Articles

Found 9 Documents
Search

KARAKTERISTIK PENGARUH BIODIESEL DARI LIMBAH SAWIT CAIR TERHADAP UNJUK KERJA MESIN DIESEL EMPAT LANGKAH Ariani, Farida; Ginting, Elisabeth; Sitorus, Tulus Burhanuddin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Perkembangan dunia industri yang semakin pesat dan kelangkaan akan bahan bakar fosil mendorong dilakukannya penelitian untuk mengembangkan sumber bahan bakar alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar solar. Pada penelitian ini digunakan bahan bakar alternatif biodiesel POME yang diperoleh dari pengolahan limbah asam lemak sawit melalui proses esterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan campuran solar-biodiesel POME terhadap parameter performansi mesin genset diesel.Variasi bahan bakar yang digunakan solar, B5, B10, B15 dan B20.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor paling tinggi terdapat pada bahan bakar solar sebesar 43294 kJ/kg. Dan nilai kalor paling rendah terdapat pada bahan bakar B20 yaitu 34708 kJ/kg.Dari hasil pengujian di laboratorium diperoleh bahwa daya maksimum terjadi saat mesin menggunakan bahan bakar solar pada putaran mesin 1200 rpm sebesar 445,03 watt. Sedangkan daya minimum diperoleh saat mesin menggunakan bahan bakar B20 pada putaran mesin 700 rpm sebesar 121,84 watt. Untuk nilai konsumsi bahan bakar spesifik minimum diperoleh sebesar 359 gr/kWh pada pemakaian bahan bakar premium pada putaran mesin 1200 rpm dan konsumsi bahan bakar maksimum diperoleh saat mesin menggunakan bahan bakar B20 sebesar 930,84 pada putaran mesin 700 rpm. Besarnya efisiensi termal maksimum sebesar 24% dengan menggunakan solar untuk putaran mesin 1200 rpm dan nilai efisiensi termal minimum sebesar 11,55% dengan menggunakan bahan bakar B20 pada putaran mesin 700 rpm.Kondisi tingkat kekabutan atau opasitas emisi gas buang paling tinggi terjadi saat mesin menggunakan bahan bakar solar dan minimum saat mesin menggunakan bahan bakar B20.Kata kunci :biodiesel limbah sawit, performansi mesin
APLIKASI SIX SIGMA UNTUK MENGANALISIS FAKTORFAKTOR PENYEBAB KECACATAN PRODUK CRUMB RUBBER SIR 20 PADA PT. XYZ Vitho, Ivan; Ginting, Elisabeth; Anizar, Anizar
Jurnal Teknik Industri USU Vol 3, No 4 (2013): Jurnal Teknik Industri USU
Publisher : Departemen Teknik Industri Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.244 KB)

Abstract

PT. XYZ bergerak dalam bidang industri pengolahan karet dengan bahan bakuberupa getah pohon karet dan menghasilkan bahan setengah jadi yaitu crumb rubber.Kenyataan di lapangan masih ditemukan banyak produk cacat hingga bisa mencapaiangka 20% pada akhir proses produksi. Ini mengakibatkan perusahaan mengalamikerugiaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis faktor-faktordominan penyebab kecacatan produk crumb rubber SIR 20 dengan menggunakan metodeDMAIC (define, measure, analyze, improve and control) Six Sigma. Hasil penelitianmenunjukkan faktor dominan penyebab kecacatan adalah faktor kadar PRI. Dari hasilFMEA (Failure Mode and Effect Analysis) didapat penyebab kecacatan bahan bakuberkualitas rendah adalah karena banyak mengandung kotoran (remah kayu, tanah danlainnya), proses pencucian kurang bersih karena menggunakan air yang kotor serta prosespenjemuran dan pengeringan kurang baik dengan waktu yang relatif cepat (kurang dari 7hari). Usulan perbaikan untuk mengatasi permasalahan yang ada pada lantai produksiadalah melakukan seleksi bahan baku yang ketat dengan memperhatikan tingkat kotoranyang terkandung pada bahan baku, melakukan pencucian dengan menggunakan air yangbersih, melakukan proses penjemuran yang sempurna yaitu selama 7 sampai 12 hari, danpemeriksaan secara berkala pada mesin. Kesadaran dan peningkatan komitmen pekerjauntuk melaksanakan tugas dengan sebaik?baiknya merupakan tindakan mendasar yangharus dibangun.
DESAIN EKSPERIMEN EKSTRAKSI DNA BAWANG PUTIH Ginting, Elisabeth; Syahputri, Khalida
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol 18 No 1 (2016): JSTI Volume 18 Number 1 January 2016
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.236 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v18i1.343

Abstract

Desain eksperimen adalah suatu rancangan percobaan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi yangberhubungan dengan atau diperlukan untuk persoalan yang sedang diteliti dapat dikumpulkan. Percobaan yangdibuat adalah percobaan ekstraksi DNA bawang putih. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui berapabanyak takaran garam, sabun, dan kadar alkohol yang efektif agar menghasilkan volume DNA bawang putih yangsebanyak mungkin untuk keperluan medis lanjutan, seperti klonning, untuk menangani kelainan-kelainan genetik danpenemuan obat-obat baru, pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan untuk meningkatkan produk-produk baiktanaman maupun hewan unggul maupun di bidang lingkungan dalam hal mengatasi polutan serta perannya dalamkemajuan produksi pangan. Data diperoleh dari percobaan yang dilakukan dengan melihat berapa banyak volumeDNA bawang putih yang keluar. DNA bawang putih yang diamati berupa benang-benang putih dan halus yangmengapung ke permukaan cairan. Volume yang didapat merupakan data primer yang akan digunakan untukpengolahan data keterkaitan antara taraf faktor jumlah garam, jumlah sabun, dan kadar alkohol terhadap volumeDNA bawang putih yang dihasilkan. Hasil pengujian kenormalan data dengan uji Anderson Darling maka diperolehbahwa nilai p-value=0,2540 sedangkan ? = 0,05 sehingga data yang didapat berdistribusi normal. Dalam pengujianhomogenitas varians terhadap jumlah sabun, jumlah garam dan kadar alkohol dapat digunakan uji Bartlet. Pengujianhomogenitas varians melalui uji Bartlett, diperoleh bahwa varians untuk interaksi faktor jumlah sabun, jumlahgaram, dan kadar alkohol adalah sama. Hasil perhitungan ANAVA menunjukkan untuk setiap perlakuan didapatkanHo diterima yang artinya setiap taraf faktor tidak memberikan efek signifikan terhadap perubahan volume DNAbawang putih. Persamaan regresi yang digunakan adalah regresi linear berganda, sehingga diperoleh persamaanregresi Y = 9,367+ (-0,079)X1 + 0,975 X2 + 0,625 X3. Dari perhitungan persamaan regresi didapat untuk hubunganjumlah sabun(X1), jumlah garam(X2), dan kadar alkohol (X3). Koefisien korelasi antara jumlah sabun (X1) denganperubahan volume DNA bawang putih (Y) sebesar -0,8679 yang artinya bahwa untuk faktor jumlah sabun memilikihubungan terbalik terhadap perubahan volume DNA bawang putih. Sebaliknya, koefisien korelasi jumlah garam (X2)dan kadar alkohol (X3) dengan perubahan volume DNA bawang putih (Y) didapatkan sebesar 0,411 dan 0,2635 yangartinya bahwa untuk faktor jumlah garam memiliki hubungan searah dengan perubahan volume DNA bawang putih.
IDENTIFIKASI KECACATAN COIL BASAH DAN UPAYA PERBAIKAN DENGAN METODE SEVEN TOOLS DAN FAULURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT. XYZ MEDAN Melinda, Tiara; Ginting, Elisabeth
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol 18 No 2 (2016): JSTI Volume 18 Number 2 July 2016
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.038 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v18i2.356

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang insektisida dengan produk obat nyamuk bakar (coil). PT. XYZ melakukan proses produksi sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ditetapkan , namun pada kenyataanya masih ditemukan produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan perusahaan (cacat). Identifikasi kecacatan coil basah dilakukan dengan menerapkan metode Seven Tools. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis kecacatan yang terjadi yaitu coil terpotong sebanyak 4757 dc, coil retak sebanyak 3307 dc dan coil renggang sebanyak 2375 dc. Faktor penyebab kecacatan umumnya dipengaruhi viskositas tepung onggok yang berperan sebagai perekat adonan coil. Hasil control chart menunjukkan jumlah produk cacat yang berada diluarcontrol yaitu sebesar71,43%. Hasilbrainstormingyang dirincikan pada cause and effect diagram, didapat beberapa faktor yang menyebabkan tingginya kecacatan yaitu faktor manusia dan mesin. Langkah selanjutnya adalah menetapkan faktor penyebab kecacatan dengan metode FMEA. Jenis kecacatan terpotong memiliki nilai RPN tertinggi pada faktor manusia yang kurang inisiatif sebesar 240.Jenis kecacatan retak memiliki nilai RPN tertinggi pada faktor mould bermasalah sebesar 256.
Evaluasi Produksi Minyak Mentah Gross Profit Worth(GPW), Margin,Proses Blending dan Kolaborasi Rantai Pasok Sembiring , Meilita Tryana; Ginting, Elisabeth; Sibarani, Feby Sanna
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol 21 No 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.912 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1225

Abstract

Timur Tengah merupakan penghasil minyak mentah yang sebagian besar pendistribusiannya dilakukan di benua Asia. Berdasarkan data dari BP Statistical Review Of World Energy 2018, konsumsi energi Indonesia meningkat sebesar 5,0%, yaitu 175,2 juta ton, yang merupakan peningkatan terbesar dalam lima tahun terakhir. Konsumsi energi berada di wilayah Jawa dan sekitarnya. PT. Unit Pengilangan Pertamina (RU) IV Cilacap memproses minyak mentah domestik dan impor minyak mentah sebagai bahan baku. Pemrosesan minyak mentah dipengaruhi oleh Gross Profit Worth (GPW) dalam minyak mentah yang diproduksi. GPW pada Agami -7,66 minyak mentah impor pada bulan Januari dan -6,45 pada bulan Februari. Margin diperoleh 1.046,04 pada bulan Januari. Sementara itu, berdasarkan harga minyak yang relatif mahal, maka hal tersebut diatasi dengan proses Blending dilakukan meningkatkan Octane Number (ON) dan mencari minyak mentah alternatif daripada minyak mentah impor. Dan masalah yang dialami pada realita di lapangan yakni kelebihan waktu bongkar muat yang disebut dengan Demurrage. Beberapa faktor di atas menunjukkan bahwa diperlukan  inovasi dalam hal rantai pasokan dan energi alternatif dari penggunaan minyak mentah impor.
PLANNING TO PROVIDE CLEAN WATER IN PONDOK TAHFIDZ QURAN AL FITRAH Hardi, Surya; Ginting, Elisabeth
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.143 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v4i2.4227

Abstract

The need for clean water for human life is a primary need. Humans will not be able to live healthy without clean water, because the human body really needs water, the water content in the human body is not less than 70% of body weight (adults). Water serves to transport minerals, vitamins, proteins and other nutrients throughout the body. Body temperature balance will greatly depend on water, because water is a lubricant of the body's tissues as well as pads of joints, bones, and muscles. Once the importance of water for human survival so that the availability and sustainability of water for living things must be maintained. Islamic boarding schools are religious-based educational facilities whose management is still constrained by funding problems. So the facilities are always in a limited state. As is the case with the Quran Al-Fitrah tahfidz Islamic boarding school, which is located in Namo Rambe, which has difficulty in providing clean water to be drunk at the boarding school. This is what USU's dedication team tried to find a solution for, namely by making a filtering facility for clean water from springs to be made ready for drinking wells to be used by partner communities.
PLANNING TO PROVIDE CLEAN WATER IN PONDOK TAHFIDZ QURAN AL FITRAH Hardi, Surya; Ginting, Elisabeth
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.143 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v4i2.4227

Abstract

The need for clean water for human life is a primary need. Humans will not be able to live healthy without clean water, because the human body really needs water, the water content in the human body is not less than 70% of body weight (adults). Water serves to transport minerals, vitamins, proteins and other nutrients throughout the body. Body temperature balance will greatly depend on water, because water is a lubricant of the body's tissues as well as pads of joints, bones, and muscles. Once the importance of water for human survival so that the availability and sustainability of water for living things must be maintained. Islamic boarding schools are religious-based educational facilities whose management is still constrained by funding problems. So the facilities are always in a limited state. As is the case with the Quran Al-Fitrah tahfidz Islamic boarding school, which is located in Namo Rambe, which has difficulty in providing clean water to be drunk at the boarding school. This is what USU's dedication team tried to find a solution for, namely by making a filtering facility for clean water from springs to be made ready for drinking wells to be used by partner communities.
ASSISTANCE EQUIPMENT REFILL FILTER WATER TO MEET DRINKING WATER NEEDS IN PONDOK TAHFIDZ QURAN AL FITRAH Hardi, Surya; Ginting, Elisabeth
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1326.702 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v4i2.4248

Abstract

Water serves to transport minerals, vitamins, proteins and other nutrients throughout the body. Body temperature balance will greatly depend on water, because water is a lubricant of the body's tissues as well as pads of joints, bones, and muscles. Once the importance of water for human survival so that the availability and sustainability of water for living things must be maintained. In the life of modern society in Indonesia today, the supply of clean water to a community is usually supplied by local government-owned water companies. But due to network limitations or production capacity, often not all communities can enjoy the clean water facilities. Islamic boarding schools are religious-based educational facilities whose management is still constrained by funding problems. So the facilities are always in a limited state. As is the case with the Quran Al-Fitrah tahfidz Islamic boarding school, which is located in Namo Rambe, which has difficulty in providing clean water to be drunk at the boarding school.
ASSISTANCE EQUIPMENT REFILL FILTER WATER TO MEET DRINKING WATER NEEDS IN PONDOK TAHFIDZ QURAN AL FITRAH Hardi, Surya; Ginting, Elisabeth
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1326.702 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v4i2.4248

Abstract

Water serves to transport minerals, vitamins, proteins and other nutrients throughout the body. Body temperature balance will greatly depend on water, because water is a lubricant of the body's tissues as well as pads of joints, bones, and muscles. Once the importance of water for human survival so that the availability and sustainability of water for living things must be maintained. In the life of modern society in Indonesia today, the supply of clean water to a community is usually supplied by local government-owned water companies. But due to network limitations or production capacity, often not all communities can enjoy the clean water facilities. Islamic boarding schools are religious-based educational facilities whose management is still constrained by funding problems. So the facilities are always in a limited state. As is the case with the Quran Al-Fitrah tahfidz Islamic boarding school, which is located in Namo Rambe, which has difficulty in providing clean water to be drunk at the boarding school.