Articles

CORPORATE REBRANDING FRAMEWORK OLEH CGV CINEMAS Khairunnisa, Silka; Hafiar, Hanny; Bakti, Iriana
EDUTECH Vol 17, No 1 (2018): INTERDISIPLINER PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.12249

Abstract

Abstract. The purpose of research are to determine the stages of analysis, planning and eval-uation of corporate rebranding framework of CGV Blitz to be CGV Cinemas. This research uses descriptive method with qualitative data type. Data collection method used in this research is in-terview, observation, and literature study.The results of this research showed that CGV Cinemas has been rebranding but in reality there are still many stakeholders from CGV Cinemas that tar-geted for rebranding that still not aware of the rebranding of CGV Blitz to CGV Cinemas by doing three stages of analysis, planning and evaluation. In this study concluded that at the analysis stage, planning and evaluation, communication campaign that CGV Cinemas do to internal cus-tomer has not been able to optimally because there’s still employee that did not undetstand with CGV Cinemas concept and still miscalled the old brand.At the evaluation stage, CGV Cinemas are not doing an evaluation after communication campaign and only doing an evaluation at the time of execution of socialization in the form of question and answers and CGV Cinemas are doing evaluation in focus group discussion to some customers but those evaluation was evaluation non formal and not spread and did not have a structured results that’s why those evaluation could not be used as a measure of success while doing or after doing a rebranding to customers Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tahapan analisis, perencanaan dan evaluasi corporate rebranding framework CGV Blitz menjadi CGV Cinemas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CGV Cinemas sudah melakukan rebranding namun pada ken-yataannya masih banyak stakeholders dari CGV Cinemas yang menjadi target untuk rebranding yang masih tidak mengetahui adanya rebranding CGV Blitz menjadi CGV Cinemas dengan melakukan tiga tahapan yaitu tahapan analisis, perencanaan dan evaluasi. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa pada tahap analisis, perencanaan dan evaluasi, communication campaign yang CGV Cinemas lakukan ke internal customer masih belum optimal dikarenakan, masih ada karya-wan yang belum paham dengan konsep CGV Cinemas dan masih salah menyebut merek lamanya dan CGV Cinemas tidak mengadakan evaluasi sesudah mengadakan kampanye komunikasi dan hanya melakukan evaluasi pada saat pelaksanaaan sosialisasi dalam bentuk tanya jawab dan CGV Cinemas melakukan evaluasi focus group discussion ke beberapa customer namun evaluasi terse-but merupakan evaluasi non formal dan tidak menyeluruh serta tidak mempunyai hasil yang ter-struktur maka dari itu evaluasi tersebut tidak dapat dijadikan ukuran keberhasilan saat melakukan maupun sesudah melakukan rebranding terhadap customer.
Geliat Komik Indonesia Hafiar, Hanny; Kurniadi, Oji
Mediator Vol 9, No 2 (2008): Dari “Starbucks’ hingga Pembebasan Biaya Kesehatan Dasar
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The expectation to send the victory of Indonesian comics as well as in 1960 is getting wider. The rising of Indonesian youth comic maker through the big or Indy publishing house is one of the indications. But the expectation would be blown by a lot of problems. The problems are the quality of drawing and story line from young comic maker that still adopts Japanese style, the existence of porn illegal comics decreases attention of reader to read local comics, suboptimal controlling of government to illegal publishing and the pride less of our society to their own products. Teamwork from a lot of element with each portion is a must to handle the problems, so we can hope that foreign comic which is some time inappropriate with our culture not dominate Indonesian comics industry anymore.
MEDIA INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA DISABILITAS TUNAGRAHITA DI JAWA BARAT Setianti, Yanti; Hafiar, Hanny; Damayanti, Trie; Nugraha, Aat Ruchiat
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 48a/E/KPT/2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkk.v7i2.22655

Abstract

Sudah selayaknya kelompok disabilitas diberikan ruang kesetaraan dalam mendapatkan berbagai layanan publik secara optimal, baik kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan. Dalam hal pendidikan khususnya, kelompok disabilitas memperoleh jenjang pendidikan pada jalur sekolah luar biasa (SLB) yang terpisah dari pendidikan formal biasa. Kondisi kelompok disabilitas seringkali dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk dieksploitasi menjadi objek kriminalisasi, seperti tindak penipuan dan tindak kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan mendapatkan hasil pelaksanaan komunikasi pendidikan berbasis kesehatan reproduksi bagi kelompok disabilitas (tunagrahita) dalam upaya meminimalisir tindak kekerasan seksual bagi remaja tunagrahita di Jawa Barat melalui media komunikasi komik yang dapat diterapkan secara bertahap dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif dengan jenis studi deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket, observasi, dan studi literatur. Responden penelitian ini melibatkan tokoh pendidikan bidang disabilitas dan orang tua siswa disabilitas di wilayah Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan media komunikasi berupa komik yang dijadikan panduan bagi guru dan orang tua yang memiliki anak disabilitas tunagrahita dapat dipahami karena mengandung informasi mengenai langkah-langkah mengantisipasi penyalahgunaan seksual pada anak-anak disabilitas melalui isi cerita yang warna-warni dan bergambar. Media komik merupakan sarana yang cukup baik sebagai metode penyampaian pesan mengenai kesehatan reproduksi khususnya dalam dunia pendidikan insklusif. Media komunikasi selain komik yang terdapat di kalangan para orang tua dan sekolah sebaiknya perlu ditingkatkan dari sisi kualitas penyampaian informasi yang berupa media audio visual dalam bentuk film.
Construction Of Self-Identity And Social Identity Of "Koes Plus" Music Fans Sugiana, Dadang; Hafiar, Hanny
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 34, No. 1, Year 2018 [Accredited Ranking Sinta 2]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v34i1.3321

Abstract

This research discusses about the construction of self and social identity of music fans community, Study on Community of Koes Fans Club-Jiwa Nusantara, intended to understand self-identity, and social identity, that develops inside the music fans community. The objective of this research is to find how member of musical group fans construct self-identity and social identity in the community. The research method is a qualitative with phenomenology tradition. As for the subjects of this study are the member of Koes Music Fans Club- Jiwa Nusantara that are domiciled in several cities, including Medan, Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, Tangerang, Cimahi, Padalarang, Tegal, Banyumas, and Surabaya. The research results found that members of music fans community are constructing self-identity and social identity inseparable from the existence and activity of the community as well as the figure of their favorite musical group. Communication behavior that develops between individuals who are members of music fans community takes places in the context of togetherness as members of the community by developing typical symbols which only understood by fellow members of the community and leads to the preservation of musical group creations that became their idol.
Pengadaan Media Literasi Melalui Cerita Bergambar dalam Memperkenalkan Dunia Disabilitas kepada Anak Usia Dini hafiar, hanny; Dewi, Retasari; Puspitasari, Lilis
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 10, No 2 (2017): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v10i2.2747

Abstract

Media literasi yang mengangkat isu disabilitas, masih relatif terbatas, terutama di Indonesia. Padahal pengenalan tentang dunia disabilitas merupakan langkah strategis untuk mengurangi stereotip dan diskriminasi kepada kelompok marjinal ini. Oleh karena itu, perlu kiranya dilakukan upaya penyampaian informasi mengenai disabilitas untuk menanamkan nilai kesetaraan kepada anak sejak usia dini melalui cerita bergambar. Penelitian ini menggunakan konsep proses PR yang dijadikan patokan untuk melakukan kegiatan komunikasi strategis melalui pembuatan media literasi yang efektif. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sedangkan hasil yang diperoleh antara lain adalah gambaran teknis mengenai tahapan fact finding, Planning, communicating dan evaluation. Adapun rekomendasi yang dapat diberikan adalah perlunya keterlibatan organisasi disabilitas untuk menjaga agar isi dan gambar dalam cerita bergambar anak tidak menyentuh sisi sensitif kaum disabilitas. Selain itu diperlukan pula upaya review dari psikologi anak dalam meningkatkan efektivitas penyampaian informasi yang efektif dan sesuai dengan perkembangan usia anak dalam menyerap informasi dalam sebuah media literasi.
Geliat Komik Indonesia Hafiar, Hanny; Kurniadi, Oji
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 9, No 2 (2008): Dari “Starbucks’ hingga Pembebasan Biaya Kesehatan Dasar
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v9i2.1121

Abstract

The expectation to send the victory of Indo
Proses Employer Branding PT. Mercedes-Benz Indonesia untuk Meningkatkan Eksistensi Perusahaan Ryana, Tasya Vicky; Hafiar, Hanny; Lukman, Syauqy
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 12, No 2 (2019): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v12i2.4921

Abstract

 Image is a public perception that’s caused by marketing communication of the organization. One of the largest automotive company in the world, Mercedes-Benz is still aware of the importance of building image with branding. Through Indonesia Most Admired Companies (IMACO) Award by the Warta Ekonomi Intelligence Unit (WEIU), companies in Indonesia compete to be superior companies compared to competitors. PT. Mercedes-Benz Indonesia, which is known to have good product knowledge among the public, is considered to have low company’s knowledge because it has not been ranked in the IMACO Award. The urgency to differentiate company with other companies as the employer encourages companies to carry out the employer branding strategy. Therefore, the author is interested in conducting further research on employer branding processes carried out by PT. Mercedes-Benz Indonesia to reach the title of the Most Admired Company. This research is a descriptive study with a qualitative data. The results of this study reveal that; 1) the formation of the employer value proposition begins with the expectations and objectives of the company that are applied in accordance with the values   and corporate culture, 2) the external marketing evp is carried out by involving the general public and prospective candidates to build good image in their minds. 3) the internal marketing evp is run with employee development and engagement programs to improve their quality and capabilities.
Hubungan Kegiatan Workshop Design Thinking Dengan Sikap Peserta Terhadap Kewirausahaan Amalia, Sherly; Hafiar, Hanny; Budiana, Heru Riyanto
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 8 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.36 KB) | DOI: 10.24246/j.js.2018.v8.i2.p210-218

Abstract

Program ini dicanangkan Disperindag Jabar bekerjasama dengan Unpad untuk membentuk wirausaha baru. Materi utama pelatihan adalah Design Thinking. Namun banyak peserta mengeluhkan pesan tidak dapat diterima dengan baik, dikarenakan penyampaian pesan kurang jelas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauhmana hubungan antara pelatihan Workshop Design Thinking for Start-Up Business Development oleh Universitas Padjadjaran dengan sikap peserta terhadap kewirausahaan. Teori yang digunakan adalah Elaboration Likelihood Model oleh Petty dan Cacioppo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling, Populasi penelitian adalah peserta pelatihan angkatan 27 dan 28 dan menghasilkan sampel 65 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat hubungan yang cukup berarti antara Pelatihan Workshop Design Thinking for Start-Up Business Development oleh Universitas Padjadjaran dengan sikap peserta terhadap kewirausahaan. Hasil tersebut menunjukkan materi pelatihan, kredibilitas pelatih, metode pelatihan yang baik cukup dapat mempengaruhi kognisi, afeksi, dan konasi peserta.
KONSTRUKSI MAKNA BISINDO SEBAGAI BUDAYA TULI BAGI ANGGOTA GERKATIN Gumelar, Gilang; Hafiar, Hanny; Subekti, Priyo
Informasi Vol 48, No 1 (2018): INFORMASI
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.423 KB) | DOI: 10.21831/informasi.v48i1.17727

Abstract

This research try to investigate the using of language by deaf. The theory used in thisresearch is the theory of Phenomenology Schutz. This research used constructivismparadigm with Phenomenology as the kind of research. Data collection techniques thatused are in-depth interviews, participatory observation, and the study of librarianship,the collecting techniques of key informants by snowball sampling. While the dataanalysis techniques using three stages, the first is reduction, the second is rendering,and the third is the withdrawal of the conclusion. Validity of data uses triangulationtechniques sources and triangulation techniques. The results of this research showthat the meaning of Bisindo as Deaf Culture for the informants who are the memberof DPC Gerkatin Jawa Barat, is categorized as affirmative meaning. The meaning of theaffirmative that is owned by the informants is when the informants consider that Bisindoas Deaf Culture, is an interest and pride. The study also found motifs belonging to theinformants in lifting the existence of Bisindo as Deaf Culture, not only the cause-motifbut also the purpose-motif. The informant’s experience, include the early experience inhow they get interest to Bisindo, the experience of using Bisindo, and the experienceto raise the existence of Bisindo as Deaf Culture that finally those communicationexperiences affect the way informants in conducting follow-up. Penelitian ini mengkaji tentang bahasa yang digunakan kaum tuli. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fenomenologi Schutz. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi kepustakaan, dengan teknik pengumpulan key informant dengan cara snowball sampling. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga tahap, yaitu reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa makna Bisindo sebagai Budaya Tuli bagi para informan yang merupakan anggota Gerkatin DPC Jawa Barat dikategorikan sebagai makna afirmatif. Makna-makna afirmatif yang dimiliki para informan adalah ketika informan menganggap Bisindo sebagai Budaya Tuli adalah sebuah kepentingan dan kebanggaan. Penelitian ini juga menemukan motif-motif yang dimiliki informan dalam mengangkat eksistensi Bisindo sebagai Budaya Tuli, baik itu motif sebab atau motif tujuan. Adapun pengalaman yang dimiliki informan, meliputi pengalaman awal ketertarikan pada Bisindo, pengalaman menggunakan Bisindo, dan pengalaman mengangkat eksistensi Bisindo sebagai Budaya Tuli yang akhirnya pengalaman komunikasi tersebut mempengaruhi cara informan dalam melakukan tindak lanjut
KOMUNIKASI PERSUASIF PADA PELAKSANAAN ADVOKASI PUBLIC RELATIONS Rahmi, Fathiya Nur; Hafiar, Hanny; Bakti, Iriana
Jurnal Komunikasi Global Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.255 KB) | DOI: 10.24815/jkg.v8i2.15001

Abstract

AbstractThe awareness of job providers to employ people with disabilities is directly proportional to the participation of persons with disabilities in the formal work sector which is relatively low. Another problem faced by persons with disabilities is a negative stigma attached to them. This research was conducted to find out persuasive communication conducted on the Advocacy of LSM Saujana?s Public Relations, related to elements of communicators, messages, and audiences involved in persuasive communication. The research method used in this research is a case study with qualitative analysis techniques. Data collection techniques used in this study are interviews, observation, and documentation. Researchers conducted data analysis based on Flow Analysis Models. Based on the results, there were stages of persuasive communication undertaken including the preparation of communicators, delivery of messages, the use of online and offline media in delivering messages, the behavioral changes and evaluation. The LSM Saujana used the central route in persuasive communication that was appropriate to support advocacy. The findings suggest the institution focus on messages delivered to the target audience, starting with raising awareness and focusing on behavioral change.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha, Aat Ruchiat Afriesta, Arien Agustiyani, Mellia Aisyah, Novrisa Nu Akbar, Thoriq Nul Amalia, Sherly Anisa L.K., Anisa Annisa Rahmawati Annisa Yutha Anwar Sani, Anwar Ari Agung Prastowo, Ari Agung Aries Buana, Aries Ashari, Muhammad Syahwal Barezki, Fisti Eliana Barlian, Tria Dara Bella, arkita Vierza Budiana, Heru Riyanto Budiana, Heru Riyanto Budiana, Heru Riyanto Budiana, Heru Riyanto C. Priyatna, Centurion Centurion Chandratama Priyatna, Centurion Chandratama Chendy Priyatna, Centurion Dadang Sugiana Dasrun Hidayat Desilvani, Dwi Detta Rahmawan, Detta Diah Fatma Sjoraida Diana Hardiny, Diana Effendy, Tiara Putri Engkus Kuswarno Erdinaya, Lukita Komala Esther, Allegra Gabriella Evi Novianti Fajar Syuderajat, Fajar Fatma S, Diah Feliza Zubair Firda Firdaus Abdi, Firda Firdaus Fitria, Amida Windari Fitriani, Rafiqoh FX Ari Agung P FX. Ari Agung Prastowo, FX. Ari Agung Gumelar, Gilang Hajati, Rizky Pratama Hakim, Aji Zul Hanna Herfina, Hanna Hartono, Nugroho Ajie Heru Ryanto Budiana Iriana Bakti Jenny Ratna Suminar Jimi N Mahameruaji, Jimi N Jimi Narotama Mahameruaji, Jimi Narotama Khairunnisa, Silka Khalish, Isni Raihan Kokom Komariah Komang Gde Adikresna D, Komang Gde Levana, Azka Putri Levina, Giani Lidya, Cindy Lilis Puspitasari Lukiati Komala MAHAMERUAJI, JIMI N. Mariezka, Filza Intan Marvian, Ananda Maudia, Fasya Nindi Aristi Nur Ihsan, Mega Farras i Nurcahya, Hilma Rizky Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Oji Kurniadi Pakaradena, Andika Prastowo, FX Ari Agung Pratama, Abisha Akmal Priyatna, Centurion C Priyatna, Centurion C Priyatna, Centurion C. Priyo Subekti Putri Aprilia Putri, Jessica Wandita Putri, Rahmi Wellina Rahmayanty, Nindya Rahmi, Fathiya Nur Rahmi, Fathiya Nur ramadhan, muhammad Al fata Rangga Saptya Mohamad Permana, Rangga Saptya Mohamad Retasari Dewi, Retasari Ridwan Setiawan Daradjat, dkk, Ridwan Setiawan Ruchiat, Aat Rully Khairul Anwar, Rully Khairul Ryana, Tasya Vicky Ryanto, Heru Safitri, Alfiolita Widya Samosir, Deborah Sondang Napita Sarah Nurtyasrini, Sarah siti Karlinah Sjuchro, Dian Wardiana Sri Seti Indriani, Sri Seti Susanne Dida Susie Perbawasari Syauqy Lukman Trie Damayanti UP, Syefira Ichsan Wahyu Pratama, Rizqi Wiryany, Detya Yanti Setianti Yonita, Lingga Yurita, Ayu Puspa Yusra, Wildan Yustikasari, Yustikasari