie Delpiah Wahyuningsih, Delpiah Dewi, Risti Kurnia Didi Jaya Santri, Didi Jaya Djangi, Muhammad Jasri Dwiza Riana Eddy Noviana Fahrudin Hanafi, Fahrudin Fakhruddin Fakhruddin Farahdiba, Syarifah Fauziah, Yulianti Ferayanti, Ferayanti Fhira Nhita, Fhira Fitriyani, Ratna Fridayanti, Aditya Hafid, Ira Abriyani Hakeem, Awanda Rais Herpratiwi Herpratiwi Ibrahim, Arsyik Ilham, M Indriastuty, Nina Irmalis, Amsal JAMANUDDIN`, JAMANUDDIN Juhadi Juhadi La Rudi Lanteng Bustami, Lanteng Lia Dwi Prafitri M.Athuf Thaha, M.Athuf Maimunah Maimunah Maksum, Maradewi Marhadi, Muh. Ali Marisa Marisa Marudut, Edi Mayya Nurbayanti Shobary, Mayya Nurbayanti Melati Suci Mayasari, Melati Suci Moh Siri, Moh Mohamad Syarif Sumantri Muhammad Shodiq, Muhammad Nainggolan, Pinondang Nisa', Mauidlotun Nuniek Nizmah Fajriyah Nunung Nurwati Nur Aidar PA, Retno Widowati Pradana, Harrizki Arie Prihartono, Nurhayati A Purba, Rosanna R.M. Suryadi Tjekyan Rahayu, Listyowati Puji Rahmadewi, Dinda Putri Rahmah, Dhiya Fahdila Rahmi Susanti Rangga Sanjaya, Rangga Ratna Djuwita Ratnawati Purwitaningtyas, Ratnawati Resmini, Wayan Rini Alfia, Rini Risqi Dewi Aisyah, Risqi Dewi Riswanti Rini Rizki Hanriko Rizki Tri Prasetio, Rizki Tri Rizki, Cut Zakia Rizki, Cut Zakia Rofiaty Rofiaty Rosmawanti, Nidia Roup, Mu'min Sa'adah, Nabitatus Sahadi Humaedi Sakban, Abdul Sakinah Haryati Sakur, Sakur Sapha, Diana Setiawan, Muhammad Azdar Sigit Bayhu Iryanthony, Sigit Bayhu Siregar, Liper Siregar, M. Ridha Siregar, Muhammad Ilhamsyah Siregar, Muhammad Ilhamsyah Sudjinan, Sudjinan Sugiman Sugiman Sumiyarsih, Sumiyarsih Suparni Suparni Supena, Asep Swandana, I.W. Syarif Hidayatulloh Titin Suhartini, Titin Toni Arifin, Toni VEVI SURYENTI PUTRI, VEVI SURYENTI Wahyu Hidayat WAHYU, DIDIN RASYIDIN Wibowo, Sutrisno Wicaksono, Andrian Prasetya Woro Riyadina Wulan, Anggraini Janar Yanuarti, Elly Yayu Sri Rahayu, Yayu Sri Yeffi Masnarivan, Yeffi Yudhiono, Noor Fuadillah Yudi Ramdhani, Yudi Yulia Farida Y, Yulia Yuliant Sibaroni, Yuliant Yunita, Putu Yuranda, Yuranda Yuyi Andrika, Yuyi Zailun, Zailun Zulkifli Zulkifli