Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan dan Implementasi dari Wise Netizen (E-Comment) di Indonesia Gamayanto, Indra; Nilawati, Florentina Esti; Suharnawi, -
Techno.Com Vol 16, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosial Media merupakan salah satu pilar penting di dalam teknologi informasi, dimana sosial media dapat digunakan untuk menghasilkan sesuatu yang positif dan negative, sosial media juga dapat digunakan untuk memberikan komentar-komentar baik itu yang bersifat membangun secara positif atau menjatuhkan secara negative, dan terakhir sosial media dapat juga membuat seseorang mengalami hal-hal buruk akibat apa yang telah dilakukan oleh orang lain di dalam sosial media. Di dalam Jurnal ini, menciptakan “Netizen Development Methodology” yang memiliki manfaat untuk memberikan petunjuk positif terhadap para pengguna sosial media agar lebih positif dalam menggunakan media tersebut. Facebook dan Twitter, menjadi dua sosial media yang menjadi focus, di dalam jurnal ini tidak menggantikan apa yang sudah ada, tidak mengkritik para netizen dan juga tidak memberikan pendapat-pendapat negative tentang hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang lain. Penelitian ini berusaha memberikan apa yang telah diciptakan agar digunakan sebagai masukkan terhadap para pengguna sosial media khususnya di Indonesia agar dapat menjadi lebih positif, agar menghasilkan solusi-solusi kreatif yang dapat membantu satu sama lain, sehingga dapat tercipta kedamaian dan kesatuan antar para pengguna sosial media.   Kata Kunci: Netizen, Sosial media, Moralitas, Etika, Sistem Informasi Manajemen, Hate Speech, Networking 
Parenting Systems untuk Pusat Pertanggungjawaban Akuntansi : Ide Untuk Mengembangkan Hubungan Berbasis Solusi Antara Bawahan Dan Pimpinan Perusahaan Mardjono, Enny Susilowati; Gamayanto, Indra
MEDIA Vol 21, No 2 (2013): MEDIA EKONOMI & TEKNOLOGI INFORMASI
Publisher : MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi pertanggungjawaban adalah suatu hal penting dalam  evolusi akuntansi keperilakuan, dimana memungkinkan manajemen untuk mengendalikan biaya dan efisiensi melalui pembebanan langsung tanggung jawab untuk  biaya kepada orang-orang yang melaksanakan berbagai tugas, dengan melibatkan elemen manusia kedalam kerangka akuntansi. Pertumbuhan teknologi informasi dan globalisasi berkembang dengan sangat pesat dan hal ini tidak dapat dicegah karena hal ini dapat memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap manusia, di satu sisi pendidikan, ketrampilan, pengetahuan, komunikasi, merupakan salah satu hal penting untuk dapat mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi tidak hanya berfokus kepada pengembangan ilmu pengetahuan, Manajemen berdasarkan tujuan (MBO) akan menghasilkan anggaran, biaya standar, tujuan organisasi, dan rencana praktis untuk mencapai tujuan yang disetujui bersama. Hal merupakan senjata terhebat yang jika dikembangkan dengan benar maka akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan kepribadian yang benar sehingga banyak hal yang dapat diciptakan untuk kebaikan manusia, sehingga sejarah dapat diukir dengan baik dan generasi berikutnya dapat mempelajarinya untuk mengembangkannya lebih lanjut. Dalam perkembangan globalisasi dan teknologi informasi, Perusahaan harus dapat bersikap fleksibel dengan benar dengan menciptakan sebuah sistem guna membangun karakter dan kepribadian yang diperlukan baik kepada Karyawan dan Pimpinan, karena Pimpinan adalah merupakan barisan depan daripada Perusahaan dan karyawan sebagai serdadu muda yang perlu dibina agar dapat meneruskan apa yang telah ada dan mengembangkannya sesuai dengan tujuan bersama sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masih-masing individu, dengan kata lain terjadi peningkatkan kreativitas yang signifikan untuk kemajuan Negara dan Bangsa. Akuntansi pertanggungjawaban merupakan salah satu kajian dalam akuntansi yang lebih memfokuskan diri pada aspek-aspek tanggung jawab dari satu atau lebih anggota organisasi atas suatu pekerjaan, bagian atau segmen tertentu. Aspek keperilakuan mempunyai peran penting dalam implementasi akuntasi pertanggungjawaban karena  seperti kita ketahui bahwa kinerja  divisi, kelompok,individu, dapat dijelaskan dari laporan-laporan yang diungkapkan dalam akuntansi pertanggungjawaban. Perilaku menyimpang dari yang diharapkan, rendahnya motivasi. Dan tidak layaknya para manajer pusat pertanggungjawaban adalah contoh-contoh dari dampak yang dihasilkan akibat gagalnya pusat pertanggungjawaban. Untuk itu perlu strategi dengan memperhitungkan aspek keperilakuan dengan upaya Parenting Systems Akuntansi Pertanggungjawaban versi 1.0 merupakan salah satu ide, masukan untuk perusahaan dan managemen organisasi, dimana sistem ini akan dapat membantu perusahaan untuk dapat mengurangi permasalahan-permasalah yang pada umumnya sering terjadi bahkan akan dapat dihasilkannya zero complain dari kedua belah pihak jika penerapan Parenting Systems Akuntansi Pertanggungjawaban versi 1.0 ini dapat diimplementasikan secara konsisten.
Parenting Systems untuk Pusat Pertanggungjawaban Akuntansi : Ide Untuk Mengembangkan Hubungan Berbasis Solusi Antara Bawahan Dan Pimpinan Perusahaan Mardjono, Enny Susilowati; Gamayanto, Indra
JURNAL PENELITIAN EKONOMI DAN BISNIS Vol 1, No 1 (2013): Media Ekonomi dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi Pertanggungjawaban adalah suatu hal penting dalam evolusi akuntansi keperilakuan yang memungkinkan manajemen untuk mengendalikan biaya dan efisiensi melalui pembebanan langsung tanggung jawab kepada orang-orang yang melaksanakan berbagai tugas, dengan melibatkan elemen manusia kedalam akuntansi. Manajemen berdasarkan tujuan (MBO) akan menghasilkan anggaran, biaya standar, tujuan organisasi, dan rencana praktis untuk mencapai tujuan yang disetujui bersama. Parenting System Akuntansi Pertanggungjawaban versi 1.0 memberikan framework yang dimulai dari pengangaran pusat pertanggungjawaban yang dikendalikan dalam wadah dalam bentuk social media tempat dimana manajer divisi dan administrator sebagai admin menampung semua informasi usulan anggaran dari bawahan, permasalahan yang ada,informasi akuntansi yang terkumpul, standar dan kebijakan yang diterapkan, kemudian berlanjut ke identifikasi pengembangan emosional atau EQ dengan 7 habits dimana ada peran Parenting System Versi 1.0 yang merupakan wadah sebagai bentuk sistem yang memberikan solusi bersama antar manajer divisi dan bawahan dengan mengedepankan MBO untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu meningkatkan profitabilitas. Aspek keperilakuan dalam penelitian ini mempunyai peran penting dalam implementasi akuntasi pertanggungjawaban karena kinerja  divisi, kelompok,individu, dapat dijelaskan dari laporan-laporan yang diungkapkan dalam akuntansi pertanggungjawaban. Parenting Systems Akuntansi Pertanggungjawaban versi 1.0 merupakan salah satu strategi, sistem untuk perusahaan dan managemen organisasi, dimana sistem ini akan dapat membantu perusahaan untuk dapat mengurangi  permasalahan yang sering  terjadi misalnya perilaku menyimpang dalam proses penganggaran dan rendahnya motivasi karyawan sehingga dihasilkannya zero complain dari kedua belah pihak jika penerapan Parenting Systems Akuntansi Pertanggungjawaban versi 1.0 ini dapat diimplementasikan secara konsisten.
Pengukuran Kinerja Pelayanan Di Samsat Kota Semarang 1 Menggunakan COBIT 5 Dan Metode Persepsi Kualitas Dina, Adriana; Gamayanto, Indra
JOINS (Journal of Information System) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/joins.v1i01.1171

Abstract

SAMSAT Kota Semarang 1 merupakan sebuah pelayanan publik yang menangani administrasi kendaraan bermotor. Pengukuran kinerja pelayanan di SAMSAT dilakukan untuk mendukung visi SAMSAT yang ingin mewujudkan pelayanan prima berbasis teknologi. Pengukuran dilakukan dari pihak internal dan eksternal. Pengukuran kinerja dari pihak internal menggunakan COBIT 5 yang menghasilkan tingkat kemampuan setiap proses yang diukur. Proses yang akan diukur dipilih berdasarkan hasil pemetaan visi misi SAMSAT ke proses COBIT 5. Proses COBIT 5 yang diukur dalam penelitian ini meliputi DSS02, DSS03, dan EDM04. Pengukuran kinerja dari pihak eksternal, dalam kasus ini pelanggan, menggunakan metode persepsi kualitas yang menghasilkan tingkat kepuasan pelanggan. Pengukuran kepuasan dilakukan dengan membandingkan antara harapan dan pengalaman yang dirasakan pelanggan. Kinerja pelayanan yang tercapai adalah proses EDM04 yang sudah didefinisikan, proses DSS02 dan DSS03 dapat diprediksi. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan SAMSAT yang tercapai adalah puas. Kata Kunci: pengukuran kinerja pelayanan, COBIT 5, visi, misi, persepsi kualitas
Analysis of Wollongong City Council using 7s’s of Galliers and Sutherland Methods Gamayanto, Indra
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol 8, No 4 (2017): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v8i4.4022

Abstract

The research analyzed website of Wollongong City Council (WCC) and all the plans done by the WCC. It also showed details an Information Systems (IS) strategic plan for WCC. Although the WCC already had an integrated system, there were several key issues. The framework used to devise IS plan was seven stages (7S) of Gallier and Sutherland (G&S). The approach assisted WCC in locating the current stage of its Information Technology (IT) maturity. From the analysis undertaken, it finds that IT currently is within stages 4 and stage 5 in seven stages. The final result will be the framework of the design as recommendations to the WCC.
PENGEMBANGAN MENTORING MANAGEMENT DALAM MENGHASILKAN HIGH QUALITY HUMAN RESOURCE DI TINGKAT UNIVERSITAS DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP KIYOSAKI DAN BLANCHARD ABCD TRUST METHODS-HSOVA Gamayanto, Indra
Jurnal Manajemen Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Manajemen
Publisher : Jurnal Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.171 KB)

Abstract

Persaingan di era globalisasi ini sangat tinggi, dimana dibutuhkan sebuah konsep yang dapat membantu dalam menentukan dan mengarahkan agar seseorang dapat memilih dan menempatkan dirinya pada posisi dan waktu yang tepat. Konsep Kiyosaki sudah dikenal oleh masyarakat secara umum. Konsep ini dapat diterapkan ke tingkat universitas, dalam arti, walaupun universitas telah memiliki program tersendiri dalam membantu mahasiswanya setelah lulus, konsep kiyosaki akan mampu mengarahkan mahasiswa untuk menentukan posisi yang lebih akurat. Inilah salah satu alasan mengapa metode ini perlu diadopsi ke dalam program yang telah ada. Di sisi lain, konsep yang dibuat untuk dapat mengetahui kelemahan dan kekuatan serta tingkat kepercayaan yang perlu dimiliki. Dari Jurnal ini akan diketahui posisi yang tepat, terutama pada level kepercayaan yang perlu dimiliki dan akan dihasilkannya karakteristik yang siap dalam menghadapi globalisasi. Mengacu pada penelitian yang dikemukakan Karolina Ilieska (2013) mengatakan, “Penelitian mengenai perilaku pelanggan, dimana pelanggan merupakan faktor utama dalam strategi dan bauran pemarasaran sehingga dengan ini akan dihasilkan kepusaan pelanggan dengan kualitas tinggi.” Metode Ken Blancard dan ABCD Trust merupakan metode yang tepat dalam menghadapi globalisasi. Dari metode ini akan dihasilkan sebuah konsep mentoring yang tepat sasaran sehingga akan dihasilkan sumber daya manusia yang handal.Kata kunci: Robert T.Kiyosaki, Sumber Daya Manusia, Universitas, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Mentoring
The Development of Innovative CRM E-Commerce: The Case of Blibli.Com Gamayanto, Indra; Christian, Henry
Binus Business Review Vol 9, No 1 (2018): Binus Business Review
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/bbr.v9i1.4100

Abstract

This research discussed how e-commerce companies improve its competitiveness in the retail industry in Indonesia through innovative CRM. Blibli.com is one of the largest e-commerce companies in Indonesia that provides customers with innovative services to enhance its competitiveness with other e-commerce companies. This research also aimed to explore the strategies carried out by Blibli.com in developing its CRM. It used the 7s stages of McKinsey analytical methodology. The 7s stages of McKinsey was the excellent method of analyzing a company, regarding hard skills (Strategy, Structure, and System) and soft skills (Skill, Staff, and Style). This research finds that Blibli.com is an innovative CRM e-commerce. The analysis confirms that Blibli.com employs good strategies, structure, and system that lead to a competitive company. The company also provides training for its staffs, manages the staff and style properly. As a result, Blibli.com can widen its market, compete effectively with other e-commerce companies, and create a new market to gain big profits in the future.
The Future Of IS/IT Strategic Planning In WCC, Australia Gamayanto, Indra; Rohmani, Asih; Nilasari, Florentina Esti; Sani, Ramadhan Rakhmat
JOINS (Journal of Information System) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/joins.v2i2.1673

Abstract

Abstrak WCC (Wollongong City Council) merupakan the best organizations yang berada di Wollongong City, WCC memilki banyak products & services yang dapat membantu Community di Wollongong dalam berbagai aktivitasnya.Dengan perkembangan yang pesat di era globalisasi ini, WCC harus terus mengembangkan dirinya dengan banyak melakukan perubahan yang signifikan agar dapat bertahan di dalam persaingan.Porter’s five forces framework; Scott’s Morton five forces methods dan The 7S’s Of Galliers & Sutherland merupakan tiga metode yang akan membantu WCC untuk dapat berkembang dengan lebih baik di masa depan, dengan dasar pengembangan dari dua journal seperti IT Maturity Paths and Framework; Information systems strategy as practice: Micro strategy and strategizing for IS, akan dapat membantu WCC untuk dapat menemukan IS/IT strategic planning yang tepat. Journal ini akan menghasilkan WCC Future Framework yang merupakan sebuah roadmap jangka panjang agar WCC dapat terus berkembang dan mendapatkan serta memberikan keuntungan pada Community dan Wollongong City. Kata kunci: WCC (Wollongong City Council); Australia; The 7S’s Of Galliers & Sutherland; Porter’s Five Forces; Scott’s Morton Five Forces Methods   Abstract WCC (Wollongong City Council) is the best organizations located in Wollongong City, WCC has many products & services that can help the Community in Wollongong in various activities. Furthermore, the rapid development in this globalization era, the WCC must continue to develop itself with many significant changes in order to survive in the competition. Porter's five forces framework; Scott's Morton five forces methods and The 7S's Of Galliers & Sutherland are three methods that will help the WCC to develop better in the future, on the basis of the development of two journals such as IT Maturity Paths and Framework; Information systems strategy as practice: Micro strategy and strategy for IS, will help the WCC to find the right IS / IT strategic planning. This Journal will produce the WCC Future Framework which is a long-term roadmap for the WCC to continue growing and give a benefit to the Community OfWollongong City. Keywords: WCC (Wollongong City Council); Australia; The 7S’s Of Galliers & Sutherland; Porter’s Five Forces; Scott’s Morton Five Forces Methods
METODOLOGI WORKING HOURS DEVELOPMENT PADA SISTEM INFORMASI DOSEN (E-LECTURER) DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Gamayanto, Indra; Nilawati, Florentina Esti; Suharnawi, -
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean [MEA], maka sudah seharusnya Negara Indonesia mengubah paradigma dalam bekerja terutama membuat waktu menjadi seefesien dan seefektif mungkin untuk dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan. Universitas, sebagai contoh, adalah merupakan salah satu pilar dari kekuatan sebuah Negara untuk menghasilkan sumber daya manusia, dimana dosen sebagai barisan depan dalam Universitas, memiliki kewajiban-kewajiban yang oleh tata tertib dan peraturan sudah ditetapkan dan kemudian melaksanakan tugasnya dengan penuh integritas. Dalam penelitian ini, akan mengembangkan metodologi Working Hours Development yang merupakan salah satu metode untuk dapat memberikan kepada dosen waktu yang sangat efektif dan efesien sehingga dosen dapat menghasilkan dan memberikan kontribusi yang positif, baik itu terhadap Universitas, Mahasiswa, Masyarakat dan dirinya sendiri. Penelitian ini menghasilkan metodologi yang akan diterapkan pada sistem informasi dosen (e-lecturer). Metodologi disusun berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No.14 tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen, Pasal 72 dan menggunakan framework yang berasal dari The University NewCastle, Australia. Kata kunci : e-lecturer, jam kerja, dosen, universitas, departemen/jurusan.
Pengembangan strategi e-commerce dan CRM pada Lazada.com dalam menghadapi globalisasi Gamayanto, Indra
SISFOTENIKA Vol 8, No 2 (2018): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/jst.v8i2.407

Abstract

Berkembanganya teknologi informasi terutama di bidang e-commerce memberikan dampak yang besar terhadap gaya hidup masyarakat pada umumnya. Lazada merupakan salah satu business online terbesar di Indonesia dan merupakan sebuah entitas e-commerce yang memberikan dampak dan/atau pengaruh terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Semua pola kehidupan masyarakat dapat berubah, mulai dari cara menggunakan barang-barang konsumtif sampai pada kebutuhan yang sangat penting lainnya. Lazada menjadi salah satu business online yang memiliki pengaruh besar, tidak hanya kepada gaya hidupnya, tetapi pada inovasi-inovasi yang dimilikinya. Metode McKinsey, merupakan metode yang sangat tepat untuk digunakan dalam menganalisis lazada, dan hubungan antara IT-IS dan business strategy harus dapat dilihat dengan saling menghubungkannya satu sama lain. Kedua metode ini akan memberikan sebuah inocasi e-commerce baru kepada lazada dalam menghadapi persaingan global ini. Lazada mampu bertahan dalam hal ini, karena melakukan inovasi penawaran yang menarik konsumen, ini di satu sisi, di sisi lainnya, lazada harus tetap mengembangkan inovasinya ke arah bagaimana konsumen dapat lebih jauh terlibat di dalamnya sehingga inovasi tersebut tidak berhenti sampai kepada penawaran produk, tetapi kepada sisi lain dari hal tersebut, seperti pola-pola segmentasi, pola kebutuhan konsumen yang utama, sehingga lazada akan dapat lebih jauh lagi dekat kepada konsumennya. Hal ini akan dapat memberikan dampak sangat besar.Kata kunci— Lazada, IS/IT strategic planning, Mckinsey methods, e-commerce, e-business