p-Index From 2015 - 2020
7.747
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences International Journal of Science and Engineering (IJSE) Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Jurnal Tanah Tropika Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kiat Bisnis INDONESIAN JOURNAL OF WETLANDS ENVIRONMENTAL MANAGEMENT Rekayasa Mesin Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Journal of Educational Science and Technology MediaTrend Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains An Nisa'a JURNAL TAWASUT Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Jurnal Matematika dan Statistika serta Aplikasinya (Jurnal MSA) Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science UNEJ e-Proceeding Jurnal Wawasan Manajemen Al-muamalah PROtek Journal DaFIna - Journal Deutsch als Fremdsprache in Indonesien JURNAL MAHKAMAH Jurnal Ilmiah Peuradeun International Journal Ihya' 'Ulum al-Din FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman AL-HUKAMA´ AL-MAIYYAH KARIMAN: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal CoreIT Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Jurnal Ilmiah Didaktika MODELING: Jurnal Program Studi PGMI AcTion: Aceh Nutrition Journal Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri INOVTEK POLBENG MEDIKONS Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Journal TA'LIMUNA MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Surya Kencana Satu : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan Al-Ahkam Jurnal Loyalitas Sosial Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika PUTIH JURNAL PENGETAHUAN TENTANG ILMU DAN HIKMAH
Articles

MORALITAS PANCASILA DALAM KONTEKS MASYARAKAT GLOBAL: MENGKAJI PENDIDIKAN KEWARGA NEGARAAN UNTUK PENGUATAN NILAI MORAL DALAM KONTEKS GLOBALISASI Hadi, Abdul
Intelektualita Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v8i2.4661

Abstract

Globalisasi jelas berdampak pada berbagai aspek kehidupan warga. Konsep kewarga negaraan global tentu akan menjadi masalah yang berkembang untuk semua warga dunia. Warga dunia global menuntut agar setiap warga negara memiliki peran yang sama dalam melaksanakan hak dan kewajiban mereka sebagai warga dunia. Pengembangan kewarga negaraan sebagai hasil dari pembangunan global jelas akan menjadi tuntutan bersama untuk kesetaraan di antara warga global di mana kebebasan dan kesetaraan adalah fokus utama. Konsep kewarga negaraan global menjadi prioritas penting bagi negara-negara di seluruh dunia. Artikel ini akan mengeksplorasi fungsi perspektif Pendidikan Kewarga negaraan Indonesia untuk memperkuat nilai-nilai moral bangsa.
ANALISIS KOMPETENSI GURU AKUNTANSI YANG BERSERTIFIKASI DI SMK NEGERI 1 MAGETAN HADI, ABDUL
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi guru adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan diwujudkan oleh guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya.. Guru harus memiliki kompetensi yang mencangkup pengetahuan, Keterampilan (skill), serta perilaku yang harus dimiliki dan dikuasai oleh guru dalam melaksanakan tugas Keprofesionalannya. Kompetensi tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan dan Ditampilkan melalui unjuk kerja.. Kompetensi Guru Meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, dan kompetensi social,. Pemerintah telah membuat program sertifikasi guru untuk meningkatkan Kompetensi guru. Sertifikasi Guru merupakan program penting dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Nasional. Implementasi adalah kunci sukses sebuah program. Kegagalan dalam melaksanakan program berarti kegagalan dalam mencapai tujuan dari program tersebut.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode Penelitian Kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode Penelitian Kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat kompetensi pedagogik guru akuntansi sertifikasi di SMK Negeri 1 Magetan, mengetahui tingkat kompetensi profeisonal guru akuntansi sertifikasi di SMK Negeri 1 Magetan,,mengetahui tingkat kompetensi kepribadian guru akuntansi sertifikasi di SMK Negeri 1 Magetan. Mengetahui tingkat kompetensi sosial guru akuntansi sertifikasi di SMK Negeri 1 Magetan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi pedagogik Guru akuntansi rata-rata adalah 4, Kompetensi Kepribadian guru akuntansi skor rata-rata 4,25. Kompetensi Sosial 10 guru akuntansi skor rata-rata 4,13. Kompetensi Professional guru akuntansi skor rata-rata 3.8.. Dari tabel distribusi frekuensi juga bisa dilihat bahwa tidak ada guru yang mendapatkan skor kurang dari 3.. Hasil dari data diatas dapat disimpulkan, bahwa guru akuntansi yang bersetifikasi di SMKN 1 Magetan dengan kompetensi pedagogik, kompetesi kepribadian,, kompetensi sosial dan kompetensi profesional memiliki kompetensi yang kompeten (lebih dari cukup). Kata Kunci: Kompetensi Guru dan Sertifikai Profesi
KARAKTERISASI FLY ASH BATUBARA SEBAGAI BAHAN KATALITIK KONVERTER DALAM MEREDUKSI GAS BUANG HC DAN CO KENDARAAN BERMOTOR Ghofur, Abdul; Atikah, Atikah; Soemarno, Soemarno; Hadi, Abdul
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu terbang batubara (Fly Ash) merupakan limbah indutri dari PLTU yang pada umumnya dibuang di landfill atau ditumpuk begitu saja di dalam area industri. Penumpukkan abu terbang batubara akan menimbulkan masalah bagi lingkungan karena menghasilkan limbah bahan bahan berbahaya dan beracun (B3). Untuk itu diperlukan suatu upaya pemanfaatan limbah abu terbang ini agar mampu meningkatkan nilai ekonomisnya serta mengurangi dampak buruknya terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karateristik abu terbang sebagai bahan katalitik konverter dalam rangka mereduksi gas buang. Sedangkan metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengaktivasi fly ash dengan menggunakan H2SO4 dengan beberapa variasi konsentrasi yatu  mulai 7 M, 8 M dan 9 M. Dari hasil percobaan IR terjadi pergeseran bilangan gelombang yaitu bilangan gelombang 455.17 cm-1 bergeser 459.03 cm-1, hal ini menunjukkan konsentrasi H2SO4 dapat menghilangkan zat pengotor pada pori abu layang. Dari beberapa variasi konsentrasi H2SO4 juga menunjukan konsentrasi sebesar 9 M adalah paling potensial untuk digunakan sebagai bahan katalitik konverter, hak ini dikarena ada kandungan unsur TiO dan meningkat 2,49%, meskipun relatif kecil dengan unsur ini diharapkan fly ash batubara mampu menjadi bahan katalitik konverter yang dapat mereduksi emisi gas buang. Key words: Emisi Gas buang HC, Fly ash dan CO Katalitik konverter
DESAIN INSTALASI PIROLISIS LIMBAH PERTANIAN DALAM RANGKA MINIMALISASI EMISI GAS RUMAH KACA DARI LAHAN BASAH Hadi, Abdul; Gafur, Abdul; Udiantoro, Udiantoro; Mukhlis, Mukhlis
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan basah di Indonesia mencapai 32 juta ha dan ditengarai sebagai sumber emisi gas rumah kaca (GRK) berupa CH4, N2O dan CO2 sehingga perlu usaha-usama minimalisasi emisi gas-gas tersebut ke atmosfir.  Limbah pertanian lahan basah merupakan sumber emisi GRK yang dihasilkan ketika limbah tersebut dibakar dalam rangka pengendalian hama penyakit, produksi abu untuk pemupukan, atau mengalami dekomposisi oleh mikroorganisme pada lahan.  Salah satu teknik yang dipraktekkan oleh industri untuk membakar limbah adalah dengan pirolisis, yaitu membakar pada instalasi dimana suplai oksigen bisa dikurangi sehingga dapat meminimalisasi emisi GRK sambil menghasilkan biochar.  Harga instalasi pirolisis yang tersedia dapat mencapai 50 milyar rupiah, sehingga tidak terjangkau oleh penggilingan padi, koperasi maupun petani secara individu.  Penelitian ini bertujuan mendesain instalasi pirolisis rendah emisi GRK dengan biaya terjangkau oleh pengusaha penggilingan padi dan/atau koperasi (> Rp 5 juta).  Desain yang diuraikan meliputi instalasi ceret, drum tunggal dan drum ganda dengan kelebihan, kekurangannya serta prospek pengembangannya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa instalasi dengan ceret dapat menghasilkan biochar (1) biaya murah, (2) rendemen rendah,  (3) kapasitas kecil (>500 gr), sedangkan instalasi wajan dan drum tunggal (1) rendement tinggi, (2) biaya murah, (3) asap cair tidak dapat ditampung.  Desain instalasi dengan kombinasi drum-wajan mempunyai (1) rendement tinggi, (2) kapasitas memadai, (3) asap 100% bisa ditampung sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Hasil pengujian biochar terhadap lahan basah menunjukkan bahwa aplikasi biochar mampu meningkatkan populasi mikroorganisme tanah dengan tanpa peningkatan signifikan pada emisi GRK. Kata Kunci: biochar, gas rumah kaca (GRK), kombinasi drum-wajan, sekam padi, tanah lahan basah
GREENHOUSE GAS EMISSIONS FROM PEAT SOILS CULTIVATED TO RICE FIELD, OIL PALM AND VEGETABLE Hadi, Abdul; Affandi, Dedi Nursyamsi; Bakar, Rosenani Abu; Inubushi, Kazuyuki
Journal of Tropical Soils Vol 17, No 2: May 2012
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2012.v17i2.105-114

Abstract

Presently, about 20% of oil palm (Elaeis guineensis Jacq) fields in Indonesia are on peat soil, in addition to that otherarea of peat soil has been conventionally used for rice field and vegetables. To elucidate the global warmingpotentials of peat soils cultivated to oil palm, vegetable or rice field, field experiment has been carried out in SouthKalimantan. Air samples were taken from rice field, oil palm and vegetable fields in weekly basis for six month periodand analyzed for concentrations of N2O, CH4 and CO2. The global warming potentials (GWP) of the three gases werecalculated by multiplying the emission of each gas with their respective mole warming potential. This step wasfollowed by the addition of the three gases? GWP to have the total GWP. The results showed that the emissions ofgreenhouse gases from peat soils changed seasonally and varied with the crops cultivated. Oil palm has resultedthe highest GWP, mostly contributed by N2O. There was no statistical different in total GWP of paddy andvegetable fields. The annual N2O emission from oil palm field was 4,582 g N ha-1 yr-1. Water, nutrients and organicmatter managements are among the potential techniques to minimize gas emissions from oil palm field which needfield trials.[How to Cite: Hadi A, L Fatah, Syaifuddin, Abdullah, DN Affandi, RA Bakar and K Inubushi. 2012. Greenhouse Gas Emissions from Peat Soils Cultivated to Rice Field, Oil Palm and Vegetable. J Trop Soils 17 (2) : 105-114. doi: 10.5400/jts.2012.17.2.105][Permalink/DOI: www.dx.doi.org/10.5400/jts.2012.17.2.105]
The Energy Flux Different Stability Estimation Of Hydraulic Flow in a Horizontal Pipeline With Longitudinal Grooves Number Variation Hadi, Abdul; Wardana, ING; Sutikno, Djoko
Rekayasa Mesin Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.996 KB)

Abstract

The experimentally research was governed to estimate the external (source) and internal signal combined system without separate each other. Referring to that, the Lumped Parameter System (LPS) analytical modeling method by Matko et al (2001) as looked as possible is significance and accurately to estimate the internal pressure or difference pressure fluctuation of fluid lines. By using the LPS method were known that the horizontal fluid lines dynamic system with longitudinal grooves number variation (in fractal geometry image) for which will be used as an object in this research are fulfilled as a low frequency model class and small gain pressure fluctuation for every measurement acquisition result It?s properly in the LPS modeling method, the hydraulic fluid lines should be looked as a compressible fluid and over pass storage of energy charging so the response is not only affected by resistance but also by inductanc e and capacitance of the fluid. The three fluid elements respectively for a pipeline length unit are constant, have positive values eventually and modified as a function of the pipeline hydraulic diameter. It?s confirmed that the result could be given to predict the locally linearly stability character of the fluid flow energy flux different between upstream and downstream pipeline positions.Keyword: Energy flux different stability, hydraulic flow, horizontal pipeline, Longitudina grooves number variation, Lumped parameter system analytical modeling
ISLAM NUSANTARA DALAM PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARI’AH Nugroho, Hery; Hadi, Abdul
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ihya.21.2.4830

Abstract

Masyarakat Indonesia dikatakan multikultural karena konsep ini mengedepankan budaya. Sehingga ketika mendengar istilah Islam Nusantara, maka akan berkaitan dengan pluralitas. Dalam Islam Nusantara, budaya merupakan bagian dari agama, di mana awal mula Islam dapat dengan mudah diterima di Indonesia salah satunya melalui akulturasi budaya, sehingga agama Islam terkesan merakyat dengan masyarakat Indonesia. Dalam pluralitas dan keberagamaan antara umat dan bangsa- bangsa dalam kerangka kesatuan manusia, filsafat ini mencetak peradaban Islam dengan ciri yang moderat, menyelaraskan antara kekhasan individual yang dimiliki oleh masing-masing umat dan bangsa, dengan keutamaan atau keburukan yang terjadi pada semua umat dan bangsa. Maka yang terjadi kemudian adalah rasa bangga terhadap kekhasan dan keutamaan yang dimiliki tanpa mengingkari kekhasan dan kelebihan yang lain. Sikap ini tampak dalam peradaban Islam.
DINAMIKA SISTEM INSTITUSI PENDIDIKAN DI ACEH Hadi, Abdul
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol 2 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.737 KB)

Abstract

Every region has its own educational system that influence by culture and educational system developed by the state (national education system). Both of them are influence students attitude. Hopefully cultural factors in education can form civilized students and national education system form good civil. Apart from that, sometime both of them cannot work together. Aceh?s history proved that this problem still exist in educational system. It can be seen trough the apparance of educational institutions that bring their own main features. This writing attempted to analyze educational system in Aceh that adopted by dayah/pesantren (local terms for traditional Islamic boarding school), Islamic school, and state school.The analyzes are including: educational ideology, educational interaction, student?s arrangements, internalization the spirit of nationalism, and social interaction. The result prove that dayah/pesantren (local terms for traditional Islamic boarding school), Islamic school, and state school, has their own system that different each other. In resume, the differences produce different type of students (attitude).
Wastes Management Can Minimize CH4 and N2O Emissions from Wetlands in Indonesia Hadi, Abdul; Udi, Udiantoro; Sulaiman, Abrani; Satria, Hasrul; Taufik, Taifikurrahman; Ghafur, Abdul; Abubakar, Rosenani
Journal of Wetlands Environmental Management Vol 3, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : Research Institution, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paddy (Oriza sativa L.) and Oil palm (Elaeis guineensis Jack) are two important crops and are potential to produce wastes which may lead to huge greenhouse gas emissions if they are not managed properly.  Open burning and conventional composting are commonly practiced by farmers and/or planters to managed agricultural wastes in Indonesia.  A series of research has been carried out  to elucidate (1) the reductions of CH4 and N2O due to incertion of a catalitic converter on burning kiln, (2) the best composting technique of oil palm field wastes, and (3) the effects of oil palm field wastes compost application in oil palm fields and of paddy field wastes biochar in integrated oil palm-paddy fields.  The results showed that CH4 and N2O emissions from paddy field wastes (i.e., rice straw or rice husk) was lower than that from oil palm empty fruit bunch (EFB).  Furthermore, insertion of a catalytic converter into pyrolysis installation reduced the CO2, CH4 and N2O emissions from paddy field wastes as much as 14.5, 17.8 and 11.1%, respectively.  Incorporation of EFB compost did not increase greenhouse gas emission from oil palm fields. These results suggest that biochar and EFB compost can be practiced to manage agricultural wastes in Indonesia.
EKSISTENSI LEMBAGA PENDIDIKAN DAYAH DALAM EKSKALASI POLITIK BANGSA Hadi, Abdul
Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science Vol 2 No 2 (2017): Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science
Publisher : LP2M UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.518 KB)

Abstract

Dayah is a typical Acehnese educational institution that has long played a very important role in maintaining political stability especially in Aceh. This educational institution has spawned many fighters, reformers and politicians both local and national level. This institution has been born since the arrival of Islam to Aceh and still exist until now with the dynamics that continue to grow. The relationship of dayah educational institutions with the authorities has spawned many government policies in order to reduce conflict and enforcement of Islamic law in Aceh. As a form of state responsibility in maintaining the sustainability and existence of dayah educational institutions the government has established a special body equivalent to other education offices in Aceh named Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Aceh. Thus, dayah education is recognized as an official educational institution. The alumni of this institution have the same rights as alumni from other formal education institutions in Aceh.